Hidup Sehat

Memperkuat Imun Tubuh dengan Alami.

Memulai kembali aktivitas dalam mempersiapkan diri menghadapi masa new normal atau kebiasaan baru, kita dituntut untuk menjaga dan memperkuat imun tubuh kita. Beberapa minggu kedepan Pemerintah akan mempersiapkan banyak hal agar kegiatan sehari-hari berjalan normal, walaupun dengan memberlakukan beberapa protokol.

Hal ini diharapkan agar roda perekonomi kembali berjalan seperti biasa. Pertokoan, kantor dan sekolah perlahan-lahan akan dibuka dan PSBB ditiadakan. Menghadapi kondisi seperti ini kita harus mempersiapkan diri dengan kekebalan tubuh yang prima.

Kekebalan tubuh atau imun yang baik lah yang dapat membantu tubuh kita dapat manangkal dan melawan penyakit yang menerpa kita. Tidak bisa dipungkiri, setiap saat kita terpapar berbagai macam jenis virus dan bakteri yang datang dalam berbagai macam bentuk dan cara. Kekebalan tubuh lah yang menjadi kunci apakah penyakit tersebut bisa bertahan atau tidak didalam tubuh.

Cara Memperkuat Imun atau Kekebalan Tubuh

Tubuh kita sudah dirancang sedemikian rupa untuk bertahan dan menangkal segala jenis virus, bakteri, mikro biologi atau apapun namanya. Yang mana dapat berpotensi menjadikan penyakit tersebut masuk dan merusak pertahanan tubuh kita. Nah sekarang tugas kita bagaimana caranya agar kekebalan tubuh tersebut tidak terkikis dan lama-lama berkurang sehingga menyebabkan kita menjadi rentan dari apapun yang masuk dalam tubuh.

Sesungguhnya yang membuat imun dan kekebalan tubuh kita tetap dalam kondisi baik adalah dengan memperhatikan kebiasaan hidup kita. Jika kita sayang dengan tubuh kita, maka mulai lah berhenti dari kebiasaaan-kebiasaan buruk. Seperti merokok, mengurangi minuman manis dan bersoda, makanan cepat saji dan kebiasaan-kebiasaan lain yang rasanya sudah melekat pada tubuh dan sulit untuk dilepaskan.

1. Mengkonsumsi Makanan Bergizi

Kategori makanan bergizi yang saya tau dan kenal adalah jenis makanan alami yang tidak melewati terlalu banyak proses pengolahan. Yang mana jenis makanan tersebut dapat dengan mudah diproses dalam tubuh. Antara lain sayur, buah dan berbagai jenis kacang-kacangan. Jenis makanan sehat dan alami tersebut memperbaiki dan menjaga kesehatan usus dan pencernaan yang berakibat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Mengkonsumsi makan makanan bergizi untuk jaman sekarang tantangannya tidak mudah. Kita sudah sangat dimanjakan dengan makan makanan olahan. Selain enak dipandang dan rasanya lezat, makanan siap saji tersebut bisa dibilang relatif murah serta praktis.

Makanan bergizi tersebut juga mencakup makanan yang rendah lemak, gula serta garam. Justru ketiga hal tersebut yang membuat makanan menjadi lezat dan gurih dan nafsu makan pun meningkat. Tapi pilihannya kembali kepada kita, apakah kita punya niat dan tekad yang kuat untuk meningkatkan imun atau kekebalan tubuh apa tidak.

2. Rutin Berolahraga

Banyak cara sich sebenarnya agar kita tetap rutin berolahraga. Apalagi menghadapi masa pandemi Covid 19, kita mempunyai banyak waktu luang untuk berolahraga.

Jangan membayangkan jenis olahraga yang rumit dan berat. Apalagi disaat ini pusat kebugaran dan sarana olahraga ditutup untuk sementara waktu. Olahraga dapat kita lakukan dimana saja dan kapanpun juga. Untuk dapat menjadikan olahraga menjadi aktivitas yang menyenangkan dapat di baca disini.

Yoga di Pantai. Foto dari Pexels.

Di halaman ini banyak sekali artikel mengenai kegiatan olahraga yang dapat kita lakukan sehari-hari. Berhubung saya sangat senang dengan Yoga, maka gerakan atau pose Yoga dapat dengan mudah ditemukan di artikel-artikel saya.

3. Tidur yang cukup

Kualitas tidur yang baik sangat berpengaruh terhadap kekebalan tubuh. Mengistirahatkan badan setelah seharian beraktivitas terbukti dapat memulihkan kondisi tubuh. Sebagai contoh pada saat kita mengalami gejala flu, hal yang paling baik dilakukan adalah istirahat dan tidur yang cukup, sehingga bisa dipastikan keesokan hari nya tubuh langsung pulih.

Jam tidur masing-masing orang berbeda-beda. Saya sendiri mengamati bahwa 6 jam dalam posisi tidur nyenyak atau pulas setiap hari nya dapat membuat mood dan kekebalan tubuh baik. Tetapi ada saat dimana kuantitas tidur 8 jam tapi kualitasnya terganggu. Apakah itu akibat kebangun ditengah malam karena kebelet ke toilet. Bisa dipastikan paginya saya bangun dengan perasaan bete.

4. Mengatur Tingkat Stres

Yang namanya hidup kita tidak lepas dari kekuatiran dan stres. Banyak hal yang membuat pikiran kita teralihkan dan terganggu. Dan kadang tanpa disadari masuk ke alam bawah sadar. Nah bagian ini nich yang sering tidak kita deteksi sehingga dapat mengganggu imun atau kekebalan tubuh kita.

Di awal diberlakukannya PSBB akibat pandemi Covid 19, saya sempat mengalami masa-masa stres sampai tidak bisa tidur. Kalaupun tidur kualitasnya kurang. Saya ingat dipertengahan bulan Maret masih ada rasa senang dengan masa karantina dan isolasi. Bagaimana tidak, yang tadinya kita kerja berkutat di kantor, jarang bercengkerama dan bersosialisasi dengan keluarga, tiba-tiba diberi kesempatan leha-leha di rumah.

Semua Indah pada waktu-Nya. Foto dari Pexels.

Masuk di bulan April dan bulan puasa, mulai ada perasaan getar-getir, cemas dan bosan yang tidak tertahankan. Cemas memikirkan kelangsungan hidup dan nafkah pencarian. Tapi koq yach lama-lama dengan kecemasan yang ada, saya merasa menjadi orang yang tidak percaya dan meragukan kekuasaan Tuhan sich.

Ada satu titik akhirnya saya benar-benar bersikap berserah dan menyandarkan Tuhan untuk segala sesuatu yang terjadi dalam hidup. Saya percaya hanya kepada Dialah kita menggantungkan hidup. Dialah yang mengatur rezeki, berkat, umur dan apapun itu namanya. Dengan keyakinan bahwa semua pasti indah pada waktunya, saya mulai belajar melepaskan kekuatiran. Disaat itu lah saya mulai bisa tidur dengan nyenyak dan menikmati hari dengan ucapan syukur.

Mengatur tingkat stres sepertinya dapat dibuat tulisan sendiri. Karena tanpa saya sadar, item ini menjadi perenungan lama buat saya dan mungkin juga dialami oleh teman-teman semua. Dan topik ini menjadi bagian yang cukup panjang di tulisan ini. Intinya dalam menghadapi kondisi pandemi dan resesi, kita tidak sendiri. Masing-masing kita pasti punya caranya sendiri dalam mengelola dan mengatur stres.

Tapi yang saya bisa bagikan bagaimana saya bisa mengatur tingkat stres adalah dengan cara meditasi dan merenungkan kebaikan Tuhan. Selain hal tersebut saya mulai membisakan diri dengan aktivitas Yoga serta menulis jurnal. Dan satu hal yang tidak mungkin saya lupakan adalah kesempatan berkonsultasi atau curhat dengan sahabat atau orang yang terdekat dengan saya. Dengan membagikan keluh kesah dan kecemasan, kita dapat mengurai dan mendeteksi stres.

Foto dari Pexels.

Pastikan Kondisi Tubuh Fit

Mungkin ada beberapa point lagi yang dapat membantu memperkuat imun tubuh. Seperti mengkonsumsi suplement, berjemur di pagi hari, minum air putih dan lain-lain. Yang pasti dalam menghadapi masa pandemi Covid 19 tubuh harus sehat dan fit. Jika tubuh tidak sehat rasanya yang lain-lain menjadi sia-sia.

Oleh karena itu memperkuat imun atau kekebalan tubuh menjadi hal penting yang harus kita perhatikan saat ini. Semoga teman-teman sehat dan kita dapat melalui kondisi ini dengan baik.

6 Comments

  1. alrisblog 28 Mei 2020
    • Adelina 28 Mei 2020
  2. rynari 30 Mei 2020
    • Adelina 2 Juni 2020
  3. bersapedahan 16 Juni 2020
    • Adelina 16 Juni 2020

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: