Mengintip Kemewahan Raffles Hotel Jakarta

Jika ditanya salah satu hotel termewah yang ada di Jakarta saat ini, saya boleh dong yach menunjuk Raffles Hotel Jakarta. Rasanya saya tidak akan ragu untuk berbagi sedikit pengalaman dari kemewahan Raffles Hotel Jakarta yang beberapa bulan yang lalu sempat saya dan sahabat saya kunjungi.

Beberapa minggu ini berita mengenai kedatangan Raja Arab ke Indonesia sangatlah heboh terdengar. Yang tadinya saya tidak begitu semangat mengikutinya, tapi mau nga mau tiap buka situs berita yang ada jadi keikutan baca dech. Salah satu yang menarik perhatian dari kunjungan Raja Arab adalah tempat wisata dan penginapan yang mereka kunjungi.

Tempat kunjungan Raja Arab ke Indonesia pasti identik dengan sesuatu yang mewah dan wow. Begitu juga ketika saya melihat list hotel tempat mereka menginap di Jakarta dan Bali. Karena kemewahan yang ditawarkan oleh Raffles Hotel Jakarta maka tidak salah kalau hotel ini terpilih menjadi satu dari sekian banyaknya hotel berbintang di Jakarta yang dikunjungi oleh rombongan Raja Arab.

Kemewahan Raffles Hotel Jakarta dimulai dari Lobby

Lobby merupakan area terbuka pertama yang menjadi ruang penerima untuk tamu menginjakkan kaki. Dan memasuki area lobby saja saya sempat pangling. Kemewahan Raffles Hotel Jakarta langsung terasa ketika memasuki area lobby. Aura Biru dan Emas mendominasi ruangan ini. Dengan dekorasi lampu kaca diatas ceiling membuat tampilan ruangan menjadi luas dan megah.

Begitu juga dengan selasar dan ruang tunggu lift. Baik itu didinding dan ceiling terdapat sentuhan artistik berupa lukisan dan ornamen seni yang mempercantik area.

Kamar yang luas dan Nyaman

raffles hotel 12

Memasuki kamar, saya diperhadapkan dengan lorong selebar 2,5 meter dimana dikiri dan kanan nya terdapat lemari tempat penyimpanan barang dan kamar mandi dengan dibatasi oleh pintu geser. Dimana disisi kiri terdapat lukisan naturalis yang mempercantik kamar.

Dan sekilas ketika masuk ke kamar rasanya koq yach biasa saja. Tapi ketika memasuki area ruang duduk dan ruang kerja baru saya menyadari bahwa kamar ini ternyata besar sekali.

raffles hotel 6

Ukuran tempat tidur berupa king size yang empuk dengan 2 lampu dan nakas dikiri kanan tempat tidur. Disisi samping langsung dapat melihat kamar mandi dengan bathtub dan wastafel yang luas.

Kemudian pada area tempat tidur dan ruang duduk masing-masing disediakan TV terpisah. Jadi ketika sahabat saya menonton di tempat tidur, saya pun dapat menikmati saluran tv favorite saya di ruang duduk tanpa harus berebutan dan kami masih bisa sahut-sahutan ngobrol.

raffles hotel 3

Masing-masing ruangan dipisah oleh pintu geser yang bisa kita buka tutup sesuka hati. Tapi karena kita merasa tidak terganggu dengan keberadaan satu sama lain yach pintu geser tetap dalam kondisi terbuka.

raffles hotel 5

raffles hotel 19

raffles hotel 18

Saking luasnya saya bisa menggelar matras dan melakukan gerakan yoga diarea ini.

Saya yang biasa menginap di kamar hotel biasa ketika melihat ukuran kamar mandi dan bathtub sebegini luasnya. Rasanya pengen jingkrak-jingkrak dan gegulingan karena senangnya. Belum lagi alat mandi atau amenities nya lengkap, bisa dibayangkan saya bakalan berlama-lama berendam dan menikmati nuansa aromatik yang disediakan oleh hotel.

raffles hotel 10

Selain bathtub, toilet dan showernya pun terpisah yang mana masing-masing ruangan dilapisi oleh dinding kaca.

Interior

Baik di kamar maupun disepanjang sisi hotel saya memperhatikan interior yang ada sangatlah mewah. Mulai dari lukisan, pajangan, kursi, detail lampu dan ornamen lainnya sangat kaya akan budaya Indonesia. Walaupun mengusung nama “Raffles” yang mana berasal dari negera tetangga yaitu Singapore tetapi nuansa Indonesia yang kaya dan beraneka ragam tetap tercermin dari tampilan dan detail interior bangunan.

Saya melihat banyak sekali ornamen tokoh pewayangan, patung dan juga ukiran perak dan lain-lain menjadi pemanis raungan yang mempercantik interior hotel. Sehingga kesan mewah makin memperkuat tampilan Raffles Hotel Jakarta.

raffles hotel 8

Dikarenakan floor to floor area lobby sangat tinggi saya perkirakan sekitar 15-20 meter membuat kesan luas, mewah dan megah sangat terasa diarea ini. Dan dengan sentuhan lampu kaca setinggi ruangan membuat kesan mewah bertambah kuat.

raffles hotel 9

Fasilitas yang disediakan Raffles Hotel

raffles hotel 20

Fasilitas yang kami dapatkan di Raffles Hotel antara lain Breakfast untuk 2 orang. Kemudian Spa dan fasilitas olahraga seperti fitness, berenang dan yoga. Saya pun tidak mau melewatkan kesempatan tersebut. Oleh karena itu dari jam 5 pagi saya dan sahabat saya sudah bangun pagi untuk beberes-beres. Sehingga ketika jam 5:30 kami pun turun ke lantai bawah untuk Yoga dan Berenang.

raffles hotel 24

Yoga dan kemudian Berenang di Raffles Hotel Jakarta

Puas Yoga dan Berenang kami menyempatkan diri menikmati spa dan kemudian makan pagi. Lengkaplah sudah pengalaman kami di hotel ini dan rasanya enggan untuk pulang ke rumah. Karena masih pengen berlama-lama disini.

Sungguh liburan akhir pekan yang sangat menyenangkan. Bisa merasakan kemewahan Raffles Hotel Jakarta berkat kebaikan hati sahabat saya Nik dan Sarah. Semoga dikesempatan lain kita bisa menikmati liburan atau staycation seperti ini yach.

Kenapa Saya Harus Membaca?

Dihalaman sebelumnya saya bercerita mengenai Buku Petualangan Tini yang menjadi awal mula saya mengenal sebuah buku. Dan berjalannya waktu dan usia, buku bacaan saya pun berubah. Setelah melewati semua seri Buku Petualangan Tini, saya melanjutkan kisah dari buku-buku karangan Hans Christian Andersen.  Dimana pada masa itu sudah ada edisi bundelannya yang mana semua kumpulan dongen karangan Hans Christian Andersen dikumpulkan menjadi satu buku.

Lanjut membaca buku Hans Christian Andersen, memasuki usia remaja saya mulai mengenal buku Enid Blyton dengan kisah detektif lima sekawan, buku Serial Tintin dan kapten Haddock, buku karangan Astrid Lindgren dengan Pippi si Kaus Kaki Panjang, Kisah 1001 Malam dan banyak lagi buku yang pernah saya baca. Semuanya itu memberi kesan yang amat sangat berarti buat saya dimasa-masa itu.

Belum lagi papa saya memperbolehkan kami berlangganan majalah Bobo dan Donald Bebek membuat masa kecil sampai saya remaja menjadi sosok manusia yang penuh impian dan cita-cita. Mulai dari sana saya mulai menyukai membaca buku dan buku adalah teman yang menjadi penghibur kami dimasa-masa tersebut.

 

kenapa saya harus membaca 1

Lukisan karya Sujud SR di Museum Keramik Jakarta

Kenapa saya harus membaca?

1. Menambah wawasan dan mengenal dunia baru.

Diawal saya mengenal buku bacaan dan mulai mencintai kegiatan membaca, yang saya dapat adalah saya mengenal dunia baru yang asing buat saya. Ketika saya membaca buku petualangan Tini, satu pihak saya merasa bahwa apa yang dialami Tini sama seperti yang saya alami. Hidup didunia yang penuh dengan petualangan, tapi disatu sisi saya sangat takjub ketika Tini belajar memasak kue bersama ibunya.

Dimana dicerita tersebut Tini diajari ibunya memasak kue strawberry. Dari gambar yang ada dibuku tersebut saya akhirnya tau seperti apa bentuk buah strawberry dan ternyata buah tersebut sangat sulit ditemukan di tempat saya tinggal dan hanya bisa ditemukan di negara 4 musim.

2. Meningkatkan konsentrasi.

Dari yang tadinya saya hanya boleh membaca buku diperpustakaan sampai akhirnya setelah bertambahnya usia, pihak perpustakaan memperbolehkan saya meminjam dan membawa pulang buku ke rumah. Yang ada disela-sela aktivitas saya sewaktu remaja buku adalah teman saya yang selalu saya bawa kemanapun saya pergi.

Sepanjang hari yang ada saya membaca dan kadang sampai lupa waktu karena begitu asyiknya membaca.  Ketika membaca pikiran dan perhatian saya hanya terpusat disetiap kata demi kata yang ada dibuku tersebut. Dan tanpa terasa lembar demi lembar pun habis saya lahap. Apalagi ketika tau kalau batas waktu peminjaman buku tinggal beberapa hari lagi. Saya bisa tanjap gas melahap isi buku sampai tuntas dengan waktu yang cepat.

3. Memberi Ide dan Inspirasi.

Dengan membaca, saya menemukan banyak hal yang tadinya saya tidak tau. Dan ketika saya kehabisan ide ataupun inspirasi saya justru mendapatkan pencerahan dengan membaca buku. Karena saya adalah anak sulung dari 5 bersaudara. Saya diperhadapkan dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan oleh adik-adik saya yang usianya jauh dengan saya.

Dimana saya mendapat tugas dari orang tua saya sebagai guru pembimbing untuk adik-adik saya. Masing-masing adik saya memiliki karakter, sifat dan usia yang berbeda sehingga memiliki pertanyaan yang kadang-kadang membuat saya takjub dengan apa yang ada dipikiran mereka. Dengan membaca saya mendapatkan ide dan inspirasi bagaimana menjelaskan suatu hal yang masuk akal dan sesuai dengan perspektif mereka.

4. Meningkatkan hubungan sosial.

Karena jarak umur saya dengan adik-adik saya ada yang usianya lumayan dekat dan ada yang terpaut jauh sekali kadang sabagai kakak ada dinding pemisah antara saya dan adik-adik saya. Hal yang membuat hubungan kami menjadi dekat adalah ketika saya mengajar mereka membaca dan membacakan buku cerita kepada mereka.

Bagaimana menceritakan isi dari buku tersebut dan sesi tanya jawab disepanjang membaca buku adalah kesempatan yang cukup membuat hubungan kami menjadi lebih dekat dan akrab. Dan kesempatan membacakan buku cerita kepada mereka adalah saat-saat yang sangat ditunggu-tunggu oleh adik-adik saya.

Dan ketika saya masuk di bangku kuliah ada saat dimana liburan dan pulang ke rumah, oleh-oleh yang pasti saya beli untuk adik saya pasti nga jauh-jauh dari buku dan komik. Jadi kalau saya sampai di rumah yang pertama kali dicari bukan saya nya tetapi buku apa yang saya beli untuk mereka.

5. Buku memperluas pemikiran.

Setiap kali saya pulang ke rumah ketika saya kuliah, saya selalu membelikan oleh-oleh berupa buku kepada adik saya. Buku yang saya beli saat itu tidak jauh dari komik, buku seri tokoh dunia dan buku panduan dan eksperimen pengetahuan dasar dengan menggunakan alat-alat yang ada disekitar kita.

Adik saya Samuel lebih senang jika diberi oleh-oleh komik Dragon Ball, jadi kalau saya pulang dia sudah membuat list komik yang belum dia punya. Jadi setiap kali saya pulang kampung adalah moment buat dia menyicil kumpulan komik Dragon Ball nya. Sampai suatu hari ketika ditanya apa cita-citanya dia dengan lantang menjawab kalau nanti aku dewasa aku mau membuat karikatur dan komik. Dan jadilah dia seorang graphic design yang mana sesekali mengisi waktu luang dengan membuat karikatur .

Sedangkan adik saya Ryan lebih menyukai buku-buku pengetahuan dasar dan seri tokoh dunia yang mana saat itu telah dibuat seri komik nya untuk mempermudah penulis menyampaikan kisah tokoh dunia kepada anak-anak. Dia sangat berapi-api menceritakan kisah Abraham Lincoln yang mana menghapuskan perbudakan kulit hitam di Amerika. Begitu juga dengan kisah Napoleon Bonaparte, Julius Caesar, Sidarta Gautama dan banyak tokoh-tokoh dunia yang dia tau dari buku-buku yang saya belikan untuk dia.

Jadi jika buku dapat memperluas pemikiran itu benar sekali dan saya sangat setuju. Dari buku-buku komik tersebut, anak-anak dibuat haus akan pengetahuan dan tanpa kita suruh pun mereka belajar dan tau banyak hal dari buku yang mereka baca.

 

kenapa saya harus membaca 2

Lukisan Karya Sujud SR, Museum Keramik Jakarta

 

Mungkin banyak manfaat lain yang bisa kita dapat dari buku. Antara lain meningkatkan empati seseorang akan kondisi orang lain. Dengan membaca buku saya mengenal lebih dekat mengenai sosok Bunda Teresa, yang punya hati yang sangat peka untuk melayani masyarakat Kalkuta India. Buku juga dapat mendorong seseorang menemukan tujuan hidup. Dengan buku saya belajar tentang menulis dan mendapatkan perbendaharaan kata-kata baru. Membaca juga mengajarkan saya untuk terus melatih keterampilan berpikir dan beranalisa.

Buku juga mengajarkan saya untuk bisa mengatur waktu dan mengisi hari-hari dengan kegiatan yang bermanfaat. Begitu banyaknya manfaat yang saya dapat dari membaca membuat saya menemukan alasan kenapa saya harus membaca.

Semakin bertambahnya usia dan banyaknya aktivitas yang saya lakukan, membuat saya lupa akan kebiasaan saya akan membaca. Dan semoga dengan tulisan kenapa saya harus membaca akan membuat semangat saya akan pentingnya meluangkan waktu untuk membaca buku lebih banyak lagi. Oleh karena itu ditahun ini saya dan sahabat saya sudah berkomitmen untuk memasukkan point membaca sebagai bagian dari resolusi tahun ini. Doakan yach semoga semangat itu terus meningkat sampai akhir tahun nanti.

Mie Kangkung

Dingin-dingin begini didepan komputer rasanya otak saya ikutan beku. Sampai tidak tau harus melakukan apa, pengennya cuma nyemil dan ngunyah sesuatu. Asal jangan orang aja yang dicemilin. Tiba-tiba keingat mie kangkung yang pernah saya makan sewaktu berjelajah dengan teman-teman Jakarta Good Guide ketika berwisata mengitari kawasan china town.

mie kangkung 1

 

Ini dia tampilan mie kangkungnya. Menggoda tidak? Saya ngelihatin foto nya berasa sudah kenyang aja #boongbangat. Sambil nyemilin ayam bakar karena nyari mie kangkung sekitaran kantor nga ada.

Yang mana mie kangkung ini terdiri dari mie kuning ukuran sedang, kangkung tentunya, udang, daging dan kaldu yang sangat kental dengan rasa ebi. sruppp tiba-tiba air liur menetes. Yang buat lebih nikmat yaitu ketika menambahkan jeruk nipis dan sambal seperlunya.

Jadi ceritanya saya ikutan wisata china town yang diadakan oleh Jakarta Good Guide, kita ketemuan di Candra Naya. Pesertanya saat itu ada 6 orang tambah 1 orang cowok ganteng bernama mas Farid sebagai guide dan satu-satunya pria diantara kami. Harusnya cerita mengenai wisata china town sudah saya siapkan tapi entah kenapa belum dipublish juga. Jadi akan saya ceritakan dihalaman yang berbeda. Karena dihalaman ini saya beneran pengen ngomongin tentang mie kangkung.

Saya beneran suka berkeliling berwisata disekitaran Jakarta, untuk area china town dan old town rasanya sudah berkali-kali saya kelilingi hanya saja kalau perginya barengan dan ada yang memberi pengarahan rasanya lebih seru saja. Makanya ketika tau ada acara seperti ini saya langsung ikutan mendaftar. Dan saya tau Jakarta Good Guide itu dari blogger kondang si Males Mandi, Dita. Dan sejak itu saya jadi ketagihan dan nanyain terus jadwalnya Jakarta Good Guide yang mana bisa disesuiakan dengan waktu kosongnya saya.

Jadi kalau pas waktu nya langsung saya oke-in dan berangkat lah saya sendirian dari rumah. Setibanya disana nantinya pasti bertemu dengan teman-teman baru dan menikmati wisata yang kami pilih. Setelah menyelesaikan seluruh rute perjalanan, mas Farid meninggalkan rombongan dan memberi kesempatan untuk kami memilih mau makan dimana yang kami mau tanpa kehadiran beliau.

Karena kita orangnya nga mau rugi, akhirnya kami pun singgah dibeberapa tempat untuk nyicipin makanan dimana makan semangkok atau sepiring bisa berdua atau bertiga. Romantis kan yach, padahal kenal aja nga? Baru tau orangnya disana dan habis itu kalau sekarang saya ditanya namanya sekarang sudah rada lupa, maaf yach teman-teman bukan bermaksud yang gimana-gimana tapi emang ini memory harus diupgrade.

Jadi pada saat melewati area china town yaitu seputaran Candra Naya – Pecenongan – Gang Glory kita sudah ngetag-in makanan mana yang kira-kira akan kami kunjungi setelah selesai tour. Jeany memilih mencoba makanan yang ada di Tak kie, saya karena sudah beberapa kali makan di Tak Kie kepengen rasain laksa di lao hoe, sedangkan teman-teman yang lain yang kebetulan berhijab rada ragu-ragu kalau makanan yang kami sebut tadi itu tidak halal. Jadi atas saran mas Farid akhirnya pilihan pun jatuh ke tempat makanan mie kangkung yang ada disini.

 

mie kangkung 2

 

Tepatnya dipertigaan jalan paling ujung setelah gang glorya. Dan sebenarnya ini tempat biasa bangat dan sangat gampang ditemukan. Dan makanan yang disajikan bukan hanya mie kangkung tapi juga soto ayam, kari ayam, sate, siomay dan makanan kecil lainnya. Tapi dari semua pilihan emang yang paling menarik buat kita itu mie kangkung. Porsinya banyak dan isinya komplit. Mie kangkung yang ada diatas itu porsinya sudah dibagi 2 jadi bisa dibayangkan kalau porsi full nya sebanyak apa. Mungkin karena kuahnya yang kental dan berkaldu sehingga rasanya jadi sangat menyenangkan.

Dan saya lupa harga satu porsinya berapaan. Saya masih punya keinginan untuk balik lagi dan mencicipi mie kangkung ini. Kira-kira ada yang mau ikutan nga yach? Atau ada yang mau berbagi referensi mie kangkung enak yang ada di Jakarta? Kalau nga, adakah yang mau berbagi resep bagaimana membuat mie kangkung, kalau ada saya mau dong dibagi resepnya. Hehehe..

mie kangkung 3

Rombongan saya ketika berwisata china town yang dibawa oleh mas Farid dari Jakarta Good Guide.

Talaga Sampireun Ancol

 

telaga sampireun ancol 11

Saya sudah lama penasaran dengan restaurant yang satu ini. Beberapa kali janjian sama teman untuk berkunjung  kesini, tapi baru nemu waktu yang pas ke Talaga Sampireun Ancol hari rabu kemaren.  Dari review yang saya baca, Talaga Sampireun ternyata di Jakarta ada 3 cabang yaitu di Puri, Bintaro dan Ancol.  Tapi karena lokasi yang paling dekat dengan saya yaitu di Ancol akhirnya kita pun berangkat kesini.

Talaga Sampireun Ancol

ANCOL

Jl. Lapangan Golf 7 , Ancol-Pademangan Utara, Jakarta Utara
Tel: (021) 6470 0400 / 0812 9922 2175
Fax: (021) 6471 4096

http://talagasampireun.com/
E-mail:reservation.ancol@talagasampireun.com

Untuk menuju ke Talaga Sampireun Ancol kita terlebih dahulu membayar karcis masuk Ancol karena restaurant ini masuk dikawasan Taman Impian Jaya Ancol. Restaurant ini berada tidak jauh dari EcoPark, Dufan dan Discovery Hotel, jadi gampang bangat nemunya.

Dari luar kelihatan bangunannya wah bangat, dengan nuansa kaca dan open space. Tapi ketika masuk suasananya langsung beda, kita akan nemu restaurant dengan suasana pedesaan dengan saung-saung dan kolam atau telaga dibagian tengah. Karena berada dikawasan Taman Impian Jaya Ancol sehingga area parkir sangat mencukupi. Jadi nga usah takut tidak dapat parkir jika hendak ke Talaga Sampireun Ancol.

Talaga Sampireun sendiri mengandung arti tempat persinggahan di tepi danau, sehingga suasananya dibuat seakan-akan berada di pedesaan dengan gemericik air dan ikan-ikan yang berseliweran. Dan dengan keberadaan saung nya ini yang buat Talaga Sampireun beda dengan restaurant lainnya. Susunan saung nya rapi dan masing-masing saung langsung menghadap telaga, sehingga kita dapat langsung melihat ikan yang ada di telaga tersebut.

Saungnya sendiri terdiri dari 2 jenis yaitu outdoor dan indoor. Yang mana satu berada diruangan ber-AC dan satunya lagi terbuka, tetapi semuanya langsung berhadapan dengan danau. Tiap-tiap saung ada floating deck sehingga pengunjung dapat duduk-duduk santai sambil menikmatai makanan yang disajikan di restaurant ini.

Walaupun saya datangnya bukan dihari weekend tetapi tetap loh pengunjung yang datang ramai sekali. Dan karena kita tidak melakukan reservasi sebelumnya jadi kita nga dapat lokasi di saung, hikss.. Saat ini dimana sudah masuk di penghujung tahun sehingga banyak kantor mengadakan acara dan alhasil semua saung nya penuh. Hiksss..

 

telaga sampireun ancol dari depan

Walaupun saya tidak dapat duduk di area saung, tapi saya masih dapat mengambil foto-foto  yang ada disekitar restaurant. Sangat dianjurkan datang kesini malam hari karena suasananya sangat bagus dengan permaianan lampu-lampu menambah kesan dramatis jika difoto.

 

telaga sampireun ancol night view

Tiap saung terdapat floating deck dimana pengunjung dapat duduk-duduk dan menikmati suasana pedesaan dengan melihat ikan yang sedang berseliweran.

 

telaga sampireun ancol dengan danau nya

Selain sebagai tempat makan, restaurant ini juga menawarkan konsep wisata karena disekitar restaurant terdapat tempat bermain anak-anak dan juga pengunjung dapat menikmati nuansa pedesaan dengan memberi makan ikan.

telaga sampireun ancol 4

Air mancur yang ada ditengah danau.

Selain suasananya yang menarik, restaurant ini juga menyajikan makanan yang enak. Makanan yang kami pesan saat itu adalah iga bakar penyet, udang bakar madu, cumi bakar sambal matah dan sayur bunga pepaya. Sedangkan minuman kami memilih teh poci, jus kedondong serta jus jambu dan jus strawberry bonus dari restaurant karena pembelian lebih dari Rp. 200.000,-

Untuk harga dan menu dapat dilihat disini.

 

telaga sampireun ancol 5

Iga Bakar Penyet

 

telaga sampireun ancol menu daun pepaya

Sayur bunga pepaya

 

telaga sampireun ancol menu cumi sambal matah

Cumi bakar sambal matah

 

telaga sampireun ancol menu udang bakar madu

Udang bakar madu

 

Talaga Sampireun Ancol terdapat 2 lantai, lantai dasar berfungsi sebagai restaurant  sedangkan lantai 2 dapat digunakan untuk hall atau ruang pertemuan untuk event atau acara dengan kapasitas 500 – 700 orang.

 

telaga sampireun ancol interior

Ruangan yang ada diatas merupakan hall untuk event yang besar seperti ulang tahun, gathering kantor atau pernikahan dengan kapasitas 500 – 700 orang.

 

telaga sampireun ancol interior tempat makan

Area makan terbuka jika saung penuh.

 

telaga sampireun ancol 15

Muka saya kucel habis, kecewa karena nga dapat tempat di saung. Muka kecewa tapi koq yach cengar-cengir senang gitu, nga konsisten.

Dengan makanan yang enak serta suasana yang menyenangkan, tidak salah kalau Talaga Sampireun Ancol dapat dijadikan salah satu tempat wisata kuliner favorite yang menarik menurut saya. Dan saya cukup penasaran untuk mengunjungi cabang Talaga Sampireun yang ada di Puri dan Bintaro, kira-kira suasana dan tempatnya sama nga yach ama yang di Ancol?

 

Ayam Goreng Gajah Mungkur

ayam goreng gajah mungkur logo

Setelah mengunjungi rumah ramah lingkungan milik mas Andoko Aribowo dan mbak Sherly Novita, kami pun diajak mbak Wulan Sary melihat-lihat hasil kerajinan dari sisa sampah non organik. Sampai nga berasa kalau jam saat itu sudah menunjukan arah jam 7. Karena saat itu cuaca sedang dingin-dinginnya, perut pun kelaparan, akhirnya saya diajak mbak Rini, mas Adjie, Nik dan Tata untuk singgah di Rumah Makan Ayam Goreng Gajah Mungkur.

Kalau lihat tampilan rumah makan dari luar sich seperti nya biasa saja. Dan dibenak saya yang namanya ayam goreng dimana-mana yach sama saja. Jadi saya tidak terlalu mengharap terlalu tinggi akan ayam yang disajikan disini. Saat itu saya hanya memesan dan menanti hidangan datang ke meja kami sambil ngobrol-ngobrol membahas rumah yang tadi kami kunjungi.

ayam goreng gajah mungkur tampak depan

 

ayam goreng gajah mungkur dari depan

 

ayam goreng gajah mungkur interior

Karena disini menyediakan ayam goreng kampung khas Wonogiri, dibenak saya yang namanya ayam kampung pasti ukuran ayamnya kecil. Tetapi ketika tiba di meja, koq yach gede gini? Entah karena saya nya lagi maruk atau cuacanya emang mengundang selera makan jadi tinggi, rasa nich ayam benar-benar nampol habis. Yang tadinya saya nga mau makan pakai nasi (sudah pamer ke mas Alris kalau saya sudah nga makan nasi dong yach). Ketika ngelihat hidangan ayam dengan ukuran jumbo seperti ini koq yach sayang amat kalau nga ditemani dengan nasi. hehehe, alesan bangat dech.

Dan alhasil saya pun menghabiskan seluruh hidangan di piring saya dengan ludes tanpa ada sisa. Sambil nyicipin sup iga pesanan nya Nik, trus lirik lagi makanan yang ada di piring nya mbak Rini dan mas Adjie. Yang ada porsi makanan saya saat itu jadi lebih banyak dari teman-teman yang lain. Wah mantap juga nich rasa ayam goreng. Walaupun ini ayam kampung entah kenapa ukurannya bisa besar, bumbunya meresap sampai kedalam, ditambah nasi panas dan ada kremes-kremes nya menambah nikmat rasa makanan.

Belum lagi sambal nya yang nampol habis pedesnya kemudian ditambahan dengan perasan jeruk dan kecap membuat rasa sambal jadi makin sedap. Tapi pedesnya nich sambel, sampai membuat saya takut untuk mencocolnya banyak-banyak dan itupun mesti ditambah kecap yang banyak supaya rasa pedasnya nga menggigit. Tetap saja bibir saya gemetaran menahan kepedesan, emang sambelnya menurut saya juara dech.

Dari segi harga, untuk paket nasi ayam komplit dihargai Rp. 47.000,- Dengan ukuran ayam sebesar itu sich menurut saya harganya normal. Asal jangan dibandingkan dengan ayam goreng yang ada di pinggir jalan yach? Sudah pasti hitungannya lebih mahal hehehehe..

Sedangkan sop iga Rp. 38.000. Sop iganya sendiri bening, dengan campuran wortel dan daging yang berlemak tapi porsi dagingnya banyak. Membuat rasa dagingnya empuk dan sop iga menjadi gurih. Untuk cuaca dingin seperti ini menu yang paling cocok menurut saya yach sop iga.

Untuk nasi putih dihargai Rp. 8.000,- sedangkan lalapan Rp. 9.000,- Kita juga dapat memesan ati ampela dan kepala dengan harga Rp. 6.000,- dan beberapa menu lainnya. Tapi karena saya sangat kenyang, jadinya saya tidak begitu berminat untuk mencoba menu makanan yang lainnya.

 

ayam goreng gajah mungkur 5

Ukuran daging ayam yang kami pesan ternyata besar juga yach?

 

ayam goreng gajah mungkur lalapan

Lalapan berupa daun pepaya, timun dan kol

 

ayam goreng gajah mungkur soup daging

Sop Iga

 

ayam goreng gajah mungkur pesanan saya

Makanan yang saya pesan

Ayam Goreng Gajah Mungkur
Jalan Tranyogi Km 15
Cibubur

Nikmatnya makanan yang disajikan di rumah makan Ayam Goreng Gajah Mungkur, membuat saya ketagihan dan pengen kesini lagi. Hanya sayang lokasinya sangat jauh. Selain di Cibubur, rumah makan ini juga ada di Sentul – Bogor, hikss sama saja jauhnya nga ketulungan. Kalau ada kesempatan main ke Cibubur lagi ini merupakan tempat makan yang akan saya kunjungi.

Kelly’s Coffee

kelly's coffee tampilan depan

Walaupun banyak coffe shop yang saat ini kita ketemui. Ada loh coffee shop yang unik menurut saya, yaitu Kelly’s Coffee. Yang mana berlokasi di Tebet. Karena saya bukan anak Tebet, jadi jujur untuk menemukan posisi coffee shop ini saya agak kesulitan.

KELLY’S COFFEE

Jalan Tebet Utara 1 No. 29
Tebet
No. Telphone : 021 333 633 63 atau 0857 755 91806

Cara Kesini.

Dari arah Casablanca menuju stasiun tebet, di stasiun tebet putar balik. Belokan pertama setelah putar balik kita belok kiri. Lalu terus sampai ketemu lampu merah, kemudian belok kanan. Tidak berapa jauh disisi kiri jalan nemu dech kedai kopi ini.

Sebenarnya sich arah ke kedai ini tidak lah begitu susah hanya saja jalanan yang menuju Jalan Tebet Utara 1 satu arah, jadilah kita muter-muter. Kalau teman-teman tau lokasi warung Soto Gebraak di Tebet, Kelly’s Coffee sebenarnya tidak jauh dari warung Soto Gebraak (masih satu jalan).

Kesan di Kelly’s Coffee.

Tempat ini tidak lah besar dan dari tampilan luar tidak begitu kelihatan kalau ini adalah coffee shop. Tetapi ketika masuk kedalam, langsung berasa hommy. Interiornya cukup unik, dengan banyak pigura-pigura disepanjang dinding serta kursi-kursi yang nyaman rasanya welcome bangat.

Dan yang special menurut saya adalah pemilik Kelly’s Coffee, kak Kelly orangnya sangat ramah. Kayaknya semua pengunjung yang datang kesini semuanya dia kenal. Menurut yang punya, konsep coffee shop ini memang sangat mengutamakan rasa kekeluargaan. Jadi bagi saya yang pertama kali berkunjung disini langsung berasa diterima dan diajak ngobrol sama yang punya.

kelly's coffee interior

 

Disini tersedia Wi-Fi, TV yang bisa dijadikan sebagai layar bila ada presentasi, sound system yang bagus jika mau berkaraoke dan gitar untuk ngamen mengiring lagu bagi yang doyan nyanyi.

Berhubung kak Kelly ini suaranya bagus bangat, jadi kalau kita minta beliau nyanyi dia pasti mau. Dan apapun lagu yang dia nyanyikan pasti enak bangat. Secara saya nga bisa nyanyi, jadi lihat orang yang bisa nyanyi langsung jealous luar binasa. Oleh karena itu si kakak ini mempersilahkan pengunjungnya untuk berekspresi seperti yang kita mau. Asyik kan yach.

 

kelly's coffee 6

 

Walaupun kesan nya kecil tapi di Kelly’s Coffee ini cukup bisa menampung 40 orang. Pada saat saya dan teman-teman datang di hari Sabtu dan Minggu, dimana pengunjung sangat ramai berdatangan. Rasanya masih cukup nyaman, tidak lah bising dan pelayanan dari pemilik benar-benar cepat. Setiap meja beliau kunjungi dan ditanyain kira-kira pesanan apa yang kurang atau belum tersaji.

 

kelly's coffee 3

Gitar dan alat musik yang disediakan di Kelly’s Coffee, jika pengunjung ada yang mau bernyanyi dan bermain gitar.

 

kelly's coffee 10

Pencahayaan yang ada di Kelly’s Coffee membuat suasana nyaman dan pada saat saya mengambil beberapa foto disetiap sudut hasilnya jadi bagus bangat. Yang ada saya minta sahabat saya Sarah untuk menjadi model dan berpose sebanyak mungkin. Dan semuanya bagus-bagus, padahal saya tidak menggunakan cahaya tambahan apapun.

 

kelly's coffee menu

 

Karena taste dan pengetahuan pemilik akan kopi sangat luas, sehingga racikan beliau disetiap cangkir yang kami cicipi itu pas bangat. Beberapa kali saya mengikuti path ataupun instagram nya si kakak ini, beliau selalu mencoba-coba dan bereksperimen dengan banyak rasa untuk menambah kekayaan kopi ciptaannya. Salah satu nya dengan mencampur kopi dengan durian, lemongrass, ataupun dragon fruit. Hanya sayang karena saat ini tidak musim durian, sikakak jadi nga punya stock untuk kami bisa cicipi.

Akhirnya kami pun memesan Brulee Blended, Avocado Blended dan Kelly’s Special Blended. Saya mencicipi semuanya dan rasanya enak-enak. Brulee Blended rasanya ada campuran mint, sedangkan Kelly’s special kayaknya paling komplit rasanya menurut saya, terus avocado blended ini menu pilihan saya. Rasa avocadonya berasa bangat tapi taste nya light.

Untuk kisaran harga kopi yang ada disini yaitu sekitar Rp. 20.000 – 45.000,- nga mahal lah untuk ukuran kopi di coffee shop. Tidak harus merogoh kantong dalam-dalam untuk mencicipi secangkir kopi yang menurut saya enak dan suasana coffee shop yang friendly.

 

kelly's coffee 2

Saya sempat curi-curi kesempatan ngambil foto pemilik coffee shop. Dianya lagi asyik dengan handphonenya.

 

kelly's coffee sudut favorite

Salah satu sudut yang saya suka.

Jadi mau tunggu apalagi. Bagi yang berada di kawasan Tebet dan sekitarnya (yang jauh juga boleh koq kesini) ada baiknya menjadikan Kelly’s Coffee sebagai tempat tongkrongan favorite. Selain tempatnya enak, harga kopi nya juga tidak mahal. Dan bisa ngobrol-ngobrol juga dengan pemilik coffee shopnya, hehehe…

 

North Pole Cafe Pantai Indah Kapuk

north pole 1

 

North Pole Cafe Pantai Indah Kapuk

Teman saya Ina, sudah lama bangat pengen main dan ngajakin kita jalan ke Hutan Mangrove PIK. Hanya karena jadwal kita bentrok melulu akhirnya kita pun kesampaian pergi ke hutan mangrove PIK hari minggu yang lalu. Karena saya sudah ke hutan mangrove ini sekitar 3 kali jadi kali ini saya nga pengen cerita tentang hutan mangrove, melainkan wisata kuliner yang ada disekitar PIK. Pilihan kami pun jatuh ke North Pole Cafe Pantai Indah Kapuk

Kondisi cuaca saat kami ke PIK sangat panas, belum lagi kami habis dari hutan mangrove yang kebayang dibenak kami cuma bagaimana caranya mengademkan badan di cuaca yang amat sangat panas ini. Pilihan pertama yang kami pikirkan adalah ice cream dan berendam di bak air dingin (yang ini nga mungkin bangat kan yach?)

Saya teringat postingan teman saya di path mengenai cafe ini. Saya hanya tau tempatnya di PIK tapi lokasi persisnya ada dimana saya tidak hafal. Kamipun mencari alamat di google dan nemu lokasi cafe ini.

North Pole Cafe

Ruko Crown Golf, Blok A No. 57
Bukit Golf Mediterania
Jl. Marina Indah Raya
Pantai Indah Kapuk, Jakarta
No Telphone : 021 29210357

Lokasinya gampang bangat ditemukan, pas dideretan ruko seberang waterbom PIK. Sepanjang waterbom banyak sekali deretan ruko dan beragam jenis makanan. Kami tinggal merhatiin satu demi satu dan langsung ketemu cafe ini.

Dari luar sich kelihatan tidak terlalu banyak pengunjung yang datang, tetapi ketika masuk bisa dipastikan tempat duduk nyaris penuh. Dan jujur saya tidak merekomendasikan teman-teman untuk datang malam minggu karena bisa dipastikan parkiran dan tempat duduk akan sulit didapatkan kecuali memang benar-benar niat buat nungguin, yach silahkan.

Karena kami datangnya hari minggu siang dan sekitar jam 2 siang. Jadi saya masih menemukan beberapa kursi kosong, sehingga saya dapat mengambil beberapa foto untuk saya dokumentasikan. Tetapi selang beberapa menit setelah kami duduk, satu demi satu kursi pun terisi.

Karena cafe ini khusus menyediakan minuman dan makanan ringan jadi jangan berharap menemukan sop buntut dan makanan berat sejenis ini yach. Walaupun sebenarnya di menu saya melihat ada pasta dan chicken thai sauce rice. Tapi dari beberapa pengunjung yang datang saya memperhatikan tidak ada menu berat yang dipesan.

Karena kami penasaran pengen nyicipin aneka ragam ice cream yang lucu-lucu jadilah kami memesan satu jenis ice cream satu orang. Padahal kalau lihat di menu ada loh paket bertiga dengan tiga jenis gelato yang kita mau plus 2 topping frutty pebbles dan cookie crumbs.

 

north pole 3

Jasmine Green Tea

 

north pole 4

Bubble Gum Wonderland

 

north pole 5

Bubble Gum Wonderland, Stawberry Cheese Cake, Jasmine Green Tea

 

north pole 14

Magic Lemonade

 

Masing-masing mangkok ice cream terdiri atas kue atau puding di layer bawah, kemudian 1 scope gelato, dan paling atas dikasih topping. Untuk jasmine green tea, dibagian bawah ada cheese cake, gelato rasa green tea latte dan ditaburi cookie crumbs serta pocky stick sebagai topping. Demikian dengan bubble gum wonderland, dibagian bawah terdapat milk puding, kemudian gelato rasa bubble gum, dan topping fruit loops beserta mini marshmallow, dan 2 pocky stick. Yummiiieeee…

Untuk harga satu mangkok ice cream beseta isi dan toppingnya kisaran harga yaitu Rp 37.000 – Rp. 39.000. Kalau kopi harganya mulai Rp. 15.000 – 30.000. Sedangkan ice cream untuk paket per-2 harganya sekitar Rp. 59.000,- Sedangkan flower power Rp. 45.000,- Jadi bisa dibilang harganya standar untuk ukuran cafe.

Tapi yang paling unik dari semua nya menurut saya adalah Magic Lemonade. Dimana ini sebenarnya lemonade yang terdiri dari teh dicampur dengan perasan lemon. Hanya saja yang berbeda disini adalah teh nya berwarna biru, ketika dituang dengan perasan lemon warnya teh nya berubah menjadi ungu.

Dibawah ini ada link video yang saya ambil, hanya sayang saya lupa setting posisinya, hehehehe.. Jadi rada kebalik.

 

 

Ada satu menu minuman lagi yang menurut saya lucu tapi kita nga mesan. Karena baru ngeh setelah ada pengunjung yang memesan. Menu nya yaitu Flower Power, berupa cotton candi dengan bentuk bunga yang mana sebenarnya adalah gulali berbentuk bunga kemudian dikasih tambahan gelato dan topping terpisah. Tapi bentuknya gelas kecil trus nongol gulali berbentuk bunga yang besar bangat dibagian atas.

Untuk suasana dan interior North Pole Cafe nya sendiri saya suka bangat, sangat instagramable. Setiap sudut dan pojokan jika dijadikan foto di sosmed cukup bagus, berikut tampilan minumannya juga lucu-lucu. Model cafe pojokan tapi nuansanya biru putih sesuai konsepnya North Pole, kayak berada di North Pole dech.

 

north pole 6

Pengunjung yang datang cukup rame, hampir semua kursi penuh.

 

north pole 9

Bentuk kursi yang sempat saya foto sebelum rame.

 

north pole 10

Dipojokan sana ada pengunjung dengan pesenan flower power. Dari tempat saya mengambil foto tidak begitu jelas tampilannya.

 

north pole 12

Kursinya dominan berwarna putih biru sesuai dengan konsep North Pole.

 

north pole 13

Wajah-wajah kecapean habis berkelana dan menanti pesanan datang.

 

Demikian review Noth Pole Cafe Pantai Indah Kapuk yang dapat saya simpulkan. Semoga menjadi salah satu alternative tempat nongkrong dan icip-icip jika berada di PIK.

Rumah Baru Saya

Halloooo.. Akhirnya saya bisa nulis lagi nich, setelah beberapa minggu website dalam proses diutak-atik. Dan sekarang saya ingin mengucapkan Selamat Datang di Rumah Baru Saya. Sempat beberapa teman menanyakan perihal halaman dan tampilan saya dan sekarang saya mencoba untuk menjelaskan. Jadi setelah 3 tahun saya mulai membiasakan diri dengan kegiatan tulis menulis, dua tahun yang lalu sahabat saya menghadiahkan domain, kemudian setahun kemudian dia memberi self hosting berikut desainnya sebagai kado ulang tahun buat saya.

Ibaratnya nich, sahabat saya sudah memberi franchise plus restaurant berikut koki, nah saya cuma diminta ngurusin manajemen doang. Benar nga sich pengibaratan yang saya buat. Jadi betapa bahagianya saya punya sahabat seperti beliau. Hal itu yang membuat saya terpicu untuk terus belajar dan belajar dalam hal tulis menulis.

Lanjut mengenai website tadi. Ternyata self hosting yang sudah jalan setahun ini proses perjalanannya tidak seperti yang saya pikirkan. Maksudnya sahabat saya ini pengennya website tersebut terpisah dan menjadi website mandiri tanpa ada ada embel-embel wordpress atau apapun bentuknya. Tetapi dengan desain dan iklan pastinya. Hanya saja karena saya tumbuh dan besar di wordpress mau tidak mau saya sudah punya komunitas dan kehidupan disini. Sehingga antara self hosting dan wp dalam setahun berjalan sendiri-sendiri.

Jujur saya agak lelah sebenarnya. Mencoba menjaga dan merhatiin 2 rumah yang berbeda tapi isinya sama. Dan sahabat saya pun jengkel lihat saya mondar-mandir kelelahan dan nga ada tujuan yang jelas. Akhirnya kita pun memutuskan bagaimana caranya 2 sistem ini menjadi satu bagian. Dan kami pun meminta bantuan seorang teman yang memang bisa ngerjain dan akhirnya kelar juga.

 

rumah baru saya

Terima kasih untuk Haris dan Bayu yang telah membantu saya dan Nik sampai akhirnya jadi seperti sekarang ini. Serta nga lupa nich saya mengucapkan terima kasih juga buat Dani yang mau kita repotin selama beberapa minggu ini. Nyuri waktunya dia untuk ketemuan (sampai harus ninggalin Bul pulang sendiri ke Bintaro naik taksi, itu benar-benar pengorbanan yang luar biasa) dan setiap hari rasanya beliau saya gangguin mulu lewat TL dan DM buat nanya ini itu.

Semoga dengan Rumah Baru Saya ini, kedepannya halaman demi halaman menghasilkan tulisan yang lebih baik dan berguna buat yang baca. Amin.

 

Weekly Photo Challenge; Victory

weekly photo challenge victory 1

Victory = Win, Glory, Triumph

 

Victory secara umum dapat diartikan sebagai suatu kejayaan, kemenangan, keberhasilan dalam mencapai suatu hal. Dan bagi banyak orang juga dapat dikaitkan dengan kesuksesan. Kesuksesan sendiri tidak selalu berhubungan dengan materi dan kekayaan. Tetapi bagi saya pribadi kata victory dapat mengandung pengertiaan bebas, menang, merdeka terhadap diri saya sendiri.

Memasuki bulan kesebelas dalam tahun 2015 masuk kepengujung tahun. Pastinya sebagian besar dari kita harus kembali mereview kinerja dan produktivitas yang kita lakukan dalam setahun. Kalau di kantor, pasti ada evaluasi dan reward yang kita hasilkan yang nantinya jadi pertimbangan perusahaan untuk melanjutkan atau tidak nya proyek yang sedang kita jalankan.

Begitu juga dengan diri kita sendiri, ada resolusi jangka pendek dan jangka panjang yang sedang atau akan kita capai. Mengenai kata victory dan hubungannya dengan resolusi jangka panjang dan jangka pendek tersebut, yang ada saya teringat di masa dimana saya dan teman-teman kantor merencanakan suatu acara bakti sosial ke satu sekolahan yang ada disekitaran area kami.

weekly photo challenge victory 2

 

Dimasa dimana daerah pedongkelan masih sangat kumuh dan rawan akan perampokan dan kapak merah. Hingga berubah menjadi waduk dan tempat wisata bagi saya ini dapat dijadikan contoh proyek yang sangat baik. Dari luar dan kasat mata saya tau bangat perubahan yang terjadi di area ini, karena saya bertahun-tahun tinggal didaerah ini. Walaupun setiap hari saya selalu melewati daerah ini, ternyata saya tidak terlalu tau apa yang terjadi didalam sana.

Sampai saat dimana kami datang dan masuk kerumah-rumah penduduk yang ada disana. Untuk wilayah yang relatif tidak terlalu besar saya melihat begitu banyaknya penduduk yang tinggal dan berdesak-desakan sehingga yang ada kesan kumuh dan jorok yang ada dibenak saya.

Dan kami menemukan banyak anak-anak usia sekolah dengan keadaan yang tidak begitu terurus. Padahal kalau boleh dibilang tempat ini berada di jantung kota jakarta. Kebanyakan orang tua mereka adalah pemungut sampah dan pengamen yang berada disekitaran Cempaka Putih dan Cempaka Mas.

 

weekly photo challenge victory 3

 

Kami masuk keruang kelas dimana dinding yang hanya berlapis triplek bekas yang mereka pungut disekitar area tersebut. Dan satu kelas terdapat berbagai macam anak dengan usia yang berbeda. Sebagian ada yang berpakaian seragam dan sebagian lagi hanya berpakaian kaos saja.

Tidak ada bangku ataupun meja untuk mereka duduk dan belajar. Setiap anak duduk berdesak-desakan sambil lesehan dilantai. Karena jam kami datang sudah masuk jam makan siang kami pun membawa nasi kotak untuk kami makan bersama mereka di ruang kelas yang sempit.

Melihat keceriaan yang ada diwajah anak-anak tersebut membuat hati kami sangat terharu. Dan ini adalah moment terakhir saya ikut acara bakti sosial dan tidak berapa lama dari waktu kami berkunjung kesana, tempat ini diratakan oleh pemerintah untuk dijadikan waduk. Dimana sempat terjadi sengketa dan perebutan hak tanah, tetapi dengan berjalannya waktu waduk dan daerah ini menjadi tempat yang rapi dan tertata dengan baik.

 

weekly photo challenge victory 6

 

Sampai hari ini saya tidak tau dimana keberadaan anak-anak ini beserta guru-gurunya. Dan saya sangat merindukan saat dimana saya diberi kesempatan untuk berbagi dengan anak-anak atau orang yang kurang mampu. Bertemu dengan anak-anak atau orang tua yang menempati panti asuhan dan panti jompo membuat kita tau kondisi hati kita seperti apa.

Sudah kah saya menang dengan peperangan batin saya. Dikala saya sibuk memikirkan diri saya sendiri tanpa tau bahwa ada sekelompok orang yang ada disekitar saya membutuhkan uluran tangan dan perhatian dari kita. Kadang saya harus didorong atau dipaksa untuk memberi sedikit waktu, materi dan perhatian bagi orang-orang yang kurang.

Padahal sebenarnya saya bisa menciptakan sendiri kesempatan untuk saling berbagi dan turun langsung kedaerah-daerah sekitar saya tanpa harus dipaksa dan didorong terus menerus. Ternyata untuk mencapai kemenangan itu sendiri tidak lah semudah yang saya pikirkan. Setiap hari saya harus berperang dan berjuang untuk mendapatkan kemenangan atau victory itu sendiri.

 

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Guru yang berjasa dan sangat mendedikasi diri mereka untuk pendidikan anak-anak yang ada disana.

 

 

Birdcage Restaurant

birdcage restaurant 1

Saya sempat penasaran dengan satu restaurant yang ada di Jalan Wijaya Kebayoran Baru. Letaknya tidak jauh dari Kedai Filosofi Kopi tempat kami singgah sebelumnya. Kalau dari tampilan Reataurant ini tidak terlalu wah, kelihatan nya simpel dengan balutan kaca dan struktur kayu sebagai penguat. Kesannya ringan tapi praktis dan rapi.

Tadinya kita sempat bingung apa benar restauran yang kami tuju disini tempatnya. Seingat sahabat saya restaurant yang berlantai 2 ini posisi nya ditempat ini, hanya ketika kami sampai plank namanya bukan Birdcage melainkan nama sebuah Restaurant Korea dengan tulisan khas model kanji atau sejenis nya gitu. Sampai akhirnya sahabat saya turun dan bertanya kepada securiy yang jaga disana untuk memastikan. Dan ternyata restauran yang kami maksud benar di lokasi ini hanya di lantai satu dipakai untuk restaurant korea tapi di lantai dua baru birdcage.

 

Birdcage Restaurant

Jl. Wijaya V No.9
Kebayoran Baru Jakarta Selatan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160
No.Telepon:(021) 7392430
Jam Buka: Hari ini buka · 07.00–23.00

 

Dari luar sich tidak terlalu kelihatan pengunjung di restauran ini ramai. Apa karena kami datang kesana masih sore kali yach? Jadi masih sepi pengunjung. Saya masih sempat keliling restaurant dan mengambil foto semua sudut restaurant. Sesampainya menjajaki tangga terakhir kita langsung disambut dengan meja bar, tempat pelayan meracik minuman beserta kursi-kursi yang ukurannya tinggi.

Dan sepanjang mata memandang kelihatan restaurant ini cukup luas padahal kalau saya perhatiin lagi sebenarnya ukurannya tidak lah terlalu besar. Karena ukuran dan bentuk kursinya panjang-panjang dan ditata dengan baik seolah-olah kelihatannya plong dan luas.

Umumnya kursi dan perabotan yang tersedia di restaurant ini terbuat dari kayu dan sebagian adalah sofa yang dilapis kain dengan gaya Maroko. Interior nya sangat menarik buat saya, seperti pada umumnya interior khas Maroko detail yang menjadi ciri khas nya adalah desain lampu, tirai dan yang lain-lain dengan nuansa warna merah. Jadi otomatis saya pun mengambil beberapa foto dengan ragam jenis lampu yang ada di restaurant Birdcage.

 

 

 

birdcage restaurant 8

birdcage restaurant 5

birdcage restaurant 4

birdcage restaurant 3

birdcage restaurant 2

Suasana yang dihasilkan dari desain lampu yang unik membuat suasana restaurant menjadi syahdu, kalem dan tenang.Dan sesuai dengan namanya Birdcage maka terdapat banyak sangkar burung disetiap sudut sebagai pemanis ruangan dan juga untuk memenuhi konsep dari Birdcage itu sendiri.

 

birdcage restaurant 6

 

Karena saya datangnya di hari Sabtu malam maka di restaurant ini kita dapat menikmati live music. Setiap Jumat dan Sabtu malam bergantian band yang datang untuk mengisi acara live music. Dan sejujurnya saya kasih penilaian bahwa band yang mengisi pada saat saya disana sangat lah bagus. Selain suara sang penyanyi oke dan cocok untuk semua jenis musik, yang mana lagunya direquest oleh pengunjung sehingga kebanyakan lagi yang dimainkan pastinya lagu-lagu sekarang dong yach. Juga sound system nya juga bagus sehingga enak bangat dengerin lagu sambil makan dan bercanda tawa dengan sahabat saya disini.

 

birdcage restaurant 7

Salah satu sudut favorite menurut saya.

 

Untuk Main Course kami memilih Chicken Gordon Blue, Fettucini Carbonara, Dory Fish dan Angle Hair with Prawn. Sedangkan untuk Dessert kami memilih Chocolate Melted Cake dan Nachos. Porsinya menurut saya pas, tidak banyak tapi juga tidak sedikit. Rasanya enak dan harga untuk menu yang kami pilih kisaran sekitar Rp. 65.000,- sampai 75.000,- untuk harga menurut saya oke sich.

 

birdcage restaurant 9

Dory Fish nya lembut, bumbunya enak dan porsinya pas.

 

birdcage restaurant 10

Angle Hair dengan minuman Sweet Rooney

 

birdcage restaurant 11

Lucu juga yach namanya Angle Hair. Spageti dengan ukuran yang halus, sekilas tampilannya kayak bihun hehehehee…

 

birdcage restaurant 12

Chicken Gordon Bleu

 

birdcage restaurant 14

 

birdcage restaurant 15

Nachos

 

birdcage restaurant 13

 

birdcage restaurant 16
Grup Band Bravo

 

Secara keseluruhan saya sangat suka dengan nuansa dan suasana Restaurant ini. Karena cozy dan teduh saya nyaman untuk berlama-lama didalam restaurant. Kursi dan sofa nya yang besar dan empuk bisa membuat saya tertidur sambil mendengar alunan musik. Ditambah makanannya yang enak memberi nilai tambah untuk saya datang lagi ketempat ini.