Pulo Alor Hotel, penginapan terbaik yang ada di Pulau Alor

Selama di Pulau Alor, saya dan rombongan teman seperjalanan menginap di Pulo Alor Hotel. Dan bisa dibilang saya cukup puas menginap di penginapan ini.

Fasilitas yang disediakan Pulo Alor Hotel

Pulo Alor Hotel merupakan hotel bintang 3 dan sepertinya hotel ini merupakan hotel terbaik yang ada di Pulau Alor. Dari segi kamar, kamar yang ada di Pulo Alor Hotel sangat nyaman dan bersih. Setiap kamar sudah dilengkapi AC, pemanas air, TV, Wifi, Kulkas dan Mini Bar.

Amenities berupa air mineral, sabun, sikat gigi, shampoo dan handuk setiap harinya diganti. Bagitu juga kebersihan kamar, setiap hari dibersihkan dan seprei diganti.

Kamar mandi dilengkapi shower atau bathup. Kebetulan kamar yang saya dapat, kamar mandinya tersedia bathup. Sehingga setelah berlelah-lelah sepanjang hari mengelilingi pulau, ketika tiba di kamar saya bisa bersantai di bathup dan merasakan sensasi air hangat diseluruh tubuh saya.

Kisaran harga kamar yang ada di Pulo Alor Hotel yaitu Rp. 550.000,- untuk kamar standar dan Rp. 850.000,- untuk kamar private. Dan sudah termasuk sarapan pagi. Dengan harga kamar yang ada sudah termasuk fasilitas antar dan jemput dari bandara ke penginapan.

Yang membuat saya terkesan dengan Pulo Alor Hotel adalah kesiapan dan ketelatenan pegawai atau karyawan dalam melayani tamu. Saya termasuk orang yang sangat dibantu oleh pihak pengelola dan pegawai Pulo Alor Hotel. Ketika saya tiba dipenginapan saya lupa untuk mengganti kartu operator telephone saya.

Dan dengan sigap pegawai hotel langsung menawarkan jasa untuk membelikan kartu telephone untuk saya sehingga dengan segera saya dapat menghubungi teman dan keluarga untuk memberi kabar kalau saya sudah sampai di tujuan.

Selama menginap di penginapan ini kami beberapa kali bertemu dengan pemilik dan pengelola hotel. Dan bapaknya sangat ramah dan menemani kami berdiskusi sepanjang kami ada di penginapan ini, khususnya malam hari ketika kami bersantap makan bersama di ruangan makan.

Area Bersama di Pulo Alor Hotel

Pulo Alor Hotel terdiri atas 3 lantai. Masing-masing lantai terdapat area atau ruang bersama seperti tempat duduk dan ngumpul bareng. Di lantai bawah terdapat lobby, ruang makan dan kolam renang. Sedangkan di lantai atas juga terdapat pendopo dan ruang duduk terbuka dimana kita dapat melihat pemandangan matahari terbit dan taburan bintang di malam hari.

Saya sangat senang berlama-lama di lantai atas penginapan khususnya di pagi hari. Saya dapat melihat kabut menyelimuti bukit dan laut yang persis ada dibelakang penginapan. Sungguh pengalaman yang sangat menyenangkan.

Makanan yang tersedia di ruang makan pun setiap hari nya bervariasi. Dimana menu yang disiapkan tidak pernah lepas dari citarasa lokal. Di hari pertama kami datang, kami disuguhkan roti jala dan jagung kenari. Sedangkan menu makan berat didominasi dengan hidangan sea food dan sayur bunga pepaya. Kedua item tersebut tidak pernah absen dari menu sehari-hari.

Selain sehat dan menggiurkan, jujur saja saya tidak bosan dengan makanan yang ada selama saya menginap disana. Jika ada kesempatan untuk berkunjung ke Pulau Alor lagi, bisa dipastikan saya akan menginap di hotel ini dan mengulang kenikmatan dan kenyamanan yang pernah saya rasakan sebelumnya disini.

Berikut ini beberapa foto yang bisa saya bagikan sebagai gambaran jika hendak berkunjung ke Pulo Alor Hotel.

 

Pesona Alor yang Wajib Dikunjungi

Jika sebelumnya saya banyak bercerita mengenai keindahan pantai dan bawah laut Alor, point dibawah ini adalah beberapa pesona Alor yang wajib dikunjungi.

Menurut saya kekayaan alam dan budaya yang ada Alor itu sangat lengkap. Dan adanya tulisan ini berarti cerita mengenai pulau Alor pun berakhir.

1. Air Terjun Ilawe

pesona alor yang wajib dikunjungi 1

Air terjun Ilawe berada di desa Alila Timur kecamatan Kabola Alor. Menuju ke air terjun ini kami menempuh perjalanan 1 jam dari penginapan menuju desa Alila dan kemudian berjalan kaki selama 1,5 jam melewati hutan dan sungai kecil.

Kalau diingat-ingat lagi saya juga bingung koq bisa yach kami jalan sejauh ini demi sebuah air terjun. Padahal sehari sebelumnya saya sempat jackpot ketika diving akibat kondisi badan yang nge-drop. Dan hari ini kami malah trekking ke hutan untuk melihat air terjun.

Untuk kondisi kami yang bukan tipe pejalan kaki, rasanya mengitari hutan kemarin adalah perjalanan yang cukup menakjubkan dan menantang. Jalanannya benar-benar masih alami sampai berkali-kali nyasar dan pengen menyerah rasanya.

Tapi untungnya kami sempat ketemu dengan penduduk yang sedang mengambil pisang atau buah-buahan liar yang ada di hutan. Jadilah kami diantar sampai ke tujuan.

pesona alor yang wajib dikunjungi 14

Air terjun ilawe tingginya nya sekitar 20 meter. Dan menurut bapak yang mengantar kami disini diatas masih ada beberapa undakan air terjun lagi diatas. Hanya mengingat perjalanan yang kami tempu hanya ke satu air terjun saja sangat jauh akhirnya kami pun mengundurkan diri.

Agak lama juga kami berendam dan mengabadikan dokumentasi di air terjun dan masih dalam kondisi basah-basah kamipun turun ke tempat dimana kendaraan kami parkirkan. Karena mengingat hari sudah menjelang sore dan kami tidak mau kemalaman berada di hutan,

2. Kain Tenun Tradisional – Pulau Ternate

pesona alor yang wajib dikunjungi 12

Pulau Ternate Alor, terkenal sebagai desa tenun ikat tradisional. Disini Thomas guide kami selama di Alor memang menjadwalkan kami singgah di desa ini untuk melihat aneka ragam jenis kain tenun ikat untuk kami beli sebagai cinderamata.

Penduduk desa Ternate pada umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Tetapi ibu-ibu dan wanita muda secara turun temurun diajarkan untuk dapat membuat kain tenun sebagai kegiatan sampingan mereka. Disini semua dilakukan dengan cara tradisional mulai dari memintal kapas menjadi benang, mewarnai, menenun sampai jadi sebuah kain yang siap untuk dijual.

Hanya demi kepraktisan, beberapa kain sudah ada yang dibuat dengan menggunakan benang yang sudah jadi. Mungkin kalau dilihat dari beberapa kain yang dijemur. Kita dapat melihat perbedaan yang sangat kontras, mana kain yang terbuat dari benang jadi dan mana yang dari benang asli yaitu dari warna-warna kain yang dihasilkan.

Untuk kain dengan warna yang sangat kontras bisa dipastikan bahwa kain tersebut menggunakan benang yang sudah siap jadi. Dan itu juga sangat mempengaruhi harga dan kualitas.

pesona alor yang wajib dikunjungi 17

Saya tidak begitu mengerti mengenai filosofi dari motif kain, hanya dari beberapa kain yang sekilas saya perhatikan, motif-motif yang ada itu cukup sederhana. Mulai dari kura-kura, ikan, kupu-kupu sampai naga.

Saya tidak begitu mengerti mengenai kain dan bingung kalaupun beli bakalan dijadiin apa nantinya. Oleh karena itu ketika teman-teman saya asyik memilih-milih kain yang hendak mereka beli, yang ada saya malah jalan-jalan mengelilingi pulau untuk mengambil foto dan melihat aktivitas para nelayan memperbaiki jangkar.

pesona alor yang wajib dikunjungi 16

Masing-masing rumah dihalaman belakang pasti ada jemuran kain seperti ini.

pesona alor yang wajib dikunjungi 15

Beberapa jenis kain yang sudah jadi. Dan siap untuk dijual.

pesona alor yang wajib dikunjungi 2

Bersama mama yang sedang menenun kain.

3. Kampung Adat – Desa Takpala

pesona alor yang wajib dikunjungi 13

Desa Takpala merupakan salah satu kampung adat yang ada di Pulau Alor yang masih menjaga adat istiadat nenek leluhur. Dimana aturan dan peletakan rumah masih mengikuti cara-cara lama.

Pada saat kami berkunjung ke desa ini, sedang ada jamuan menyambut kedatangan pemuka agama yang memang dijadwalkan berkunjung ke desa ini. Oleh karena itu pemuka adat sudah bersiap-siap dengan baju kebesaran dan peralatan dalam rangka penyembutan tersebut.

Penduduk desa Takpala sangat ramah dan menyambut tamu dengan sangat terbuka. Selain kami dan rombongan pemuka agama, saya sempat bertemu dengan seorang kewarganegaraan asing yang menetap disana dalam rangka penelitian.

Sempat berdiskusi lama dengan tamu asing ini, ternyata kunjungan beliau ke desa Takpala adalah kunjungan kedua dan beliau sudah menetap disana selama 6 bulan. Tadinya saya mengira subjek penelitian beliau berhubungan dengan budaya dan masyarakat Alor dan ternyata dugaan saya salah besar. Yang beliau teliti adalah biota yang ada disekitaran pulau Alor.

pesona alor yang wajib dikunjungi 9

 

pesona alor yang wajib dikunjungi 5

Berpose dengan mama Alor

pesona alor yang wajib dikunjungi 10

Puncak jalan salib di Desa Takpala Alor

pesona alor yang wajib dikunjungi 18

Foto bersama sebelum meninggalkan desa Takpala. Senja nya masih kelihatan, dan wajah kami kelihatan sangat lelah walaupun senang dan puas menikmati hari yang sangat padat. Foto diambil oleh Moles driver kami dengan menggunakan kamera Nina Wong.

4. Bukit Cinta Alor

pesona alor yang wajib dikunjungi 11

Memandang langit dengan taburan bintang. Pada saat itu kami tidak ada rencan untuk hunting foto bintang. Ketika hendak keluar dari penginapan untuk membeli keperluan obat-obatan di kota, setelah selesai driver kami Moles membawa kami ke tempat ini.

Spot dimana kita dapat melihat pemandangan kota dengan leluasa beserta taburan bintangnya. Hanya sayangnya saya tidak membawa tripod jadi fotonya agak blur.

Rasanya pemandangan seperti ini sangat jarang bisa kita jumpai di kota besar. Salah satu pesona Alor yang wajib dikunjungi dan diabadikan.