Menyelam di Pulau Alor

menyelam di pulau alor 1

Menyambung cerita dari halaman selanjutnya mengenai Pantai Cantik yang ada di Pulau Alor, kali ini saya mau berbagi keindahan bawah laut ketika menyelam di pulau Alor.

Sudah tidak bisa dipungkiri bahwa pantai-pantai yang ada di Indonesia bagian Timur memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Selain kondisinya masih terjaga asri dan bersih, pemandangan alam nya sangat menakjubkan.

Begitu juga dengan masyarakatnya. Beberapa kali kami bercengkerama dan berdiskusi dengan masyarakat sekitar dan kesimpulan yang saya dapat adalah penduduk disana ramah, budaya dan kearifan lokal masih terjaga. Yang mana tercermin dari keindahan alamnya termasuk bawah lautnya.

Selama di Pulau Alor, Thomas, guide serta master dive kami selama di pulau Alor sudah menjadwalkan kami untuk menyelam di tiga spot penyelaman. Tapi karena kondisi badan saya tidak memungkinkan akhirnya saya hanya turun di spot Bubu dan Coconut Groove.

Foto yang ada dihalaman ini beberapa adalah hasil jepretan Thomas, master dive kami selama di Alor. Foto-foto dan info mengenai Pulau Alor dapat dilihat di http://www.alor-dive.com/.

Spot Bubu Alor

Menurut penuturan dari master dive kami selama menjelajahi pulau Alor. Beliau dan beberapa penyelam yang sudah pernah menyelam disana, mereka mendata jumlah spot penyelaman di pulau Alor ada sekitar 62 lokasi.

Dan setiap spot memiliki kekhasannya masing-masing. Dari 62 spot, saya hanya baru berkunjung selama 2 spot. Walau dibilang tidak mewakili dari keseluruhan titik spot tapi rasanya cukup memberikan gambaran ke saya bahwa begitu bagusnya potensi alam bawah laut dari Pulau Alor itu sendiri.

Bubu adalah sejenis alat penjerat ikan tradisional yang terbuat dari bambu. Bentuknya seperti corong panjang, dimana jika ikan masuk kedalam alat perangkap tersebut ikan tidak bisa keluar lagi.

Disebut spot penyelaman ini dengan nama alat penangkap ikan, dikarenakan dilokasi tersebut terdapat banyak bubu yang ditaruh oleh masyarakat setempat. Bisa dibilang tempat ini merupakan tempat persinggahan berbagai jenis ikan yang menjadi incaran masyarakat.

Lokasi penyelaman Bubu berdekatan dengan Pantai Pura yaitu sekitar 2 jam dari Dermaga Kalabahi. Di spot Bubu, kedalaman penyelaman kami sekitar 19 m. Dimana pada saat itu cuaca sangat cerah sehingga visibility atau jarak pandang mencapai lebih dari 20 m.

Bisa dibilang ketika kami menyelam dikedalaman 19 m saya masih bisa melihat sinar matahari tembus dan mencapai tempat saya menyelam. Sehingga gradasi air tampak sangat cantik dan jernih. Di spot Bubu saya banyak mendokumentasikan foto terumbu karang.

Dikarenakan warna-warni dari terumbu karang sangat menyolok dan kontras dengan beningnya air. Boleh dibilang spot ini adalah spot paling saya sukai selama menyelam di pulau Alor.

menyelam di pulau alor 4

menyelam di pulau alor 5

menyelam di pulau alor 6

Coconut Groove Alor

Coconut Groove posisinya tidak jauh dari bibir pantai Pulau Ternate Alor. Kami menyelam di hari ketiga perjalanan di Alor. Pulau Ternate sendiri merupakan tempat masyarakat pengrajin kain tenun. Kita bisa menyaksikan para wanita muda dan ibu-ibu menenun kain kemudian menjemur dan menjajakan hasil kerajainan kainnya langsung ditempat.

Kami cukup lama di Pulau Ternate, dikarenakan aktivitas memilih dan menawar harga membuat teman-teman semangat memilah dan menentukan pilihan kain yang akan mereka beli.

Setelah puas menjelajahi Pulau Ternate Alor maka kami pun melanjutkan kegiatan snorkling dan menyelam. Dari bibir pantai pulau Ternate kita sudah melihat wall. Dan wall tersebut berada dari kedalaman 5-50 m dan hampir disebagian bibir pantai Pulau Alor.

Jujur saya sangat takjub ketika menyelam disini, rasanya tidak puas hanya meluangkan waktu 45 menit di spot Coconut Groove.

Di spot ini kami menyelam dikedalaman 25 m, jadi bisa dibilang kami sudah berada diseparuh dari wall. Dan demi faktor keamanan kami harus puas dikedalaman ini.

Terumbu karang dan jenis-jenis ikan banyak kita jumpai disini. Hanya mungkin dengan melihat secara langsung kedalaman wall saya agak kagok dan cukup kewalahan diawal penyelaman. Membuat saya kurang menikmati agenda penyelaman saya saat itu.

menyelam di pulau alor 7

menyelam di pulau alor 11

menyelam di pulau alor 10

menyelam di pulau alor 9

menyelam di pulau alor 8

Demikian sedikit cerita saya mengenai pengalaman menyelam di Pulau Alor. Semoga keasrian dan kebersihan bawah laut tetap terjaga walaupun suatu hari nanti akan banyak dikunjungi oleh wisatawan.

7 Pantai Cantik yang ada di Pulau Alor

Ketika berkesempatan berlibur ke pulau Alor, saya menemukan beberapa pantai cantik di pulau Alor yang membuat saya jatuh cinta akan pulau ini.

Sejujurnya saya tidak punya rencana berkunjung ke pulau Alor. Karena seperti yang sudah-sudah, setiap kali saya merencanakan tujuan wisata kesuatu tempat pasti pada kenyataannya berbelok ke tempat yang berbeda.

Dan ini terjadi berkali-kali, membuat saya urung membuat rencana jangka panjang yang muluk-muluk. Jadi kalau kebetulan diajak kesuatu tempat dan kira-kira waktunya pas, pasti saya langsung mengiyakan tanpa mikir panjang.

Kebetulan yang ngajakin saya tau kalau libur lebaran saya nga ada rencana kemana-mana, yach sudah saya pun akhirnya ikut beliau berwisata ke pulau Alor.

7 Pantai Cantik di Pulau Alor

Di pulau Alor, banyak tempat yang kami kunjungi. Dan saya rasa pulau ini mempunyai tujuan wisata beragam. Hanya kesempatan kali ini saya khusus bercerita mengenai pantai cantik di Pulau Alor yang kami kunjungi selama kami ada disana. Antara lain:

1. Pantai Sebanjar

pantai di alor 2

Pantai pertama yang kami kunjungi adalah Pantai Sebanjar. Posisinya berada di Alor Besar dimana dari penginapan kami mengitari pulau dengan berkendaraan melewati jalan darat selama 1 jam lamanya.

Pantai Sebanjar kondisinya bersih dan nyaman. Walaupun tidak terlihat adanya warung atau tempat makan, tetapi di pantai ini sudah tersedia pondokan dan kamar mandi yang layak.

Dengan hamparan pasir putih dan air yang bening, saya sangat menyukai pantai ini karena disekitar pantai kita dapat menemukan deretan bukit-bukit sebagai background menambah indahnya pemandangan sore hari tersebut.

Disini kami sempat bersnorkling dan bermain air, beberapa meter dari bibir pantai kami sudah menemukan terumbu karang yang masih asri. Hanya pada saat kami bersnorkling arus nya lumayan kencang. Sehingga beberapa dari kami urung bermain-main air.

pantai di alor 1

Dermaga yang terbengkalai. Beberapa dari kami menjadikan dermaga ini menjadi latar belakang foto yang sangat unik.

2. Pantai Maimol

pantai di alor 4

Pantai Maimol letaknya tidak jauh dari penginapan. Sebelum kembali ke penginapan kami menghabiskan sore hari itu di pantai Maimol. Sambil menikmati pemandangan sore dengan menikmati air kelapa muda yang sudah disiapkan oleh penduduk disekitar pantai.

Disepanjang pantai sudah tersedia tempat duduk dan pondokan sehingga kita dapat dengan nyaman menghabiskan waktu di pantai ini.

Sore hari itu air sudah mulai surut dan terlihat beberapa anak sedang bermain bola dipinggir pantai. Melihat anak-anak ini riang bermain bola dengan leluasa menurut saya adalah pemandangan yang jarang ditemui dikota besar.

pantai di alor 6

3. Kalabahi

pantai di alor 7

Kalabahi merupakan dermaga tempat kapal kami bersinggah. Sehingga jika kami hendak menyeberang ke pulau yang lebih jauh pasti bertemunya di pantai ini. Selama dua hari berturut-turut ketika merencanakan hendak diving, kapal yang lebih besar yang akan menjadi kapal kami menyeberang, berlabuh nya di pantai Kalabahi.

Berangkat pagi hari dan kembali sore menjelang malam, membuat saya sangat menikmati pemandangan yang disuguhkan oleh pantai ini. Suasananya syahdu dan tenang, disetiap kesempatan saya melihat seolah kabut menutupi pantai ini. Sehingga selain kesan cantik saya merasa seolah-olah pantai ini ada aura “mistisnya”, tapi dengan pengertian positive yach, bukan mistis yang horor.

4. Pantai Sikka

pantai di alor 3

Berkunjung ke Pantai Sikka, saat itu bertepatan ketika hendak mengunjungi Air Terjun Ilawe. Di Pantai ini kami sempat menyambangi nelayan yang kebetulan menambatkan perahunya setelah seharian mencari ikan di laut.

Setelah acara tawar menawar dengan nelayan, pemandu kami membakar ikan hasil tangkapan nelayan sebagai cemilan kami sebelum trekking menjajaki air terjun yang hendak kami tuju.

Menikmati ikan bakar dibawah teduhan pohon rindang dipinggir pantai rasanya nikmatnya tidak dapat dibayar dengan apapun juga. Agak lama kami berleha-leha di pantai ini untuk mengumpulkan tenaga sebelum menempuh perjalanan jauh yang hendak kami tuju.

5. Pantai Mali

pantai di alor 8

Pantai Mali lokasinya masih satu area dengan Bandara. Saya dan beberapa teman sengaja ke pantai ini di pagi hari untuk dapat menyaksikan suasana matahari terbit. Dan untungnya kami tidak terlambat berjumpa dengan sang surya, karena driver yang membawa kami kesini ternyata bangun agak kesiangan setelah semalam menyaksikan liga bola kesayangan nya bertanding.

Sempat agak ngedumel juga ketika sang driver datang kesiangan. Takut telat karena jarak antara pantai Mali dari penginapan lumayan jauh. Tetapi melihat tanda-tanda sang surya belum menunjukkan diri membuat kami sedikit agak lega.

Matahari akhirnya menunjukkan diri dan saya sangat puas menyaksikan binar-binar cahaya yang dipantulkan. Tanpa penghalang apapun, dan bentuknya bulat sempurna. Sungguh kesempatan yang sangat saya syukuri.

6. Pantai Batu Putih

pantai di alor 9

Sepanjang mata memandang saya menyaksikan pemandangan yang sangat komplit dan indah. Pasir nya putih, langit biru cerah, airnya bening dan latar belakang bukit-bukit menghiasi pemandangan berikut juga kapal nelayan yang berseliweran, rasanya lengkap semua dalam satu bingkai yang indah.

Kami menyisiri pantai sampai ke ujung pantai. Dan diujung pantai kami menemukan lubang alami seperti goa yang cukup besar, akibat gerusan ombak. Didalam goa tersebut kami sempat berteduh dari terik dan panasnya matahari, sambil berfoto-foto.

pantai di alor 10

pantai di alor 12

Foto didalam goa. Foto diambil oleh Bowi Basu Buwono dengan menggunakan lensa fish eye. Dua orang teman saya ini membuat foto saya menjadi unik sekaligus aneh hiksss…

7. Pantai Deere

pantai di alor 11

Pantai favorite saya selama di Pulau Alor yaitu Pantai Deere. Hari tersebut adalah hari yang spesial buat saya karena dalam hari yang sama saya bertemu dengan matahari dari terbit sampai terbenam dalam kondisi bulat sempurna tanpa penghalang apapun.

Binar-binar dari pantulan matahari membuat suasana hari itu menjadi sangat istimewa. Pasir yang ada di pantai Deere sangat halus dan bersih. Sambil menikmati indahnya pemandangan sore itu saya sempat mengambil foto-foto pose yoga. Dan foto yoga tersebut pernah saya share dihalaman sebelumnya.

pantai di alor 13

Senja yang sempurna. Setiap kali melihat foto ini saya jadi gagal move on. Hikssss…

Mungkin masih banyak pantai cantik di pulau Alor yang belum kami kunjungi. Tapi rasanya dengan ilustrasi yang sudah saya ceritakan diatas setidaknya sudah mewakili keindahan dan keasrian Pulau Alor tersebut. Sejujurnya saya masih sulit move on dari Pulau Alor. Tapi semoga dilain kesempatan saya bisa berbagi keindahan dari sisi lain dari pulau ini.