Lokasi Wisata Alam di Medan yang Menarik untuk Dikunjungi

Saat mendengar kata Medan, apa yang ada di pikiran kamu? Durian kah? Atau lokasi wisata bersejarah? Ya, Medan memang terkenal sebagai kota penghasil durian terbaik sekaligus kota wisata bersejarah, tetapi ternyata Medan juga memiliki pesona wisata alam yang sayang untuk dilewatkan.

Berikut beberapa lokasi wisata alam di Medan yang menarik untuk dikunjungi.

Wisata Batu Belah

wisata alam di medan 1

Sumber disini

Wisata alam Batu Belah memiliki nama yang unik. Tempat wisata ini diberi nama oleh masyarakat sekitar sebagai Batu Belah karena untuk mencapai air terjun, para wisatawan harus melalui jalan sempit yang berada di dinding batu. Sekilas jika dilihat akan mirip dengan batu yang terbelah. Air terjun yang ada di kawasan ini sangat segar dan jernih.

Kawasan ini berada di daerah Medan arah Berastagi, tepatnya di kawasan perkemahan bumi Sibolangit. Bagi kamu yang suka berkemah dan berwisata alam, maka lokasi ini sangat cocok untuk destinasi kamu selanjutnya. Lokasi wisata Batu Belah ini juga tidak terlalu jauh dengan air terjun dua warna yang sudah banyak dikenal oleh para wisatawan.

Air Terjun Dua Warna

Air terjun dua warna di Medan memiliki pesona wisata alam tersendiri. Keunikan air yang ada di air terjun ini sulit ditemukan di tempat lain. Air yang mengucur deras di kawasan ini memiliki dua warna yang berbeda yaitu hijau dan biru.

Ketinggian air terjun ini mencapai 75 meter. Uniknya, di antara air terjun berwarna biru dengan air terjun yang berwarna hijau, terdapat perbedaan suhu yang cukup terasa. Air terjun yang berwarna biru lebih dingin, sementara air terjun yang berwarna hijau lebih hangat.

Kawasan air terjun dua warna ini juga masih sangat asri. Pepohonan dan batu-batuan yang tertutup lumut hijau di sekitarnya membuat kawasan ini tampak segar, sejuk, dan alami. Satu hal yang perlu diperhatikan jika berkunjung ke kawasan yang berpanorama aduhai ini, yaitu jangan sampai kamu terlena hingga pulang mendekati waktu senja karena jalur yang perlu dilalui untuk pulang cukup sulit jika dilewati pada malam hari.

Gunung Sibayak

Bagi kamu yang ingin melihat keseluruhan pemandangan Kota Medan, kita bisa mencoba berpetualang mendaki Gunung Sibayak. Untuk menuju kawasan ini, diperlukan waktu sekitar 2 hingga 3 jam dari kota Medan.

Pemandangan matahari tenggelam di puncak gunung ini juga sangat elok, hingga membuat banyak wisatawan rela mendaki di pagi buta agar saat sore mereka dapat menikmati indahnya siluet senja di puncak.

Gunung ini juga memiliki kawah di bagian puncaknya. Dari puncak gunung ini, kita bisa menikmati indahnya keramaian kota Medan dari ketinggian. Panorama yang indah disertai kicauan burung yang merdu dan pepohonan yang menghijau benar-benar membuat kawasan ini layak untuk dikunjungi.

Menginap di Hotel Airy Rooms Medan

Agar teman-teman dapat puas menjelajah wisata alam di Medan dan sekitarnya, kita perlu mencari akomodasi di Medan untuk menginap selama beberapa hari. Airy Rooms menyediakan beragam hotel murah di Medan yang bisa Anda pilih untuk menemani liburan Anda karena fasilitas yang diberikan sangat bagus dan memuaskan.

Di setiap kamar hotel disediakan AC, Televisi layar datar, serta wifi gratis. Selain itu, di setiap kamar mandi tersedia penghangat air dan perlengkapan mandi gratis. Bagi teman yang berminat untuk memesan hotel Airy Rooms di Medan, kalian bisa memesannya dengan mudah melalui tautan ini . Atau pesan melalui aplikasi ponsel ponsel pintar Android/iOS.

wisata alam di medan 2

Airy Rooms Medan

www.airyrooms.com

08041112479 atau 081280700020

Demikian ulasan singkat mengenai pesona alam di Medan dan sekitarnya yang bisa teman-teman kunjungi saat liburan. Ayo Berlibur ke Medan!

Kuliner Pematang Siantar

Jika menyebut kota Pematang Siantar pasti tidak lepas dari Danau Toba, Bentor (Becak Motor) ataupun Mie Pangsit Siantar. Benar saja, karena Pematang Siantar tidak jauh dari Danau Toba maka setiap kali mau ke Danau Toba rasanya pasti akan singgah di Pematang Siantar.

Begitu juga dengan Becak Motor dan makanan. Ketiga hal ini pasti dengan mudah kita dapatkan disini. Dan yang pasti kalau ngomongi Pematang Sianta yang dicari pasti kulinernya.

Makanan yang ada di Pematang Siantar bervariasi dan enak. Bervariasi karena mau nyari makanan apa aja ada. Baik chinnesse food, india, masakan batak dan melayu disini komplit.Tapi tetap yang paling istimewa menurut saya adalah kwetiau, mie pangsit, mie gomak (spageti ala siantar).

Tapi untuk halaman ini saya tidak membahas tentang makanan diatas melainkan tempat makan legendaris yang mempunyai menu andalan antara lain kopi dan roti atau tempat nongkrong yang asyik di Pematang Siantar.

Kuliner Pemantang Siantar.

Kedai Kopi Sedap.

Saya sudah cukup lama tinggal di kota Pematang Siantar. Walaupun datang ke Siantar setahun sekali, ternyata saya tidak begitu mengenal kota ini. Terbukti ketika saudara saya menyebut Kedai Kopi Sedap saya kira kedai ini kedai kopi yang baru saja dibuka.

kuliner pematang siantar kedai kopi sedap 2

Ternyata Kedai ini sudah ada sejak tahun 1939, hanya setelah melakukan renovasi besar-besaran di tahun 2000an barulah kedai ini mulai ramai dan terkenal.

Selama ini yang saya tahu tentang warung kopi di Siantar hanya Kedai Kopi Kok Tong, tetapi kopi yang ada disini rasanya lebih halus dibandingkan dengan kopi di Kedai Kok Tong. Karena saya sudah terbiasa dengan aroma dan rasa kopi kok tong kali ini saya mencoba aroma dan rasa kopi di kedai kopi sedap.

kuliner pematang siantar kedai kopi sedap 1

Lokasi Kedai Kopi Sedap berada di jalan utama kota Siantar yaitu di Jalan Soetomo No. 97. Tempatnya enak untuk dijadikan tempat nongkrong dan ngobrol dengan teman sambil menghirup segelas kopi. Makanan yang disediakan di warung ini antara lain roti panggang selai srikaya atau selai keju dan kopi hitam atau kopi susu.

kuliner pematang siantar kedai kopi sedap 3

Roti panggang selai srikaya nya lembut dan enak, rasanya khas sekali. Kita dapat memesan selai srikaya nya untuk dibawa sebagai oleh-oleh. Untuk ukuran setengah kilo dihargai Rp. 45.000,- dan sekilo Rp. 90.000,- Selai srikaya dapat bertahan selama seminggu jika ditaruh di ruang terbuka dan sebulan jika ditaruh di lemari es.Sedangkan kopi racikan dari toko ini sebungkus seberat setengah kilo dihargai Rp. 35.000,-

Toko Roti Ganda.

Tidak beberapa jauh dari Kedai Kopi Sedap (hanya beda 3 toko) kita dapat menemukan Toko Roti Ganda. Toko Roti ini rasanya sudah lama sekali ada di kota Siantar dan sangat terkenal. Dari depan toko sudah banyak sekali pengunjung mengantri untuk mendapatkan roti pesanan mereka.

kuliner pematang siantar toko roti ganda 1

Toko roti ini menyediakan berbagai macam jenis roti, kue, selai srikaya dan jajanan pasar. Dan harga roti yang ada disini relatif aman di kantong. Untuk satu loyang roti tawar besar dengan isi selai srikaya ataupun meises dihargai 15.000,-. Rotinya dibelah dua lalu diisi selai dan dibungkus untuk dibawa pulang.

kuliner pematang siantar toko roti ganda 2

Selain roti isi srikaya ataupun meises, kita dapat memesan kue kotakan seperti ini. Antara lain ada lapis legit, lapis surabaya, kue bolu, bika ambon, kue pelangi dan lain-lain.

Siantar Square

Jika di malam hari kota siantar sangat sepi, sekitar jam 9 malam saja rasanya seperti berada di kota mati. Karena kebanyakan toko sudah tutup dan tidak melayani pengunjung lagi. Tetapi beberapa tahun ini saya melihat beberapa area khususnya Jalan Soetomo masih ramai dan dijadikan tempat tongkrongan anak muda.

Salah satu nya adalah Siantar Square, disini berjejeran warung yang hanya melayani pengunjung di malam hari. Suasananya ramai dan makanan yang disajikan di tempat ini enak-enak. Kebetulan saya pulang larut malam dan perut pun melilit karena lapar.

kuliner pematang siantar kwetiau

Akhirnya kamipun singgah di area ini dan masuk ke salah satu warung yaitu Cafe Pattaya. Pengunjungnya sangat ramai dan kebanyakan yang datang adalah anak muda ataupun mahasiswa yang hendak mencari makan malam. Cocok untuk nongkrong dan ngumpul bersama teman.

Sebenarnya masih banyak lagi yang istimewa kalau kita melakukan wisata kuliner Pematang Siantar. Hanya saja karena saat berkunjung kesini, saya benar-benar khusus ketiga tempat ini. Mungkin dilain kesempatan akan saya buat tulisan mengenai tempat-tempat lain untuk berwisata kuliner.

Vihara Avalokitesvara, Pematang Siantar

Kalau hendak berkunjung ke kampung halaman saya, rasanya tidak sah jika tidak ke Vihara Avalokitesvara Pematang Siantar. Lokasinya yang berada di tengah kota, sangat mudah untuk dicapai.

Kenapa harus kesini? Karena hanya di Vihara Avalokitesvara Pematang Siantar akan menemukan patung Dewi Kwan Im dengan ukuran yang sangat tinggi yaitu 22,8 m. Dimana dari kejauhan pun kita sudah dapat mengenali vihara ini.

Vihara ini terdiri dari dua lantai dengan tangga yang cukup luas yang terdapat di dua sisi halaman vihara. Kemudian dilantai dua ini lah kita akan  menemukan patung Dewi Kwan Im yang tersohor itu.

Vihara Avalokitesvara Pematang Siantar

Aval artinya mendengar. Lokite berarti dunia. Svara berarti suara. Avalokitesvara berarti mendengar suara dunia yang penuh dengan penderitaan. Avalokitesvara juga sering disebut sebagai Dewi Welas Asih.

Patung Dewi Kwan Im yang ada di Pematang Siantar adalah vihara dengan patung terbesar yang ada di Indonesia. Vihara ini diresmikan pada tanggal 15 November 2005 dan proses pembuatan patung dewi Kwan Im membutuhkan waktu 3 tahun. Patung dewi Kwan Im langsung dibuat dan didatangkan dari negeri China. Sampai saat ini pun vihara ini masih dalam proses pembangunan.

Ornamen yang ada di Vihara

Ketika saya datang ke vihara, suasananya sepi karena saya datang tidak pada musim liburan. Lokasi vihara terbuka untuk umum, jadi siapa saja bisa masuk dan datang berkunjung. Disepanjang halaman terdapat banyak sekali ukiran-ukiran dan patung dewa-dewa yang terbuat dari batu granit dan ukirannya sangat halus dan rapi.

vihara avalokitesvara pematang siantar 1

 

Saya suka berada dilama dipelataran paling atas. Dimana saya dapat menikmati patung Dewi Kwam In yang sangat besar dengan latar belakang kota Pematang Siantar disekeliling vihara ini.

Disetiap pojokan terdapat patung-patung dewa dan ukiran khas yang sangat indah. Beberapa foto yang ada dibawah adalah patung dan ukiran yang ditampilkan disepanjang vihara.

vihara avalokitesvara pematang siantar 4

vihara avalokitesvara pematang siantar 3

vihara avalokitesvara pematang siantar 2

Patung Dewi Kwam In terbesar di Indonesia ada di vihara Avalokitesvara Pematang Siantar yang menjadi salah satu kunjungan wisata yang dapat kita kunjungi jika berada disini.

 

Tanah Jawa, Sumatera Utara

Salah satu tradisi yang selalu dilakukan setiap kali pulang kampung adalah berkunjung atau ziarah ke makam oppung. Oppung itu adalah sebutan untuk kakek dan nenek (orang tua dari bapak dan ibu saya).

Walaupun hampir setiap tahun saya pulang ke Pematang Siantar. Ternyata saya sudah lama sekali tidak berziarah ke makam oppung. Karena makamnya mereka berada di Buntu Turunan – Tanah Jawa Sumatera Utara.

Kalau dilihat dari jarak tempuh Pematang Siantar dan Buntu atau Tanah Jawa hanya 45 menit saja. Tetapi karena setiap kali saya pulang ke Pematang Siantar selalu waktunya singkat. Sehingga jarang sekali saya meluangkan waktu untuk pergi kesana.

Buntu Turunan adalah salah satu desa yang berada di Tanah Jawa, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun. Disinilah bapak saya lahir dan tumbuh besar. Sampai akhirnya beliau bersekolah di Pematang Siantar. Dan merantau untuk bekerja serta berkeluarga di Duri, Pekanbaru. Setelah pensiun di tahun 2004, beliau kembali pindah ke Pematang Siantar dan menikmati masa pensiun.

Kali ini saya mencoba untuk berbagi petualangan di kampung kelahiran Bapak saya. Mungkin dilain kesempatan saya akan mencoba meluangkan waktu untuk berpetualangan di kampung kelahiran ibu saya di Sipahutar.

Bagi orang Batak, kematian merupakan suatu proses kehidupan yang tidak kalah penting dengan kelahiran dan pernikahan. Oleh karena itu upacara kematian di adat batak tidak kalah meriahnya. Dimana seringkali lebih meriah jika dibandingkan dengan upara lainnya. Disepanjang jalan di Sumatera Utara, kita akan banyak menemukan makan. Yang mana dibuat berupa tugu, monumen berdiri dengan kokoh dan bagus nya.

Sebagai rasa hormat saya kepada oppung, saya pun datang berkunjung bersama orang tua saya. Dengan membawa rangkaian bunga yang sebelumnya telah kami beli di Pematang Siantar.

 

tanah jawa sumatera utara 8

Makam Oppung

tanah jawa sumatera utara 7

Berpose di depan makam oppung

Selain ziarah saya pun menyempatkan diri untuk bersilahturami dengan keluarga yang kebetulan tinggal tidak jauh dari makam oppung saya. Selagi orang tua saya asyik berdiskusi dan melepaskan rindu dengan keluarga yang ada disana. Saya bersama saudara saya justru berjalan-jalan dan berkeliling disekitar kampung.

Wisata Air Terjung di Tanah Jawa Sumatera Utara.

 

tanah jawa sumatera utara 1

Aek (air) Kapasuk

Satu tempat yang dia rekomendasikan untuk saya kunjungi adalah air terjun yang oleh penduduk setempat menyebutnya dengan Aek Kapasuk.

Air terjun ini adalah air terjun dimana saat saya masih kecil jika pulang ke kampung, selalu bermain air dan mandi di sungai sekitar air terjun ini. Hanya karena sudah sangat lama saya sampai tidak begitu mengingat lagi akan keberadaan air terjun ini.

Jarak dari rumah saudara saya ataupun dari makam oppung ke air terjun ini sekitar 15 menit jika berkendaraan. Saya hanya sebentar di aek kapasuk karena saya ingin melihat satu air terjun lagi yang menurut saudara saya lebih besar dan lebih jauh lokasinya.

Sebenarnya disekitar aek kapasuk sendiri masih ada 2 air terjun lagi yang bentuk dan ukurannya hampir sama, tetapi karena terbatasnya waktu maka saya menetapkan tujuan langsung ke air terjun satu nya lagi yang merupakan rekomendasi saudara saya.

Aek Sipitutikka (air terjun tujuh tingkat)

Air terjun yang akan kami tuju adalah Aek Sipitutikka (air terjun tujuh tingkat). Yang mana berada di lokasi PLTMH Silau-lau (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro). Jarak dari Tanah Jawa menuju PLTMH ini sekitar 39 km atau 20 km dari Buntu Turunan. Dan kondisi jalannya sangat jelek.

 

tanah jawa sumatera utara 6

Aek Sipitutikka

 

tanah jawa sumatera utara 2

Aek Sipitutikka, ada 2 air terjun yang bermuara di sungai ini.

Dengan jarak 20 km dan kondisi jalan yang jelek waktu yang diperlukan yaitu 1,5 jam. Tiga per empat jalan sangat rusak, beberapa tempat, kami harus melewati sungai yang agak licin. Mendekati lokasi PLTMH barulah menemukan jalan berbeton.

Tidak sembarangan orang dapat masuk ke wilayah PLTMH ini karena area ini bukanlah objek wisata. Tidak jauh dari air terjun ini saya sempat melihat PLTMH silau-lau tersebut, beberapa infrastruktur menuju PLTM jalannya sudah sangat baik.

Kami cukup lama berada di lokasi ini. Setelah puas berjalan-jalan kami kembali ke rumah untuk menjemput orang tua saya dan selanjutnya kembali ke Pematang Siantar.

tanah jawa sumatera utara 5

Mengunjungi 2 air terjun yang ada di Tanah Jawa Sumatera Utara cukup membuat badan lelah. Tapi perjalanan kali ini sangat sepadan dengan perjuangannya. Dengan waktu sehari saya dapat berkeliling mengunjungi dua air terjun dan rasanya pengen mengeksplore air terjun lainnya yang ada disekitar kampung halaman saya.

Pantai Pasir Putih Parbaba

Setelah dari Air Terjun Sipiso-piso kami meneruskan perjalanan menuju Pantai Pasir Putih Parbaba. Tepatnya di Kecamatan Panguruhan, disebelah barat Pulau Samosir. Dari desa Tongging kita terlebih dahulu menyeberang dengan menggunakan kapal ferry dari Tigaras menuju Simanindo.

pantai pasir putih parbaba 1

Jadwal ferry dari Tigaras yaitu 09:00, 12:00, 15:00 dan 18:00. Kami berangkat jam 15:00 dan memang agak kesiangan juga datang ke tempat ini. Tapi berhubung penasaran yach kita jalanin saja, hehehehe…

Kapal ferry yang membawa kami tidak terlalu besar, untuk tiket Rp. 7.000,- (dewasa), Rp. 3.500,- (anak-anak) dan Rp. 95.000,- (mobil). Jarak tempuh dari Tigaras menuju Simanindo memerlukan waktu 45 menit, cukup dekat.

 

pantai pasir putih parbaba 4

Gerbang Pantai Pasir Putih Parbaba

pantai pasir putih parbaba 2

Pantai Pasir Putih Parbaba.

Pantai dengan pasir putih, pantainya landai dan luas. Airnya tenang dan segar, rasanya tawar karena ini adalah danau. Adik saya yang daritadi tidak sabar ingin mandi pun langsung bergegas loncat dan membasahkan dirinya di pantai ini.

Sekitar 20 m dari pinggir pantai saya masih melihat dia berdiri dengan posisi kepala masih dapat dilihat, jadi airnya masih sangat landai sekali. Untuk yang tidak dapat berenang pasti sangat puas bermain-main di pantai ini.

Disini juga disediakan beberapa permainan air antara lain banana boat, kapal/bebek yang dapat kayuh, bermain volley pantai atau hanya duduk-duduk di pinggir pantai disini juga sudah disediakan tenda dan kursi.

Dikala yang lainnya asyik bermain air dan mandi, saya mengamati situasi disekitar pantai ini. Sesekali saya melihat penduduk yang rata-rata wanita berusia lanjut dengan mengenakan sarung datang ke pinggir pantai. Turun ke pantai sambil membawa baskom/ember berisi pakaian dan peralatan dapur untuk dicuci.

Selesai mencuci merekapun mandi di pantai ini. Tadinya saya ingin berjalan dan mengambil foto sampai ke arah dermaga, ternyata disana merupakan area mandi untuk pria.

Kami hanya 3 jam berada di Pantai ini, setelah puas mandi dan berganti pakaian kamipun bergegas berangkat menuju dermaga Tomok yang menuju Ajibata.

Rumah Bolon Simanindo.

 

pantai pasir putih parbaba 3

Sepanjang perjalanan menuju pelabuhan Tomok saya melihat banyak sekali rumah-rumah tradisional batak. Saya sempat melihat jejeran rumah tradisional saya kira ini rumah tinggal tetapi ternyata ini makam. Salah satu yang menarik yang saya lihat adalah museum huta bolon simanindo.

pantai pasir putih parbaba 6

Ternyata di area ini terdapat pertunjukkan yang hanya ada di jam 10:30 dan 11:45. Karena kami singgah disini sudah larut malam sehingga saya tidak mendapatkan informasi yang lebih detail mengenai museum ini.

pantai pasir putih parbaba 7

Rumah Bolon – Rumah Tradisional Batak, kondisi rumah nya masih sangat bagus

pantai pasir putih parbaba 8

Rumah Bolon – Rumah Tradisional Batak

Kami memilih pelabuhan Tomok yang menuju Ajibata dikarena jadwal kapal ferry yang paling terakhir yaitu jam 19:30. Sehingga kami masih dapat mengejarnya dan jarak tempuh dari ajibata menuju pematang siantar juga terhitung lebih dekat.

Lama perjalanan dari Tomok ke Ajibata sekitar 1,5 jam. Kapalnya lebih besar dibandingkan kapal ferry yang ada di Tigaras-Simanindo. Karena sudah malam kami menunggu didalam mobil sambil beristirahat sejenak.

Perjalanan dari Ajibata menuju Pematang siantar sekitar 2 jam. Akhirnya kami pun sampai di Pematang Siantar jam 11:00. Sungguh perjalanan yang menyenangkan.

Petualangan kami di Pantai Pasir Putih Parbaba pun usai. Tetapi saya masih penasaran untuk mengikuti pertunjukan seni yang dipertontonkan ditempat ini. Semoga ada kesempatan untuk saya kempali dan menyaksikannya.

pantai pasir putih parbaba 5

 

pantai pasir putih parbaba 9

 

pantai pasir putih parbaba 10

Air Terjun Sipiso-piso

air terjun sipiso-piso 7

Sumatera Utara sangat kaya dengan sumber daya alamnya. Dikelilingi gunung dan bukit-bukit, sungai, dan danau terbesar di Indonesia ada di Provinsi ini. Jadi tidak salah jika apapun yang ditanam disini pasti subur dan menghasilkan.

Pemandangan alamnya sangat indah. Sepanjang mata memandang semua nya bernuansa hijau dan udaranya sejuk. Jika kita berkendaraan dari satu kota ke kota yang lain. Maka disepanjang jalan akan banyak kita temukan perkebunan karet, kelapa sawit, cokelat, kopi, pohon pinus, kelapa, jeruk dan sayur-sayuran.

Pada saat saya berkunjung, status gunung sinabung sedang tidak menentu membuat saya agak was-was. Sehingga saya tidak terlalu banyak meng-ekspos objek wisata yang ada. Dari kota Medan saja sudah dapat merasakan debu vulkanik dengan meningkatnya suhu udara di kota tersebut.

air terjun sipiso-piso 8

air terjun sipiso-piso 6

air terjun sipiso-piso 10

Demikian juga Brastagi, rata-rata penduduk sekitar sudah dihimbau untuk menggunakan masker penutup hidung. Sebenarnya kunjungan wisata utama saya kali ini adalah air terjun dwi warna sibolangit. Tetapi karena lokasi sibolangit sangat dekat dengan gunung sinabung oleh karena itu tujuan wisata yang satu ini mesti saya coret untuk sementara waktu.

Akhirnya saya memutuskan untuk mengunjungi Air Terjun Sipiso-piso. Air terjun ini terletak di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatra Utara. Kecamatan ini berada sekitar 24 km dari Kota Kabanjahe, ibukota Kabupaten Karo.

air terjun sipiso-piso 1

Air Terjun Sipiso-piso

Saya berangkat dari Pematang Siantar, dimana dibutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk sampai ke lokasi ini. Nama sipiso-piso diambil dari piso yang dalam bahasa batak berarti pisau. Disebut pisau dikarenakan derasnya air yang jatuh seumpama bilah pisau. Ketinggian air terjun ini sekitar 120 m dan berada di 800 m dari permukaan laut.

 

air terjun sipiso-piso 2

Untuk masuk ke objek wisata ini hanya dikenakan biaya Rp. 4.000,-/orang ditambah biaya parkir Rp. 5.000,- Dari atas pemandangan kita sudah dapat melihat Danau Toba.

 

air terjun sipiso-piso 5

Sebenarnya dari tempat parkir kita sudah dapat melihat air terjun sipiso-piso tapi rasanya tidak puas jika tidak turun langsung dan merasakan percikan air sipiso-piso itu sendiri.

Untuk turun kita mesti melewati ratusan anak tangga dan berkelok-kelok menyusuri punggung bukit. Karena penasaran untuk dapat sampai dibawah, ditambah pemandangan yang indah dan langsung dapat menikmati view danau toba sehingga untuk turun rasanya tidak terlalu terasa tantangannya.

air terjun sipiso-piso 4

Foto di salah satu pos yang ada di sipiso-piso. Disini kami beristirahat sejenak sebelum meneruskan menaiki anak tangga yang tersisa.

Nah, giliran naik baru dech. Tidak dapat digambarkan bagaimana rasanya. Perjalanan yang tadinya pendek rasanya jauhhhh sekali. Untuk turun saya cuma menghabiskan waktu 45 menit tapi ketika naik cukup lama yaitu 1,5 jam dengan nafas yang terengah-engah.

Sesampainya diatas kamipun menghabiskan waktu menikmati pemandangan sambil makan siang dengan bekal yang telah kami bawa dari rumah.

air terjun sipiso-piso 3

 

air terjun sipiso-piso 9

 

air terjun sipiso-piso 11

Suasana di bawah air terjun. Rasanya menyegarkan sekali, deburan airnya membasahi tubuh.

air terjun sipiso-piso 12

Sungguh senangnya hati saya akhirnya dapat menginjakkan kaki di Air Terjun Sipiso-piso. Walaupun dari kampung halaman saya Pematang Siantar jaraknya tidak terlalu jauh, saya baru sekali ini berkunjung kesini. Dan semoga dilain kesempatan saya dapat kembali kesini lagi.