Pesona Alor yang Wajib Dikunjungi

Jika sebelumnya saya banyak bercerita mengenai keindahan pantai dan bawah laut Alor, point dibawah ini adalah beberapa pesona Alor yang wajib dikunjungi.

Menurut saya kekayaan alam dan budaya yang ada Alor itu sangat lengkap. Dan adanya tulisan ini berarti cerita mengenai pulau Alor pun berakhir.

1. Air Terjun Ilawe

pesona alor yang wajib dikunjungi 1

Air terjun Ilawe berada di desa Alila Timur kecamatan Kabola Alor. Menuju ke air terjun ini kami menempuh perjalanan 1 jam dari penginapan menuju desa Alila dan kemudian berjalan kaki selama 1,5 jam melewati hutan dan sungai kecil.

Kalau diingat-ingat lagi saya juga bingung koq bisa yach kami jalan sejauh ini demi sebuah air terjun. Padahal sehari sebelumnya saya sempat jackpot ketika diving akibat kondisi badan yang nge-drop. Dan hari ini kami malah trekking ke hutan untuk melihat air terjun.

Untuk kondisi kami yang bukan tipe pejalan kaki, rasanya mengitari hutan kemarin adalah perjalanan yang cukup menakjubkan dan menantang. Jalanannya benar-benar masih alami sampai berkali-kali nyasar dan pengen menyerah rasanya.

Tapi untungnya kami sempat ketemu dengan penduduk yang sedang mengambil pisang atau buah-buahan liar yang ada di hutan. Jadilah kami diantar sampai ke tujuan.

pesona alor yang wajib dikunjungi 14

Air terjun ilawe tingginya nya sekitar 20 meter. Dan menurut bapak yang mengantar kami disini diatas masih ada beberapa undakan air terjun lagi diatas. Hanya mengingat perjalanan yang kami tempu hanya ke satu air terjun saja sangat jauh akhirnya kami pun mengundurkan diri.

Agak lama juga kami berendam dan mengabadikan dokumentasi di air terjun dan masih dalam kondisi basah-basah kamipun turun ke tempat dimana kendaraan kami parkirkan. Karena mengingat hari sudah menjelang sore dan kami tidak mau kemalaman berada di hutan,

2. Kain Tenun Tradisional – Pulau Ternate

pesona alor yang wajib dikunjungi 12

Pulau Ternate Alor, terkenal sebagai desa tenun ikat tradisional. Disini Thomas guide kami selama di Alor memang menjadwalkan kami singgah di desa ini untuk melihat aneka ragam jenis kain tenun ikat untuk kami beli sebagai cinderamata.

Penduduk desa Ternate pada umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Tetapi ibu-ibu dan wanita muda secara turun temurun diajarkan untuk dapat membuat kain tenun sebagai kegiatan sampingan mereka. Disini semua dilakukan dengan cara tradisional mulai dari memintal kapas menjadi benang, mewarnai, menenun sampai jadi sebuah kain yang siap untuk dijual.

Hanya demi kepraktisan, beberapa kain sudah ada yang dibuat dengan menggunakan benang yang sudah jadi. Mungkin kalau dilihat dari beberapa kain yang dijemur. Kita dapat melihat perbedaan yang sangat kontras, mana kain yang terbuat dari benang jadi dan mana yang dari benang asli yaitu dari warna-warna kain yang dihasilkan.

Untuk kain dengan warna yang sangat kontras bisa dipastikan bahwa kain tersebut menggunakan benang yang sudah siap jadi. Dan itu juga sangat mempengaruhi harga dan kualitas.

pesona alor yang wajib dikunjungi 17

Saya tidak begitu mengerti mengenai filosofi dari motif kain, hanya dari beberapa kain yang sekilas saya perhatikan, motif-motif yang ada itu cukup sederhana. Mulai dari kura-kura, ikan, kupu-kupu sampai naga.

Saya tidak begitu mengerti mengenai kain dan bingung kalaupun beli bakalan dijadiin apa nantinya. Oleh karena itu ketika teman-teman saya asyik memilih-milih kain yang hendak mereka beli, yang ada saya malah jalan-jalan mengelilingi pulau untuk mengambil foto dan melihat aktivitas para nelayan memperbaiki jangkar.

pesona alor yang wajib dikunjungi 16

Masing-masing rumah dihalaman belakang pasti ada jemuran kain seperti ini.

pesona alor yang wajib dikunjungi 15

Beberapa jenis kain yang sudah jadi. Dan siap untuk dijual.

pesona alor yang wajib dikunjungi 2

Bersama mama yang sedang menenun kain.

3. Kampung Adat – Desa Takpala

pesona alor yang wajib dikunjungi 13

Desa Takpala merupakan salah satu kampung adat yang ada di Pulau Alor yang masih menjaga adat istiadat nenek leluhur. Dimana aturan dan peletakan rumah masih mengikuti cara-cara lama.

Pada saat kami berkunjung ke desa ini, sedang ada jamuan menyambut kedatangan pemuka agama yang memang dijadwalkan berkunjung ke desa ini. Oleh karena itu pemuka adat sudah bersiap-siap dengan baju kebesaran dan peralatan dalam rangka penyembutan tersebut.

Penduduk desa Takpala sangat ramah dan menyambut tamu dengan sangat terbuka. Selain kami dan rombongan pemuka agama, saya sempat bertemu dengan seorang kewarganegaraan asing yang menetap disana dalam rangka penelitian.

Sempat berdiskusi lama dengan tamu asing ini, ternyata kunjungan beliau ke desa Takpala adalah kunjungan kedua dan beliau sudah menetap disana selama 6 bulan. Tadinya saya mengira subjek penelitian beliau berhubungan dengan budaya dan masyarakat Alor dan ternyata dugaan saya salah besar. Yang beliau teliti adalah biota yang ada disekitaran pulau Alor.

pesona alor yang wajib dikunjungi 9

 

pesona alor yang wajib dikunjungi 5

Berpose dengan mama Alor

pesona alor yang wajib dikunjungi 10

Puncak jalan salib di Desa Takpala Alor

pesona alor yang wajib dikunjungi 18

Foto bersama sebelum meninggalkan desa Takpala. Senja nya masih kelihatan, dan wajah kami kelihatan sangat lelah walaupun senang dan puas menikmati hari yang sangat padat. Foto diambil oleh Moles driver kami dengan menggunakan kamera Nina Wong.

4. Bukit Cinta Alor

pesona alor yang wajib dikunjungi 11

Memandang langit dengan taburan bintang. Pada saat itu kami tidak ada rencan untuk hunting foto bintang. Ketika hendak keluar dari penginapan untuk membeli keperluan obat-obatan di kota, setelah selesai driver kami Moles membawa kami ke tempat ini.

Spot dimana kita dapat melihat pemandangan kota dengan leluasa beserta taburan bintangnya. Hanya sayangnya saya tidak membawa tripod jadi fotonya agak blur.

Rasanya pemandangan seperti ini sangat jarang bisa kita jumpai di kota besar. Salah satu pesona Alor yang wajib dikunjungi dan diabadikan.

Menyelam di Pulau Alor

menyelam di pulau alor 1

Menyambung cerita dari halaman selanjutnya mengenai Pantai Cantik yang ada di Pulau Alor, kali ini saya mau berbagi keindahan bawah laut ketika menyelam di pulau Alor.

Sudah tidak bisa dipungkiri bahwa pantai-pantai yang ada di Indonesia bagian Timur memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Selain kondisinya masih terjaga asri dan bersih, pemandangan alam nya sangat menakjubkan.

Begitu juga dengan masyarakatnya. Beberapa kali kami bercengkerama dan berdiskusi dengan masyarakat sekitar dan kesimpulan yang saya dapat adalah penduduk disana ramah, budaya dan kearifan lokal masih terjaga. Yang mana tercermin dari keindahan alamnya termasuk bawah lautnya.

Selama di Pulau Alor, Thomas, guide serta master dive kami selama di pulau Alor sudah menjadwalkan kami untuk menyelam di tiga spot penyelaman. Tapi karena kondisi badan saya tidak memungkinkan akhirnya saya hanya turun di spot Bubu dan Coconut Groove.

Foto yang ada dihalaman ini beberapa adalah hasil jepretan Thomas, master dive kami selama di Alor. Foto-foto dan info mengenai Pulau Alor dapat dilihat di http://www.alor-dive.com/.

Spot Bubu Alor

Menurut penuturan dari master dive kami selama menjelajahi pulau Alor. Beliau dan beberapa penyelam yang sudah pernah menyelam disana, mereka mendata jumlah spot penyelaman di pulau Alor ada sekitar 62 lokasi.

Dan setiap spot memiliki kekhasannya masing-masing. Dari 62 spot, saya hanya baru berkunjung selama 2 spot. Walau dibilang tidak mewakili dari keseluruhan titik spot tapi rasanya cukup memberikan gambaran ke saya bahwa begitu bagusnya potensi alam bawah laut dari Pulau Alor itu sendiri.

Bubu adalah sejenis alat penjerat ikan tradisional yang terbuat dari bambu. Bentuknya seperti corong panjang, dimana jika ikan masuk kedalam alat perangkap tersebut ikan tidak bisa keluar lagi.

Disebut spot penyelaman ini dengan nama alat penangkap ikan, dikarenakan dilokasi tersebut terdapat banyak bubu yang ditaruh oleh masyarakat setempat. Bisa dibilang tempat ini merupakan tempat persinggahan berbagai jenis ikan yang menjadi incaran masyarakat.

Lokasi penyelaman Bubu berdekatan dengan Pantai Pura yaitu sekitar 2 jam dari Dermaga Kalabahi. Di spot Bubu, kedalaman penyelaman kami sekitar 19 m. Dimana pada saat itu cuaca sangat cerah sehingga visibility atau jarak pandang mencapai lebih dari 20 m.

Bisa dibilang ketika kami menyelam dikedalaman 19 m saya masih bisa melihat sinar matahari tembus dan mencapai tempat saya menyelam. Sehingga gradasi air tampak sangat cantik dan jernih. Di spot Bubu saya banyak mendokumentasikan foto terumbu karang.

Dikarenakan warna-warni dari terumbu karang sangat menyolok dan kontras dengan beningnya air. Boleh dibilang spot ini adalah spot paling saya sukai selama menyelam di pulau Alor.

menyelam di pulau alor 4

menyelam di pulau alor 5

menyelam di pulau alor 6

Coconut Groove Alor

Coconut Groove posisinya tidak jauh dari bibir pantai Pulau Ternate Alor. Kami menyelam di hari ketiga perjalanan di Alor. Pulau Ternate sendiri merupakan tempat masyarakat pengrajin kain tenun. Kita bisa menyaksikan para wanita muda dan ibu-ibu menenun kain kemudian menjemur dan menjajakan hasil kerajainan kainnya langsung ditempat.

Kami cukup lama di Pulau Ternate, dikarenakan aktivitas memilih dan menawar harga membuat teman-teman semangat memilah dan menentukan pilihan kain yang akan mereka beli.

Setelah puas menjelajahi Pulau Ternate Alor maka kami pun melanjutkan kegiatan snorkling dan menyelam. Dari bibir pantai pulau Ternate kita sudah melihat wall. Dan wall tersebut berada dari kedalaman 5-50 m dan hampir disebagian bibir pantai Pulau Alor.

Jujur saya sangat takjub ketika menyelam disini, rasanya tidak puas hanya meluangkan waktu 45 menit di spot Coconut Groove.

Di spot ini kami menyelam dikedalaman 25 m, jadi bisa dibilang kami sudah berada diseparuh dari wall. Dan demi faktor keamanan kami harus puas dikedalaman ini.

Terumbu karang dan jenis-jenis ikan banyak kita jumpai disini. Hanya mungkin dengan melihat secara langsung kedalaman wall saya agak kagok dan cukup kewalahan diawal penyelaman. Membuat saya kurang menikmati agenda penyelaman saya saat itu.

menyelam di pulau alor 7

menyelam di pulau alor 11

menyelam di pulau alor 10

menyelam di pulau alor 9

menyelam di pulau alor 8

Demikian sedikit cerita saya mengenai pengalaman menyelam di Pulau Alor. Semoga keasrian dan kebersihan bawah laut tetap terjaga walaupun suatu hari nanti akan banyak dikunjungi oleh wisatawan.

7 Pantai Cantik yang ada di Pulau Alor

Ketika berkesempatan berlibur ke pulau Alor, saya menemukan beberapa pantai cantik di pulau Alor yang membuat saya jatuh cinta akan pulau ini.

Sejujurnya saya tidak punya rencana berkunjung ke pulau Alor. Karena seperti yang sudah-sudah, setiap kali saya merencanakan tujuan wisata kesuatu tempat pasti pada kenyataannya berbelok ke tempat yang berbeda.

Dan ini terjadi berkali-kali, membuat saya urung membuat rencana jangka panjang yang muluk-muluk. Jadi kalau kebetulan diajak kesuatu tempat dan kira-kira waktunya pas, pasti saya langsung mengiyakan tanpa mikir panjang.

Kebetulan yang ngajakin saya tau kalau libur lebaran saya nga ada rencana kemana-mana, yach sudah saya pun akhirnya ikut beliau berwisata ke pulau Alor.

7 Pantai Cantik di Pulau Alor

Di pulau Alor, banyak tempat yang kami kunjungi. Dan saya rasa pulau ini mempunyai tujuan wisata beragam. Hanya kesempatan kali ini saya khusus bercerita mengenai pantai cantik di Pulau Alor yang kami kunjungi selama kami ada disana. Antara lain:

1. Pantai Sebanjar

pantai di alor 2

Pantai pertama yang kami kunjungi adalah Pantai Sebanjar. Posisinya berada di Alor Besar dimana dari penginapan kami mengitari pulau dengan berkendaraan melewati jalan darat selama 1 jam lamanya.

Pantai Sebanjar kondisinya bersih dan nyaman. Walaupun tidak terlihat adanya warung atau tempat makan, tetapi di pantai ini sudah tersedia pondokan dan kamar mandi yang layak.

Dengan hamparan pasir putih dan air yang bening, saya sangat menyukai pantai ini karena disekitar pantai kita dapat menemukan deretan bukit-bukit sebagai background menambah indahnya pemandangan sore hari tersebut.

Disini kami sempat bersnorkling dan bermain air, beberapa meter dari bibir pantai kami sudah menemukan terumbu karang yang masih asri. Hanya pada saat kami bersnorkling arus nya lumayan kencang. Sehingga beberapa dari kami urung bermain-main air.

pantai di alor 1

Dermaga yang terbengkalai. Beberapa dari kami menjadikan dermaga ini menjadi latar belakang foto yang sangat unik.

2. Pantai Maimol

pantai di alor 4

Pantai Maimol letaknya tidak jauh dari penginapan. Sebelum kembali ke penginapan kami menghabiskan sore hari itu di pantai Maimol. Sambil menikmati pemandangan sore dengan menikmati air kelapa muda yang sudah disiapkan oleh penduduk disekitar pantai.

Disepanjang pantai sudah tersedia tempat duduk dan pondokan sehingga kita dapat dengan nyaman menghabiskan waktu di pantai ini.

Sore hari itu air sudah mulai surut dan terlihat beberapa anak sedang bermain bola dipinggir pantai. Melihat anak-anak ini riang bermain bola dengan leluasa menurut saya adalah pemandangan yang jarang ditemui dikota besar.

pantai di alor 6

3. Kalabahi

pantai di alor 7

Kalabahi merupakan dermaga tempat kapal kami bersinggah. Sehingga jika kami hendak menyeberang ke pulau yang lebih jauh pasti bertemunya di pantai ini. Selama dua hari berturut-turut ketika merencanakan hendak diving, kapal yang lebih besar yang akan menjadi kapal kami menyeberang, berlabuh nya di pantai Kalabahi.

Berangkat pagi hari dan kembali sore menjelang malam, membuat saya sangat menikmati pemandangan yang disuguhkan oleh pantai ini. Suasananya syahdu dan tenang, disetiap kesempatan saya melihat seolah kabut menutupi pantai ini. Sehingga selain kesan cantik saya merasa seolah-olah pantai ini ada aura “mistisnya”, tapi dengan pengertian positive yach, bukan mistis yang horor.

4. Pantai Sikka

pantai di alor 3

Berkunjung ke Pantai Sikka, saat itu bertepatan ketika hendak mengunjungi Air Terjun Ilawe. Di Pantai ini kami sempat menyambangi nelayan yang kebetulan menambatkan perahunya setelah seharian mencari ikan di laut.

Setelah acara tawar menawar dengan nelayan, pemandu kami membakar ikan hasil tangkapan nelayan sebagai cemilan kami sebelum trekking menjajaki air terjun yang hendak kami tuju.

Menikmati ikan bakar dibawah teduhan pohon rindang dipinggir pantai rasanya nikmatnya tidak dapat dibayar dengan apapun juga. Agak lama kami berleha-leha di pantai ini untuk mengumpulkan tenaga sebelum menempuh perjalanan jauh yang hendak kami tuju.

5. Pantai Mali

pantai di alor 8

Pantai Mali lokasinya masih satu area dengan Bandara. Saya dan beberapa teman sengaja ke pantai ini di pagi hari untuk dapat menyaksikan suasana matahari terbit. Dan untungnya kami tidak terlambat berjumpa dengan sang surya, karena driver yang membawa kami kesini ternyata bangun agak kesiangan setelah semalam menyaksikan liga bola kesayangan nya bertanding.

Sempat agak ngedumel juga ketika sang driver datang kesiangan. Takut telat karena jarak antara pantai Mali dari penginapan lumayan jauh. Tetapi melihat tanda-tanda sang surya belum menunjukkan diri membuat kami sedikit agak lega.

Matahari akhirnya menunjukkan diri dan saya sangat puas menyaksikan binar-binar cahaya yang dipantulkan. Tanpa penghalang apapun, dan bentuknya bulat sempurna. Sungguh kesempatan yang sangat saya syukuri.

6. Pantai Batu Putih

pantai di alor 9

Sepanjang mata memandang saya menyaksikan pemandangan yang sangat komplit dan indah. Pasir nya putih, langit biru cerah, airnya bening dan latar belakang bukit-bukit menghiasi pemandangan berikut juga kapal nelayan yang berseliweran, rasanya lengkap semua dalam satu bingkai yang indah.

Kami menyisiri pantai sampai ke ujung pantai. Dan diujung pantai kami menemukan lubang alami seperti goa yang cukup besar, akibat gerusan ombak. Didalam goa tersebut kami sempat berteduh dari terik dan panasnya matahari, sambil berfoto-foto.

pantai di alor 10

pantai di alor 12

Foto didalam goa. Foto diambil oleh Bowi Basu Buwono dengan menggunakan lensa fish eye. Dua orang teman saya ini membuat foto saya menjadi unik sekaligus aneh hiksss…

7. Pantai Deere

pantai di alor 11

Pantai favorite saya selama di Pulau Alor yaitu Pantai Deere. Hari tersebut adalah hari yang spesial buat saya karena dalam hari yang sama saya bertemu dengan matahari dari terbit sampai terbenam dalam kondisi bulat sempurna tanpa penghalang apapun.

Binar-binar dari pantulan matahari membuat suasana hari itu menjadi sangat istimewa. Pasir yang ada di pantai Deere sangat halus dan bersih. Sambil menikmati indahnya pemandangan sore itu saya sempat mengambil foto-foto pose yoga. Dan foto yoga tersebut pernah saya share dihalaman sebelumnya.

pantai di alor 13

Senja yang sempurna. Setiap kali melihat foto ini saya jadi gagal move on. Hikssss…

Mungkin masih banyak pantai cantik di pulau Alor yang belum kami kunjungi. Tapi rasanya dengan ilustrasi yang sudah saya ceritakan diatas setidaknya sudah mewakili keindahan dan keasrian Pulau Alor tersebut. Sejujurnya saya masih sulit move on dari Pulau Alor. Tapi semoga dilain kesempatan saya bisa berbagi keindahan dari sisi lain dari pulau ini.

Menikmati aktivitas Yoga di Pantai Alor

yoga di pantai 6

Kesempatan berlibur pada saat Lebaran di Alor menoreh kesan sangat mendalam buat saya. Baik itu pemandangan alamnya, teman-teman seperjalanan dan interaksi dengan penduduk setempat merupakan pengalaman yang menarik untuk saya kenang. Tapi untuk kali ini saya tidak bercerita mengenai kisah perjalanan selama di Alor dulu yach. Sebagai pendahuluan saya mau berbagi aktivitas yoga di pantai selama kami menginjakkan kaki di pulau Alor.

Berlibur ke Alor sebenarnya tidak ada dalam wishlist saya tahun ini. Tujuan utama saya seharusnya ke Sumba, tapi karena satu dan lain hal tujuan liburan akhirnya berbelok ke Alor. Tetapi jika direnungkan kembali rasanya semua itu sudah direncanakan sedemikian rupa, sehingga kalau bisa saya berpendapat saya sangat bersyukur akhirnya saya ke Alor bukan sebaliknya.

Sebelum berangkat saya tidak terlalu mempersiapkan diri sedemikian rupa untuk liburan kali ini. Dikarenakan pekerjaan yang cukup padat sebelum keberangkatan membuat saya sama sekali tidak memikirkan apapun, apalagi mencari informasi mengenai tempat yang akan dituju. Hanya bermodal “tubuh” dan bekal pakaian yang akan saya kenakan selama disana.

Berlibur ke Pulau Alor

Alhasil saya pun berangkat dengan bermodal satu tas ransel dan tas selempang untuk memuat kamera dan keperluan pribadi. Kami menaiki pesawat dengan penerbangan subuh. Dengan terkantuk-kantuk dan kondisi badan yang sangat lelah sampailah kami di Pulau Alor menjelang makan siang. Kamipun mampir sejenak ke penginapan untuk menaruh barang bawaan dan menikmasti snack untuk bekal perjalanan.

Perjalanan pun dimulai dan jadwal hari ini cukup padat. Karena sangat exciting dengan pulau ini, saya tidak merasa kalau badan saya meronta-ronta. Sampai keesok harinya pada sesi menyelam yang harusnya saya turun 2 kali menjadi 1 spot karena saya jackpot dan badan drop.

Hiksss.. hikss rasanya pengen nangis. Karena spot kedua yang harusnya saya ikut serta justru spot terbaik penyelaman. Yang ada sepanjang sisa perjalanan saya diledekin habis-habisan sama yang punya kapal karena dia tau saya sangat semangat buat nyelam, yang ada ketika turun malah kondisi tubuh saya tidak mendukung.

Ber-yoga di Pantai Alor

Tidak mau kehilangan kesempatan menikmati perjalanan dan spot penyelaman berikutnya, saya pun berusaha mengembalikan kondisi tubuh saya. Berbekal istirahat yang cukup serta mengkonsumsi vitamin dan suplement sayapun melanjutkan perjalanan dengan semangat.

Disela-sela menikmati pantai dan menanti pemandangan matahari terbenam saya berusaha melakukan aktivitas yoga di pantai, diantaranya:

1. Wheel Pose

Rasanya hampir disetiap sesi liburan, wheel pose menjadi pose andalan saya. Karena sepanjang perjalanan pasti punggung, kaki dan bahu saya pegal-pegal. Apalagi jika perjalanan darat dengan berkendaraan mobil berjam-jam membuat tubuh berada diposisi duduk dan lutut ketekuk.

Kalau kondisinya sudah seperti ini salah satu cara untuk mengembalikan punggung adalah melakukan wheel pose atau bahasa kerennya yaitu kayang.

Pose ini sangat aman dilakukan di alam terbuka khususnya pantai. Karena jikapun kita tidak membawa perlengkapan yoga seperti matras kemana-mana badan kita cenderung mengikuti gerakan walaupun hanya beralaskan pasir.

yoga di pantai 5

2. Warrior Pose

yoga di pantai 2

Keuntungan dari latihan gerakan yoga di pantai khususnya gerakan warrior pose adalah kita dapat fokus berlatih memusatkan diri pada bagian tubuh tertentu dengan ditemani semilir angin dan suara deburan ombak. Efek tersebut membuat aktivitas yoga menjadi lebih khusuk dan dalam. Dengan segera badanpun menjadi bugar kembali.

Mungkin bukan kali ini saya beryoga di alam terbuka. Tapi hampir disetiap tempat yang saya kunjungi tidak pernah lepas dari kegiatan yoga. Seperti misalnya pada saat di Ora Beach – Ambon, Labengki, Kanawa – Flores, Bali dan lain-lain. Sebisa mungkin saya akan berlatih yoga walaupun cuma sebentar untuk mengembalikan posisi badan yang letih.

3. Headstand

yoga di pantai 4

 

Efek dari sepanjang hari berkeliling dan menjelajah pantai-pantai yang ada di pulau Alor seringkali membuat kaki kita bengkak karena kebanyakan jalan sehingga aliran darah terus menerus dipompa diarea kaki.

Cara efektif bagi saya untuk menghindari kaki bengkak adalah melakukan pose antigravitasi seperti headstand dan handstand. Kedua pose ini dapat mengembalikan kondisi tubuh yang lemah. Karena pada saat kepala berada dibawah, jantung akan bekerja lebih maksimal memompa darah akibat posisi tubuh yang terbalik.

4. Handstand

Hampir sama dengan headstand. Hanya bedanya dengan gerakan handstand berat badan bertumpu pada kedua tangan, membuat tangan kita menjadi kuat dan berotot.

Dengan handstand posisi punggung saya pun dipulihkan dan perut juga ikut kencang. Saat ini handstand menjadi pose favorite saya berikut dengan gerakan-gerakan yang ada diatas. Karena pose tersebut dapat dengan aman dilakukan di alam terbuka dan tanpa bantuan matras kita dapat bergerak seluwes yang kita mau.

yoga di pantai 7

yoga di pantai 1

Ada yang penasaran pengen ikutan ber-handstand ria 🙂

Keuntungan melakukan gerakan Yoga di Pantai yang saya rasakan selain untuk memulihkan stamina dan kondisi tubuh selama diperjalanan. Saya juga merasakan keterkaitan dengan alam pada saat berlatih dengan merasan udara pantai menembus pori-pori kulit sampai ke paru-paru.

Oleh karena itu saya berusaha untuk tidak melewatkan kesempatan berlatih yoga di pantai dan tempat-tampat yang hendak saya kunjungi. Selamat mencoba yach.