Gerakan yoga untuk mengencangkan otot perut

Gerakan untuk mengencangkan otot perut dapat dilakukan pada saat santai di rumah. Dan dari sekian banyak gerakan yang saya lakukan, gerakan untuk mengencangkan perut menjadi gerakan rutin yang setiap hari saya lakukan.

Belakangan ini saya sedang dalam program mengurangi berat badan. Dan rasanya dalam sebulan berat badan berkurang cukup signifikan. Walaupun saya tidak memasang target yang muluk-muluk. Tapi rasa-rasanya program yang saya lakukan sebulan ini tidak membuat saya tersiksa dan justru saya sangat menikmati.

Berhubung bobot tubuh mulai mengalami penyusutan, saya menggunakan kesempatan tersebut untuk menguatkan atau mengencangkan bagian-bagian tubuh yang rasanya mengganggu.

Salah satu anggota tubuh yang menjadi target utama saya adalah otot perut. Dan beberapa gerakan untuk mengencangkan otot perut yang saya latih setiap hari antara lain:

1. Boat Pose atau Navasana

gerakan untuk mengencangkan perut 1

Gerakan boat pose atau navasana dimulai dengan cara berbaring diatas matras. Kemudian badan dan kaki diangkat sehingga membentuk huruf V. Dan usahakan bertahan diposisi boat pose selama 5 – 8 nafas atau sekitar 1 menit. Untuk stabil dalam posisi ini dalam waktu yang cukup lama diperlukan otot perut dan paha yang kuat.

Pada saat berlatih gerakan boat pose, kecenderungan badan untuk turun atau jatuh menuju matras sangat besar. Untuk mempertahankan posisi V tetap stabil, maka otot perut dan paha dikencangkan dan punggung ditegakkan.

2. Plank Pose

gerakan untuk mengencangkan perut 5

Tumpuan utama dalam plank pose sebenarnya terletak pada lengan atas. Hanya pada saat melakukan gerakan plank pose dan untuk bertahan diposisi ini dalam waktu yang cukup lama dibutuhkan kekuatan seluruh anggota tubuh.

Jika otot perut kencang otomatis badan tidak collapse atau cenderung kebawah. Dengan mempertahankan badan dan perut tetap diposisi diatas menyebabkan posisi badan lurus dan rata. Pose ini selain untuk mengencangkan lengan dan bahu juga berfungsi menguatkan perut.

3. Chaturanga Dandasana

gerakan untuk mengencangkan perut 2

Gerakan chaturanga dan plank mungkin sudah beberapa kali saya bahas di blog ini. Karena kedua gerakan ini merupakan gerakan yang membutuhkan stamina cukup tinggi dan tingkat kekuatan yang lebih menantang.

Jika kita cukup sering berlatih plank pose adalah lebih baik untuk menantang diri sendiri melakukan gerakan chaturanga. Sama seperti plank pose, chaturanga bertumpu pada lengan atas. Dan untuk menstabilkan posisi ini sekitar 5-8 nafas atau 1 menit dibutuhkan kekuatan pada otot perut.

Jika saya mengalami kebosanan dalam berlatih gerakan chaturanga, saya bisa menvariasikan dengan cara mengangkat salah satu kaki lebih tinggi dari badan secara bergantian. Dan ini memungkinkan tumpuan badan tidak hanya bertumpu ke lengan tetapi dibagi rata ke kaki yang diangkat. Sehingga membuat latihan menjadi lebih ringan dan santai.

4. Sit Up

gerakan untuk mengencangkan perut 4

Foto diambil dari PopSugarFitness

Gerakan sit up sangat umum dikenal pada olahraga lainnya khusus bagi pencinta olahraga fitness. Sit up sangat efektif untuk melatih otot perut dan menjadi salah satu gerakan utama untuk memperkuat otot perut. Ritme tubuh ketika mengangkat dan menurun kaki serta badan secara bersama-sama membuat perut menjadi target utama yang dikencangkan.

Kadang ketika saya bosan dengan latihan ini, kecenderungan saya melakukan sit up adalah berlatih dengan gerakan cepat dan sembarangan. Sehingga bukannya perut yang kencang malahan punggung saya cedera.

Oleh karena itu untuk membuat gerakan sit up tidak membosankan saya berusaha berlatih dengan gerakan lambat sesuai dengan aliran nafas. Serta mencoba memvariasikan gerakan sit up dengan gerakan variasi sit up lainnya.

Seperti yang sudah saya utarakan di kalimat pendahuluan bahwa gerakan untuk memperkuat otot perut adalah gerakan yang sangat santai dan dapat dilakukan di rumah. Sehingga gerakan-gerakan diatas dapat dijadikan gerakan wajib untuk dilakukan sehari-hari.

Pulo Alor Hotel, penginapan terbaik yang ada di Pulau Alor

Selama di Pulau Alor, saya dan rombongan teman seperjalanan menginap di Pulo Alor Hotel. Dan bisa dibilang saya cukup puas menginap di penginapan ini.

Fasilitas yang disediakan Pulo Alor Hotel

Pulo Alor Hotel merupakan hotel bintang 3 dan sepertinya hotel ini merupakan hotel terbaik yang ada di Pulau Alor. Dari segi kamar, kamar yang ada di Pulo Alor Hotel sangat nyaman dan bersih. Setiap kamar sudah dilengkapi AC, pemanas air, TV, Wifi, Kulkas dan Mini Bar.

Amenities berupa air mineral, sabun, sikat gigi, shampoo dan handuk setiap harinya diganti. Bagitu juga kebersihan kamar, setiap hari dibersihkan dan seprei diganti.

Kamar mandi dilengkapi shower atau bathup. Kebetulan kamar yang saya dapat, kamar mandinya tersedia bathup. Sehingga setelah berlelah-lelah sepanjang hari mengelilingi pulau, ketika tiba di kamar saya bisa bersantai di bathup dan merasakan sensasi air hangat diseluruh tubuh saya.

Kisaran harga kamar yang ada di Pulo Alor Hotel yaitu Rp. 550.000,- untuk kamar standar dan Rp. 850.000,- untuk kamar private. Dan sudah termasuk sarapan pagi. Dengan harga kamar yang ada sudah termasuk fasilitas antar dan jemput dari bandara ke penginapan.

Yang membuat saya terkesan dengan Pulo Alor Hotel adalah kesiapan dan ketelatenan pegawai atau karyawan dalam melayani tamu. Saya termasuk orang yang sangat dibantu oleh pihak pengelola dan pegawai Pulo Alor Hotel. Ketika saya tiba dipenginapan saya lupa untuk mengganti kartu operator telephone saya.

Dan dengan sigap pegawai hotel langsung menawarkan jasa untuk membelikan kartu telephone untuk saya sehingga dengan segera saya dapat menghubungi teman dan keluarga untuk memberi kabar kalau saya sudah sampai di tujuan.

Selama menginap di penginapan ini kami beberapa kali bertemu dengan pemilik dan pengelola hotel. Dan bapaknya sangat ramah dan menemani kami berdiskusi sepanjang kami ada di penginapan ini, khususnya malam hari ketika kami bersantap makan bersama di ruangan makan.

Area Bersama di Pulo Alor Hotel

Pulo Alor Hotel terdiri atas 3 lantai. Masing-masing lantai terdapat area atau ruang bersama seperti tempat duduk dan ngumpul bareng. Di lantai bawah terdapat lobby, ruang makan dan kolam renang. Sedangkan di lantai atas juga terdapat pendopo dan ruang duduk terbuka dimana kita dapat melihat pemandangan matahari terbit dan taburan bintang di malam hari.

Saya sangat senang berlama-lama di lantai atas penginapan khususnya di pagi hari. Saya dapat melihat kabut menyelimuti bukit dan laut yang persis ada dibelakang penginapan. Sungguh pengalaman yang sangat menyenangkan.

Makanan yang tersedia di ruang makan pun setiap hari nya bervariasi. Dimana menu yang disiapkan tidak pernah lepas dari citarasa lokal. Di hari pertama kami datang, kami disuguhkan roti jala dan jagung kenari. Sedangkan menu makan berat didominasi dengan hidangan sea food dan sayur bunga pepaya. Kedua item tersebut tidak pernah absen dari menu sehari-hari.

Selain sehat dan menggiurkan, jujur saja saya tidak bosan dengan makanan yang ada selama saya menginap disana. Jika ada kesempatan untuk berkunjung ke Pulau Alor lagi, bisa dipastikan saya akan menginap di hotel ini dan mengulang kenikmatan dan kenyamanan yang pernah saya rasakan sebelumnya disini.

Berikut ini beberapa foto yang bisa saya bagikan sebagai gambaran jika hendak berkunjung ke Pulo Alor Hotel.

 

Pesona Alor yang Wajib Dikunjungi

Jika sebelumnya saya banyak bercerita mengenai keindahan pantai dan bawah laut Alor, point dibawah ini adalah beberapa pesona Alor yang wajib dikunjungi.

Menurut saya kekayaan alam dan budaya yang ada Alor itu sangat lengkap. Dan adanya tulisan ini berarti cerita mengenai pulau Alor pun berakhir.

1. Air Terjun Ilawe

pesona alor yang wajib dikunjungi 1

Air terjun Ilawe berada di desa Alila Timur kecamatan Kabola Alor. Menuju ke air terjun ini kami menempuh perjalanan 1 jam dari penginapan menuju desa Alila dan kemudian berjalan kaki selama 1,5 jam melewati hutan dan sungai kecil.

Kalau diingat-ingat lagi saya juga bingung koq bisa yach kami jalan sejauh ini demi sebuah air terjun. Padahal sehari sebelumnya saya sempat jackpot ketika diving akibat kondisi badan yang nge-drop. Dan hari ini kami malah trekking ke hutan untuk melihat air terjun.

Untuk kondisi kami yang bukan tipe pejalan kaki, rasanya mengitari hutan kemarin adalah perjalanan yang cukup menakjubkan dan menantang. Jalanannya benar-benar masih alami sampai berkali-kali nyasar dan pengen menyerah rasanya.

Tapi untungnya kami sempat ketemu dengan penduduk yang sedang mengambil pisang atau buah-buahan liar yang ada di hutan. Jadilah kami diantar sampai ke tujuan.

pesona alor yang wajib dikunjungi 14

Air terjun ilawe tingginya nya sekitar 20 meter. Dan menurut bapak yang mengantar kami disini diatas masih ada beberapa undakan air terjun lagi diatas. Hanya mengingat perjalanan yang kami tempu hanya ke satu air terjun saja sangat jauh akhirnya kami pun mengundurkan diri.

Agak lama juga kami berendam dan mengabadikan dokumentasi di air terjun dan masih dalam kondisi basah-basah kamipun turun ke tempat dimana kendaraan kami parkirkan. Karena mengingat hari sudah menjelang sore dan kami tidak mau kemalaman berada di hutan,

2. Kain Tenun Tradisional – Pulau Ternate

pesona alor yang wajib dikunjungi 12

Pulau Ternate Alor, terkenal sebagai desa tenun ikat tradisional. Disini Thomas guide kami selama di Alor memang menjadwalkan kami singgah di desa ini untuk melihat aneka ragam jenis kain tenun ikat untuk kami beli sebagai cinderamata.

Penduduk desa Ternate pada umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Tetapi ibu-ibu dan wanita muda secara turun temurun diajarkan untuk dapat membuat kain tenun sebagai kegiatan sampingan mereka. Disini semua dilakukan dengan cara tradisional mulai dari memintal kapas menjadi benang, mewarnai, menenun sampai jadi sebuah kain yang siap untuk dijual.

Hanya demi kepraktisan, beberapa kain sudah ada yang dibuat dengan menggunakan benang yang sudah jadi. Mungkin kalau dilihat dari beberapa kain yang dijemur. Kita dapat melihat perbedaan yang sangat kontras, mana kain yang terbuat dari benang jadi dan mana yang dari benang asli yaitu dari warna-warna kain yang dihasilkan.

Untuk kain dengan warna yang sangat kontras bisa dipastikan bahwa kain tersebut menggunakan benang yang sudah siap jadi. Dan itu juga sangat mempengaruhi harga dan kualitas.

pesona alor yang wajib dikunjungi 17

Saya tidak begitu mengerti mengenai filosofi dari motif kain, hanya dari beberapa kain yang sekilas saya perhatikan, motif-motif yang ada itu cukup sederhana. Mulai dari kura-kura, ikan, kupu-kupu sampai naga.

Saya tidak begitu mengerti mengenai kain dan bingung kalaupun beli bakalan dijadiin apa nantinya. Oleh karena itu ketika teman-teman saya asyik memilih-milih kain yang hendak mereka beli, yang ada saya malah jalan-jalan mengelilingi pulau untuk mengambil foto dan melihat aktivitas para nelayan memperbaiki jangkar.

pesona alor yang wajib dikunjungi 16

Masing-masing rumah dihalaman belakang pasti ada jemuran kain seperti ini.

pesona alor yang wajib dikunjungi 15

Beberapa jenis kain yang sudah jadi. Dan siap untuk dijual.

pesona alor yang wajib dikunjungi 2

Bersama mama yang sedang menenun kain.

3. Kampung Adat – Desa Takpala

pesona alor yang wajib dikunjungi 13

Desa Takpala merupakan salah satu kampung adat yang ada di Pulau Alor yang masih menjaga adat istiadat nenek leluhur. Dimana aturan dan peletakan rumah masih mengikuti cara-cara lama.

Pada saat kami berkunjung ke desa ini, sedang ada jamuan menyambut kedatangan pemuka agama yang memang dijadwalkan berkunjung ke desa ini. Oleh karena itu pemuka adat sudah bersiap-siap dengan baju kebesaran dan peralatan dalam rangka penyembutan tersebut.

Penduduk desa Takpala sangat ramah dan menyambut tamu dengan sangat terbuka. Selain kami dan rombongan pemuka agama, saya sempat bertemu dengan seorang kewarganegaraan asing yang menetap disana dalam rangka penelitian.

Sempat berdiskusi lama dengan tamu asing ini, ternyata kunjungan beliau ke desa Takpala adalah kunjungan kedua dan beliau sudah menetap disana selama 6 bulan. Tadinya saya mengira subjek penelitian beliau berhubungan dengan budaya dan masyarakat Alor dan ternyata dugaan saya salah besar. Yang beliau teliti adalah biota yang ada disekitaran pulau Alor.

pesona alor yang wajib dikunjungi 9

 

pesona alor yang wajib dikunjungi 5

Berpose dengan mama Alor

pesona alor yang wajib dikunjungi 10

Puncak jalan salib di Desa Takpala Alor

pesona alor yang wajib dikunjungi 18

Foto bersama sebelum meninggalkan desa Takpala. Senja nya masih kelihatan, dan wajah kami kelihatan sangat lelah walaupun senang dan puas menikmati hari yang sangat padat. Foto diambil oleh Moles driver kami dengan menggunakan kamera Nina Wong.

4. Bukit Cinta Alor

pesona alor yang wajib dikunjungi 11

Memandang langit dengan taburan bintang. Pada saat itu kami tidak ada rencan untuk hunting foto bintang. Ketika hendak keluar dari penginapan untuk membeli keperluan obat-obatan di kota, setelah selesai driver kami Moles membawa kami ke tempat ini.

Spot dimana kita dapat melihat pemandangan kota dengan leluasa beserta taburan bintangnya. Hanya sayangnya saya tidak membawa tripod jadi fotonya agak blur.

Rasanya pemandangan seperti ini sangat jarang bisa kita jumpai di kota besar. Salah satu pesona Alor yang wajib dikunjungi dan diabadikan.

Menyelam di Pulau Alor

menyelam di pulau alor 1

Menyambung cerita dari halaman selanjutnya mengenai Pantai Cantik yang ada di Pulau Alor, kali ini saya mau berbagi keindahan bawah laut ketika menyelam di pulau Alor.

Sudah tidak bisa dipungkiri bahwa pantai-pantai yang ada di Indonesia bagian Timur memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Selain kondisinya masih terjaga asri dan bersih, pemandangan alam nya sangat menakjubkan.

Begitu juga dengan masyarakatnya. Beberapa kali kami bercengkerama dan berdiskusi dengan masyarakat sekitar dan kesimpulan yang saya dapat adalah penduduk disana ramah, budaya dan kearifan lokal masih terjaga. Yang mana tercermin dari keindahan alamnya termasuk bawah lautnya.

Selama di Pulau Alor, Thomas, guide serta master dive kami selama di pulau Alor sudah menjadwalkan kami untuk menyelam di tiga spot penyelaman. Tapi karena kondisi badan saya tidak memungkinkan akhirnya saya hanya turun di spot Bubu dan Coconut Groove.

Foto yang ada dihalaman ini beberapa adalah hasil jepretan Thomas, master dive kami selama di Alor. Foto-foto dan info mengenai Pulau Alor dapat dilihat di http://www.alor-dive.com/.

Spot Bubu Alor

Menurut penuturan dari master dive kami selama menjelajahi pulau Alor. Beliau dan beberapa penyelam yang sudah pernah menyelam disana, mereka mendata jumlah spot penyelaman di pulau Alor ada sekitar 62 lokasi.

Dan setiap spot memiliki kekhasannya masing-masing. Dari 62 spot, saya hanya baru berkunjung selama 2 spot. Walau dibilang tidak mewakili dari keseluruhan titik spot tapi rasanya cukup memberikan gambaran ke saya bahwa begitu bagusnya potensi alam bawah laut dari Pulau Alor itu sendiri.

Bubu adalah sejenis alat penjerat ikan tradisional yang terbuat dari bambu. Bentuknya seperti corong panjang, dimana jika ikan masuk kedalam alat perangkap tersebut ikan tidak bisa keluar lagi.

Disebut spot penyelaman ini dengan nama alat penangkap ikan, dikarenakan dilokasi tersebut terdapat banyak bubu yang ditaruh oleh masyarakat setempat. Bisa dibilang tempat ini merupakan tempat persinggahan berbagai jenis ikan yang menjadi incaran masyarakat.

Lokasi penyelaman Bubu berdekatan dengan Pantai Pura yaitu sekitar 2 jam dari Dermaga Kalabahi. Di spot Bubu, kedalaman penyelaman kami sekitar 19 m. Dimana pada saat itu cuaca sangat cerah sehingga visibility atau jarak pandang mencapai lebih dari 20 m.

Bisa dibilang ketika kami menyelam dikedalaman 19 m saya masih bisa melihat sinar matahari tembus dan mencapai tempat saya menyelam. Sehingga gradasi air tampak sangat cantik dan jernih. Di spot Bubu saya banyak mendokumentasikan foto terumbu karang.

Dikarenakan warna-warni dari terumbu karang sangat menyolok dan kontras dengan beningnya air. Boleh dibilang spot ini adalah spot paling saya sukai selama menyelam di pulau Alor.

menyelam di pulau alor 4

menyelam di pulau alor 5

menyelam di pulau alor 6

Coconut Groove Alor

Coconut Groove posisinya tidak jauh dari bibir pantai Pulau Ternate Alor. Kami menyelam di hari ketiga perjalanan di Alor. Pulau Ternate sendiri merupakan tempat masyarakat pengrajin kain tenun. Kita bisa menyaksikan para wanita muda dan ibu-ibu menenun kain kemudian menjemur dan menjajakan hasil kerajainan kainnya langsung ditempat.

Kami cukup lama di Pulau Ternate, dikarenakan aktivitas memilih dan menawar harga membuat teman-teman semangat memilah dan menentukan pilihan kain yang akan mereka beli.

Setelah puas menjelajahi Pulau Ternate Alor maka kami pun melanjutkan kegiatan snorkling dan menyelam. Dari bibir pantai pulau Ternate kita sudah melihat wall. Dan wall tersebut berada dari kedalaman 5-50 m dan hampir disebagian bibir pantai Pulau Alor.

Jujur saya sangat takjub ketika menyelam disini, rasanya tidak puas hanya meluangkan waktu 45 menit di spot Coconut Groove.

Di spot ini kami menyelam dikedalaman 25 m, jadi bisa dibilang kami sudah berada diseparuh dari wall. Dan demi faktor keamanan kami harus puas dikedalaman ini.

Terumbu karang dan jenis-jenis ikan banyak kita jumpai disini. Hanya mungkin dengan melihat secara langsung kedalaman wall saya agak kagok dan cukup kewalahan diawal penyelaman. Membuat saya kurang menikmati agenda penyelaman saya saat itu.

menyelam di pulau alor 7

menyelam di pulau alor 11

menyelam di pulau alor 10

menyelam di pulau alor 9

menyelam di pulau alor 8

Demikian sedikit cerita saya mengenai pengalaman menyelam di Pulau Alor. Semoga keasrian dan kebersihan bawah laut tetap terjaga walaupun suatu hari nanti akan banyak dikunjungi oleh wisatawan.

7 Pantai Cantik yang ada di Pulau Alor

Ketika berkesempatan berlibur ke pulau Alor, saya menemukan beberapa pantai cantik di pulau Alor yang membuat saya jatuh cinta akan pulau ini.

Sejujurnya saya tidak punya rencana berkunjung ke pulau Alor. Karena seperti yang sudah-sudah, setiap kali saya merencanakan tujuan wisata kesuatu tempat pasti pada kenyataannya berbelok ke tempat yang berbeda.

Dan ini terjadi berkali-kali, membuat saya urung membuat rencana jangka panjang yang muluk-muluk. Jadi kalau kebetulan diajak kesuatu tempat dan kira-kira waktunya pas, pasti saya langsung mengiyakan tanpa mikir panjang.

Kebetulan yang ngajakin saya tau kalau libur lebaran saya nga ada rencana kemana-mana, yach sudah saya pun akhirnya ikut beliau berwisata ke pulau Alor.

7 Pantai Cantik di Pulau Alor

Di pulau Alor, banyak tempat yang kami kunjungi. Dan saya rasa pulau ini mempunyai tujuan wisata beragam. Hanya kesempatan kali ini saya khusus bercerita mengenai pantai cantik di Pulau Alor yang kami kunjungi selama kami ada disana. Antara lain:

1. Pantai Sebanjar

pantai di alor 2

Pantai pertama yang kami kunjungi adalah Pantai Sebanjar. Posisinya berada di Alor Besar dimana dari penginapan kami mengitari pulau dengan berkendaraan melewati jalan darat selama 1 jam lamanya.

Pantai Sebanjar kondisinya bersih dan nyaman. Walaupun tidak terlihat adanya warung atau tempat makan, tetapi di pantai ini sudah tersedia pondokan dan kamar mandi yang layak.

Dengan hamparan pasir putih dan air yang bening, saya sangat menyukai pantai ini karena disekitar pantai kita dapat menemukan deretan bukit-bukit sebagai background menambah indahnya pemandangan sore hari tersebut.

Disini kami sempat bersnorkling dan bermain air, beberapa meter dari bibir pantai kami sudah menemukan terumbu karang yang masih asri. Hanya pada saat kami bersnorkling arus nya lumayan kencang. Sehingga beberapa dari kami urung bermain-main air.

pantai di alor 1

Dermaga yang terbengkalai. Beberapa dari kami menjadikan dermaga ini menjadi latar belakang foto yang sangat unik.

2. Pantai Maimol

pantai di alor 4

Pantai Maimol letaknya tidak jauh dari penginapan. Sebelum kembali ke penginapan kami menghabiskan sore hari itu di pantai Maimol. Sambil menikmati pemandangan sore dengan menikmati air kelapa muda yang sudah disiapkan oleh penduduk disekitar pantai.

Disepanjang pantai sudah tersedia tempat duduk dan pondokan sehingga kita dapat dengan nyaman menghabiskan waktu di pantai ini.

Sore hari itu air sudah mulai surut dan terlihat beberapa anak sedang bermain bola dipinggir pantai. Melihat anak-anak ini riang bermain bola dengan leluasa menurut saya adalah pemandangan yang jarang ditemui dikota besar.

pantai di alor 6

3. Kalabahi

pantai di alor 7

Kalabahi merupakan dermaga tempat kapal kami bersinggah. Sehingga jika kami hendak menyeberang ke pulau yang lebih jauh pasti bertemunya di pantai ini. Selama dua hari berturut-turut ketika merencanakan hendak diving, kapal yang lebih besar yang akan menjadi kapal kami menyeberang, berlabuh nya di pantai Kalabahi.

Berangkat pagi hari dan kembali sore menjelang malam, membuat saya sangat menikmati pemandangan yang disuguhkan oleh pantai ini. Suasananya syahdu dan tenang, disetiap kesempatan saya melihat seolah kabut menutupi pantai ini. Sehingga selain kesan cantik saya merasa seolah-olah pantai ini ada aura “mistisnya”, tapi dengan pengertian positive yach, bukan mistis yang horor.

4. Pantai Sikka

pantai di alor 3

Berkunjung ke Pantai Sikka, saat itu bertepatan ketika hendak mengunjungi Air Terjun Ilawe. Di Pantai ini kami sempat menyambangi nelayan yang kebetulan menambatkan perahunya setelah seharian mencari ikan di laut.

Setelah acara tawar menawar dengan nelayan, pemandu kami membakar ikan hasil tangkapan nelayan sebagai cemilan kami sebelum trekking menjajaki air terjun yang hendak kami tuju.

Menikmati ikan bakar dibawah teduhan pohon rindang dipinggir pantai rasanya nikmatnya tidak dapat dibayar dengan apapun juga. Agak lama kami berleha-leha di pantai ini untuk mengumpulkan tenaga sebelum menempuh perjalanan jauh yang hendak kami tuju.

5. Pantai Mali

pantai di alor 8

Pantai Mali lokasinya masih satu area dengan Bandara. Saya dan beberapa teman sengaja ke pantai ini di pagi hari untuk dapat menyaksikan suasana matahari terbit. Dan untungnya kami tidak terlambat berjumpa dengan sang surya, karena driver yang membawa kami kesini ternyata bangun agak kesiangan setelah semalam menyaksikan liga bola kesayangan nya bertanding.

Sempat agak ngedumel juga ketika sang driver datang kesiangan. Takut telat karena jarak antara pantai Mali dari penginapan lumayan jauh. Tetapi melihat tanda-tanda sang surya belum menunjukkan diri membuat kami sedikit agak lega.

Matahari akhirnya menunjukkan diri dan saya sangat puas menyaksikan binar-binar cahaya yang dipantulkan. Tanpa penghalang apapun, dan bentuknya bulat sempurna. Sungguh kesempatan yang sangat saya syukuri.

6. Pantai Batu Putih

pantai di alor 9

Sepanjang mata memandang saya menyaksikan pemandangan yang sangat komplit dan indah. Pasir nya putih, langit biru cerah, airnya bening dan latar belakang bukit-bukit menghiasi pemandangan berikut juga kapal nelayan yang berseliweran, rasanya lengkap semua dalam satu bingkai yang indah.

Kami menyisiri pantai sampai ke ujung pantai. Dan diujung pantai kami menemukan lubang alami seperti goa yang cukup besar, akibat gerusan ombak. Didalam goa tersebut kami sempat berteduh dari terik dan panasnya matahari, sambil berfoto-foto.

pantai di alor 10

pantai di alor 12

Foto didalam goa. Foto diambil oleh Bowi Basu Buwono dengan menggunakan lensa fish eye. Dua orang teman saya ini membuat foto saya menjadi unik sekaligus aneh hiksss…

7. Pantai Deere

pantai di alor 11

Pantai favorite saya selama di Pulau Alor yaitu Pantai Deere. Hari tersebut adalah hari yang spesial buat saya karena dalam hari yang sama saya bertemu dengan matahari dari terbit sampai terbenam dalam kondisi bulat sempurna tanpa penghalang apapun.

Binar-binar dari pantulan matahari membuat suasana hari itu menjadi sangat istimewa. Pasir yang ada di pantai Deere sangat halus dan bersih. Sambil menikmati indahnya pemandangan sore itu saya sempat mengambil foto-foto pose yoga. Dan foto yoga tersebut pernah saya share dihalaman sebelumnya.

pantai di alor 13

Senja yang sempurna. Setiap kali melihat foto ini saya jadi gagal move on. Hikssss…

Mungkin masih banyak pantai cantik di pulau Alor yang belum kami kunjungi. Tapi rasanya dengan ilustrasi yang sudah saya ceritakan diatas setidaknya sudah mewakili keindahan dan keasrian Pulau Alor tersebut. Sejujurnya saya masih sulit move on dari Pulau Alor. Tapi semoga dilain kesempatan saya bisa berbagi keindahan dari sisi lain dari pulau ini.

Menikmati aktivitas Yoga di Pantai Alor

yoga di pantai 6

Kesempatan berlibur pada saat Lebaran di Alor menoreh kesan sangat mendalam buat saya. Baik itu pemandangan alamnya, teman-teman seperjalanan dan interaksi dengan penduduk setempat merupakan pengalaman yang menarik untuk saya kenang. Tapi untuk kali ini saya tidak bercerita mengenai kisah perjalanan selama di Alor dulu yach. Sebagai pendahuluan saya mau berbagi aktivitas yoga di pantai selama kami menginjakkan kaki di pulau Alor.

Berlibur ke Alor sebenarnya tidak ada dalam wishlist saya tahun ini. Tujuan utama saya seharusnya ke Sumba, tapi karena satu dan lain hal tujuan liburan akhirnya berbelok ke Alor. Tetapi jika direnungkan kembali rasanya semua itu sudah direncanakan sedemikian rupa, sehingga kalau bisa saya berpendapat saya sangat bersyukur akhirnya saya ke Alor bukan sebaliknya.

Sebelum berangkat saya tidak terlalu mempersiapkan diri sedemikian rupa untuk liburan kali ini. Dikarenakan pekerjaan yang cukup padat sebelum keberangkatan membuat saya sama sekali tidak memikirkan apapun, apalagi mencari informasi mengenai tempat yang akan dituju. Hanya bermodal “tubuh” dan bekal pakaian yang akan saya kenakan selama disana.

Berlibur ke Pulau Alor

Alhasil saya pun berangkat dengan bermodal satu tas ransel dan tas selempang untuk memuat kamera dan keperluan pribadi. Kami menaiki pesawat dengan penerbangan subuh. Dengan terkantuk-kantuk dan kondisi badan yang sangat lelah sampailah kami di Pulau Alor menjelang makan siang. Kamipun mampir sejenak ke penginapan untuk menaruh barang bawaan dan menikmasti snack untuk bekal perjalanan.

Perjalanan pun dimulai dan jadwal hari ini cukup padat. Karena sangat exciting dengan pulau ini, saya tidak merasa kalau badan saya meronta-ronta. Sampai keesok harinya pada sesi menyelam yang harusnya saya turun 2 kali menjadi 1 spot karena saya jackpot dan badan drop.

Hiksss.. hikss rasanya pengen nangis. Karena spot kedua yang harusnya saya ikut serta justru spot terbaik penyelaman. Yang ada sepanjang sisa perjalanan saya diledekin habis-habisan sama yang punya kapal karena dia tau saya sangat semangat buat nyelam, yang ada ketika turun malah kondisi tubuh saya tidak mendukung.

Ber-yoga di Pantai Alor

Tidak mau kehilangan kesempatan menikmati perjalanan dan spot penyelaman berikutnya, saya pun berusaha mengembalikan kondisi tubuh saya. Berbekal istirahat yang cukup serta mengkonsumsi vitamin dan suplement sayapun melanjutkan perjalanan dengan semangat.

Disela-sela menikmati pantai dan menanti pemandangan matahari terbenam saya berusaha melakukan aktivitas yoga di pantai, diantaranya:

1. Wheel Pose

Rasanya hampir disetiap sesi liburan, wheel pose menjadi pose andalan saya. Karena sepanjang perjalanan pasti punggung, kaki dan bahu saya pegal-pegal. Apalagi jika perjalanan darat dengan berkendaraan mobil berjam-jam membuat tubuh berada diposisi duduk dan lutut ketekuk.

Kalau kondisinya sudah seperti ini salah satu cara untuk mengembalikan punggung adalah melakukan wheel pose atau bahasa kerennya yaitu kayang.

Pose ini sangat aman dilakukan di alam terbuka khususnya pantai. Karena jikapun kita tidak membawa perlengkapan yoga seperti matras kemana-mana badan kita cenderung mengikuti gerakan walaupun hanya beralaskan pasir.

yoga di pantai 5

2. Warrior Pose

yoga di pantai 2

Keuntungan dari latihan gerakan yoga di pantai khususnya gerakan warrior pose adalah kita dapat fokus berlatih memusatkan diri pada bagian tubuh tertentu dengan ditemani semilir angin dan suara deburan ombak. Efek tersebut membuat aktivitas yoga menjadi lebih khusuk dan dalam. Dengan segera badanpun menjadi bugar kembali.

Mungkin bukan kali ini saya beryoga di alam terbuka. Tapi hampir disetiap tempat yang saya kunjungi tidak pernah lepas dari kegiatan yoga. Seperti misalnya pada saat di Ora Beach – Ambon, Labengki, Kanawa – Flores, Bali dan lain-lain. Sebisa mungkin saya akan berlatih yoga walaupun cuma sebentar untuk mengembalikan posisi badan yang letih.

3. Headstand

yoga di pantai 4

 

Efek dari sepanjang hari berkeliling dan menjelajah pantai-pantai yang ada di pulau Alor seringkali membuat kaki kita bengkak karena kebanyakan jalan sehingga aliran darah terus menerus dipompa diarea kaki.

Cara efektif bagi saya untuk menghindari kaki bengkak adalah melakukan pose antigravitasi seperti headstand dan handstand. Kedua pose ini dapat mengembalikan kondisi tubuh yang lemah. Karena pada saat kepala berada dibawah, jantung akan bekerja lebih maksimal memompa darah akibat posisi tubuh yang terbalik.

4. Handstand

Hampir sama dengan headstand. Hanya bedanya dengan gerakan handstand berat badan bertumpu pada kedua tangan, membuat tangan kita menjadi kuat dan berotot.

Dengan handstand posisi punggung saya pun dipulihkan dan perut juga ikut kencang. Saat ini handstand menjadi pose favorite saya berikut dengan gerakan-gerakan yang ada diatas. Karena pose tersebut dapat dengan aman dilakukan di alam terbuka dan tanpa bantuan matras kita dapat bergerak seluwes yang kita mau.

yoga di pantai 7

yoga di pantai 1

Ada yang penasaran pengen ikutan ber-handstand ria 🙂

Keuntungan melakukan gerakan Yoga di Pantai yang saya rasakan selain untuk memulihkan stamina dan kondisi tubuh selama diperjalanan. Saya juga merasakan keterkaitan dengan alam pada saat berlatih dengan merasan udara pantai menembus pori-pori kulit sampai ke paru-paru.

Oleh karena itu saya berusaha untuk tidak melewatkan kesempatan berlatih yoga di pantai dan tempat-tampat yang hendak saya kunjungi. Selamat mencoba yach.

Menyelam di Menjangan

menyelam di menjangan 5

Merasakan sensasi menyelam di Tulamben membuat saya ketagihan untuk merasakan suasana menyelam di Menjangan. Masih berada di Propinsi yang sama yaitu Bali, kali ini kami khususkan perjalanan menyeberangi pulau kecil yang ada di Pulau Bali.

Ada dua alasan khusus kenapa kami kembali berkunjung ke Bali untuk yang kesekian kalinya. Yaitu pertama adanya keinginan untuk merasakan suasana Nyepi dan kedua memenuhi bucket list saya menyelam di Menjangan.

Sebenarnya masih ada beberapa daftar spot penyelaman yang ingin saya kunjungi. Tapi karena keterbatasan waktu, akhirnya saya harus puas hanya turun satu spot dilokasi ini.  Kami pun akhirnya mengambil waktu menyelam sebelum perayaan Nyepi dikarenakan para master dive yang akan menemani saya menyelam sudah mulai bersiap-siap pulang ke kampung halaman masing-masing untuk merayakan Nyepi bersama keluarga.

Pulau Menjangan Bali

Pulau Menjangan berada disebelah Utara kawasan Taman Nasional Bali Barat. Dari Kuta menuju kawasan ini dibutuhkan 3 jam perjalanan darat. Kami berangkat jam 6 pagi dan sampai dilokasi tempat operator penyelaman yang kami tuju yaitu sekitar jam 9.

Kemudian menyeberang dengan speed boat sekitar 30-45 menit. Dan menemukan pulau kecil dengan gapura Ganesha dipintu gerbang pulau sebagai petanda kami telah sampai di pulau Menjangan.

menyelam di menjangan 7

Saat kedatangan kami cuaca mendung dan sempat hujan dengan curah ringan. Pada saat itu sedang musim ikan, sehingga sepanjang perjalanan kami menemukan sekumpulan lumba-lumba berseliweran. Pemandangan yang cukup menyenangkan. Walaupun sempat hujan rintik-rintik, permukaan air tenang dan jarak pandang didalam air cukup bersih. Sehingga bisa dibilang kesan penyelaman yang saya alami sangat lancar dan nyaman.

Menyelam di Menjangan

Lokasi penyelaman tidak begitu jauh dari pintu gerbang Gapura Ganesha. Beberapa speed boat sudah terlebih dahulu merabat disekitar pintu gerbang pulau Menjangan. Saya melihat banyak turis mancanegara yang menjadi peserta penyelaman. Dan berhubung teman-teman saya kebanyakan hanya ingin bersnorkling saja, jadi saya digabungkan dengan peserta yang ada dikapal tetangga.

Dive master saya bapak Gede, membantu saya mengenakan pakaian menyelam dan menemani saya turun perlahan-lahan menyusuri wall atau dinding yang ada di Menjangan.

Wall nya sangat panjang dan cukup dalam. Karena sertifikasi menyelam saya masih pemula, saya hanya diperbolehkan turun sedalam 18 meter saja. Tapi itupun rasanya sangat menyenangkan.

Dengan kedalaman 18 meter saya sangat puas mengelilingi dinding dan mengamati terumbu karang dan ikan-ikan serta penghuni yang ada disekitar wall tersebut. Dan seperti biasa saya lupa mengatur settingan yang ada dikamera underwater, sehingga tampilan yang saya dapatkan berwarna biru seperti yang ada pada foto dibawah ini. Hiksss.. sedih.

menyelam di menjangan 4

menyelam di menjangan 3

menyelam di menjangan 2

Menikmati keindahan bawah laut Pulau Menjangan

Selain menyelam, kami pun menghabiskan waktu di Pulau Menjangan dengan bersnorkling dan mengambil dokumentasi foto dengan berbagai pose. Guide kami yaitu Dhika, selain menemani kami menyelam dan bersnorkling. Ternyata dia pun sangat ahli memainkan kamera underwater nya.

Jadilah hasil foto-foto selama di Pulau Menjangan semuanya bagus-bagus berkat hasil pengarahan dari beliau. Terima kasih yach Dhika, kamu masih berhutang menemani saya menyelam dilain kesempatan.

Berikut ini beberapa foto yang diambil oleh Dhika, selama kami bersnorking dan menyelam di Menjangan.

menyelam di menjangan 8

menyelam di menjangan 9

menyelam di menjangan 11

Keindahan Laguna yang ada di Labengki

Berkunjung ke Labengki, saya menemukan beberapa hal yang istimewa disini. Selain pemandangan yang sangat indah, bukit-bukit karang yang mempesona dan laut yang biru jernih, saya juga menemukan 2 laguna yang cukup unik. Laguna di Labengki dikata unik menurut saya. Dikarenakan posisi laguna tersebut berada diantara gua ataupun bukit-bukit yang terjal.

Menurut wikipedia Laguna (atau lagoon dalam bahasa Inggris) adalah sekumpulan air asin yang terpisah dari laut oleh penghalang yang berupa pasir, batu karang atau semacamnya. Jadi, air yang tertutup di belakang gugusan karang (barrier reef) atau pulau-pulau atau di dalam atol disebut laguna.

Lokasi kedua laguna itu tidaklah jauh dari tempat kami menginap di Kimoboe Resort. Jika menggunakan speed boat yang sudah disediakan oleh pihak resort jarak tempuh dari penginapan hanya 20-30 menit saja.

1. Laguna Labengki

Laguna Labengki berada di antara bukit-bukit terjal. Jika sekilas mengitari perbukitan karang yang ada, maka kita tidak terlalu bisa mengetahui dimana persisnya jalan masuk menuju laguna.

Karena sepanjang mata memandang terdapat banyak bukit dan bagi pendatang seperti saya sulit mengetahui bukit mana tempat laguna tersebut berada. Dan sepanjang mengitari bukit juga terdapat beberapa goa tetapi hanya satu goa yang tembus menuju laguna. Oleh karena itu hanya penduduk setempat yang mengetahui dimana letak persis laguna yang hendak kami tuju.

Untuk masuk ke goa, posisi laut harus dalam keadaan surut. Jika pasang tiba maka jalan masuk menuju laguna pun tertutup air. Pada saat kami berkunjung kesana, posisi air hendak pasang. Sehingga kami pun tidak punya banyak waktu untuk berlama-lama disana.

laguna di labengki 1

Berpose didepan jalan masuk menuju Laguna

laguna di labengki 2

Jalan masuk menuju Laguna

Semakin kedalam jalan masuk menuju laguna sangat sempit dan pendek, sehingga kita harus merangkak untuk dapat masuk kesana. Setelah berada didalam gua, baru kelihatan laguna yang sangat cantik dan jernih. Dengan air yang berwarna hijau toska, membuat kami betah bermain air dan bersnorkling. Rasanya pengen berlama-lama bermain air hanya air sudah mulai kelihatan pasang dan nantinya akan mempersulit kami keluar jika kami menunda-nunda keluar dari laguna.

laguna di labengki 3

Laguna Labengki.

Dibawah ini teman saya Nina merekam suasana didalam Laguna.

2. Laguna Sombori – Labengki

Ketika speed boat kami merapatkan sandaran ke tebing ini, saya bingung dimana letak Lagunanya. Kalau laguna sebelumnya, saya tidak tau persis dimana lubang jalan masuknya. Nah yang ini lebih membingungkan lagi. Karena tebing yang kami sambangi berupa tebing tinggi dan tidak ada celah lubang sama sekali.

Tetapi ketika pemandu kami menaiki tebing dan saya mengikuti beliau bertepatan dibelakangnya. Saya baru ngeh kalau untuk menemukan laguna yang satu ini, kami harus berjuang ekstra tenaga untuk mencapainya. Setelah sampai di puncak tebing, saya kira pekerjaan saya sudah selesai. Ternyata kami harus menuruni nya lagi. Dan turun nya lebih curam daripada ketika menaikinya.

Sempat was-was kalau kaki saya tergelincir atau permukaan tebing yang kasar melukai kulit saya. Dan benar ketika turun sempat agak nga sabaran sehingga badan saya pun baret atau lecet dimana-mana.

Tapi melihat laguna nya sangat jernih dan indah rasanya perjuangan kami menuju laguna ini terbayar sudah. Disini kami dibebaskan untuk berlama-lama menikmati jernihnya laguna dengan berenang dan bersnorkling. Sebenarnya untuk bersnorkling nga ada yang bisa dilihat sich karena permukaan lagunanya hanya berupa pasir putih.

laguna di labengki 4

Berpose dulu sebelum menaiki bukit.

laguna di labengki 5

Berenang di Laguna. Puas bangat, airnya jernih dan adem.

laguna di labengki 5

Dibawah ada rekaman video yang diambil oleh pemandu kami.

Laguna Sombori

Senang sekali akhirnya saya dapat menjelajahi keindahan Laguna di Labengki. Rasanya lengkap sudah pengalaman saya berkelana di beberapa tempat wisata terbaik  yang ada di Sulawesi Tenggara. Dan berharap semoga ada kesempatan lain untuk menjelajahi tempat-tempat unik dan cantik lainnya yang ada di Indonesia.

10 Gerakan untuk mengencangkan bokong

Ketika membuat judul gerakan untuk mengencangkan bokong, saya agak bertanya-tanya sendiri. Kira-kira judul ini tidak mengundang kontroversialkan yach? Secara kata bokong atau pantat itu selalu dikonotasikan dengan sesuatu yang negative.

Agak lama buat saya untuk mencari padanan kata yang baku untuk bokong atau pantat. Seolah-olah bagian tubuh yang satu ini selalu didefinisikan sebagai sesuatu yang jelek. Tapi setelah lama memikirkan judul, yang ada tulisan ini jadi nga kelar-kelar.

Setelah mencari beberapa referensi. Ternyata topik mengenai bokong atau pantat dan bagaimana cara mengencangkan bagian tubuh yang satu ini. Ternyata menjadi sesuatu yang cukup banyak dicari oleh orang, khususnya bagi wanita. Dimana bokong atau pantat merupakan bagian tubuh yang cukup istimewa dimata mereka.

Berlatih yoga dengan rutin membuat saya mengenal beberapa gerakan dan kaitannya dengan bagian-bagian tubuh kita. Dengan mempelajari anatomi tubuh saya jadi sedikit mengenal latihan-latihan apa saja yang cocok untuk bagian tubuh tertentu.

Dan ketika masa-masa awal saya mengenal latihan yoga, bentuk bokong saya tidak terlalu berbentuk. Sehingga ketika mengenai busana atau baju tertentu saya tidak percaya diri mengenakannya. Karena bokong saya terlihat tipis dan tidak berbentuk. Tetapi setelah rutin ber-yoga saya mulai terbiasa melakukan gerakan yang mulai memperlihatkan hasil yang baik buat bokong saya.

10 Gerakan untuk mengencangkan bokong.

Sering kali ketika berolahraga kita hanya memikirkan bagaimana caranya lemak dalam tubuh terbakar. Tubuh berkeringat dan jantung berdebar dengan kencang. Yang ada kita lupa bahwa gerakan yang kita lakukan tidak tepat sasaran kepada anggota tubuh yang hendak kita fokuskan.

Apalagi kalau ngomong pantat atau bokong, rasanya jarang dech kita fokus kebagian tubuh tersebut ketika kita berolahraga. Dimana dengan melakukan gerakan yoga dibawah ini secara tidak langsung membuat pantat atau bokong kita bekerja.

1. Half Moon Pose

gerakan untuk mengencangkan bokong 12

Half moon pose pada dasarnya berfungsi sebagai gerakan untuk kestabilan dan meningkatkan konsentrasi. Dimana masing-masing kaki bergantian menopang berat tubuh. Hanya fungsi tambahan gerakan ini khususnya half moon pose variasi seperti foto diatas memberi manfaat lain untuk mengencangkan otot pantat.

Ketika tangan dan kaki diangkat keatas secara otomatis gerakan ini membuat bokong pun ikut terangkat. Sehingga gerakan ini sangat baik untuk membuat bokong kencang dan keangkat.

2. Upward Facing Plank Pose

gerakan untuk mengencangkan bokong 11

Upward Facing Plank Pose mengambil fungsi maksimal ketika saya melakukan gerakan back band untuk punggung. Sebagai gerakan untuk mengembalikan punggung yang kaku biasanya gerakan upward facing plank pose dilakukan.

Selain punggung kuat, upward facing plank pose memastikan lengan dan leher kita menjadi kencang. Dimana ketika mengambil posisi ini, secara tidak langsung bokong pun ikut terangkat dan aktif.

3. Bridge Pose

gerakan untuk mengencangkan bokong 10

Bridge pose adalah salah satu gerakan yang sangat banyak manfaat untuk kecantikan dan kesehatan reproduksi wanita. Saya pernah menulis mengenai Yoga untuk kesehatan wanita. Dimana gerakan ini baik buat kesehatan wanita, karena bridge pose mengaktifkan organ-organ disekitar alat reproduksi, antara lain organ-organ dibagian bawah perut, area V, bokong bekerja dengan maksimal. 

4. Bow Pose

gerakan untuk mengencangkan bokong 9

Pada saat badan letih dan kaku, gerakan yang paling efektif saya lakukan adalah bow pose. Hanya dengan menahan gerakan ini selama 5 nafas, seluruh pegal-pegal dan kaku disekitar ruas tulang belakang yang terdiri dari punggung, tulang duduk, pantat atau bokong langsung hilang.

Apalagi yang sering bekerja dikantoran dengan posisi duduk selama berjam-jam. Tanpa sadar kita telah membuat posisi badan kita bungkuk dan area disekitar bokong dan tulang duduk menjadi pegal. Dengan melakukan gerakan bow pose otomatis tulang punggung kita dikembalikan ke posisi semula dan otot diarea bokong pun kembali menjadi baik.

5. Wheel Pose atau Kayang

gerakan untuk mengencangkan bokong 3

Dihalam sebelumnya saya pernah menulis mengenai langkah-langkah dalam melakukan wheel pose. Dimana ada 2 cara untuk berlatih gerakan wheel pose atau kayang. 

Beberapa teman yang pernah melihat foto saya pada saat melakukan gerakan kayang kebanyakan bertanya-tanya. “Koq kamu diumur segini masih bisa melakukan gerakan kayang yach? Rasanya dulu waktu disekolah ketika pelajaran olahraga saya pernah bisa, tapi sekarang kayaknya kagak mungkin dech”.

Jujur saja, saya pun pasti sulit melakukan gerakan ini jika tidak sering berlatih. Disamping kelihatan keren bisa berlatih gerakan wheel pose atau kayang sebenarnya manfaat yang saya dapatkan dari gerakan ini pun tidak sedikit.

Jika ditanya gerakan apa saja untuk mengencangkan bokong pasti salah satunya adalah gerakan wheel pose atau kayang. Karena gerakan ini sangatlah efektif menarik atau mengangkat otot pantat menjadi kencang atau kuat. Selain untuk mengencangkan bokong gerakan ini juga sangat baik untuk tulang punggung dan paha.

6. Eka Pada Viparita Dandasana dan Dwi Pada Viparita Dandasana

gerakan untuk mengencangkan bokong 4

Eka Pada Viparita Dandasana

Sekilas gerakan Eka Pada Viparita Dandasana mirip dengan wheel pose atau kayang. Perbedaan terdapat pada tumpuan berat badan ditaruh di lengan atau siku lengan.

Jika kita berbicara mengenai kayang, seluruh tumpuan berat badan ditopang oleh lengan dan telapak tangan. Sedangkan Eka Pada Viparita Dandasana pada saat melakukan kayang, posisi tangan perlahan-lahan diturunkan sehingga siku yang menempel di matras. Dengan perubahan posisi ini namanya berubah yang tadinya kayang menjadi Eka Pada Viparita Dandasana.

gerakan untuk mengencangkan bokong 7

Eka Pada Viparita Dandasana dengan salah satu kaki diangkat.

Kita dapat menaikkan level eka pada viparita dandasana dengan gerakan yang lebih ekstrim yaitu mengangkat salah satu kaki secara bergantian seperti foto yang ada diatas. Selain punggung, bokong dan paha atas kencang, gerakan ini memastikan kita tetap stabil walaupun hanya ditopang oleh satu kaki.

Kelihatan keren bukan?

gerakan untuk mengencangkan bokong 8

Dwi Pada Viparita Dandasana

Eka pada Viparita Dandasana dapat kita lanjutkan menjadi gerakan Dwi pada Viparita Dandasana. Caranya adalah dengan menggeser kedua kaki perlahan menjauh dari tangan. Sehingga posisi badan lurus dan telapak kaki menempel ke matras. Seluruh otot dari lengan, bahu, seluruh ruas tulang belakang, bokong, paha, betis sampai telapak kaki stretch.

Ketiga gerakan diatas mulai sama-sama mengencangkan otot pantat dengan proporsi yang berbeda ditiap gerakan.

7. Lord of Dance

gerakan untuk mengencangkan bokong 2

Lord of Dance seperti yang sudah-sudah saya jelaskan adalah gerakan yang indah dan paling favorite buat saya. Karena gerakan ini membuat tubuh saya terlihat ramping dan lekukan pada punggung kelihatan lebih elastis. 

Untuk ukuran punggung model saya rasanya suatu kebanggaan buat saya bisa melakukan gerakan lord of dance. Alangkah lebih girangnya hati saya jika lengkuk punggung saya bisa lebih naik dan ketarik keatas dibandingkan dengan posisi yang ada di foto.

8. Scorpion Pose

gerakan untuk mengencangkan bokong 5

Baru setahun belakangan saya bisa melakukan gerakan scorpion pose. Dan itu pun masih harus menggunakan alat bantu dinding. Scorpion pose merupakan kelanjutan dari handstand dan pincha mayurasana Jika sudah mahir dalam posisi handstand dan pincha mayurasana maka kita akan naik ke level berikutnya yaitu scorpion pose.

Scorpion pose memampukan badan kita ditumpu oleh siku dan tangan dimana pada saat bersamaan punggung kita melengkung kebelakang. Untuk mencapai kestabilan tersebut dibutuhkan lengan yang kuat dan otot perut yang kencang serta punggung yang lentur. Dibagian punggung lah saya langsung menyerah dan mau tidak mau harus menggunakan dinding sebagai alat bantu. Semoga tahun depan saya lulus memperagakan gerakan scorpion pose tanpa dinding. Aminnn…

9. Camel Pose

gerakan untuk mengencangkan bokong 1

Pada saat membahas gerakan untuk perkuatan punggung secara otomatis kita akan merujuk pada otot bagian bawah punggung yaitu bokong. Hampir semua gerakan perkuatan punggung mengaitkan bokong sebagai efek samping dari gerakan tersebut. Tidak terkecuali pada gerakan camel pose.

Camel pose memastikan punggung kita stretch, sehingga otot mulai dari paha belakang, bokong sampai bahu dan leher pun ikut ketarik. Dikarenakan berat badan berpindah kebelakang dengan tumpuan tangan ditaruh di telapak kaki belakang.

10. King Pigeon Pose atau Raja Kapotasana

 

gerakan untuk mengencangkan bokong 6

Dari semua gerakan yang saya tulis dihalaman ini, yang paling sulit dan membutuhkan tenaga yang luar biasa buat saya adalah King Pigeon Pose. Karena punggung saya yang lemah harus ektra bekerja keras dalam melakukan gerakan King Pigeon Pose.

Pigeon pose sendiri merupakan kelanjutan dari Camel pose. Jika sudah mantap di posisi camel pose, perlahan-lahan tubuh kita jatuhkan kebelakang sehingga telapak tangan menyentuh matras.

Pada saat telapak menyentuh matras posisi siku kita jatuhkan dan geser sehingga tangan mendekati telapak ataupun jari-jari kaki. Hampir sama dengan gerakan camel, karena badan dijatuhkan kebelakang sehingga tumpuan berat badan pindah ke siku dan lengan. Sehingga otot-otot yang lain mulai dari telapak kaki, betis, paha, bokong, punggung, bahu dan leher pun ketarik. Begitu juga dengan anggota tubuh bagian depan seperti paha depan, bagian-bagian dalam disekitar alat reproduksi, perut serta rongga dada pun terbuka.

Ternyata cukup banyak gerakan untuk mengencangkan bokong  yang saya tulis disini. Sampai nga nyadar kalau sudah ada 10 gerakan yang khusus untuk bagian bokong saja.  Semoga tulisan ini membantu, khususnya bagi teman-teman yang mempunyai masalah dibagian bokong. Selamat berlatih.

La Laguna Restaurant Bali

Terlalu banyak restaurant, cafe ataupun tempat nongkrong kekinian yang ada di Bali. Membuat saya kadang-kadang bingung yang mana terlebih dahulu yang akan saya tulis. Dimana pertama kali mendengar nama La Laguna Restaurant Bali, yaitu ketika baca tulisan almarhum mas Cumilebay.

Hikss ingat nama almarhum saya jadi sedih. Walaupun saya belum mengenal beliau secara personal dan tatapan wajah. Rasanya saya seperti sudah merasa tau akan beliau melalui tulisannya yang sangat berwarna-warni dan gaya bahasa beliau yang ngebanyol.

Ketika membaca tulisan beliau, saat itu saya cuma bisa membatin bahwa suatu hari nanti saya pasti akan berkunjung kesini. Dan akhirnya saya pun kesampaian mengunjungi La Laguna berkat membaca tulisan beliau.

Berada ditempat ini saya berasa menapak tilas tulisan dan mencoba mengingat sosok beliau dan berdoa semoga dia bahagia disana. Sepertinya semesta pun menjawab doa saya, karena sepanjang kami berada disana cuaca sangat bagus dan langit pun merekah menyambut kepulangan matahari kembali keperaduan.

 

la laguna restaurant bali 13

La Laguna Restaurant Bali
Jalan Pantai Kayu Putih
Canggu- Kuta Utara, Bali

la laguna restaurant bali 31

La Laguna – Restaurant bergaya Gipsi Bohemian di Bali

Rasanya restaurant yang ada di Bali tidak ada matinya mengembangkan kreasi dan inovasi terbaru. Setiap saat ada saja restaurat atau cafe dan tempat nongkrong baru dengan konsep yang berbeda.

Begitu juga dengan La Laguna Bali ini. Dengan lokasi di area canggu yang mana saat ini menjadi tempat nongkrong yang nge-hits. Menjadikan lokasi tempat makan tersebut menjadi incaran banyak turis untuk berkunjung.

Ketika memasuki area restaurant tidak terlihat tanda-tanda bahwa tempat ini adalah tempat makan. Hanya berupa area kosong berpasir dangan rumput-runput tinggi disekitarnya. Kemudian setelah melewati signage yang menyatakan bahwa benar kami berada dikawasan La Laguna baru kami menemukan area parkir yang luas dengan peletakan karavan dikiri dan kanan jalan.

Koridor berupa jalan setapak dari area parkir menuju kawasan La Laguna hanya berupa jalan setapak berpasir dengan pohon-pohon rindang disekitarnya. Seperti lorong gelap alami dengan karavan-karavan yang tidak berpenghuni . Saya sempat bertanya-tanya dimana tempat makannya yach?

Untungnya kami langsung disamperin oleh pegawai dengan kostum ala gipsi bohemian. Dan setelah diajak ngobrol dan diberikan sedikit info mengenai restaurant,  akhirnya kami disediakan tempat duduk sementara di area gubuk-gubuk dengan penutup atap rumbia.

Dikarenakan kami datang jam 4 sore dimana area tempat duduk di lapangan terbuka baru akan dibuka jam 5 sore. Akhirnya kami pun memesan makanan dan menikmati suasana siang menjelang sore yang cukup terik disini.

Interior La Laguna Restaurant Bali

Pada dasarnya tempat makan ini berupa lapangan luas dengan gubuk-gubuk dan karavan. Selebihnya disediakan alas kain dan tempat duduk empuk yang besar. Hanya saja semua bernuansa gipsi bohemian dengan motif-motif yang khas pada kursi, meja dan alas kain penutup.

Karavannya sendiri saya lihat kosong, hanya menurut pegawai yang saat itu bertugas. Kita dapat berkonsultasi dan membaca peramalan nasib melalui tarot didalam karavan. Dan itupun dapat kita jumpai pada jam-jam tertentu.

Begitu juga dengan nuansa lampu-lampu dan foto yang menghiasi area tempat makan ini.

Karena pada saat itu pencernaan saya lagi tidak baik, yang ada saya bolak balik mengunjungi toilet. Dan kesan yang saya dapat ketika masuk ke toilet adalah saya melihat foto-foto lama berupa potrait gadis gipsi. Kalau sekilas ngelihatnya sich saya cukup terpesona karena saya jadi foto-foto tersebut sangat bagus dan pengambilan foto nya sangat menarik menurut saya.

Tapi karena kondisi perut saya yang sangat memprihatikan membuat saya mau tidak mau agak lama disana membuat saya semakin memperhatikan detail demi detail foto tersebut. Entah kenapa rasanya foto tersebut sangat real dan hidup. Menyadari hal tersebut saya langsung buru-buru keluar dan menyesali diri saya sendiri kenapa saya sangat terpesona dengan tampilan foto yang ada.

Hikss kenapa juga menaruh foto didalam kamar mandi sich? Yang ada saya jadi ketakutan sendiri melihatnya.

la laguna restaurant bali 16

la laguna restaurant bali 30

Menikmati Matahari terbenam di La Laguna Restaurant Bali

Yang pasti tujuan utama kami berkunjung ke La laguna Restaurant nga lain adalah selain menikmati tempat makan yang lagi ngetrend, juga mengejar suasana matahari terbenam di Pantai Kayu Putih.

Walaupun sudah berkali-kali melihat dan menyaksikan moment matahari terbenam diberbagai tempat. Tetap saja ada sesuatu atau aura yang berbeda ketika menyaksikan matahari terbenam di Bali. Saya tidak tau apakah ini pendapat saya saja atau teman-teman yang lain juga merasakannya. Tetapi sepanjang saya ke Bali sebisa mungkin kami tidak pernah absen untuk menikmati moment tersebut.

la laguna restaurant bali 4

la laguna restaurant bali 5

la laguna restaurant bali 27

la laguna restaurant bali 26

la laguna restaurant bali 28

Yang istimewa di La Laguna

Dan menurut saya yang istimewa dari La Laguna ini adalah Jembatan penghubung diantara tempat makan dan pantai Kayu Putih. Dari foto-foto yang saya ambil, saya menyimpulkan keberadaan jembatan ini sangatlah instagramble bangat.

Walaupun hanya berupa jembatan kayu yang sudah dipoles dan didaur ulang tapi tampilannya dibuat dengan sedemikian menarik. Sehingga kesan alamiah dan ditambah kesan lampu-lampu diatas jembatan membuat suasanana menjadi tambah syahdu.

la laguna restaurant bali 1

la laguna restaurant bali 19

la laguna restaurant bali 10

Menu yang ditawarkan di La Laguna Restaurant

Jika menilik dari menu yang ditawarkan oleh La laguna. Kesan yang pertama ada dibenak saya adalah mahal. Untuk harga bisa dibilang lumayan mahal untuk kantong saya. Makanan kecil berupa dessert seperti ice cream dan tapas dihargai 25 ribu – 60 ribu. Sedangkan makanan berat berupa sandwich sampai steak dihargai sekitar 65 ribu – 290 ribu.

Begitu juga dengan minuman. Hanya saya lupa untuk memfoto menu minuman karena jenis minuman yang tersaji cukup banyak dan unik-unik. Tapi kisaran harga minuman tidak jauh berbeda dengan makanan.

la laguna restaurant bali 17

Calamary a la Romania

la laguna restaurant bali 21

Spoon me dan Dragon Fruit Vodka

la laguna restaurant bali 22

Grilled Prawns

la laguna restaurant bali 24

The Brownie

la laguna restaurant bali 25

la laguna restaurant bali 2

Pose yoga ala-ala. Lagian saya nga ada persiapan buat yoga, jadilah foto ala-ala.

Menurut saya La Laguna Restaurant Bali bisa dikategorikan tempat makan ngehits yang ada di Bali saat ini. Dan ketika berkunjung rasa penasaran saya akan tempat ini pun terpuaskan.