Batu Payung Lombok

Kunjungan saya ke Batu Payung Lombok saat itu adalah bagian dari hari keempat dari keseluruhan trip kami. Dimana saat itu adalah hari terakhir petualangan kami di Lombok. Karena siangnya kami harus kembali ke Jakarta dengan penerbangan Garuda pukul 14:40. Oleh karena itu spot yang kami kunjungi hari ini tidak banyak, hanya disekitar Batu Payung, Tanjung A’an dan Mandalika Resort.

Sebenarnya nama Batu Payung itu agak asing ditelinga saya. Tapi setelah mendengar penjelasan teman saya bahwa batu payung itu masih berdekatan/satu kawasan dengan Tanjung A’an dan tambahan bahwa batu payung dijadikan lokasi syuting iklan rokok dunhill membuat kami semangat memasukkan lokasi batu payung dalam daftar list perjalanan.

 

batu payung lombok 1

Jika kita masuk dari jalan masuk, batu payung tidak dapat terlihat karena posisinya ketutupan bukit yang ada didepannya. Jadi kita harus melalui pemukiman nelayan terlebih dahulu untuk memarkirkan kendaraan lalu dari sana kita menyusuri bukit dan kemudian menemukan batu besar yang berdiri kokoh ditengah terjangan ombak. Kalau dilihat sekilas agak mirip dengan James Bond Island di Phuket. Dilokasi ini kami tidak memakan waktu yang lama, dikarenakan ombak nya mulai kencang dan air laut sudah mulai pasang.

batu payung lombok 2

 

Selain Batu Payung perjalanan, tempat yang rekomen menurut saya disekitar ini adalah Tanjung A’an dan Pantai Kuta. Kunjungan saya sebelumnya ke Tanjunga A’an sudah menjelang sore sehingga saya tidak bisa menikmati pemandangan dengan maksimal. Dan kesempatan kali ini saya benar-benar merasa puas karena mengitari daerah ini berikut kawasan Novotel pantai Mandalika.

batu payung lombok dan tanjung aan

Tree Pose di Tanjung A’an

Beberapa foto dibawah adalah foto di Pantai Mandalika dan sekitaran Novotel Lombok yang kami jelajahi hari itu. Lokasi nya berdekatan dan kami sangat menikmati berlama-lama disini.

batu payung lombok dan mandalika novotel 5

batu payung lombok dan mandalika 4

batu payung lombok dan mandalika 3

batu payung dan mandalika 7

 

Pengalaman perjalanan di Lombok yang kami nikmati saat itu sangat berkesan, karena :

  1. Waktu keberangkatan kami bukanlah musim liburan, sehingga setiap spot yang kami datangi sepi dengan pengunjung. Jadi serasa berlibur di pulau/pantai pribadi.

  2. Musim kedatangan kami adalah musim kemarau, dimana cuaca cerah mulai dari berangkat hingga kembali ke Jakarta.

  3. Peserta trip hanya bertiga dari Jakarta plus tiga orang teman dari Lombok. Dan untungnya satu dengan yang lainnya klop, sehingga perjalanan terasa sangat menyenangkan. Perpetualangan dengan teman/orang-orang yang menyenangkan adalah sesuatu yang tidak dapat dinilai dengan apapun. Ditambah lagi kami memiliki hobby yang sama yaitu fotografi, jadi kami dapat bertukar pengetahuan mengenai bidang yang sama.

  4. Karena kami berangkat bukan di musim liburan dan sudah direncanakan jauh-jauh hari sehingga kami bisa mendapatkan harga tiket penerbangan promo dan semua biaya dapat terjangkau/sesuai dengan perkiraan yang kami rencanakan.

  5. Lokasi yang kami tuju bukanlah lokasi dimana kebanyakan turis berkunjung. Sehingga kami dapat menikmati pantai indah yang masih perawan dan jauh dari kerusakan akibat tangan-tangan jahil pengunjung yang tidak bertanggung jawab.

Semoga punya kesempatan lagi untuk mengunjungi Batu Payung Lombok dan sekitarnya. Jujur menurut saya Lombok adalah tempat yang mempunyai kenangan dan cerita sendiri. Sehingga jika diminta ketempat ini berkali-kali pun saya tidak perlu mikir dua kali untuk berkunjung.

Weekly Photo Challenge – Depth

weekly photo challenge depth

Weekly Photo Challenge ; Depth

Tempat yang paling saya senangi kalau pengen jalan-jalan adalah Lombok. Apalagi kalau kebetulan dapat tiket promo, langsung dech berangkat tanpa perlu mikir-mikir. Kalau dihitung-hitung tiap tahun saya pasti ke Lombok dan rasanya banyak bangat tempat yang belum dijelajahi.

Salah satu tempat favorit yang paling saya sukai adalah pantai pink dan tanjung ringgit. Dan perginya pasti bersama sahabat-sahabat dekat sehingga dijalan kita sudah tidak perlu sungkan mau ngapain. Jika memang diantara kita punya tujuan berbeda tinggal dirembuk atau jalan masing-masing dengan dibicarakan terlebih dahulu rasanya nga ada yang perlu disungkankan. Tinggal ngomong dan langsung dech jalan.

 

weekly photo challenge depth 1

Pantai Pink Lombok

Dan kebetulan yang punya villa di Pantai Pink adalah teman saya, jadi bisa dipastikan di pantai pink kami mendapatkan kenyamanan dan fasilitas yang bagus.

 

Kuliner Lombok

Selama liburan di Lombok, kami sangat terpaku dengan keindahan alam dan pantai-pantai yang ada. Sehingga untuk wisata kuliner kami tidak terlalu fokus, yang penting perut terisi. Yang ada kami mencari makan selewat dan segampang mungkin. Berikut ini adalah beberapa Kuliner Lombok yang kami santap.

Nasi Balap Puyung di RM. Cahaya

Lokasinya tepatnya di depan Bandara Praya Lombok. Kami makan di Nasi Balap Puyung setelah menjemput teman kami Arie yang baru saja sampai dari Jakarta. Dimana pesawat yang dia naiki mengalami delay.

Sehingga kami menghabiskan waktu tanpa dirinya mengunjungi Gili Nanggu, Kedis, Sudak dan Tangkong. Selesai dari keempat gili tersebut kami menjemput Arie dan melanjutkan perjalanan menuju Pantai Mawun.

Kami di Bandara bertepatan dengan makan siang. Karena perut sudah meronta-ronta mau tidak mau kami mencari makanan diseputaran Bandara.

Mengenai rasa, sepertinya Nasi Balap Puyung yang ada disini biasa saja, tidak begitu istimewa. Menurut saya yang empunya warung tidak memberi bumbu yang tajam, kemungkinan agar dapat diterima oleh semua tamu yang pada umumnya pendatang.

Ayam yang disajikan adalah ayam kampung. Dagingnya empuk, tidak alot. Harga seporsi Nasi Balap Puyung Rp. 9.000,- Nasi Balap extra Lauk Rp. 11.000,- sedangkan Nasi Balap Puyung Ayam Kampung Rp. 13.000,- Untuk harga menurut saya aman buat kantong.

kuliner lombok 1

Sea Food 55 – Mataram.

Setelah sepanjang hari berkeliling Lombok Barat dan sekitarnya, disepanjang perjalanan pulang dibenak saya terbayang-bayang udang saos padang. Kayaknya malam ini makan sea food seperti enak nich.

Akhirnya teman saya membawa kami di SeaFood 55 Mataram. Kami memilih menu udang saos padang, cumi tumis, telor dadar, ikan bakar, capcay, plecing kangkung, terong balado. Menurut saya rasanya lumayan enak.

kuliner lombok 6

Nasi Rames Pinggir Jalan.

kuliner lombok 2

Sarapan Nasi Rames dipinggir jalan menuju Lombok Timur. Sepanjang jalan banyak terdapat warung-warung pinggir jalan yang rasanya lumayan enak dengan kisaran harga Rp. 5.000 – 7.000/porsinya.

Warung Soto Mule Ngeno .

Kami mengunjungi warung soto ini sepulang dari perjalanan dari Gili Kondo, Gili Bidara dan Gili Lampu. Teman saya Paduka berkali-kali salah jalan ketika menemukan tempat makan ini. Yang dia ingat petunjuk jalan menuju warung ini adalah gang setelah mesjid.

Bisa dibayangkan betapa bingung nya dia karena sepanjang jalan terdapat lebih dari 3 mesjid. Sedangkan teman-teman semobil semuanya sudah kelaparan, alhasil Paduka pun panik. Rasanya melihat Paduka berceloteh jadi seperti melihat ayam goreng menari-nari. Wkwkwkwk.

Akhirnya dia pun menanya ke rombongan anak gadis yang kebetulan nongkrong di pinggir jalan (pinter amat dech lu Paduka, nanya apa ngerayu sich lu!!). Entah apa yang dia katakan ke anak gadis tersebut, yang penting hasilnya mereka menuntun kami dengan motor mereka menuju warung ini.

Soto yang disajikan di warung ini unik. Biasanya kalau soto disajikan dengan nasi, kalau disini disajikan dengan lontong. Lalu ada telur puyuh, daging, bihun serta kuah nya berwarna coklat penuh dengan bumbu-bumbu racikan. Saya merasakan bumbu soto ini seperti racikan jamu tapi rasanya tidak terlalu tajam.

Dan yang menarik adalah kita disuguhi air putih dari kendi tanah liat. Ini membuat air yang ada menjadi dingin dan segar.

kuliner lombok 3

Warung Taliwang

Malam hari nya sepulang dari Sembalun kami makan di Warung Taliwang Mandiri. Kalau biasanya ayam taliwang itu disuguhkan dengan rasa yang teramat pedas ditambah plecing kangkung yang super pedas.

Disini ayam taliwang disajikan dengan rasa yang lumayan manis. Karena ayam taliwangnya digoreng dan dibumbui dengan madu. Kalau menurut saya sich ayam taliwang yang ada disini enak.

Tidak pedas tapi bumbu-bumbunya meresap, dan gurih. Tapi untuk lidah orang lombok asli, seperti teman-teman saya yang lain mereka kurang cocok karena mereka terbiasa dengan ayam taliwang dengan rasa yang sangat pedas. Harga seporsi Rp. 25.000,-

kuliner lombok 4

Nasi Balap Puyung

 

kuliner lombok 7

Malam terakhir sebelum kembali ke Jakarta kami membeli Nasi Balap Puyung asli cap Inaq Esun dan Sate Rembige. Nah yang ini kami sungguh-sungguh berwisata kuliner yang maknyos.

Sepanjang hari kami hanya sarapan nasi campur, siangnya kami tidak makan karena kami keasyikan berada di Pantai Pink Tangsi, Tanjung Ringgit dan Tanjung Bloam. Untuk mencari makan diluar area ini rasanya tanggung. Karena lokasinya jauh dari mana-mana. Oleh karena itu kami pun melewatkan makan siang.

Keluar dari Lombok Timur sudah jam 15:30. Rute menuju Mataram masih 2 jam perjalanan. Untuk kembali ke Mataram kami melewati daerah Puyung, alhasil kamipun singgah membeli nasi balap puyung asli bu inaq esun. Kami tidak makan di warung makan ini melainkan makan di Mataram. Tujuan kami makan malam yaitu di Warung Sate Rembige. Sekalian makan malam porsi besar setelah tadi siang puasa.

Nasi Balap Puyung letaknya masih 100 m dari jalan besar dan berada diantara perumahan/kampung puyung. Walaupun tempat makan masih harus masuk gang dan tidak begitu representative tapi karena makanannya enak, sudah terkenal dan asli, maka pengunjung yang datang tetap ramai di tempat ini.

Saya suka sekali sama nasi puyung nya yang pedas ditambah dengan rasa manis dari sate rembige, perpaduan yang sangat cocok. Walaupun porsinya lumayan besar saya menghabiskannya dengan bersih tanpa tersisa ditambah beberapa tusuk sate rembige. Mantap..

kuliner lombok 5

Perjalanan ke Bali dan Lombok

Salah satu pemandangan indah yang ada di Indonesia adalah Pulau Bali dan Lombok. Dan saya beruntung bisa melakukan perjalanan Bali dan Lombok sekaligus. Untuk pulau Lombok, saya hanya membahas sedikit saja, karena petualangan saya di Lombok saat itu belum memuaskan.

Saya akan kembali membuat trip bersama teman saya di awal Bulan Mei tahun ini dan saya akan menulis lebih detail mengenai pantai-pantai indah yang ada di Lombok.

Perjalanan Bali dan Lombok kali ini lebih banyak saya habiskan dengan menikmati pertunjukan seni dan olahraga air.

Tempat yang saya kunjungi di Bali.

Di Bali saya menyaksikan pertunjukan tari Barong dan Kecak. Kemudian mengunjungi beberapa lokasi pantai yang sebenarnya saya sudah pernah kunjungi sebelumnya. Dan yang beda kali ini saya mencoba merasakan sensasi bermain air di Tanjung Benoa yaitu parasailing, glass bottom and Turtle Island.

perjalanan bali dan lombok 1

Pantai Padang-padang

Pantai Padang Padang adalah pantai tersembunyi diantara karang-karang. Jika kita mau ke pantai ini akan melewati terowongan karang dan menuruni beberapa tangga yang lumayan curam. Tetapi sesampainya di pantai tersebut voalaaaa cantiknya.

Pantai ini merupakan salah satu spot syuting “Eat Love and Pray” yang diperankan oleh Julia Robert.

Saya mengunjungi pantai ini untuk yang kedua kalinya. Kali ini pengunjungnya sangat ramai dibanding kunjungan saya pertama kali. Kemungkinan karena pantai ini sudah cukup dikenal orang banyak setelah peluncuran film diatas.

perjalanan bali dan lombok 2

Pertunjukan Tari Barong

Menikmati Pertunjukan Tari Bagong di Batu Bulan. Saat itu saya mengikuti pertunjukan jam 09:30 AM dengan biaya Rp. 80.000,-

perjalanan bali dan lombok 3

 

Asal usul Kata barong berasal dari kata bahruang yang berarti binatang beruang, merupakan seekor binatang mythology yang mempunyai kekuatan gaib, dianggap sebagai binatang pelindung.

Tari Barong adalah Tarian yang paling banyak didapatkan di bali dan yang paling sering dipentaskan serta memiliki jenis perbendaharaan gerak tari yang lengkap. Barong merupakan perpaduan antara singa, macan, sapi atau bona. Badan barong ini dihiasi dengan ukir ukiran dibuat dari kulit, ditempeli kaca dan bulunya dibuat dari braksok, ijuk atau pula dari bulu burung gagak.

Didalam barong ini diusung oleh 2 (dua) orang penari yang dinamakan juru saluk ataupun juru bapang. Lakon ini pada umumnya menggambarkan pertarungan antara kebajikan dan keburukan. Dimana thema ini hampir selalu menjadi dasar dalam lakon-lakon seni pertunjukan Bali.

Gambelan untuk mengiringi tari barong ini adalah gambelan bebarongan yang berlaras pelog. Di beberapa tempat ada juga yang diiringi dengan gambelan semar pegulingan.

Pertunjukan Tari Kecak

Dan sorenya saya bersama teman-teman saya mengunjungi tari Kecak di Pura Uluwatu. Pertunjukan diadakan setiap hari jam 18:00 dengan harga tiket Rp. 70.000,-

Kami mengambil posisi tempat duduk pas menghadap Barat. Pertunjukan dimulai dengan Background Matahari tenggelam. Suatu pemandangan yang sangat indah.

Tari kecak bercerita mengenai Rama dan Shinta dengan diiringi oleh 50-100 orang penari laki-laki dengan posisi melingkar, menggerakkan jari-jari sambil menyuarakan suara cak..cak..cakk.. waduh merinding dech menontonnya karena saya merasakan bahwa tarian ini sangat hidup.

Belum lagi yang memerankan tokoh Hanoman nya sangat kocak dan kadang-kadang berinteraksi dengan penonton dengan adegan jahinya. Ini pertunjukan yang sangat saya rekomendasikan setiap kali ada teman yang bepergian ke Bali.

perjalanan bali dan lombok 4

perjalanan bali dan lombok 5

Berpose dengan pemain Rama dan Shinta.

Perjalanan Ke Lombok

Hari Kedua kami menyeberang dari Pelabuhan PadangBai Bali menuju Pelabuhan Lember Lombok dengan kapal. Perjalanan dari Bali ke Lombok sekitar 4 jam dengan biaya Rp. 33.000,-. Kami berangkat jam 8 dan sampai di Lombok 12 siang.

Desa Sade Lombok

Sesampainya di Lombok kami langsung mengunjungi Desa Sade. Desa Sade adalah perkampungan khas suku Sasak. Suku Sasak adalah penduduk asli Pulau Lombok. Sebagian penduduk bermata pencaharian sebagai petani, sedangkan kaum perempuannya mahir bertenun dan memproduksi kain ikat Lombok.

perjalanan bali dan lombok 6

perjalanan bali dan lombok 7

Pantai Kuta Lombok

Setelah dari Desa Sade, saya dan teman-teman melanjutkan perjalanan ke Pantai Kuta Lombok dan Tanjung A’an. Pantai Kuta selalu identik dengan Bali, tapi di Lombok juga ada pantai dengan nama yang sama yaitu Pantai Kuta.

Pantai Kuta dan Tanjung A’an jaraknya lumayan dekat. Jadi kita bisa menjajaki 2 spot sekaligus di tempat yang berdekatan. Di Pantai ini pasirnya berupa butiran-butiran berwarna butih dan bentuknya seperti lada/merica. Dan tidak jarang turis menyebut pantai Kuta sebagai Pantai Merica.

Setiap tahun di bulan Februari di Pantai Kuta diadakan acara ritual tahunan yaitu Bau Nyale. Nyale itu adalah cacing laut yang berwarna warni yang hidup di dasar laut.

Dan hanya muncul ke permukaan setahun sekali. Dan muncul dibeberapa spot di pantai Lombok, salah satu nya adalah pantai Kuta. Nyale dipercaya memiliki kadar protein yang tinggi dan zat-zat yang mampu membasmi kuman

Perayaan bau nyale ini sendiri tidak lepas dari adanya mitos Putri Mandalika. Dikisahkan bahwa Putri Mandalika merupakan gadis pujaan banyak pangeran dan menjadi rebutan.

Sampai akhirnya sang putri memutuskan untuk menceburkan dirinya ke laut selatan karena tak ingin terjadi tumpah darah antara pangeran-pangeran yang memperebutkannya. Masyarakat setempat percaya bahwa Putri Mandalika hadir setiap tahunnya dalam wujud Nyale.

Hari sudah menjelang malam dan kami pun menginap di penginapan disekitar Pantai Senggigi.

perjalanan bali dan lombok 8

perjalanan bali dan lombok 9

Saya berpose di pantai Senggigi tepat dibelakang hostel tempat kami menginap.
perjalanan bali dan lombok 10

Gili Trawangan Lombok

Hari ini kami berencana menyeberang menuju Gili Trawangan. Menuju ke pelabuhan Bangsal yang membawa kami menyeberang, kami singgah terlebih dahulu di Malimbu.

Dari Malimbu kita dapat melihat tiga pulau yaitu Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air dari sini. Kali ini kami hanya berkunjung ke Gili Trawangan.

Lama perjalanan dari Lombok ke Gili Trawangan adalah 20 menit dan harga tiket untuk menyeberang adalah Rp. 10.000,-. Kapal yang digunakan adalah kapal nelayan, dengan kapasitas sekitar 20 – 30 orang.

perjalanan bali dan lombok 11

Tiba di Gili Trawangan beristirahat sejenak, lalu pergi ke tempat penyewaan sepeda dan alat snorkling. Biaya untuk menyewa sepeda dan alat snorkling adalah Rp. 50.000,- seharian. Kami bersepeda mengelilingi pulau, dengan perjalanan yang sangat santai waktu yang kami tempuh sekitar 3 – 4 jam.

Di spot tertentu teman saya bersnorkling sedangkan saya dan teman lainnya duduk bersantai ria di pinggir pantai sambil makan plecing kangkung, salah satu masakan khas Lombok.

Fakta yang cukup membuat saya agak terkagum-kagum adalah jumlah turis mancanegara sangat banyak sekali dibandingkan turis domestik. Bulan itu adalah bulan April dan mulai menjelang musim panas/musim libur bagi warga di belahan dunia sana.

Oleh karena itu Lombok ataupun Gili Trawangan adalah salah satu lokasi yang sangat cocok bagi turis mancanegara untuk berkunjung.

Hari telah menjelang malam dan kami pun kembali ke penginapan. Sebelum sampai di penginapan kami melihat beberapa cottage mulai mempersiapkan diri untuk barbeque party di malam hari. Dan kebetulan hari itu adalah hari Jumat dimana setiap Jumat Malam adalah hari berpesta disini.

perjalanan bali dan lombok 14

perjalanan bali dan lombok 13

perjalanan bali dan lombok 12

Pagi keesok hari nya kami bangun pagi-pagi mengitari pulau sejenak untuk menikmati pengalaman sunrise. Sayangnya matahari saat itu malu-malu menunjukkan diri dan langit cukup berawan. Kami kembali ke penginapan beberes barang bawaan dan melanjutkan perjalanan kembali ke lombok.

perjalanan bali dan lombok 15

Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep

Berangkat jam 9 pagi dan sampe di pelabuhan lombok sekitar jam 09: 20. Perjalanan kami lanjutkan ke Air Terjun Sendang Gile dan Air Terjun Tiu Kelep.

perjalanan bali dan lombok 16

Air Terjun Sendang Gile terletak di ketinggian 600 m di atas permukaan laut dan memiliki ketinggian kurang lebih 31 meter. Lokasi wisata ini masih berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Konon nama Sendang Gile diambil dari cerita penduduk setempat yang secara tidak sengaja menemukan air terjun ini kala memburu singa gila yang mengacau di sebuah kampung dan kemudian lari masuk ke hutan.

Tak jauh dari Air Terjun Sendang Gile, di lokasi ini juga akan ditemui dua air terjun lain yaitu Air Terjun Tiu Kelep dan Air Terjun Batara Lejang. Posisi keduanya berada di atas air terjun ini ke arah hulu.

Saya sangat bahagia ketika melakukan perjalanan Bali dan Lombok. Dan rasa kangen untuk berkunjung lagi kesana rasanya masih ada. Semoga dilain kesempatan dapat berkunjung kesini lagi.