La Laguna Restaurant Bali

Terlalu banyak restaurant, cafe ataupun tempat nongkrong kekinian yang ada di Bali. Membuat saya kadang-kadang bingung yang mana terlebih dahulu yang akan saya tulis. Dimana pertama kali mendengar nama La Laguna Restaurant Bali, yaitu ketika baca tulisan almarhum mas Cumilebay.

Hikss ingat nama almarhum saya jadi sedih. Walaupun saya belum mengenal beliau secara personal dan tatapan wajah. Rasanya saya seperti sudah merasa tau akan beliau melalui tulisannya yang sangat berwarna-warni dan gaya bahasa beliau yang ngebanyol.

Ketika membaca tulisan beliau, saat itu saya cuma bisa membatin bahwa suatu hari nanti saya pasti akan berkunjung kesini. Dan akhirnya saya pun kesampaian mengunjungi La Laguna berkat membaca tulisan beliau.

Berada ditempat ini saya berasa menapak tilas tulisan dan mencoba mengingat sosok beliau dan berdoa semoga dia bahagia disana. Sepertinya semesta pun menjawab doa saya, karena sepanjang kami berada disana cuaca sangat bagus dan langit pun merekah menyambut kepulangan matahari kembali keperaduan.

 

la laguna restaurant bali 13

La Laguna Restaurant Bali
Jalan Pantai Kayu Putih
Canggu- Kuta Utara, Bali

la laguna restaurant bali 31

La Laguna – Restaurant bergaya Gipsi Bohemian di Bali

Rasanya restaurant yang ada di Bali tidak ada matinya mengembangkan kreasi dan inovasi terbaru. Setiap saat ada saja restaurat atau cafe dan tempat nongkrong baru dengan konsep yang berbeda.

Begitu juga dengan La Laguna Bali ini. Dengan lokasi di area canggu yang mana saat ini menjadi tempat nongkrong yang nge-hits. Menjadikan lokasi tempat makan tersebut menjadi incaran banyak turis untuk berkunjung.

Ketika memasuki area restaurant tidak terlihat tanda-tanda bahwa tempat ini adalah tempat makan. Hanya berupa area kosong berpasir dangan rumput-runput tinggi disekitarnya. Kemudian setelah melewati signage yang menyatakan bahwa benar kami berada dikawasan La Laguna baru kami menemukan area parkir yang luas dengan peletakan karavan dikiri dan kanan jalan.

Koridor berupa jalan setapak dari area parkir menuju kawasan La Laguna hanya berupa jalan setapak berpasir dengan pohon-pohon rindang disekitarnya. Seperti lorong gelap alami dengan karavan-karavan yang tidak berpenghuni . Saya sempat bertanya-tanya dimana tempat makannya yach?

Untungnya kami langsung disamperin oleh pegawai dengan kostum ala gipsi bohemian. Dan setelah diajak ngobrol dan diberikan sedikit info mengenai restaurant,  akhirnya kami disediakan tempat duduk sementara di area gubuk-gubuk dengan penutup atap rumbia.

Dikarenakan kami datang jam 4 sore dimana area tempat duduk di lapangan terbuka baru akan dibuka jam 5 sore. Akhirnya kami pun memesan makanan dan menikmati suasana siang menjelang sore yang cukup terik disini.

Interior La Laguna Restaurant Bali

Pada dasarnya tempat makan ini berupa lapangan luas dengan gubuk-gubuk dan karavan. Selebihnya disediakan alas kain dan tempat duduk empuk yang besar. Hanya saja semua bernuansa gipsi bohemian dengan motif-motif yang khas pada kursi, meja dan alas kain penutup.

Karavannya sendiri saya lihat kosong, hanya menurut pegawai yang saat itu bertugas. Kita dapat berkonsultasi dan membaca peramalan nasib melalui tarot didalam karavan. Dan itupun dapat kita jumpai pada jam-jam tertentu.

Begitu juga dengan nuansa lampu-lampu dan foto yang menghiasi area tempat makan ini.

Karena pada saat itu pencernaan saya lagi tidak baik, yang ada saya bolak balik mengunjungi toilet. Dan kesan yang saya dapat ketika masuk ke toilet adalah saya melihat foto-foto lama berupa potrait gadis gipsi. Kalau sekilas ngelihatnya sich saya cukup terpesona karena saya jadi foto-foto tersebut sangat bagus dan pengambilan foto nya sangat menarik menurut saya.

Tapi karena kondisi perut saya yang sangat memprihatikan membuat saya mau tidak mau agak lama disana membuat saya semakin memperhatikan detail demi detail foto tersebut. Entah kenapa rasanya foto tersebut sangat real dan hidup. Menyadari hal tersebut saya langsung buru-buru keluar dan menyesali diri saya sendiri kenapa saya sangat terpesona dengan tampilan foto yang ada.

Hikss kenapa juga menaruh foto didalam kamar mandi sich? Yang ada saya jadi ketakutan sendiri melihatnya.

la laguna restaurant bali 16

la laguna restaurant bali 30

Menikmati Matahari terbenam di La Laguna Restaurant Bali

Yang pasti tujuan utama kami berkunjung ke La laguna Restaurant nga lain adalah selain menikmati tempat makan yang lagi ngetrend, juga mengejar suasana matahari terbenam di Pantai Kayu Putih.

Walaupun sudah berkali-kali melihat dan menyaksikan moment matahari terbenam diberbagai tempat. Tetap saja ada sesuatu atau aura yang berbeda ketika menyaksikan matahari terbenam di Bali. Saya tidak tau apakah ini pendapat saya saja atau teman-teman yang lain juga merasakannya. Tetapi sepanjang saya ke Bali sebisa mungkin kami tidak pernah absen untuk menikmati moment tersebut.

la laguna restaurant bali 4

la laguna restaurant bali 5

la laguna restaurant bali 27

la laguna restaurant bali 26

la laguna restaurant bali 28

Yang istimewa di La Laguna

Dan menurut saya yang istimewa dari La Laguna ini adalah Jembatan penghubung diantara tempat makan dan pantai Kayu Putih. Dari foto-foto yang saya ambil, saya menyimpulkan keberadaan jembatan ini sangatlah instagramble bangat.

Walaupun hanya berupa jembatan kayu yang sudah dipoles dan didaur ulang tapi tampilannya dibuat dengan sedemikian menarik. Sehingga kesan alamiah dan ditambah kesan lampu-lampu diatas jembatan membuat suasanana menjadi tambah syahdu.

la laguna restaurant bali 1

la laguna restaurant bali 19

la laguna restaurant bali 10

Menu yang ditawarkan di La Laguna Restaurant

Jika menilik dari menu yang ditawarkan oleh La laguna. Kesan yang pertama ada dibenak saya adalah mahal. Untuk harga bisa dibilang lumayan mahal untuk kantong saya. Makanan kecil berupa dessert seperti ice cream dan tapas dihargai 25 ribu – 60 ribu. Sedangkan makanan berat berupa sandwich sampai steak dihargai sekitar 65 ribu – 290 ribu.

Begitu juga dengan minuman. Hanya saya lupa untuk memfoto menu minuman karena jenis minuman yang tersaji cukup banyak dan unik-unik. Tapi kisaran harga minuman tidak jauh berbeda dengan makanan.

la laguna restaurant bali 17

Calamary a la Romania

la laguna restaurant bali 21

Spoon me dan Dragon Fruit Vodka

la laguna restaurant bali 22

Grilled Prawns

la laguna restaurant bali 24

The Brownie

la laguna restaurant bali 25

la laguna restaurant bali 2

Pose yoga ala-ala. Lagian saya nga ada persiapan buat yoga, jadilah foto ala-ala.

Menurut saya La Laguna Restaurant Bali bisa dikategorikan tempat makan ngehits yang ada di Bali saat ini. Dan ketika berkunjung rasa penasaran saya akan tempat ini pun terpuaskan.

Menyelam di Tulamben

Setelah setahun mengambil sertifikat menyelam dan cukup lama absen menyelam. Akhirnya dua minggu yang lalu kesampaian menyelam di Tulamben. Senangnyaa…

Tadinya sich mau menyelam di tempat yang rada jauhan, sombongg.. Tapi apa daya lagi-lagi mentok ama cuti. Akhirnya setelah lama mikir, pilihan pun jatuh ke Bali.

Sebenarnya sampai saat ini saya masih belum naik kelas dari level open water. Hiksss. Yang tadinya sudah menargetkan bakalan menyelesaikan tahun ini, apa daya saya masih butuh 4 kali lagi untuk bisa lulus. Kapan lulusnya kalau begini ceritanya yach.

Liburan di Bali

Kebetulan dua sahabat saya, Nik dan Sarah lagi ada rencana ke Bali. Yang tadinya berangkat bulan Juni, tapi karena satu dan lain hal akhirnya kita mundurin ke bulan September.

Itupun sebenarnya saya masih ragu, apakah saya beneran menyelam. Karena kedua sahabat saya tidak begitu tertarik dengan aktivitas menyelam. Yach masa mereka cuma nemanin saya doang. Kan nga asyikkk hehehe.

Justru yang ada mereka yang mendorong saya tetap harus menyelam. Dengan iming-iming kalau lokasi disini adalah salah satu spot menyelam terbaik yang ada di Bali.

menyelam di tulamben 10

Saya dengan peralatan menyelam di Tulamben

Tepatnya pas liburan Idul Adha, kamipun terbang ke Bali. Terakhir ke Bali itu juga sudah setahun yang lalu. Trip ke Komodo, dan ketika kembali ke Jakarta kami extend sehari menginap di Bali. Untuk menjelajahi Nusa Penida dan sekitarnya.

Kalau ngomongin Bali, rasanya kita semua tau wisata yang ada disini kayaknya nga ada habisnya. Berkali-kali ke Bali pun sepertinya masih ada aja dong tempat yang belum saya kunjungi.

Jadilah liburan ke Bali kali ini khusus hanya seputaran Amed dan Tulamben.

Menyelam di Tulamben.

Apa yang kami dapat selama liburan ke Bali? Salah satunya adalah menyelam di Tulamben. Liburan kali ini kami hanya mengkhususkan diri disekitaran Amed dan Tulamben. Dimana snorkling dan diving menjadi salah satu objek tujuan liburan kami di Bali.

Dan harusnya bertepatan dengan libur Idul Adha, operator tempat saya mengambil sertifikat sebenarnya pun mengadakan trip ke Tulamben. Tapi yach gitu, karena kebanyakan mikir, yang ada saya melewatkan tanggal pendaftaran. Sesampainya di Bali baru dech panik, mau nyelam pakai operator mana nich?

Terlalu santai dan lebay. Jadilah malam sebelum menyelam saya mencari info operator. Sempat nanya ama pegawai penginapan kami di Amed mengenai operator menyelam.  Ternyata banyak dong. Sepanjang penginapan tersedia banyak sekali jasa penyelaman dan tinggal milih.

Berhubung ada yang dekat sama penginapan. Dan karena dekat maka ketika mau berangkat menyelam pihak operator bakalan menjemput dan mengantar ke lokasi penyelaman sekalian. Hehehe..

Spot Penyelaman di Tulamben.

Sebenarnya ada beberapa spot penyelaman di Tulamben. Saat itu saya memutuskan untuk memilih 2 spot saja. Yaitu USS Liberty dan Tulamben Wall.

1. USS Liberty.

Di lokasi USS Liberty ini kita dapat menikmati pemandangan bangkai kapal Amerika. Yang mana sekarang menjadi tempat bernaungnya berbagai jenis ikan dan terumbu karang.

Karena posisi bangkai kapal ini terletak hanya beberapa meter dari bibir pantai. Sehingga untuk mencapai spot, penyelam tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa kapal.

Cukup berjalan beberapa meter dengan menggunakan peralatan lengkap menyelam. Kemudian perlahan-lahan menapaki batu-batu pasir disepanjang bibir pantai. Tidak jauh dari sana kita bisa turun dan langsung melihat kondisi bangkai kapal.

Saat itu saya sampai di lokasi jam 10 pagi. Dan menemukan banyak penyelam dari berbagai negara berkumpul disana. Dari beberapa mereka ada juga jurnalis dan peneliti yang pada saat menyelam beberapa kali saya tabrakin. Hehehe.. Karena saking banyaknya penyelam yang ada saling rebutan ngejar objek.

menyelam di tulamben 1

Bongkahan bangkai Kapal USS Libery.

menyelam di tulamben 2

menyelam di tulamben 3

menyelam di tulamben 4

menyelam di tulamben 5

Saya tidak bisa mengambil foto tampilan keseluruhan penampakan bangkai kapal. Karena kami berjalan menyisiri kapal dari samping dan kemudian masuk ke ruang-ruang dalam kapal.

Untuk mengambil foto keseluruhan tampilan bangkai kapal seperti nya harus sampai ke bagian depan kapal. Sedangkan kami, baru setengah badan kapal sudah mesti masuk kebagian dalam untuk melihat ikan-ikan yang ada didalamnya.

Karena saya masih di level open water jadinya saya hanya bisa menyelam dikedalaman maksimal 18 – 20 meter. Tapi karena keasyikan melihat-lihat kondisi disekitar kapal. Yang ada saya nga nyadar dan melihat catatan kedalaman dari DiveCom saya tercatat 23 m.

Cukup dalam untuk ukuran pemula, tapi karena saya menikmati keindahan pemandangan bawah laut yang ada disini. Saya sampai nga begitu ngeh akan kedalaman. Dan sejauh ini saya tidak mengalami permasalahan selama penyelaman.

Keanekaragaman ikan yang ada di USS Libery.

Foto dibawah ini adalah foto yang diambil oleh master dive yang mendampingi kami saat itu. Beberapa jenis ikannya saya tidak tau namanya.

Tapi menurut saya, jenis ikan yang ada disini beragam dan untuk terumbu karangnya bisa dibilang cukup sehat. Sedangkan visibility dan kebersihan air sepanjang penyelaman pun menurut saya cukup jernih. Saya melihat karena kebanyakan penyelam berasal dari luar negeri. Membuat tingkat kesadaran akan kebersihan dan kenyamanan lokasi penyelaman di USS Liberty cukup terjaga.

menyelam di tulamben 22

pink leaf scorpion fish

menyelam di tulamben 21

yellow leaf scorpion fish

menyelam di tulamben 19

frog fish

menyelam di tulamben 18

menyelam di tulamben 15

14

menyelam di tulamben 12

Lion Fish

menyelam di tulamben 11

Penyu

Diawal penyelaman saya dan teman-teman penyelam sempat melihat penampakan beberapa penyu. Dan pemandangan ini membuat kami rebutan mengambil foto dan merekam video. Sampai-sampai saya beberapa kali menyeruduk teman penyelam lainnya yang juga asyik mengambil video penyu dan ikan-ikan sekitarnya.

2. Tulamben Wall.

Di spot penyelaman kedua yaitu Tulamben Wall. Saya merasa tidak terlalu sesemangat penyelaman pertama. Entah karena oksigen yang saya gunakan tidak senyaman penyelaman pertama. Atau karena saya sudah terpaku dengan keindahan USS Liberty. Sehingga saya mulai mengomel dan ngoceh didalam hati.

Hehehe.. terlalu banyak maunya ini. Tapi kalau keseluruhan sich bisa saya bilang bahwa kondisi terumbu karang di Tulamben Wall cukup sehat.

Dikarenakan lokasi wall cukup luas dan tidak terlalu dalam sehingga beberapa kali menemukan ikan dengan ukuran yang besar. Seperti baracuda dan ikan sirip kuning banyak saya temukan disini.

Dibawah ini secuil video penampakan gerombolan ikan sirip kuning yang berseliweran di Tulamben Wall. Selamat menikmati dan semoga pengalaman saya menyelam di Tulamben bisa menjadi inspirasi. Sehingga dapat menjadikan Tulamben menjadikan objek wisata teman-teman bila sewaktu-waktu berkunjung ke Bali.

Foto Black and White

Saya penyuka foto black and white. Kesan yang didapat dari foto black and white sangat dramatis dan memberi efek magis buat saya. Untuk menghasilkan foto black and white emang rada susah-susah gampang. Tapi karena saya tidak terlalu mengerti teknik mengambil foto hitam putih yang cantik jadi saya pribadi sebenarnya tidak bisa menjelaskan mana foto hitam putih yang baik dan seperti apa teknik untuk mendapatkan foto hitam putih agar terlihat menarik.

foto black and white 5

 

Jadi jangan dianggap kalau halaman ini akan berisi trik atau sharing mengenai ilmu photography tentang pencahayaan dan lain sebagainya, lupakan. Hehehe.. Yang ada saya bisa digebukin ama fotografer profesional dengan memberi ilmu asal-asalan ala saya. Hanya setelah seharian mata ini lelah didepan komputer tetapi ketika melihat beberapa hasil jempretan yang saya ambil dan kebetulan black and white yang ada saya jadi tergerak untuk membuat galeri di halaman ini.

Mungkin foto-foto dibawah jauh dari kesan luar biasa dan profesional, hanya ada rasa bangga saja sich ternyata saya lumayan banyak membuat foto black and white dan ketika melihatnya mata saya kembali segar, seperti melihat daun sehabis hujan.

Pada dasarnya foto yang ada dihalaman ini semua diambil dengan settingan berwarna. Hanya ketika saya lihat-lihat, ditelaah, koq lucu juga yach kalau ini foto dibuat monochrome. Setelah utak-atik sedikit brightness dan contras jadilah seperti yang ada disini. Selamat menikmati.

 

foto black and white 1

 

1

 

foto black and white 3

 

foto black and white 6

 

foto black and white 4

 

Angel’s Billabong

angel billabong 3

Melanjutkan perjalanan di Nusa Penida, tidak berapa jauh dari Pasih Uug atau Broken Beach, kita akan menemukan satu lokasi yang cukup menarik yaitu Angel’s Billabong. Kenapa disebut Angel’s Billabong, konon Billabong itu sendiri diambil dari bahasa inggris yang artinya ujung. Dimana sesungguhnya lokasi ini merupakan muara dari sungai yang ada Nusa Penida.

 

angel billabong 13

 

Hanya berjarak beberapa ratus meter dari Pasih Uug, melewati batu-batu karang yang tajam dan saya sempat menemukan beberapa kaktus tumbuh diarea ini. Sampailah kami diujung area muara suangi yang mana permukaan airnya tenang dan jernih dengan cekukan yang membentuk kolam-kolam kecil didalamnya.

Airnya sangat jernih dan bening sehingga kita dapat melihat sampai tembus kedasar sungai. Untuk dapat menikmati beningnya air disini, beberapa teman saya rela menuruni bukit yang terjal kebawah. Dengan batu-batu karang yang tajam-tajam. Dimana untuk turun sangat curam dan harus lebih berhati-hati agar kulit tidak lecet jika sedikit saja kesenggol dengan batu-batu yang ada.

 

angel billabong 4

 

angel billabong 14

 

angel billabong 11

 

angel billabong 8

 

Dan yang unik menurut saya adalah aliran air yang ada disini langsung bertemu dengan laut lepas. Dengan deru ombak yang sangat kencang menghamtam batu-batu yang ada ditepi sungai. Seberapa pun kencangnya ombak yang mendera, air sungai yang ada dibagian cerukan ini tetap lah tenang. Seperti tidak terganggu dengan kerasnya angin dan hantaman ombak.

Adik saya Samuel, begitu sangat penasarannya untuk melihat apa yang ada diujung sana. Melihat dia sampe paling dulu disana, oleh pemandu kami langsung diteriak-teriakin untuk menjauh. Karena jika terlalu dekat dengan tebing yang ada diujung sana, bisa tergelincir kebawa ombak dan langsung menuju lautan lepas.

Untuk menuju lokasi tersebut agak sulit karena posisinya agak terpencil, jadi ada baiknya minta panduan warga lokal untuk menemukan area ini. Dan dijamin pesona keindahan Angel’s Billabong akan membuat setiap pengunjung yang datang tidak akan menyesal.

 

angel billabong 12

 

angel billabong 10

 

angel billabong 9

 

Broken Beach Nusa Penida

broken beach nusa penida 2

 

Pasih Uug atau dalam istilah bahasa bali disebut pantai yang rusak atau kalau turis asing suka menyebutnya dengan Broken Beach. Dimana terdapat jembatan alami dengan karang yang bolong sebagai terowongan air laut. Bentuk dan permukaan karang ataupun tanahnya tidaklah rata dan justru menjadi ciri khas yang membuat tempat ini menjadi unik.

Airnya sangat bening dengan gradasi warna hijau dan biru pada permukaan airnya. Dimana langsung berhadapan dengan laut lepas. Dari atas kita dapat melihat permukaan bawah air karena sngat jernihnya dan rasanya tidak sabar pengen langsung melompat. Tetapi tebing-tebing yang ada sangat tinggi sedangkan kedalaman airnya tidak dalam jadi rada serem aja pengen lompat.

Kawasan disekitar pasih uug tidaknya ramai, justru terkesan sunyi dari aktivitas manusia. Telinga saya dipuaskan dengan suara deburan ombak dan angin kencang akibat benturan air laut yang menabrak tebing-tebing. Bukan hanya telinga, mata saya juga sangat dimanjakan dengan pemandangan rumput yang hijau, hamparan pohon-pohon kering dan laut serta langit yang biru. Perpaduan yang amat sempurna.

Saya hanya duduk terdiam untuk menikmati semua yang ada didepan saya.

 

broken beach nusa penida 3

 

broken beach nusa penida 4

 

Kondisi jalan yang kami lewati. Dibeberapa lokasi terdapat lubang yang besar sehingga rasanya mau kesini itu berasa jauh dan penuh perjuangan. Tapi ketika melihat pemandangan yang ditawarkan oleh tempat ini yang ada jadi lupa betapa beratnya perjuangan yang kami lewati.

 

 

Pantai Kelingking Nusa Penida

pantai kelingking nusa penida 2

 

Tidak berapa jauh dari Pura Paluang atau sering disebut dengan pura mobil terdapat pantai cantik yang dari pandangan sekejab mata saja sudah membuat saya jatuh cinta. Namanya Pantai Kelingking, yang oleh turis luar disebut dengan nama Dream Beach. Hanya kalau makai nama Dream Beach pasti orientasi nya selalu Dream Beach Bali dong yach. Oleh karena itu saya lebih senang nyebut pantai ini dengan Pantai Kelingking.

Kalau dihalaman sebelumnya saya sempat cerita tentang Pura Paluang atau Pura Mobil yang mana pada saat diceritakan oleh driver kami, membuat bulu kuduk saya berdiri. Kenapa disebut pura mobil karena dipelataran pura dibangun rekayasa atau model mobil. Mobil-mobil tersebut dibangun dimana dahulunya masyarakat setempat sering mendengar deru dan klakson mobil terdengar disekitaran tempat ini. Padahal jaman disaat itu belum bermunculan mobil.

Terus si bapak masih ngelanjutin cerita-cerita mistis dan asal usul daerah yang ada disana, makin membuat pikiran saya sepanjang perjalanan menerawang kemana-mana. Dan sepanjang perjalanan si Bapak nyetel lagu kayaknya senandung puji-pujian Hindu dengan latar belakang dan bahasa India gitu dech. Walaupun iramanya itu-itu saja dan diulang-ulang entah kenapa saya senang bangat. Kayak berasa di studio yoga dengan posisi meditasi, ngademin hati bangat.

Belum kelar menghayalnya tau-taunya sudah sampai dong di Pantai Kelingking. Turun dari mobil nemu pura kecil ini. Koq yach kita kesini, mana pantainya?

 

pantai kelingking nusa penida 3

Pura nya kecil tapi menarik dan rapi bangat.

 

Ternyata kalau kita nyisirin pagar yang ada dipinggir pantai kita langsung melihat pantai kelingking dari atas. Pantainya putih bersih, tapi sayang kita hanya bisa melihat dari jauh. Untuk dapat kesana kita harus sewa perahu dan disekitaran sini merupakan Manta Point dan binatang-binatang laut yang kece-kece. Tempat ini merupakan spot diver bagi yang suka menyelam.

Karena kita berada ditepi tebing sehingga mesti perhatiin langkah dan gerakan kaki kita. Karena tidak ada pagar pembatas yang dapat kita pegang kalau-kalau tergelincir. Lahan tempat kita berada sangatlah sempit dan langsung berhadapan dengan tebing yang tinggi. Jadi harap berhati-hati yach teman kalau sedang berada disini.

 

pantai kelingking nusa penida 7

 

Dari atas saya dapat merasakan hembusan angin yang kencang karena gelombang ombak dan air laut langsung menghantam tebing-tebing yang tinggi yang berjejeran disepanjang pantai. Dalam waktu sekejap pantai yang kelihatan putih ketutupan kabut dan kami pun bubar jalan, kembali ke mobil sewaan.

 

pantai kelingking nusa penida 8

Deretan tebing sepanjang pantai kelingking.

 

 

Nusa Penida Bali

nusa penida bali 1

Kami sampai di Bali sekitar jam 5, berputar-putar di area bandara mengambil bagasi dan mencari cemilan untuk dimakan dijalan. Sekitar jam 6 kami pun mencari transportasi yang ada disekitar bandara menuju ke penginapan. Karena kami tinggal ber-14, 2 orang diantara kami berpisah penginapan karena mereka sudah terlebih dahulu memesan kamar di penginapan lain. Tetapi besok harinya mereka tetap ikut trip bersama kami ke Nusa Penida.

Tinggallah kami ber-12 berusaha mencari kendaraan yang bisa langsung mengangkut kami sekaligus. Hanya karena tidak menemukan kendaraan besar akhirnya kami pun berpisah-pisah menjadi 3 taksi dan jalannya beriringan. Sebelumnya kami sudah dipesankan kamar, hanya karena tidak tau lokasi tepatnya dimana akhirnya kami pun mengandalkan driver taksi masing-masing.

Dan sampailah kami di penginapan, disini peserta nambah satu yaitu adik saya. Dia tinggal di Bali, karena kebetulan saya mampir dikotanya yang ada saya pun mengajak dia untuk ikut bersama kami besok mengitari Nusa Penida.

Besok harinya jam 6 pagi kami pun berangkat menuju Sanur untuk menyeberang ke Nusa Penida. Selain Nusa Penida dari dermaga ini kita juga bisa menyeberang ke Nusa Lembongan dan Ceningan. Diantara ketiga pulau tersebut, Nusa Penida lah yang paling besar.

Sehingga kalau kita menggunakan kapal untuk menyeberang ke tiga pulau tersebut harga dan lama nya waktu tempuh tidak terlalu jauh beda. Dari Sanur menuju Nusa Penida jaraknya sekitar 45 menit dan biaya Rp. 75.000,-

nusa penida bali 2

 

Dari dermaga, kita dapat melihat aktivitas penumpang dan pekerja lalu lalang. Sesampainya kami disini, turun ke dermaga, penumpang yang dari Nusa Penida yanga akan menuju Bali langsung gantian naik ke kapal yang sama dengan yang tadi kami tumpangi.

Hanya karena airnya surut sehingga kapal tidak bisa bersandar di dermaga, yang ada penumpang mesti turun dan dipindahkan satu demi satu dengan kapal sekoci yang lebih kecil. Jadi di dermaga saja kami membutuhkan waktu sekitar 15 menit sampai semua peserta komplit turun dan kemudian kendaraan yang akan mengantarkan kami keliling nusa penida sudah menanti dan kamipun siap berangkat.

 

nusa penida bali 3

 

Pemandangan sekitar dermaga cukup bagus dan bersih. Matahari bersinar dengan teriknya sehingga kelihatan langitnya bersih dan cerah. Kondisi disekitar pantai cukup bersih dengan pasir yang putih dan pantai yang cukup panjang.

 

nusa penida bali 5

Menanti teman-teman yang lain pada antri di toilet saya pun berkeliling diseputaran dermaga untuk melihat situasi sekitar pantai.

 

nusa penida bali 3

 

Setelah kendaraan mulai jalan saya asyik menikmati pemandangan yang kami lalui. Sepanjang mata memandang saya melihat deretan pohon jati, pohon jambu monyet, kandang sapi dan langit yang biru. Saya sudah lama tidak makan jambu monyet dan sepanjang jalan saya melihat hampir seluruh pohon sudah berbuah dan matang.

Karena gregetan melihat jambu yang ranum-ranum kamipun meminta driver untuk berhenti dan kami pun turun mengambil buah jambu monyet yang dibiarkan begitu saja oleh warga setempat. Kalau menurut driver yang adalah warga setempat, mereka sendiri hampir tidak pernah memakan jambu monyet mungkin karena sudah terlalu banyak dan sering yang ada bosan kali yach.

Jadinya kalau ada pengunjung yang mau ambil diperbolehkan koq (hehehe.. pembelaan diri). Hanya kenapa nga pada dijualin aja yach kan sayang nga ada yang makan buahnya. Kalau biji dari jambu monyet sendiri sepertinya mereka kelolah untuk dijadikan snack atau produk lain. Hanya sayang aja sama buahnya dibiarkan busuk di pohon tidak menghasilkan apa-apa.

nusa penida bali 7

Karena ukuran pulau ini cukup besar yang ada kami mengelilingi pulau tersebut seharian tetapi tidak semuanya dapat kami singgahi. Dari satu tempat ke tempat lain jaraknya cukup jauh dan jalan yang kami lewati hampir seluruhnya jelek. Rata-rata kondisi jalan yang kami lalui berlubang dan masih berupa tanah berpasir sehingga dimusim kemarau seperti saat ini membuat jalanan berdebu.

 

nusa penida bali 8

 

Tidak berapa lama kami pun sampai ke tujuan kami yang pertama yaitu Pura Paluang. Adik saya, Samuel disetiap spot saya minta jadi model. Sebenarnya dia sama dengan saya paling males kalau diminta berfoto, yang ada disetiap tempat ketika saya minta berpose dia ogah-ogahan. Tapi karena saya maksa-maksa akhirnya dia mau juga tapi yang ada posenya sama disetiap tempat, hanya beda background doang.

Kalau dilihat sekilas dari luar, pura itu tidak berbeda jauh dengan pura yang ada pada umumnya di Bali. Hanya bedanya pura disini lebih kecil dengan bahan dasar didominasi dengan batu kapur. Pura Paluang terletak di Desa Karang Dawa, berada di kawasan paling barat Nusa Penida.

Jarak tempuh ke Pura ini dari pelabuhan Nusa Penida dengan kendaraan bermotor kurang lebih 40 menit. Dan yang paling istimewa dan berbeda yaitu didalam Pura terdapat 2 model mobil yang memang sengaja ditaruh disana.

Kalau dari cerita driver yang membawa kami, keberadaan mobil yang ada di pura ini dikarenakan warga setempat pada malam-malam tertentu sering mendengar deru mobil dan suara klakson dari arah Pura. Padahal dijaman dahulu area ini belum ada kendaraan yang masuk pulau. Hikss mendengar cerita nya saja sudah merinding.

Kemudian warga berdiskusi dan kemudian sepakat membangun mobil-mobilan didalam pura. Sejak dibangun mobil-mobilan tersebut suara deru dan klakson mobil hilang. Di Pura ini terdapat 2 mobil yaitu mobil Jimny dengan plat DK 28703 itu maksudnya DK itu singkatan Dusun Karang Dawa. Selain DK itu sendiri juga merupakan kode plat kendaraan untuk Bali.

Untuk plat nomernya yaitu 28703 dibuat sebagai penanda tanggal selesai renovasi 28 Juli 2003. Sedangkan mobil satu lagi dengan jenis VW dan plat nomernya KD 013 yang menjadi penanda Karang Dawa 2013. Hanya entah kenapa saya tidak mengambil satu pun foto yang ada diarea dalam pura. Hikss maafkan saya.

nusa penida 9

 

Dari posisi kami berdiri di Pura Paluang kami juga melihat satu pura lagi persis ditepi karang diseberang kami. Tapi karena kelihatannya jauh sehingga kami tidak berminta untuk mampir kesana. Kalau melihat pura tersebut dari posisi kami, ada kesan anggun dan mistis. Karena letaknya pas diujung karang sehingga uap air akibat angin dan ombak atau air laut yang berpecah dan menabrak tebing sehingga terlihat kabut menutupi area pura.

Sebelum kami meninggalkan pura Paluang, saya pun mengambil foto detail ornamen yang ada disekitar pura. Ini salah satu yang saya suka setiap kali berkunjung ke Bali, selalu saja saya menemukan ornamen-ornamen dan detail dekorasi yang menarik disetiap sudut kota, baik itu di pura, taman ataupun jalanan.

 

nusa penida 11

 

nusa penida bali 11

 

Pohon Kamboja Bali dengan latar langit yang biru, perpaduan yang kontra sekaligus menarik buat saya. Perjalanan selanjutnya di Nusa Penida akan kita lanjutkan di artikel selanjutnya.

 

Perjalanan ke Bali dan Lombok

Salah satu pemandangan indah yang ada di Indonesia adalah Pulau Bali dan Lombok. Dan saya beruntung bisa melakukan perjalanan Bali dan Lombok sekaligus. Untuk pulau Lombok, saya hanya membahas sedikit saja, karena petualangan saya di Lombok saat itu belum memuaskan.

Saya akan kembali membuat trip bersama teman saya di awal Bulan Mei tahun ini dan saya akan menulis lebih detail mengenai pantai-pantai indah yang ada di Lombok.

Perjalanan Bali dan Lombok kali ini lebih banyak saya habiskan dengan menikmati pertunjukan seni dan olahraga air.

Tempat yang saya kunjungi di Bali.

Di Bali saya menyaksikan pertunjukan tari Barong dan Kecak. Kemudian mengunjungi beberapa lokasi pantai yang sebenarnya saya sudah pernah kunjungi sebelumnya. Dan yang beda kali ini saya mencoba merasakan sensasi bermain air di Tanjung Benoa yaitu parasailing, glass bottom and Turtle Island.

perjalanan bali dan lombok 1

Pantai Padang-padang

Pantai Padang Padang adalah pantai tersembunyi diantara karang-karang. Jika kita mau ke pantai ini akan melewati terowongan karang dan menuruni beberapa tangga yang lumayan curam. Tetapi sesampainya di pantai tersebut voalaaaa cantiknya.

Pantai ini merupakan salah satu spot syuting “Eat Love and Pray” yang diperankan oleh Julia Robert.

Saya mengunjungi pantai ini untuk yang kedua kalinya. Kali ini pengunjungnya sangat ramai dibanding kunjungan saya pertama kali. Kemungkinan karena pantai ini sudah cukup dikenal orang banyak setelah peluncuran film diatas.

perjalanan bali dan lombok 2

Pertunjukan Tari Barong

Menikmati Pertunjukan Tari Bagong di Batu Bulan. Saat itu saya mengikuti pertunjukan jam 09:30 AM dengan biaya Rp. 80.000,-

perjalanan bali dan lombok 3

 

Asal usul Kata barong berasal dari kata bahruang yang berarti binatang beruang, merupakan seekor binatang mythology yang mempunyai kekuatan gaib, dianggap sebagai binatang pelindung.

Tari Barong adalah Tarian yang paling banyak didapatkan di bali dan yang paling sering dipentaskan serta memiliki jenis perbendaharaan gerak tari yang lengkap. Barong merupakan perpaduan antara singa, macan, sapi atau bona. Badan barong ini dihiasi dengan ukir ukiran dibuat dari kulit, ditempeli kaca dan bulunya dibuat dari braksok, ijuk atau pula dari bulu burung gagak.

Didalam barong ini diusung oleh 2 (dua) orang penari yang dinamakan juru saluk ataupun juru bapang. Lakon ini pada umumnya menggambarkan pertarungan antara kebajikan dan keburukan. Dimana thema ini hampir selalu menjadi dasar dalam lakon-lakon seni pertunjukan Bali.

Gambelan untuk mengiringi tari barong ini adalah gambelan bebarongan yang berlaras pelog. Di beberapa tempat ada juga yang diiringi dengan gambelan semar pegulingan.

Pertunjukan Tari Kecak

Dan sorenya saya bersama teman-teman saya mengunjungi tari Kecak di Pura Uluwatu. Pertunjukan diadakan setiap hari jam 18:00 dengan harga tiket Rp. 70.000,-

Kami mengambil posisi tempat duduk pas menghadap Barat. Pertunjukan dimulai dengan Background Matahari tenggelam. Suatu pemandangan yang sangat indah.

Tari kecak bercerita mengenai Rama dan Shinta dengan diiringi oleh 50-100 orang penari laki-laki dengan posisi melingkar, menggerakkan jari-jari sambil menyuarakan suara cak..cak..cakk.. waduh merinding dech menontonnya karena saya merasakan bahwa tarian ini sangat hidup.

Belum lagi yang memerankan tokoh Hanoman nya sangat kocak dan kadang-kadang berinteraksi dengan penonton dengan adegan jahinya. Ini pertunjukan yang sangat saya rekomendasikan setiap kali ada teman yang bepergian ke Bali.

perjalanan bali dan lombok 4

perjalanan bali dan lombok 5

Berpose dengan pemain Rama dan Shinta.

Perjalanan Ke Lombok

Hari Kedua kami menyeberang dari Pelabuhan PadangBai Bali menuju Pelabuhan Lember Lombok dengan kapal. Perjalanan dari Bali ke Lombok sekitar 4 jam dengan biaya Rp. 33.000,-. Kami berangkat jam 8 dan sampai di Lombok 12 siang.

Desa Sade Lombok

Sesampainya di Lombok kami langsung mengunjungi Desa Sade. Desa Sade adalah perkampungan khas suku Sasak. Suku Sasak adalah penduduk asli Pulau Lombok. Sebagian penduduk bermata pencaharian sebagai petani, sedangkan kaum perempuannya mahir bertenun dan memproduksi kain ikat Lombok.

perjalanan bali dan lombok 6

perjalanan bali dan lombok 7

Pantai Kuta Lombok

Setelah dari Desa Sade, saya dan teman-teman melanjutkan perjalanan ke Pantai Kuta Lombok dan Tanjung A’an. Pantai Kuta selalu identik dengan Bali, tapi di Lombok juga ada pantai dengan nama yang sama yaitu Pantai Kuta.

Pantai Kuta dan Tanjung A’an jaraknya lumayan dekat. Jadi kita bisa menjajaki 2 spot sekaligus di tempat yang berdekatan. Di Pantai ini pasirnya berupa butiran-butiran berwarna butih dan bentuknya seperti lada/merica. Dan tidak jarang turis menyebut pantai Kuta sebagai Pantai Merica.

Setiap tahun di bulan Februari di Pantai Kuta diadakan acara ritual tahunan yaitu Bau Nyale. Nyale itu adalah cacing laut yang berwarna warni yang hidup di dasar laut.

Dan hanya muncul ke permukaan setahun sekali. Dan muncul dibeberapa spot di pantai Lombok, salah satu nya adalah pantai Kuta. Nyale dipercaya memiliki kadar protein yang tinggi dan zat-zat yang mampu membasmi kuman

Perayaan bau nyale ini sendiri tidak lepas dari adanya mitos Putri Mandalika. Dikisahkan bahwa Putri Mandalika merupakan gadis pujaan banyak pangeran dan menjadi rebutan.

Sampai akhirnya sang putri memutuskan untuk menceburkan dirinya ke laut selatan karena tak ingin terjadi tumpah darah antara pangeran-pangeran yang memperebutkannya. Masyarakat setempat percaya bahwa Putri Mandalika hadir setiap tahunnya dalam wujud Nyale.

Hari sudah menjelang malam dan kami pun menginap di penginapan disekitar Pantai Senggigi.

perjalanan bali dan lombok 8

perjalanan bali dan lombok 9

Saya berpose di pantai Senggigi tepat dibelakang hostel tempat kami menginap.
perjalanan bali dan lombok 10

Gili Trawangan Lombok

Hari ini kami berencana menyeberang menuju Gili Trawangan. Menuju ke pelabuhan Bangsal yang membawa kami menyeberang, kami singgah terlebih dahulu di Malimbu.

Dari Malimbu kita dapat melihat tiga pulau yaitu Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air dari sini. Kali ini kami hanya berkunjung ke Gili Trawangan.

Lama perjalanan dari Lombok ke Gili Trawangan adalah 20 menit dan harga tiket untuk menyeberang adalah Rp. 10.000,-. Kapal yang digunakan adalah kapal nelayan, dengan kapasitas sekitar 20 – 30 orang.

perjalanan bali dan lombok 11

Tiba di Gili Trawangan beristirahat sejenak, lalu pergi ke tempat penyewaan sepeda dan alat snorkling. Biaya untuk menyewa sepeda dan alat snorkling adalah Rp. 50.000,- seharian. Kami bersepeda mengelilingi pulau, dengan perjalanan yang sangat santai waktu yang kami tempuh sekitar 3 – 4 jam.

Di spot tertentu teman saya bersnorkling sedangkan saya dan teman lainnya duduk bersantai ria di pinggir pantai sambil makan plecing kangkung, salah satu masakan khas Lombok.

Fakta yang cukup membuat saya agak terkagum-kagum adalah jumlah turis mancanegara sangat banyak sekali dibandingkan turis domestik. Bulan itu adalah bulan April dan mulai menjelang musim panas/musim libur bagi warga di belahan dunia sana.

Oleh karena itu Lombok ataupun Gili Trawangan adalah salah satu lokasi yang sangat cocok bagi turis mancanegara untuk berkunjung.

Hari telah menjelang malam dan kami pun kembali ke penginapan. Sebelum sampai di penginapan kami melihat beberapa cottage mulai mempersiapkan diri untuk barbeque party di malam hari. Dan kebetulan hari itu adalah hari Jumat dimana setiap Jumat Malam adalah hari berpesta disini.

perjalanan bali dan lombok 14

perjalanan bali dan lombok 13

perjalanan bali dan lombok 12

Pagi keesok hari nya kami bangun pagi-pagi mengitari pulau sejenak untuk menikmati pengalaman sunrise. Sayangnya matahari saat itu malu-malu menunjukkan diri dan langit cukup berawan. Kami kembali ke penginapan beberes barang bawaan dan melanjutkan perjalanan kembali ke lombok.

perjalanan bali dan lombok 15

Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep

Berangkat jam 9 pagi dan sampe di pelabuhan lombok sekitar jam 09: 20. Perjalanan kami lanjutkan ke Air Terjun Sendang Gile dan Air Terjun Tiu Kelep.

perjalanan bali dan lombok 16

Air Terjun Sendang Gile terletak di ketinggian 600 m di atas permukaan laut dan memiliki ketinggian kurang lebih 31 meter. Lokasi wisata ini masih berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Konon nama Sendang Gile diambil dari cerita penduduk setempat yang secara tidak sengaja menemukan air terjun ini kala memburu singa gila yang mengacau di sebuah kampung dan kemudian lari masuk ke hutan.

Tak jauh dari Air Terjun Sendang Gile, di lokasi ini juga akan ditemui dua air terjun lain yaitu Air Terjun Tiu Kelep dan Air Terjun Batara Lejang. Posisi keduanya berada di atas air terjun ini ke arah hulu.

Saya sangat bahagia ketika melakukan perjalanan Bali dan Lombok. Dan rasa kangen untuk berkunjung lagi kesana rasanya masih ada. Semoga dilain kesempatan dapat berkunjung kesini lagi.