Indahnya Pemandangan Bawah Laut Tomia – Wakatobi

Menghabiskan akhir tahun di daerah khususnya Indonesia bagian Timur sekarang menjadi agenda rutin bagi saya dalam beberapa tahun ini. Dan kunjungan kali ini saya sepenuhnya untuk memenuhi rasa penasaran saya akan indahnya bawah laut tomia.

Sudah lama sekali saya memendam rasa penasaran untuk berkunjung ke Wakatobi. Dimana terdiri dari beberapa pulau dan pulau-pulau terbesar yang mewakili Wakatobi itu sendiri, antara lain Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Dan akhirnya rasa penasaran tersebut terpenuhi sudah.

Kali ini kami hanya mengunjungi pulau Wangi-wangi dan Tomia. Dan mungkin dilain kesempatan jika Tuhan berkenan saya ingin mengeliling pulau-pulau lain di Wakatobi.

Indahnya Bawah Laut Tomia-Wakatobi

Karena berangkatnya di pengujung tahun, saya sempat kuatir mengenai kondisi cuaca disini. Dan benar saja sepanjang perjalanan kami ke pulau ini cuaca selalu berawan dan beberapa kali hujan turun sangat deras. Membuat semangat saya untuk merencanakan diving menjadi surut.

Di pulau Wangi-wangi kami sempat turun sebentar untuk melihat keadaan arus dan terumbu karang yang ada. Dan ditempat ini kami hanya bersnorkling. Karena saya merasakan arusnya cukup kencang sehingga untuk turun lebih dalam lagi butuh perjuangan ekstra.

Kesempatan kedua turun dan melihat pemandangan bawah laut yaitu ketika kami menyeberang ke pulau Tomia. Disinilah saya benar-benar merasa puas dan sangat menikmati indahnya pemandangan bawah laut Tomia.

Spot Mari Mabok

Kesempatan pertama master dive mengajak saya untuk menyelam di spot Mari Mabok. Namanya lucu juga dan saya kira master dive saya sedang becanda, ternyata namanya beneran hehehe. Di spot ini saya sempat down karena dari atas arus lumayan kencang. Tetapi ketika perlahan-lahan turun arusnya mulai tenang.

Di spot Mari Mabok saya turun dengan kedalaman 23,5 m dan dengan durasi 40-45 menit. Dikedalaman 5-15 meter airnya sangat jernih, dengan batas pandangan 20 meteran. Sungguh saya bahagia bangat bisa berlama-lama berada dibawah.

Dari bawah kapal saja saya sudah dapat menyaksikan beraneka ragam jenis ikan-ikan kecil yang bergerombolan. Dan rata-rata jenis ikannya berwarna biru atau hitam dengan ekor menyerupai sabit, seperti foto dibawah ini. Kondisi terumbu karangnya masih sangat sehat dan airnya jernih.

Kondisi seperti ini membuat cahaya matahari masih dapat tembus dikedalaman yang cukup jauh. Sehingga warna-warna terumbu karang yang saya dapati menjadi berkilau dan sangat cantik jika difoto.  Dibeberapa kesempatan saya bertemu dengan ikan-ikan besar seperti kakaktua, kakap, barakuda.

indahnya bawah laut tomia 2

indahnya bawah laut tomia 1

indahnya bawah laut tomia 3

indahnya bawah laut tomia 4

Pigmy Seahorse atau kuda laut mini. Kira-kira pada bisa membedakan tidak ada binatang kecil diantara seafan. Karena warnanya menyerupai coral seafan, yang ada binatang kecil ini tidak terlalu terlihat.

Spot Fun World Pulau Sawa

Dipenyelaman kedua kontur permukaan bawah laut berupa dinding atau wall. Disini saya langsung melihat perbedaan yang sangat drastis antara kedalaman 10-15 dan 20 meteran.

Dan saya sangat puas melihat berbagai macam bentuk dan warna dari seafan. Ada yang warna putih, biru, kuning, cokelat dan merah. Dari beberapa tempat menyelaman yang pernah saya kunjungi , saya rasa jenis seafan yang saya temui tidak selengkap yang ada di Wakatobi.

Disini saya juga menemukan terumbu karang atau coral berbentuk jamur dengan ukuran yang sangat besar. Dan saya merasa berada dihutan jamur versi bawah laut. Selain keunikan yang saya sebutkan tadi, saya beruntung bertemu langsung dengan penyu dengan ukuran yang cukup besar. Rasanya saya sangat berbahagia hari itu.

Disini saya turun sampai kedalaman 21 m dengan lama penyelaman 40-45 menit. Jarak pandang juga sama dengan spot Mari Mabok yaitu sekitar 20 m. Hanya karena disini permukaannya berupa wall jadi gradasi warna biru nya langsung menyolok.

Master dive saya sempat mengajak saya untuk turun ke spot ketiga tapi berhubung kondisi fisik tidak memungkinkan. Yang ada saya mengganti acara menyelam menjadi snorkling saja.

Berikut beberapa foto sebagai bukti betapa indahnya bawah laut Tomia versi saya. Semoga teman-teman lain pun ikut menikmati. Foto-foto yang ada disini tidak saya edit sama sekali. Hanya ada penambahan watermark. Dengan demikian warna asli nya jadi lebih nyata sekaligus menunjukkan betapa clear nya underwater Tomia.

indahnya bawah laut tomia 5

indahnya bawah laut tomia 6

indahnya bawah laut tomia 7

indahnya bawah laut tomia 8

indahnya bawah laut tomia 9

Snorkling di Gili Laba

Cuaca saat itu sangat cerah dan cenderung panas terik. Sehingga ketika treking dan sampai di bukit Gili Laba rasanya sudah tidak sabar untuk segera turun dan nyemplung dibawah. Airnya bening, permukaan airnya tenang dan cuaca cerah membuat sinar matahari dapat masuk dan menembus agak jauh kedalam permukaan laut. Sehingga menimbulkan efek warna yang sangat bersih di kamera saya. Belum lagi pemandangan bawah laut nya tidak mengecewakan. Ketika snorkling di gili laba, kondisi terumbu karangnya masih bagus dan sehat-sehat. Hanya berada dibibir pantai saja saya menemukan deretan terumbu karang yang rapat dan kaya akan berbagai jenis ikan.

Beberapa hasil foto sudah saya share di halaman sebelumnya. Hanya agar lebih sah saya tampilkan lagi dihalaman ini 🙂

 

snorkling di gili laba 4

 

snorkling di gili laba 14

 

snorkling di gili laba 10

 

snorkling di gili laba 7

 

snorkling di gili laba 5

 

 

Dari atas bukit Gili Laba Bapak Meus sempat memperingatkan saya. Agar bersnorkling hanya didaerah sekitar bibir pantai bagian dalam dimana airnya masih tenang dan nyaman. Agak jauh disisi luar pantai sambil menunjuk salah satu kapal yang sedang berlabuh, pak Meus bilang itu adalah kapal yang membawa rombongan diving.

Di titik itu pemandangan bawah lautnya jauh lebih bagus hanya saja arus bawahnya sangat kencang. Untuk diver pemula seperti saya sebaiknya tidak disarankan turun sebelum mendapatkan jam terbang yang lebih lama. Hikss mendengar penjelasan pak Meus saya langsung nga semangat. Puas bersnorkling sekitar sejam kami pun naik ke kapal dan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Kanawa.

Karena selesai snorkling yang tadinya diatas bukit sangat panas ketika turun dan nyebur suhunya rendah yang ada badan saya berasa kedinginan. Mau ganti baju koq yach tanggung secara di tempat selanjutnya kami akan basah-basahan dan bersnorkling lagi. Yang ada saya hanya berselimutkan kain dan handuk sambil menunggu kapal tiba ditujuan berikutnya.

Sambil menahan rasa dingin dengan angin yang lumayan kencang di ruang tempat kami duduk-duduk dan berkumpul di ruang makan serta mengobrol bareng teman-teman se-trip, saya menyibuk diri dengan mengambil foto kapal yang lewat. Kapal ini dari jauh sangat bagus dan saya penasaran kira-kira ini kapal bawa barang apa yach?

 

snorkling di gili laba 15

 

Lagi santai-santai duduk menghangatkan diri, salah satu ABK memberitahukan sesuatu sambil teriak-teriak. Awalnya saya tidak mengerti apa yang sedang mereka teriakin. Tetapi koq ramai bangat dan didepan kapal kami terdapat segerombolan kapal ngumpul tapi dalam posisi diam. Kami pun melihat-lihat sekitarnya dan menebak apa yang aneh disini. Ternyata terdapat beberapa ekor manta sedang berkumpul dan berseliweran disekitar kapal. Kadang manta-manta tersebut menunjukkan keberadaan diri mereka dengan naik ke permukaan. Melihat ukuran dan banyaknya mereka saya dan teman saya Nina semangat untuk turun dan nyemperin si Manta.

 

snorkling di gili laba 16

 

Dari yang awalnya semangat karena tau kalau manta jenis ini bukanlah jenis ikan pengganggu. Tapi ketika bertemu dan papasan langsung yang ada saya takut sampai menjerit-jerit kayak orang kesurupan. Teman saya Nina yang tadinya juga semangat lihat saya jejeritan jadi ikutan lemes. Hanya karena ketika dia hendak mengambil foto Manta dari dekat dia baru sadar kalau baterai kameranya habis dan tidak bisa mengambil foto yang ada dia kesel bangat.

Untuk mengurangi rasa kekesalannya, akhirnya saya meminjamkan kamera saya untuk dia pakai. Demi memuaskan rasa penasaran akhirnya Nina pun semangat mengejar manta-manta yang ada. Dan foto dibawah ini adalah hasil foto yang diambil Nina dengan menggunakan kamera saya. Sayang jaraknya agak jauh, butuh waktu lebih lama lagi untuk mendapatkan kesempatan manta mendekati kita. Hiksss..

 

 

Pemandangan Bawah Laut Pulau Komodo

Beberapa hari sebelum berangkat Trip ke Pulau Komodo saya benar-benar berniat untuk membeli kamera underwater supaya setiba disana saya bisa mendokumentasikan keindahan bawah laut yang ada. Dan ternyata saya tidak menyesal pernah ada disana dan menikmati secuil dari apa yang saya lihat. Berikut ini beberapa foto pemandangan bawah laut pulau komodo yang berhasil saya rekam.

pemandangan bawah laut pulau komodo 6

pemandangan bawah laut pulau komodo 1

pemandangan bawah laut pulau komodo 2

pemandangan bawah laut pulau komodo 3

pemandangan bawah laut pulau komodo 4

pemandangan bawah laut pulau komodo 5