Tempat Makan

Koenokoeni Cafe Gallery

koenokoeni semarang

Tempat yang unik menurut saya pada saat berkunjung di Semarang adalah Koenokoeni cafe gallery. Konsep cafe yang juga berfungsi sebagai gallery dapat digabungkan menjadi satu dan justru klop. Di cafe ini saya tidak mengeksplore makanan ataupun minuman yang disajikan. Karena selama perjalanan sebelum ke cafe kami menghabiskan banyak waktu untuk wisata kuliner. Di koenokoeni kami lebih banyak meluruskan kaki dan menikmati view kota semarang di malam hari yang indah. Dengan hanya duduk bermalas-malasan di kursi yang disediakan didalam cafe.

KoenoKoeni Cafe Gallery Semarang Tabanan.

Alamat: Jalan Tabanan No 4 Candi Baru Semarang 50231.
Nomor Telepon: 024 8415454.

Koenokoeni itu sendiri terdiri dari 2 kata yaitu Koeno = kuno dan Koeni = kuno sekali, jadi bisa dibilang ini kafe kuno dan kuno sekali. Terlihat dari tampilan bangunan dan interior yang ada didalamnya semua mengandung unsur antik. Dan ditata dengan rapi dan menarik sehingga saya tidak berasa berada di gallery yang biasa saya jumpai. Dibagian depan yang berhadapan langsung dengan jalan berisi koleksi-koleksi barang galery dimulai dari mobil tua Chevrolet kuning yang diparkir di halaman gallery kemudian ketika masuk kita langsung disuguhi koleksi kain batik tulis, selain sebagai pajangan, pengunjung juga dapat membeli kain batik yang disediakan di area ini.

Kemudian masuk kebagian tengah ruangan dihiasi dengan lemari-lemari yang isinya mulai dari teko, poci, rantang makanan, radio, kamera, guci keramik, alat musik terompet, dll. Dibagian tengah suasana tempat makan berasa lebih formal dibanding area belakang.

Pernak-pernik kuno menjadi bagian interior Koenokoeni Cafe.

Kemudian dibagian belakang kita akan banyak menemukan gantungan kaca hias, mesin ketik, gamelan, gong dan perangkat alat musik, vespa dan kendaraan motor beroda 2 (saya tidak tau ini jenis nya apa?). Di area belakang inilah cafe yang memang sengaja dibuat sebagai area terbuka untuk dapat menikmati semilir angin dan pemandangan kota Semarang secara luas.

Tanpa sekat kaca ataupun penutup lain kita dapat leluasa ngobrol dan bercanda tawa bersama sahabat ataupun keluarga. Dari menu makanan saya bisa melihat pilihan makanan yang disediakan dibagi atas 2 bagian yaitu menu Jawa dan menu Barat. Tapi saya tidak terlalu memperhatikan menu makanan karena perut saya masih sangat penuh yang ada saya cuma memesan minuman saja.

 

koenokoeni cafe gallery 20Bagian depan dengan tatanan yang berisi kain batik beraneka rupa, kisaran harganya cukup mahal untuk ukuran saya karena batik yang disediakan kebanyakan adalah batik tulis dengan corak dan bahan yang bagus.

koenokoeni cafe gallery 18

Area utama gallery dan tempat makan, dibagian tengah ruang terdapat meja bundar yang terbuat dari marmer. Dan disamping kiri dan kanan dilengkapi dengan peti, konsol dan lemari yang berisi koleksi barang-barang antik.

koenokoeni cafe gallery 17

Motif ukiran lama pada ubin juga masih bagus.

koenokoeni cafe gallery 16

Koleksi guci, pot, kendi, teko, kamera, tempat makan/rantang khas pecinan jaman dahulu kala.

 

koenokoeni cafe gallery 1

 

Memandang kota dari Beranda Belakang Koenokooeni Semarang.

Area Belakang yang dibuat terbuka dan pandangan langsung kebagian kota semarang. Karena kami datangnya malam hari, pemandangan kota dengan kerlap kerlip lampu membuat suasana nya menjadi indah dan area tempat kita memandang juga luas.

koenokoeni cafe gallery 11
View kota semarang di malam hari.

 

koenokoeni cafe gallery 21

13 Comments

  1. nyonyasepatu 16 September 2015
    • adelinatampubolon 16 September 2015
  2. dani 16 September 2015
    • adelinatampubolon 16 September 2015
  3. Gara 16 September 2015
    • adelinatampubolon 16 September 2015
      • Gara 16 September 2015
  4. omnduut 17 September 2015
    • adelinatampubolon 17 September 2015
  5. Dian 23 Oktober 2015
    • adelinatampubolon 23 Oktober 2015

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: