Menjaga Kesehatan Otak agar tetap Awet Muda

Menjaga kesehatan otak agar tetap awet muda menjadi terapi tersendiri buat saya. Setelah memasuki usia 40 tahun, banyak hal yang berubah dalam hal fisik maupun mental atau emosi saya. Mungkin kalau dilihat dari tampilan luar, orang lain tidak begitu melihat ada yang berubah dari saya. Tapi saya sendiri mulai merasa beberapa hal dalam tubuh saya mengalami penurun. Antara lain sering merasa tubuh capek dan lupaan.

Dua hal itu sering membuat saya panik dan marah dengan diri saya sendiri. Misalnya setelah menutup pagar hendak pergi keluar rumah. Tiba-tiba keingat, tadi sudah matiin lampu belum yach? Wkwkwk, akhirnya balik lagi dong ke rumah dan memeriksa switch lampu satu demi satu.

Belum lagi kalau ada janjian ama sahabat. Jujur sahabat saya sampai komplain tiap kali janjian sama saya. Karena menurut dia, saya sangat ribet jika diminta ketemuan malam hari. Bawaannya gampang capek dan kalau diajak ngobrol dikit-dikit nguap. Diajakin curhat tapi pikirannya sudah di tempat tidur. Maklumlah yach faktor “U” nya sudah kebanyakan.

Cara Menjaga Kesehatan Otak.

Saya tidak mau dong makin tahun kondisi saya menurun drastis. Saya harus cari tau bagaimana caranya agar keadaan tersebut bukan dihindari tapi proses nya lebih diperlambat. Dan menurut konsultasi dari beberapa ahlinya ternyata faktor-faktor yang saya keluhkan diatas itu semua berpengaruh terhadap kesehatan otak.

Beberapa kegiatan atau aktivitas yang dapat kita lakukan agar kesehatan otak tetap terjaga, antara lain:

 

1. Konsumsi Makanan Sehat.

Apa yang kita makan sehari-hari menjadi cerminan kesehatan kita secara menyeluruh. Oleh karena itu sangat penting untuk memperhatikan menu makanan untuk menjaga kondisi otak. Jenis makanan yang menurut lidah kita nikmat, bisa jadi merupakan makanan yang harus kita hindari.

Saya termasuk orang yang berkali-kali gagal dalam hal menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan. Jadi dibeberapa halaman, saya cukup banyak membagikan cara hidup sehat dengan mengatur pola makanan,Β  cara saya menghindar konsumsi gula berlebihan, membiasakan diri sarapan pagi dengan jus buah atau sayur, dan lain sebagainya. Dimana saya tulis bukan bertujuan untuk menggurui tapi lebih kepada mengingatkan diri saya sendiri kalau sayapun harus berjuang untuk mempertahankan pola hidup sehat.

Tapi khusus untuk kesehatan otak rasanya saya tidak punya pengalaman lebih dalam, karena saya bukan ahlinya. Tapi dari beberap artikel yang saya baca, mengkonsumsi kacang-kacangan dan ikan yang kaya akan omega 3 sangatlah baik.

 

2. Latihan Fisik atau Berolahraga.

Jika ditanya mengenai latihan fisik atau olahraga, kebanyakan orang langsung membayangkan work out berjam-jam di fitness center atau pusat kebugaran. Sehingga ketika ditanya sudah berolahraga apa belum, yang ada pada langsung undur diri dengan alasan tidak ada waktu, tidak sempat dan sejuta alasan lainnya.

Mungkin dengan aktivitas dan kerjaan kantoran yang menumpuk jika disiasati dengan baik bisa jadi ajang olahraga yang bermanfaat untuk menyegarkan otak dan kejenuhan dari pekerjaan.Β  Gerakan Yoga dikantor bisa menjadi olahraga yang tepat disela-sela waktu yang sibuk.

Atau bagi teman-teman yang kerjaannya tidak dikantor melainkan harus melakukan perjalanan dinas keluar kota, ternyata ada beberapa gerakan yoga yang mudah dilakukan di kamar hotel atau penginapan yang bisa diterapkan.

Jika kreatif, kita bisa mencari celah atau peluang yang bisa teman-teman lakukan agar badan tetap bergerak dan aktif. Ternyata dengan latihan fisik atau berolahraga selain kita terhindar dari berbagai macam penyakit, olahraga dapat me-release stress, membantu pertumbuhan sel-sel baru di otak atau regenerasi juga memperlancar aliran oksigen dipembuluh darah.

 

3. Menjaga Pikiran tetap Aktif.

Selain tubuh fisik bergerak dengan berolahraga, agar kesehatan otak terjaga, maka pikiran kita juga harus selalu aktif. Tadinya saya pikir, cara menjaga pikiran tetap aktif yaitu dengan memikirkan persoalan dunia dengan permasalahan politik, ekonomi dan segala macamnya. Yang ada membaca headline berita saja sudah membuat kepala saya cenat cenut dan migran. Ternyata dugaan saya salah.

Menurut para ahli menjaga pikiran tetap aktif yaitu dengan melakukan hobby yang kita sukai. Namanya juga hobby berarti hal tersebut kita lakukan karena kita suka. Setelah saya pikir-pikir hobby saya itu apa yach? Hehehehe.. Saya suka kegiatan tanam menanam, saya senang aktivitas outdoor semacam menyelam, memanjat tebing, travelling dan berkuda. Saya juga sangat happy dengan kegiatan fotografi dan lain-lain. Selain aktivitas tersebut sangat menyenangkan ternyata juga membantu menjaga kesehatan otak.

Sekarang saya lagi mikir aktivitas baru apa yang harus saya pelajari supaya saya tidak bosan dengan kegiatan yang biasa-biasa. Mungkin PR saya kedepan pengen kursus masak kali yach. Karena saya paling tidak bisa masak. Atau kegiatan kerajinan tangan? Yang ini masih jadi bahan pertimbangan berikutnya.

 

kesehatan otak 1

Gambar diambil dariΒ https://www.factretriever.com/knitting-facts.

 

4. Bersosialisasi.

Jujur saja saya baru tau sekarang kalau bersosialisasi erat hubungannya dengan kesehatan otak. Ternyata orang yang sulit bersosialisasi cenderung menyimpan masalah nya sendiri. Yang ada masalah tersebut tidak terpecahkan dan stresspun tinggi. Kebanyakan orang yang sulit bersosialisasi merasa kesepian dan hidup tidak berarti.

Dengan bersosialisasi setidaknya ada teman yang bisa diajak bercerita atau istilah sekarang curhat. Dengan bercerita setidaknya persoalan dapat dibagi ke orang lain. Walaupun sesungguhnya tidak berharap semua masalah dapat dipecahkan. Hanya dengan bercerita, kita dapat mendengar opini atau pendapat orang lain mengenai persoalan yang kita hadapi.

Hanya untuk mempercayakan suatu cerita atau persoalan ke orang lain bukan sesuatu hal yang mudah sebenarnya. Karena saya termasuk orang yang tertutup dan sulit bersosialisasi. Sehingga saya cukup mengerti kenapa kebanyakan orang mempunyai permasalahan dengan hal bersosialisasi dan berhubungan dengan orang lain.

 

kesehatan otak 2

Gambar diambil dari https://www.loromedia.com/hobby-can-increase-creativity/

Dengan mengetahui hal-hal diatas setidaknya saya harus melakukan perubahan dalam aktivitas saya agar kondisi fisik, pikiran dan mental atau emosi saya tidak menurun. Dan yang paling utama adalah dengan menjaga kesehatan otak agar tetap awet muda dan sehat. Mungkin teman-teman yang lain punya pengalaman dan masukan dapat mengisinya di kolom comment yach.

28 Replies to “Menjaga Kesehatan Otak agar tetap Awet Muda”

  1. saya kalah sama mbaknya , hahaha jadi maluuu…. pasalnya saya ga jaga makanan, olahraga jarang,

    tapi yang saya lakukan agar otak tetap aktif belajar hal2 baru, baca buku, kegiatan art gitu…

    tapi olahraga itu beneran penting. saya harus lakukan

    1. Setuju mbak. karena kita menyadari pentingnya menyayangi diri sendiri kita jadi berusaha mencari cara bagaimana supaya tubuh kita tetap sehat dan bahagia.Terima kasih mbak.

  2. Wanita matang diatas 40 tahun yang bisa melakukan empat hal di atas, katany aakan ebih terlihat mempesona.
    Sy termasuk yg masih harus berjuang untuk itu πŸ™‚

    1. sama mbak. menyadari umur sudah masuk 40 itu rasanya gimana gitu yach. tapi setelah dijalanin dengan sukacita hasilnya bisa juga. walaupun masih banyak hal yang harus diperjuangkan.

  3. Habis baca ini, aku langsung cari artikel gerakan yoga di kantor. Aku suka banget yoga tapi gak tau yg bisa cicil cicil nyelip pas kerja gimana wkwk. Makasih tulisannya, reminder juga buat yg muda untuk mulai concern jaga kesehatan πŸ˜€

    1. Terima kasih juga mbak. Tadinya juga bingung gimana cara nya nyelip agenda olahraga diantara pekerjaan kantor. Tapi dengan jeli lihat sikon ternyata bisa juga, hehehehe..Semangat yach.

  4. Part olahraga ini paling susah utk dirutinkan huhu, padahal aslinya pengen bisa rutin. Dari beberapa olahraga yang paling ku suka cuma berenang, sisanya ya jalan kaki terus itu πŸ˜€

    semoga beneran bisa sehat sampe usia selanjutnya

  5. Setuju banget sama poin besosialisasi. Kadang org sibuk cari makanan sehat dan olahraga dan lupa kalo sosialisasi itu penting banget buat kesehatan pikiran. Menurut pengalamanku sendiri, ketemu temen-temen dan kewawa hahahihi ampuh banget bikin pikiran dan hati jadi makin senang πŸ™‚

    1. Setuju ketemu teman-teman yang pas buat hari jadi meriah. Hidup harus seimbang yach. kadang kita lupa aja sich. tapi ketika diingatkan, langsung direalisasikan biar bermanfaat.

  6. Betul kegiatan kerajinan tangan dapat menyehatkan otak, Mbak Adel. Contohnya merajut, adalah melakukan kegiatan berulang yang baik bagi otak. Ini dapat mengurangi resiko pikun di masa tua.

Tinggalkan Balasan