Buku Bacaan Sponsor post

Buku Petualangan Tini

Saya lahir dan besar di kota kecil yang ada di Pekanbaru. Kami tinggal di komplek perumahan perusahaan minyak. Dimana perusahaan menyediakan semua fasilitas yang lengkap di dalam komplek perumahan. Sehingga kita jarang sekali keluar dari lingkungan perumahan tersebut.

Karena lingkungannya sangat jauh dari kota. Jadi bisa dibilang kami banyak menghabiskan masa kecil di hutan, rawa-rawa dan halaman rumah yang mana jarak antara satu rumah dengan tetangga agak berjauhan. Arena tersebutlah yang kami pergunakan sebagai tempat kami bermain.

Masa Kecil Saya.

Kalau boleh dibilang masa kecil saya saat itu adalah masa yang paling indah. Pulang sekolah, les kemudian setelah selesai les tidak lupa kami selalu bermain. Jenis permainan tergantung peserta dan putusan yang paling banyak. Kegiatan yang sangat kami gemari adalah bermain kasti, patok lele, lompat tali dan kelereng di halaman rumah. Kadang kami juga ke kolam berenang, naik sepeda ke hutan, atau ke perpustakaan membaca buku. Jadi bisa dibilang kegiatan kami selama seminggu pada saat itu sangatlah padat.

Hari senin main kasti di halaman, selasa naik sepeda ke hutan, rabu ke kolam renang, kamis ke perpustakaan, jumat main patok lele di halaman tetangga, sabtu masang kemah dihalaman.  Sudah nyiapin buku, senter, bekal dan  snack untuk nanti malam di kemah tapi menjelang maghrib balik ke kamar masing-masing dan tidur di kasur. Hehehe, trus kemah nya dipasang buat apa dong? Kemudian hari Minggu bongkar kemah, dirapikan dan disimpan, begitu terus berulang setiap harinya.

Tetapi karena permainan kasti, lompat tali dan lain-lain saya nga pernah menang. Lama-lama saya bosan jadi pihak yang kalah mulu. Kalaupun saya ikut main itupun kalau pesertanya kurang. Hehehe anak bawang bangat yach? Dikala adik-adikku sedang aktif-aktifnya bermain dan menguras energi dengan bermain kasti, bola, patok lele dan semua kegiatan yang berbau fisik. Saya lebih menyukai pergi ke perpustakaan yang jaraknya lumayan jauh dengan bersepeda.

Buku Bacaan Masa Kecil Saya.

Perpustakaan yang disediakan perusahaan adalah gedung kecil yang dibagi atas 3 bagian. Dimana pembagiannya dibagi berdasarkan umur. Untuk yang berumur 6 – 9 tahun ruangannya dibagian belakang sedangkan yang berumur 9 – 15 tahun dibagian depan. Sedangkan untuk yang berumur 15 tahun keatas ada ruangan yang lain di gedung sebelah. Tapi disambung oleh koridor yang menghubungkan kedua gedung.

Pada saat itu saya merasa waktu yang kami habiskan di perpustakaan rasanya singkat bangat. Karena diperpustakaan ini tersedia begitu banyaknya buku bacaan anak-anak yang sangat menarik untuk kami. Ada beberapa jenis buku bacaan yang mengisi hidup saya mulai dari anak-anak sampai remaja. Antara lain buku petualangan Tini, buku karangan Hans Christian Andersen. Ada Kisah 1001 Malam, Enid Blyton, buku karangan Astrid Lindgren dengan Pippi si Kaus Kaki Panjang, Tintin dan lain-lan.

Yang mana semakin berlalunya waktu jenis buku nya berubah dan bervariasi mengikuti perkembangan jaman pada saat itu. Tetapi kali ini yang ingin saya ulas lebih banyak adalah buku petualangan Tini. Karena buku ini lah yang menjadi awal mula saya menyukai buku.

buku petualangan tini 1

Buku Petualangan Tini.

Buku Petualangan Tini ditulis oleh Gilbert Delahaye yang mana bekebangsaan Belgia dan illustrator nya adalah Marcel Marlier . Buku ini sudah diterjemahkan keberbagai macam bahasa termasuk bahasa Indonesia dan dengan 50 judul. Layaknya buku bacaan anak-anak cerita yang ada dibuku ini sangat sederhana. Berisi petualangan Tini, Robi dan Susi dengan gambar-gambar yang sangat menarik.

Membaca buku-buku seri petualangan Tini membuat masa kecil saya lebih berwarna. Setiap buku berisi petualangan-petualangan baru yang membuat impian saya melambung tinggi. Dimulai dari cerita Tini di Hutan, Tini merayakan hari ibu, Tini Berulang Tahun, Tini Belajar Memasak, Tini Membantu Ibu dan berbagai macam kegiatan Tini lainnya.

Ketika membaca buku Petualangan Tini saya seperti masuk kedalam kisah tersebut. Membayangkan berada didunia penuh petualangan dan menikmati semua yang ada didalam cerita. Alasan kenapa saya suka menggambar mungkin salah satunya adalah karena melihat gambar-gambar yang ada di buku ini.

Rasanya semua judul sudah saya baca pada saat itu, dan di ruangan perpustakaan kami bergantian membaca tanpa harus berantem. Dan yang namanya anak kecil, kami bebas leluasa membaca sambil lesehan ataupun tidur-tiduran. Gaya sesuka hati dech pokoknya yang penting membaca tanpa berisik. Selain buku yang disediakan disini menarik, tempatnya juga menyenangkan. Karena itu wajar perpustakaan selalu ramai oleh anak-anak seusia kami.

 

buku petualangan tini 2

Menghabiskan Masa Kecil dengan bacaan bermutu.

Kalau saya mengingat kenangan tersebut ingin rasanya saya kembali ke masa anak-anak. Menikmati seru nya berpetualangan dan menghabiskan waktu di perpustakaan. Dan ketika kembali ke masa kini, saya tiba-tiba ditegur untuk memperhatikan kondisi anak-anak saat ini. Sudahkan anak-anak yang ada disekitar saya merasakan apa yang dulu pernah saya rasakan. Mengalami serunya berpetualangan hanya dengan membaca buku.

Mempunyai mimpi, harapan dan cita-cita untuk mengarungi dunia dengan membaca buku petualangan Tini di Afrika, Tini ikut Pawai Bunga dengan melihat begitu cantiknya bunga-bunga dan kereta bunga yang ada di buku tersebut. Hanya dari buku yang saya baca, saya sebagai anak-anak dibawa kedunia imajinasi yang amat sangat indah dan dari sana ketika dewasa saya berharap dapat berkunjung ke negara yang ada didalam buku.

 

buku petualangan tini 3

 

buku petualangan tini 4

 

Boleh dibilang buku petualangan Tini adalah buku yang mengisi masa kecil saya. Kalau sudah membaca buku ini, saya dan adik-adik saya bisa akur seketika walaupun tadinya sempat berantem.  Mengamat-amati setiap gambar yang disuguhkan didalam buku tersebut dan hanyut dalam cerita yang dikisahkan. Buku ini adalah buku yang membuat adik-adik saya bersemangat untuk belajar membaca. Karena kalau sudah bisa membaca mereka tidak perlu mengandalkan saya untuk tau isi dalam buku tersebut.

Terima kasih buku petualangan Tini, yang sudah berjasa menambah kenangan indah di masa kecil saya. Terima kasih untuk Bapak Gilbert Delahage dan Marcel Marlier untuk idenya yang sangat luar biasa. Sayang nya buku ini sudah jarang ditemukan di toko buku dan kalaupun ada rasanya harganya  sangat mahal. Semoga anak-anak sekarang menemukan buku bacaan bermutu yang dapat membawa mereka menjadi manusia yang punya imajinasi tinggi. Kalau teman-teman lain kira-kira buku bacaan masa kecil apakah yang masih kalian ingat sampai sekarang?

30 Comments

  1. Nik Sukacita 12 Februari 2016
    • adelinatampubolon 12 Februari 2016
      • Nik Sukacita 12 Februari 2016
        • adelinatampubolon 13 Februari 2016
  2. Tiara 12 Februari 2016
    • adelinatampubolon 12 Februari 2016
  3. Anis Hidayah 13 Februari 2016
    • adelinatampubolon 13 Februari 2016
  4. Maya 15 Februari 2016
    • adelinatampubolon 15 Februari 2016
  5. Nella (Emaknya Benjamin) 15 Februari 2016
    • adelinatampubolon 15 Februari 2016
  6. neng fey 15 Februari 2016
    • adelinatampubolon 15 Februari 2016
  7. coretan denina 16 Februari 2016
    • adelinatampubolon 16 Februari 2016
  8. bersapedahan 17 Februari 2016
    • adelinatampubolon 18 Februari 2016
  9. @danirachmat 18 Februari 2016
    • adelinatampubolon 18 Februari 2016
  10. mayang 24 Februari 2016
    • adelinatampubolon 25 Februari 2016
  11. cumilebay.com 1 Maret 2016
    • adelinatampubolon 1 Maret 2016
  12. kiky 21 Januari 2017
    • Adelina 23 Januari 2017
  13. #PLAY ▶ (@naila_cz) 21 November 2017
    • Adelina 4 Desember 2017
  14. kartika 6 Mei 2018
    • Adelina 7 Mei 2018

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: