Ekapada Viparitta Dandasana

Sebelumnya saya pernah membahas mengenai pose Urdhva Dhanurasana atau Wheel Pose atau kayang disini. Dimana urdhva Dhanurasana dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu mulai dari posisi tidur atau berdiri dengan bantuan dinding. Mau cara mana saja sich tergantung dari teman-teman masing-masing yang pasti pose ini sangat baik untuk meluruskan punggung dan tulang belakang. Kalau saya mulai pegel-pegel karena duduk kelamaan dan posisi duduk kalau kelamaan biasanya rada bongkok yang ada punggung saya sakit dan setelahnya pasti saya melakukan gerakan ini.

Dan kemaren guru yoga mulai menantang kami untuk melakukan variasi dari Urdhva Dhanurasana, yaitu Ekapada Viparitta Dandasana. Dimana kalau gerakan berubah variasi pasti nama posenya berubah jadi setelah nyari-nyari dan nanya guru saya akhirnya nemu kalau namanya Ekapada Viparitta Dandasana. 

ekapada viparitta dandasana

 

Gerakannya dimulai persis sama seperti kita melakukan Urdha Dhanurasana hanya diakhir gerakan siku tangan yang tadinya lurus dibengkokkan dan menempel di matras. Kemudian kepala yang tadinya ketika membengkokkan siku ditaruh kematras perlahan-lahan diangkat menjauhi matras. Kalau dilihat sich sebenarnya nga susah, tapi ketika melakukan sulitnya bukan main. Mengangkat kepala dengan posisi siku ditekuk sedangkan badan masih melengkuk ternyata bukan pekerjaan yang gampang.

Jika diposisi ini kita masih dapat menahannya, bisa divariasikan dengan mengangkat salah satu kaki secara bergantian selama 5 – 10 nafas. Dengan siku ditekuk dan ditaruh di matras membuat posisi badan dan tulang belakang kita lebih berasa. Dan kepala diangkat dapat juga berfungsi untuk melatih otot-otot leher menjadi lebih kuat dan fleksibel.

Gerakan dibawah diperagakan oleh teman saya Senna, karena dari sekian banyaknya peserta yang bisa melakukan hanya dia seorang. Dan saya pun mendokumentasikan gerakan ini, supaya dikemudian hari ketika mencoba lagi saya dapat melihat kembali proses gerakannya.

Untuk mempelajari variasi dari gerakan Ekapada Viparitta Dandasana lebih detail dapat melihat video berikut ini. Rada panjang sich dan karena semangat kita sampai teriak-teriak, jadi mohon abaikan suara bila perlu volumenya dimatikan saja hehehehe..