Rumah Turi Solo, Penginapan berkonsep Hijau dipusat kota

rumah turi solo 5

Pengalaman yang sangat menyenangkan ketika berkunjung ke kota Surakarta adalah pada saat kami berkesempatan menginap di Rumah Turi Solo. Kami tiba dipenginapan saat itu sudah cukup siang yaitu sekitar jam 7 pagi, dimana kami harus menjemput teman rombongan dari Jakarta juga. Kebetulan jadwal kereta api mereka dari Jakarta mengalami keterlambatan.

Alhasil sebelum menjemput mereka dan melanjutkan perjalanan ke Candi Cetho dan sekitarnya, kami singgah terlebih dahulu di Rumah Turi Solo. Disini kami masih sempat untuk sarapan dan menurunkan bawaan agar tidak terlalu ribet dan menuh-menuhin mobil yang kami tumpangi.

Cukup lama di Rumah Turi, hanya belum bisa masuk ke kamar karena kami terlalu cepat untuk check in. Jadi pihak penginapan hanya dapat membantu menyimpankan tas bawaan kami. Yang lain pada sarapan saya asyik melihat-lihat kondisi penginapan yang nantinya akan kami inapi.

Pada saat masuk, Rumah Turi Solo tidak terlihat seperti penginapan pada umumnya. Saya malah mengira ini adalah ruang pertemuan dengan nunsa hijau disekitarnya. Sudah gitu untuk masuk ke Rumah Turi kita harus melewati gang, bukan jalan besar. Dan ketika masuk ke area parkir masih tidak terlihat tanda-tanda kalau ini adalah sebuah penginapan. Karena dari area parkir, kamar-kamar ditutupi oleh tanaman dan pot-pot.

rumah turi solo 4

rumah turi solo3

rumah turi solo8

Penginapan berkonsep Hijau di Rumah Turi Solo.

Kami akhirnya kembali ke penginapan setelah jam 8 malam. Setelah dapat kamar sayapun langsung masuk dan menikmati kenyamanan yang disediakan oleh Rumah Turi.

Seperti diawal saya kemukakan, pada saat turun dari mobil menuju area parkir sama sekali tidak terlihat kalau tempat ini adalah penginapan. Karena semuanya tertutup pepohonan dan tanaman. Setelah mengikuti jalan setapak berupa paving block dibelakang tanaman, baru terlihat selasar atau koridor yang menghubungkan kamar dengan kamar lainnya.

Sepanjang mata memandang yang terlihat hanyalah tanaman dan pohon. Baik itu tanaman air maupun tanaman merambat.  Dimana penginapannya berbentuk huruf L dengan taman ditengahnya. Walaupun disekitarnya banyak pohon dan kolam air, saya tidak merasakan penginapan ini pengap dan lembab. Begitu juga dengan nyamuk dan sahabat-sahabatnya.

Justru saya merasa segar dan fit, karena udara yang saya hirup adalah udara bersih dari tanaman yang ada disekitarnya.

Kondisi Kamar dan Fasilitas yang tersedia di Rumah Turi Solo.

Begitu masuk ke kamar saya langsung kegirangan. Karena kamar nya besar dan terlihat nyaman. Saat itu saya dapat teman sekamar yaitu sahabat saya sendiri Nik dengan tempat tidur double bed. Tampilan kamar seperti foto dibawah ini.

rumah turi solo 1

Double Bed.

Penasaran dengan kondisi kamar yang teman-teman lainnya inapin, sayapun keluar dan menyambangi kamar sebelah.  Benar-benar homie dan nyaman. Sampai-sampai teman saya nga ada yang keluar kamar saking nyamannya. Hanya saya saja yang sibuk pecicilan dan jalan-jalan keluar untuk sekedar membandingkan kamar satu dengan yang lainnya.

rumah turi solo 14

Twin Bed.

rumah turi solo12

Family Room.

Untuk Family Room, kamarnya terdiri dari 1  double bed dan 1 single bed dengan dinding kaca dan view taman indoor. Family room hanya tersedia 4 kamar, 2 kamar dilantai dasar dan 2 kamar dilantai dua.

Alamat Rumah Turi Solo sendiri berada diJalan Srigading II, No.12, Turisari, Mangkubumen, Mangkubumen, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57139. Dengan kisaran harga kamar antara 350 ribu – 500 ribu/malam tanpa breakfast. Kami tidak mengambil paket tambahan breakfast dikarenakan kami hendak memuaskan lidah dengan wisata kuliner yang ada di Solo.

Kamar mandi disediakan amenities untuk 2 orang, shower dengan air panas. Dan yang unik menurut saya yaitu aroma sabunnya khas dan saya suka bangat. Begitu juga dengan pengharum ruangan, pas masuk kamar langsung tercium aroma bunga segar tapi nga menyolok atau menusuk hidung.

Tiap kamar disediakan sendal kain dengan motif batik. Dan interiornya bernuansa lokal dengan kap lampu disamping tempat tidur dari anyaman bambu atau kayu. Berikut pigura dan wadah-wadah untuk tempat sampah dan lain-lain semua terbuat dari kayu dan anyaman.

Selain itu terdapat TV dengan fasilitas channel berlangganan dan juga wifi yang sangat kencang.

Nilai tambah dari penginapan Rumah Turi Solo adalah pelayanan dari pihak penginapan sangatlah baik, cepat dan ramah. Walaupun nuansa penginapan sangat alami dan penuh muatan budaya lokal Solo, serta konsepnya yang go-green. Tapi saya sama sekali tidak merasa spooky atau seram.

rumah turi solo 13

Kamar Mandi.

rumah turi solo7

Ruang makan.

Tersedia banyak ruang terbuka untuk Pengunjung.

Dikarenakan konsep Rumah Turi adalah Go-Green yang ada banyak tersedia ruang terbuka untuk pengunjung. Seperti misalnya ruang duduk yang tersedia didepan kamar. Kita langsung dapat menikmati nuansa hijau berupa taman tanpa harus pergi jauh dari kamar.

Selasar dilantai dasar 2 berlantai ubin terakota sedangkan di lantai 2 parquet atau parket kayu. Jarang-jarang nemu penginapan berlantai parket. Membuat kesan alami dan nyaman semakin melekat dihati.

Ruang makan berada di lantai dasar, posisinya terpisah dengan kamar tapi letaknya tidak jauh. Dindingnya terbuka dan hanya dibatasi oleh kotak-kotak frame besar dengan diisi  guci tanah liat. Dari ruang makan kita dapat langsung mengawasi kamar, berikut taman dan parkiran. Menu makanan pun bervariasi dari western food sampai asian food. Hanya sayang saya tidak sempat mencicipi makanan yang ada disini karena kami kekenyangan menikmati makanan luar hasil berburu wisata kuliner Solo.

Saya berkeliling sampai ke area hall atau ruang pertemuan yang ada dilantai 2 dan menemukan alat musik berupa gamelan ada dibagian tengah ruangan. Kebayang tengah malam ditemani tidur sama iringan gamelan, pasti tidur saya indah bangat. Hanya ketika kami datang saat itu pertunjukan gamelannya lagi off, hikkksss…

rumah turi solo 15

Selasar.

rumah turi solo 17

Ruang Duduk di selasar Penginapan.

rumah turi solo 16

rumah turi solo 18

Area Pertemuan dan Hall (ada Gamelan).

rumah turi solo19

Menuju Hall yang terletak di lantai 2.

rumah turi solo 21

Area Parkir.

Ketika besoknya hendak pulang, tidak ada satupun dari kami yang langsung beranjak keluar dari kamar. Rasanya sayang dan masih pengen berlama-lama di kamar dan menikmati kenyamanan penginapan Rumah Turi. Jika saya berkesempatan datang ke kota Surakarta, saya akan menyempatkan diri menginap lagi di Rumah Turi Solo.

Klenteng Sam Poo Kong Semarang

klenteng sam poo kong semarang 1

Klenteng Sam Poo Kong adalah tempat tujuan akhir saya dan teman-teman di Semarang. Karena waktunya sangat mepet, saya diminta memilih antara Klenteng Sam Poo Kong atau ke Lawang Sewu. Kalau milih Lawang Sewu kayaknya nga bakalan keburu dech secara saya cuma dikasih waktu 15-30 menit untuk eksplore salah satu dari kedua tempat itu. Akhirnya saya pun memilih Klenteng Sam Poo Kong.

Sebenarnya mereka semua sudah pernah ke Klenteng Sam Poo Kong, yang belum cuma saya seorang. Jadi lah saya yang diberi kesempatan khusus untuk memilih satu diantar kedua tujuan. Dan yang lainnya sibuk mengatur bagasi karena tadi habis membeli oleh-oleh untuk keluarga di Jakarta, sehingga tas bawaan pun beranak pinang. Oleh karena itu mereka pun mulai bersiap-siap mengatur barang dan oleh-oleh menjadi satu kemasan/paket biar gampang bawanya.

Dimana yang lain sibuk mengurus bawaan yang ada saya pun segera antri ke loket tempat menjual tiket masuk ke klenteng yang pada saat itu sangat ramai pengunjung. Dari gerbang masuk sampai kedalam saya berlari-larian sambil mengambil foto seadanya. Sampai saya tidak tau tujuan saya ke klenteng ini mau ngapain? Maafkan saya hikss..

Kepalang tanggung jadinya saya ambil beberapa foto dan nga sempat ngatur settingan kamera ataupun komposisi. Saking ramainya pengunjung dan sepertinya tadi baru saja ada acara di klenteng ini. Sehingga masih terdapat kursi-kursi dan tenda yang sedang diberesin.

Berikut beberapa foto yang saya ambil

 

klenteng sam poo kong semarang 9

 

klenteng sam poo kong semarang 7

 

klenteng sam poo kong semarang 6

klenteng sam poo kong semarang 5

klenteng sam poo kong semarang 2

sam poo kong-8

Setelah saya melihat-lihat sekitarnya, kayaknya tempat ini keren dech kalau dikunjungi pas Tahun Baru China atau Imlek. Adakah yang mau ngajakin saya ke Semarang tahun depan? Berdoa saja dech semoga ada rezeki dan kesempatan untuk datang ke Klenteng Sam Poo Kong.

Warung Semawis Semarang

semawis 8

 

Warung Semawis terletak di daerah Pecinan Semarang dimana merupakan pasar malam yang hanya ada pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu Malam. Pasar malam ini beroperasi mulai jam 6 sampai tengah malam. Dan selalu ramai oleh pengunjung sehingga untuk parkir pun susah sekali karena jalanan menuju pasar malam Semawis cukup sempit.

Di Pasar Malam ini tersedia berbagai macam menu makanan mulai dari makanan khas Semarang sampai makanan Western beserta cemilan-cemilannya. Jadi bisa dibayangkan bagaimana kalap nya saya melihat begitu banyaknya makanan yang disajikan, melihatnya saja saya jadi pengen nyobain satu per satu.

Kalau menurut Wikipedia pasar malam Semawis ada pertama kali pada Tahun Baru Imlek 2004 dimana awalnya pasar ini adalah ajang berkumpulannya komunitas kopi pecinan Semarang yang mana diadakan sebagai ajang pariwisata.

Dibawah ini beberapa jajanan yang tersedia di Pasar Malam Semawis.

warung semawis semarang 9

warung semawis semarang 6

warung semawis semarang 4

warung semawis semarang 2

warung semawis semarang 1

 

Tidak berapa jauh dari gang Pasar Malam Semawis terdapat klenteng yang saat itu sedang mengadakan perayaan ke 610 kedatangan Sam Poo Tay Djien. Di Klenteng tersebut juga diadakan acara wayang potehi, hanya karena kami kelamaan makan dan mencoba beberapa warung yang ada di Pasar Malam Semawis sampai lupa kalau kita tadinya juga mau mampir ke Klenteng. Sehingga ketika kami sampai di tempat, acaranya sudah selesai dan kami hanya bisa melihat sisa-sisa keramaian acara tadi. Hiksss sedih.

 

warung semawis semarang 21

warung semawis semarang klenteng 22

 

 

Gereja Blendoeg Semarang

gereja blendoeg semarang 4

 

Masih belum bisa move-on dari kota Semarang. Walaupun singgah di kota Semarang hanya 2 hari 1 malam, rasanya cerita mengenai kota Semarang nga ada habis-habisnya. Satu satu objek yang harus kami kunjungi selama di Semarang yaitu Gereja Blendoeg Semarang. Dan saya sangat bersyukurnya karena kami bisa sampai kesini dan sempat beribadah serta menikmati suasana didalam gereja tersebut.

Sebenarnya banyak tempat yang ingin kami kunjungi tetapi waktu terbatas membuat kami harus berkejar-kejaran. Tapi kami benar-benar memprioritaskan gereja ini untuk dikunjungi karena sejarah history Gereja Blendoeg Semarang adalah gereja tertua peninggalan Belanda yang masih ada sampai hari ini dan kondisinya masih dalam kondisi yang amat baik.

Kalau semalam kami menyempatkan berfoto-foto didepan Gereja Blendoeg Semarang, paginya kami pun mencoba masuk dan beribadah di gereja ini. Masih dalam kondisi ngantuk karena semalam pulang ke rumah jam 1 pagi tetapi tetap dong semangat ke gereja.

Gereja GPIB Immanuel Semarang
Jl. Let.Jen. Suprapto no.32 Semarang
Telepon : 024-3554271
E-mail : immanuel.blendoeg@gmail.com

 

Berikut ini foto tampilan luar dan interior yang ada di Gereja Blendoeg Semarang:

gereja blendoeg semarang 10

gereja blendoeg semarang 9

gereja blendoeg semarang 6

gereja blendoeg semarang 3

 

 

 

 

Koenokoeni Cafe Gallery

koenokoeni semarang

Tempat yang unik menurut saya pada saat berkunjung di Semarang adalah Koenokoeni cafe gallery. Konsep cafe yang juga berfungsi sebagai gallery dapat digabungkan menjadi satu dan justru klop. Di cafe ini saya tidak mengeksplore makanan ataupun minuman yang disajikan karena selama perjalanan sebelum ke cafe kami menghabiskan banyak waktu untuk wisata kuliner. Di koenokoeni kami lebih banyak meluruskan kaki dan menikmati view kota semarang di malam hari yang indah dengan hanya duduk bermalas-malasan di kursi yang disediakan didalam cafe.

 

KoenoKoeni Cafe Gallery Semarang Tabanan:
Alamat: Jalan Tabanan No 4 Candi Baru Semarang 50231.
Nomor Telepon: 024 8415454.

 

Koenokoeni itu sendiri terdiri dari 2 kata yaitu Koeno = kuno dan Koeni = kuno sekali, jadi bisa dibilang ini kafe kuno dan kuno sekali. Terlihat dari tampilan bangunan dan interior yang ada didalamnya semua mengandung unsur antik. Dan ditata dengan rapi dan menarik sehingga saya tidak berasa berada di gallery yang biasa saya jumpai. Dibagian depan yang berhadapan langsung dengan jalan berisi koleksi-koleksi barang galery dimulai dari mobil tua Chevrolet kuning yang diparkir di halaman gallery kemudian ketika masuk kita langsung disuguhi koleksi kain batik tulis, selain sebagai pajangan, pengunjung juga dapat membeli kain batik yang disediakan di area ini.

Kemudian masuk kebagian tengah ruangan dihiasi dengan lemari-lemari yang isinya mulai dari teko, poci, rantang makanan, radio, kamera, guci keramik, alat musik terompet, dll. Dibagian tengah suasana tempat makan berasa lebih formal dibanding area belakang.

Kemudian dibagian belakang kita akan banyak menemukan gantungan kaca hias, mesin ketik, gamelan, gong dan perangkat alat musik, vespa dan kendaraan motor beroda 2 (saya tidak tau ini jenis nya apa?). Di area belakang inilah cafe yang memang sengaja dibuat sebagai area terbuka untuk dapat menikmati semilir angin dan pemandangan kota Semarang secara luas. Tanpa sekat kaca ataupun penutup lain kita dapat leluasa ngobrol dan bercanda tawa bersama sahabat ataupun keluarga. Dari menu makanan saya bisa melihat pilihan makanan yang disediakan dibagi atas 2 bagian yaitu menu Jawa dan menu Barat. Tapi saya tidak terlalu memperhatikan menu makanan karena perut saya masih sangat penuh yang ada saya cuma memesan minuman saja.

 

koenokoeni cafe gallery 20Bagian depan dengan tatanan yang berisi kain batik beraneka rupa, kisaran harganya cukup mahal untuk ukuran saya karena batik yang disediakan kebanyakan adalah batik tulis dengan corak dan bahan yang bagus.

 

koenokoeni cafe gallery 18

Area utama gallery dan tempat makan, dibagian tengah ruang terdapat meja bundar yang terbuat dari marmer. Dan disamping kiri dan kanan dilengkapi dengan peti, konsol dan lemari yang berisi koleksi barang-barang antik.

 

koenokoeni cafe gallery 17

Motif ukiran lama pada ubin juga masih bagus.

 

koenokoeni cafe gallery 16

Koleksi guci, pot, kendi, teko, kamera, tempat makan/rantang khas pecinan jaman dahulu kala.

 

 

koenokoeni cafe gallery 1

Area Belakang yang dibuat terbuka dan pandangan langsung kebagian kota semarang. Karena kami datangnya malam hari, pemandangan kota dengan kerlap kerlip lampu membuat suasana nya menjadi indah dan area tempat kita memandang juga luas.

koenokoeni cafe gallery 11
View kota semarang di malam hari

 

 

koenokoeni cafe gallery 21

 

Kota Tua Semarang

Saya paling senang mengambil foto pemandangan suatu kota di malam hari apalagi kawasan kota tua. Kalau dilihat dari bentuk bangunannya karena dibangun pada jaman dan oleh negara yang sama yach pasti tipikal bentuknya hampir sama dibeberapa tempat yang ada di Indonesia.

Tapi tetap saja kawasan kota tua dimanpun saya pergi memberi kesan megah, indah, terstruktur rapi serta kokoh dan juga memberi kesan mistis bagi yang mengunjunginya. Secapek-capeknya saya, pasti menyempatkan diri mengambil foto di kawasan tua dimana saya pergi. Kesempatan ke Semarang pun saya tetap maksa untuk menyelipkan waktu mampir ke kota tua walaupun dapatnya cuma beberapa spot.

Cukup menyesal sich nga sempat ke Lawang Sewu, dari kejauhan saya sudah melihat penampilan lawang sewu sudah tidak seseram terakhir kali saya kesini. Lampu-lampu yang ada didalam gedung menyala semua dan banyak orang khususnya fotografer berseliweran disekitar gedung tapi nyali saya tetap nga nyampe untuk memberanikan diri menginjakkan kaki ke halaman gedung. (Yang ada saya diketawain Ryan nich kalau baca saya nga punya nyali ke lawang sewu). Next time dech, janji.. Saya pasti masuk, wkwkwkwk.

  1. Gereja Immanuel “Blendoeg” Semarang

gereja blendoeg-3

 

gereja blendoeg-4

 

  1. Deretan Gedung Perkantoran Kota Tua seberang Stasiun Tawang

kota tua semarang

 

  1. Stasiun Tawang

stasiun tawang kota tua 2

 

 

 

 

 

Umbul Sidomukti – Semarang

 

umbul sidomukti semarang 22

Jika berada di Semarang, jangan pernah melewatkan kawasan wisata/pondok wisata Umbul Sido Mukti. Kawasan wisata alam Umbul Sidomukti berada di Desa Sidomukti, desa yang berada di lereng puncak Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Selain menikmati keindahan alam berupa pemandangan kawasan ungaran dari sini kita bisa melihat Rawa Pening dari kejauhan. Tempat wisata favorit bagi kaum remaja, pasangan ataupun keluarga karena kawasan ini menyediakan fasilitas yang lengkap baik itu untuk sarana rekreasi, outbound, permainan yang memacu adrenalin, kolam renang dan juga penginapan ada disini.

Kawasan Umbul Sidomukti jaraknya tidak jauh dari Kapel la kana dan menjadi wisata alternatif disamping wisata candi gedong songo dan bandungan sendiri.

Kawasan Wisata Umbul Sidomukti
Desa Sidomukti Kec. Bandungan Kab Semarang
Jawa Tengah- Indonesia
phone +6282892031261, +6282892031262

www.umbulsidomukti.com
umbulsidomukti@gmail.com

umbul sidomukti semarang 20

umbul sidomukti semarang 23

 

Fasilitas yang disediakan di Umbul Sido Mukti

  1. Kolam renang

 

umbul sidomukti semarang 26

umbul sidomukti semarang 25

 

Bagi yang hendak menikmati berenang di puncak tertinggi gunung ungaran tidak usah ragu-ragu untuk berbasah-basah dan berada di kolam serasa berenang diatas awan. Terdapat 2 kolam renang yang dibuat berundak. Dimana airnya sangat jernih, dingin dan menyegarkan. Dimana terdapat sumber mata air ditengah kolam dan keberadaan kolam ini diapit oleh jurang dikedua sisinya.

 

  1. Wahana Pacu Adranalin

umbul sidomukti semarang 17

Antara lain flying fox lembah, Flying Fox Terusan, Marine Bridge, Highest Triangle, ATV. Lintasan flying fox terdiri dari 2 jalur yaitu marine bridge dan rappeling. Dimana lintasan flying fox sekitar 110 m yang mana menyeberang satu bukit ke bukit lain dengan bergantung pada tali pengaman dan helm di kepala.

Pada saat kami kearea flying fox sudah banyak peminat yang antri untuk merasakan keseruan yang ada dan sembari berflying-fox langsung berhadapan dengan jurang yang memisahkan kedua bukit.

 

 

  1. Paralayang

umbul sidomukti semarang 15

Fasilitas ini adalah fasilitas baru yang ada di kawasan wisata Sido Mukti. Dimana untuk dapat menikmati terbang layang dikenakan tarif sebesar Rp. 300.00,- sekali terbang dengan durasi 15 – 30 menit. Disini kita dapat terbang dari ketinggian 1.700 mdpl dan turun di landasan lapangan sepak bola Sidomukti dan kembali ke lokasi awal di landasan yang berada di dekat Pondok kopi dengan menggunakan fasilitas kendaraan yang disediakan oleh pengelola.

 

 

  1. Tempat Makan, Bersantai dan Nongkrong

umbul sidomukti semarang 21

umbul sidomukti semarang 13

umbul sidomukti semarang 24

 

 

 

 

  1. Penginapan

umbul sidomukti semarang 11

umbul sidomukti semarang 2

umbul sidomukti semarang 10

 

 

 

La Kana Chapel – Semarang

Yang menjadi alasan utama kami membuat trip ke Semarang adalah mengunjungi kapel ini.

Disuatu siang bolong lagi enak-enaknya bobo siang, teman saya Nik Ratmini menelphone saya. Kayak habis dapat undian berhadiah dan dengan semangat nya meminta saya segera mengirim KTP saya melalui WA. Masih dialam bawah sadar saya langsung kirim capture KTP ke WA nya Nik. Dan setelah lama merenung baru ngeh, ngapain juga yach ngirim KTP dan buat apa?

Setelah mengecek hp ada 6 panggilan tidak terjawab dari Nik, biasa dech kalau lagi enak tidur siang pasti badannya kayak kebo. Nga kedengeran sama sekali kalau ada yang nelphone. Ternyata entah lagi nyari apa di google tiba-tiba Nik nemu website tentang La Kana Chapel dan iseng-iseng berhadiah ngobrol dengan Ina dan langsung ditanggapin dengan nyari tiket KA ke Semarang.

Kayaknya durasi dari searching di internet, nelphone Ina dan booking tiket nga lebih dari satu jam. Nah pas mau booking buat nama saya, dihubungi nga bisa-bisa. Wkwkwkwk..

Akhirnya kamipun sampai ke Semarang dan langsung menuju tujuan yaitu La Kana Chapel. Dari Semarang kami ke Ungaran, jaraknya sekitar 30 km dengan waktu 45 menit – 1 jam. Lokasinya berbukit-bukit dan berkelok-kelok serasa berada dalam perjalanan menuju puncak.

Jalannya sempit dan kadang-kadang kalau berpapasan dengan kendaraan yang besar seperti bis dan truk jaraknya mepet. Dan sesekali menemukan jalanan yang ditepi kiri dan kanannya jurang. Hanya beda nya dengan puncak disini saya tidak menemukan pekebunan teh. Dan karena musim kemarau panjang sehingga sepanjang mata memandang melihat pemandangan tandus dan kering.

Mendekati La Kana Chapel kami menemukan pasar tumpah dimana menjual segala macam jenis buah-buahan dan sayur-sayuran, yang paling banyak saya lihat adalah lengkeng, jambu biji hijau, nangka, talas, dll. Kalau nga ingat bawaan mungkin saya turun dan membeli buah-buahan yang ada. Semua yang dijual seger-seger dan ukurannya besar. Tidak seperti talas yang dijual disepanjang jalan Bogor, ukuran talas disini lebih besar dan baru dipanen.

Dan satu hal yang membuat saya takjub dengan diri saya sendiri adalah sepanjang jalan dari Semarang menuju Ungaran saya tidak tertidur dimobil. Padahal semalaman kami tidak bisa tidur nyenyak disepanjang perjalanan KA dan tiba di Semarang langsung ke Ungaran. Mungkin karena pemandangan yang indah dan asyik mengobrol dengan Indah, Bhekti dan yang lain-lain kami melalui perjalanan dengan mudah.

Dan tiba di Kapel La Kana, kami sedikit kecewa. Karena hari kedatangan kami bertepatan dengan adanya upacara pernikahan di Kapel tersebut, hikkssss. Sehingga kami tidak bisa masuk dan menikmati area Kapel. Kami hanya dapat melihat pemandangan dari atas yaitu dari Gedung Susan Spa and Resort. Dari lantai restorant gedung kami dapat kelihatan kalau di Kapel sedang berlangsung acara pemberkataan pernikahan lengkap dengan dekorasi dan tamu-tamu yang hadir.

la kana chapel 6

 

Kami harus puas hanya dengan melihat kapel dari kejauhan. Karena tidak tau harus berbuat apa lagi kami pun berjalan-jalan mengitari Susan Spa & Resort dan berbincang-bincang dengan pihak pengelolah yang ada. Dan kamipun bersantai dan nongkrong di restorant sambil mengambil foto situasi yang ada disana. Jadi adalah lebih baik sebelum datang ke La Kana Chapel menghubungi mereka terlebih dahulu untuk megetahui kondisi yang ada disana kalau tidak mau kecewa seperti yang kami alami. Isyarat kalau kami diminta untuk datang kembali kesana, hehehehe..

Jika tidak ada acara pernikahan, kita boleh masuk kedalam La Kana Chapel dengan dikenakan biaya Rp. 35.000,- Dengan tiket tersebut kita boleh melihat-lihat interior Kapel dan mengambil foto sepuasnya. Di area La Kana Chapel sendiri selain Kapel juga menyediakan fasilitas penginapan, spa, outbound dan paket meeting. Untuk paket pernikahan mereka menyediakan semua yang diperlukan oleh calon pengantin mulai dari dekor, catering dan compliment menginap 1 hari 1 malam di resort.

Biaya penginapan yang ada di Susan Spa and Resort mulai dari Rp 693.000 untuk kamar superior sampai harga Rp. 3.150.000 untuk kamar Grand Suite. Dan dikenakan charge Rp. 200.000 untuk extra bed/person/malam. Harga ini sudah termasuk fasilitas breakfast, free access to swimming pool, jacuzzi, sauna and fitness center.

Sedangkan untuk harga spa dan body treatment rata-rata Rp. 200.000 – Rp. 375.000. Dan paket pernikahan sekitar Rp 73 juta untuk 200 orang dengan fasilitas rental space La Kana Chapel and Outdoor, menu stall live cooking, compliment 1 Room 1 Night.

Lihat Kapel sebagus ini saya jadi berdoa, semoga saja ada teman saya yang dalam waktu dekat menikah dan mengundang saya kesini, saya pasti hadir dech, wkwkwkwkwk…

Untuk informasi lebih detail dapat menghubungi:

Susan Spa & Resort
Dusun Piyoto Bandungan
Kabupaten Semarang – Jawa Tengah
www.susansparesort.com
e.info@susansparesort.com
www.lakanawedding.com
0819 0101 2217
(024) 845 4060 atau (0298)7110766

 

Tampilan Luar atau Tampak Depan Susan Spa and Resort

la kana chapel 3

la kana chapel 2

la kana chapel 4

 

Soto Angkringan Mas Boed Semarang

Sesampainya di Semarang hal pertama yang kami lakukan adalah sarapan pagi. Tapi sebelumnya mampir dulu ke rumah teman tempat kami menumpang penginapan untuk mandi dan menaruh barang. Terima kasih buat Bhekti dan Indah yang mau menampung dan menjamu kami selama disana. Selain baik hati dan tidak sombong, pasangan ini juga sangat mengenal kota nya dengan baik. Jadi berasa seperti punya guide yang memberi arahan dan keterangan mengenai jalan dan tempat yang akan kami tuju.

Karena rumah Bhekti dan Indah letaknya di Semarang Atas yang ada kamipun mencari makanan untuk sarapan disekitaran Semarang Atas. Yang menarik dari kota Semarang khususnya Semarang Atas adalah permukaan tanah nya tidak rata. Dan berada di daerah perbukitan jadi jalananya kecil, berkelok-kelok dan cukup curam. Yang saya suka di Semarang Atas adalah suhunya sejuk dan kalau cuaca cerah bisa melihat pemandangan denga latar belakang bukit dan pegunungan.

Selama perjalanan di kereta suasananya cukup dingin membuat perut saya berasa kosong, saat ini paling enak adalah sarapan yang berkuah-kuah dan hangat. Jadilah kami makan di Soto Angkringan Mas Boed. Tempatnya sich berada disalah satu ruko, jadi cukup bersih dan ramai oleh pengunjung. Ketika masuk kami harus ngantri mengambil tempat duduk, karena kami jumlahnya cukup banyak yang ada duduknya pun terpisah-pisah.

soto angkringan mas boed semarang 1

Photo by Ina Susanty

Baru masuk kedalam rumah makan soto mas boed sudah langsung disuguhin deretan mangkok yang nanti tinggal ditumpahin kuah sesuai jumlah pesanan yang datang. Karena pengunjungnya datang silih berganti dan sangat cepat pergerakannya yang ada pegawainya pun sigap menerima dan mengantarkan orderan buat pengunjung. Jadi bisa dipastikan mangkok-mangkok ini dengan cepat langsung ludes dan diganti dengan mangkok-mangkok baru untuk mempermudah orderan selanjutnya.

Seperti biasa soto yang saya temui di cirebon, solo maupun semarang, sotonya disajikan dalam mangkok yang ukurannya kecil dan didalamnya sudah diberi nasi, bihun, suwir-suwiran daging ayam, daun bawang dan bawang goreng. kalau sudah baru ditumpahin kuah dan perasan jeruk nipis. Dari mangkuk ukuran kecil itu saya kira saya nga bakal kenyang karena maklum perut saya sudah terbiasa menampung makanan dengan porsi besar. Jadi sempat pengen nambah lagi karena lapar mata.

Ternyata semangkok kecil ini pun saya merasa sangat kekenyangan. Soto nya sich sedikit tapi cemilan-cemilan yang disediakan disetiap meja pun saya cobain sau-satu. Ada bererapa jenis gorengan seperti perkedel kentang, tempe serta aneka sate disediakan dimasing-masing meja.

soto angkringan mas boed 4

 

Yang berbeda dari soto semarang adalah ditiap meja disediakan sate dalam mangkok besar berkuah seperti ini. Didalamnya ada sate kerang, sate telor dan sate daging ayam. Dan yang istimewa adalah kuahnya. Kuahnya berasa manis dicampur dengan kuah soto yang ada di mangkok kita jadi berasa gurih.

Belum lagi saya terlanjur menambahkan sambal dan cabe yang banyak ke dalam mangkok soto saya, karena kepedasan saya tambahin kuah sate tadi untuk menetralisir rasa pedas. Setelah selesai makan beserta makanan pelengkap, dimana gorengan dan sate nya saya cobain semua. Tibalah dibagian pembayaran. Eng ing engg dan tebak berapa total harga semua makanan yang saya makan? Yang pasti masih aman buat kantong dech hehehehe..

soto angkringan mas boed 3

Soto 1 mangkok = Rp. 8.500,-
Gorengan/perbuah = Rp. 1.500,-
Sate/perbuah = Rp. 3.500,-

Soto Angkring MAS Boed
Alamat: Jl. Jati Raya F3 Perumnas Banyumanik
Telepon:0813-9088-8550

 

soto angkringan mas boed semarang 11

Omah Dusun Jogjakarta

omah dusun jogjakarta 8

Sewaktu liburan ke Jogja kemaren, Trisno teman yang biasanya membawa kami jalan-jalan selama disana, membooking kamar untuk kami di Omah Dusun Jogja. Karena dibeberapa kesempatan kalau jalan-jalan keluar kota dengan Ina, kami tidak terlalu mempersoalkan kondisi kamar dan fasilitas yang ada. Dikarenakan kami pasti seharian dijalan dan paling hanya beberapa jam di kamar untuk sekedar bisa mandi dan tidur. Kamar bersih dan kalau ada air panas di kamar mandi sudah cukup buat kami. Jadi saya tidak terlalu berharap banyak ketika Trisno memesan kamar di Omah Dusun.

Dan ternyata tempatnya keren dong. Harganya lumayan murah sekitar 250ribu- 350ribu/malam (bukan hari libur). Kamarnya bersih, ada kolam renang dan fasilitas air panas serta disediain sarapan pagi. Dan yang lebih spesial letaknya dikelilingi oleh sawah. Jadi berasa kayak diperkampungan gitu dech. Walaupun lokasinya tidak berada ditengah kota Jogja. Tapi karena kita kemana-mana naik mobil sewaan jadi rasanya sich nga jauh-jauh amat kalau mau kemana-mana.

Hari pertama menginap disini kita nga sempat menikmati pemandangan sawahnya, karena kami sampai dipenginapan sudah sangat malam dan pagi harinya kami berangkat subuh-subuh ke Punthuk Setumbu mengejar sunrise. Hari ketiga (hari terakhir di Jogja) menunggu jemputan mau pulang ke bandara baru dech kami sempat melihat pemandangan sawah. Sambil menikmati sarapan pagi dan memandang sekeliling pemandangan sawah yang walaupun sudah dikelilingi rumah penduduk, saya pun mengabadikan momen tersebut dengan mengambil foto.

Satu lagi yang saya suka dari penginapan Omah Dusun adalah pemilik dan pengurus penginapan semua ramah dan baik-baik. Baru pertama kenal rasanya sudah kayak teman lama. Dan beberapa kesempatan ketika kami mau keliling kota Jogja di malam hari si Bapak pengurus penginapan ikutan dong nemanin kami jalan-jalan. Nongkrong di Kedai Kopi Joss dan ngambil foto malam hari disekitaran Malioboro.

omah dusun jogjakarta 7
Pemandangan sawah depan penginapan

omah dusun jogjakarta 4
Foto panorama penginapan dari kamera hp saya.

Bagi teman-teman yang kebetulan merencanakan liburan di Jogjakarta dan sedang mencari tempat penginapan bisa langsung hubungi ke:

OMAH DUSUN “PADI VIEW”
Dusun Ngebel Gamping, belakang kampus UMY yogya barat.
Telp : 0881 268 9360, 081228098118
email : admin@omahdusunyogya.com
website : www.omahdusunyogya.com

 

omah dusun jogjakarta 5
Teras Depan Penginapan.

omah dusun jogjakarta 6
Area Santai. Makan dan ngobrol disini nyaman bangat.

omah dusun jogjakarta 9
Menu sarapan pagi. Sederhana tapi enak dan sehat.

 

Kondisi Kamar yang ada di Omah Dusun

omah dusun jogjakarta 2
Kamar standard dengan harga Rp. 250.000,- dan Rp. 300.000,- (high season)

omah dusun jogjakarta 2
Kamar Single Large dengan harga Rp. 300.000,- dan Rp. 350.000,- (high season)

omah dusun jogjakarta 3
Kamar Double Large dengan harga Rp 350.000,- dan Rp. 400.000,- (high season)

Selain kamar yang sudah dilengkapi dengan AC, Water Heater dan TV LED. Juga tersedia breakfast, welcome drink, tea morning dan mineral water. Pihak penginapan juga dapat menyediakan jasa transportasi, paket jalan-jalan dan acara meeting yang semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget kita.

Dan bagi yang berminat untuk merencanakan trip dan guide selama di Jogjakarta dapat menghubungi Trisno di 081316710075.