Pose Yoga Yoga yoga basic knowledge

Gerakan Yoga untuk Wanita

gerakan yoga untuk kesehatan wanita

Yoga punya banyak sekali manfaat untuk kesehatan, berikut ini beberapa gerakan untuk wanita yang perlu diperhatikan. Pada beberapa halaman di blog ini banyak sekali artikel atau tulisan yang saya buat perihal manfaat yoga. Antara lain Yoga untuk penderita Skoliosis, Manfaat Yoga untuk Anak dan segudang manfaat lain yang pernah saya tulis.

Tapi rasanya belum lengkap kalau saya tidak menulis mengenai manfaat yoga untuk kesehatan wanita.

Kondisi Unik pada tubuh Wanita

Tuhan menciptakan wanita itu unik dan khusus. Didalam tubuh kita, khusus wanita terdapat organ-organ reproduksi dan hormon yang tidak terbilang berapa banyak jumlahnya.

Dan hormon-hormon tersebut bekerja aktif pada tahap dan usia tertentu. Semisalnya pada saat menstruasi, mengandung, masa kelahiran dan menyusui kadar hormon dan jenis hormon memiliki fungsi dan peranan masing-masing.

Pada kasusnya saya (tiap-tiap orang punya kebutuhan dan keunikan tersendiri). Sedari saya remaja sampai hari ini saya masih memiliki permasalah ketika masa menstruasi tiba. Perasaan nyeri menjelang, pada saat menstruasi ataupun sesudah haid masih saja menghampiri saya. 

Begitu juga dengan waktu, kapasitas dan berapa lama masa menstruasi yang saya alami di tiap bulan sering sekali berbeda-beda. Oleh karena itu ketika saya mulai rutin melakukan gerakan yoga. Hal pertama yang selalu guru saya ingatkan adalah, mulailah mencatatat jadwal atau siklus haid kamu. Sehingga kamu dapat melihat perubahan apa yang terjadi pada tubuh sebelum dan sesudah rutin melakukan yoga.

Dan saya cukup beruntung karena pada awal saya mengenal yoga, tubuh saya berada dalam kondisi yang lumayan parah. Sehingga saya bisa merasakan perbedaan yang sangat signifikan setelah saya rutin melakukan gerakan yoga.

Gerakan Yoga yang baik untuk kesehatan Wanita

Dengan kondisi kesehatan yang saya alami, saya berkonsultasi dengan guru yoga saya. Dan beliau memberitahuan beberapa gerakan wajib yang harus dan rutin saya lakukan supaya masalah-masalah seperti menstruasi dapat kita minimalkan.

Gerakan-gerakan yang ada dibawah dilakukan sebelum masa menstruasi. Pada saat menstruasi disarankan untuk beristirahat atau tidak melakukan gerakan yoga, kecuali gerakan stretching. Dikarenakan organ-organ reproduksi sedang bekerja dengan aktif oleh karena itu tubuh perlu diistirahatkan. Dan sangat tidak disarankan untuk ibu hamil.

Gerakan yoga untuk kesehatan wanita, antara lain:

1. Cobra pose

Gerakan ini memungkinkan perut berkontraksi karena dengan kondisi perut berada di matras, organ-organ yang ada disekitar perut seolah-oleh dipijat.

Dada membusung, lengan mencengkeram terhadap matras dan posisi siku lurus serta stretch. Lalu kepala mendongak keatas belakang dan posisi santai.  Memungkinkan paru-paru membesar dan kapasitas oksigen yang masuk ke paru-paru bertambah. Syaraf disekitar leher bekerja. Sehingga terhindar dari penyakit tiroid.

Setiap gerakan dengan posisi kepada mendongak ke atas belakang sangat baik untuk wanita. Karena berfungsi sebagai obat awet muda. Dimana permukaan kulit disekitar wajah ketarik dan kenyal.

2. Bridge Pose

Bridge Pose adalah gerakan mengangkat punggung dan bokong setinggi mungkin. Sampai dimana leher dan dada bertemu. Gerakan ini memungkinkan punggung, dada dan tulang belakang stretc. Kerja perut, paru-paru dan tiroid aktif.

Bridge Pose sangat baik untuk saya yang sering sekali mengalami masalah menstruasi dan sakit punggung akibat kebiasan bungkuk. Dimana bridge pose juga bermanfaat mengurangi kecemasan, kelelahan, sakit kepala dan insomnia.

3. Shoulderstand Pose

Gerakan shoulderstand bermanfaat menghilangkan stres dan depresi ringan. Merangsang kerja kelenjer tiroid dan memperkuat organ perut. Membuat daerah disekitar bahu dan leher kuat. Mengencangkan bokong dan terhindar dari gejala menopause. Juga bermanfaat mengurangi kelelahan dan meredakan insomnia.

Bagi yang mengalami gejala sulit tidur, ada baiknya melakukan gerakan shoulderstand dengan rutin.

4. Plow Pose

Plow pose adalah gerakan lanjutan dan shoulderstand pose. Manfaat dari plow pose tidak berbeda dengan shoulderstand pose. Hanya pada plow pose badan lebih ditekuk kedepan, sehingga antara bahu dan punggung jaraknya menjadi lebih jauh sehingga leher lebih ketarik lagi.

Pada yogini pemula pada saat pertama kali melakukan gerakan ini banyak yang merasa takut. Perasaan cemas akibat leher ketekan dan terpelintir sampai ada yang merasa kesulit bernafas. Beberapa kali saya temui pada yogini pemula. Tetapi setelah melakukan 2 – 3 kali dengan lebih tenang, kesulitan tersebut perlahan-lahan dapat diatasi.

5. Fish Pose

Gerakan Fish pose memungkin badan rileks, dimana badan dalam kondisi berbaring. Otot-otot disekitar perut ditarik dan kencang. Punggung melengkung dengan siku sebagai tumpuan. Kemudian kepala mendongak keatas belakang.

Gerakan ini memungkinkan perut menjadi kuat, punggung atas ketarik dan bagian rusuk pun ikut bekerja.

6. Fish Pose Variation

Karena saya tidak tau tepatnya nama pose ini apa, jadi saya sebut saja fish pose varitaion. Karena memang variasi fish pose ada beberapa macam, dan hampir semua gerakan fish pose sangat disarankan untuk wanita. Tetapi gerakan yang ini sangat cocok buat saya.

Dimana berbeda dengan gerakan fish pose no. 5, posisi kaki ditekuk dan tangan di taruh diatas kepala. Gerakan ini memungkinkan perut lebih ketarik karena kaki ditekuk. Dan pada saat tangan ditaruh diatas kepala, kelenjer yang ada dibawah ketiak pun ikut aktif bekerja.

7. Butterfly Pose

Gerakan yang paling menyenangkan dan sangat rileks. Dimana lutut ditekut kedapan dan posisi kaki dinaikkan dan diturunkan seperti sayap kupu-kupu yang sedang dikepak. Gerakan butterfly pose memungkinkan hip atau daerah selangkangan lebih open.

Dan tidak jarang pada saat duduk menonton tv pun saya melakukan gerakan butterfly. Dengan setengah bersila, kaki saya kepak-kepakan sehingga membuat sirkulasi darah di daerah selangkangan menjadi lancar.

Demikian 7 gerakan yoga untuk kesehatan wanita yang harus dan rutin kita lakukan. Sehingga terhindar dari masalah-masalah menstruasi dan memberi efek rileks untuk tubuh. Seperti yang sebelumnya saya beritahukan, jangan melakukan gerakan ini pada saat menstruasi dan gerakan ini tidak disarankan untuk ibu yang sedang hamil.

36 Comments

  1. nianastiti 22 Juli 2016
    • Adelina 22 Juli 2016
  2. kang nur 22 Juli 2016
  3. alrisblog 23 Juli 2016
    • Adelina 25 Juli 2016
  4. fasyaulia 23 Juli 2016
    • Adelina 25 Juli 2016
  5. ysalma 23 Juli 2016
    • Adelina 25 Juli 2016
  6. Linda Leenk 24 Juli 2016
    • Adelina 25 Juli 2016
  7. rynari 25 Juli 2016
    • Adelina 26 Juli 2016
  8. Amelia 27 Juli 2016
    • Adelina 3 Agustus 2016
  9. winnymarlina 29 Juli 2016
    • Adelina 1 Agustus 2016
  10. samuel 29 Juli 2016
    • Adelina 1 Agustus 2016
    • Adelina 1 Agustus 2016
  11. niksukacita 3 Agustus 2016
    • Adelina 3 Agustus 2016
  12. bersapedahan 4 Agustus 2016
    • Adelina 4 Agustus 2016
      • bersapedahan 5 Agustus 2016
        • Adelina 5 Agustus 2016
  13. indah nuria Savitri 4 Agustus 2016
    • Adelina 5 Agustus 2016
  14. Pink Traveler 5 Agustus 2016
    • Adelina 5 Agustus 2016
  15. pipit 5 Agustus 2016
    • Adelina 5 Agustus 2016
  16. penulismalas 20 Agustus 2016
    • Adelina 20 Agustus 2016

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: