Jus Sayur sebagai Menu Sarapan Pagi

Setelah tulisan terdahulu mengenai Sehat dan Cantik di Usia 30yang saya ikutkan dalam lomba menulis. Yang ada saya jadi kepikiran untuk menceritakan kebiasaan-kebiasaan sehat apa saja yang saya lakukan agar tubuh tetap segar dan cerah sepanjang hari. Selain minum air putih dan Yoga tentunya, saya selalu menyertakan jus sayur sebagai menu sarapan pagi.

Awalnya saya tidak pernah kepikiran sama sekali untuk menjadikan jus sayur sebagai menu sarapan. Yang namanya menu sarapan di kepala saya identik dengan makanan yang mengandung karbohidrat tingkat tinggi, seperti nasi uduk, nasi goreng, lontong sayur, mie ayam, mie instant, dll.

Sampai akhirnya saya mulai menghadapi masalah obesitas dan keluhan berbagai macam penyakit seperti maag, siklus bulanan tidak teratur, cepat lelah dll. Yang mana semuanya itu membuat aktivitas saya mulai terganggu. Apalagi kalau dalam beberapa bulan saya mesti bolak balik ke rumah sakit. Hikss rasanya koq menderita sekali yach?

jus sayur sebagai menu sarapan 1

Sumber disini

Karena saya tidak mau berada disituasi yang seperti ini terus menerus, mau tidak mau saya harus merubah pola hidup dan makanan saya. Dengan perlahan-lahan saya mencoba berolahraga yang ringan-ringan dahulu, seperti berenang dan jalan pagi. Kemudian mulai bergabung di komunitas yoga.

Dikomunitas yoga ini lah saya belajar banyak hal mengenai kesehatan. Baik itu mengenai manfaat dari gerakan yoga, bagaimana melakukan pose yang benar, langkah demi langkah untuk melakukan suatu gerakan yang lebih ekstreme. Sampai mengatur kebiasaan hidup yang benar.

Mengenal Sayur dan Buah Organik

Kemudian saya berkenalanlah dengan yang namanya sayur-sayuran dan buah-buahan. Pada dasarnya saya tidak terlalu bermasalah sich dengan memakan buah maupun sayur. Tapi dulu kesannya koq yach ribet harus ke pasar dulu, ngolah tuch sayur dan belum bagian bersih-bersih peralatan memasak.

Untungnya semua dimudahkan. Saya bertemu dengan teman serumah yang pinter masak dan selalu mendorong saya untuk hidup sehat. Jadilah kami berbagi biaya dan tugas dalam berbelanja dan mengolah makanan. Yang akhirnya membuat saya rajin membawa bekal makan siang ke kantor.

jus sayur sebagai menu sarapan 2

Sumber disini.

Kemudian disuatu kesempatan yang berbeda saya dipertemukan dengan teman yang punya perkebunan sayur organik. Komplit lah sudah kemudahan yang saya dapatkan. Dan bersyukurnya sayur-sayur dan buah yang saya pesan dapat diantar sampai rumah atau kantor. Jadinya makin mudah bagi saya untuk mengkonsumsi sayur dan buah organik.

Karena intensitas sayur dan buah datangnya cukup rutin maka saya pun harus segera menghabiskan karena kondisi sayur-sayur tersebut akan cepat rusak. Dimana saya pun harus pintar-pintar mengolahnya agar sayanya juga tidak bosan.

Mengolah sayur dan buah untuk sarapan.

Cara makan ala food combining mengajarkan saya untuk memulai hari dengan minum jeruk nipis hangat pada saat perut kosong. Kemudian setelah 15 – 20 menit saya baru mengkonsumsi buah atau sayur.

Saya senang menkombinasikan menu sarapan pagi dengan buah dan jus sayuran. Hari ini jus sayur, besoknya makan buah. Buah yang biasa saya konsumsi dan selalu ada di rumah antara lain pepaya, pisang, apel, buah naga dan mangga. Karena buah-buah tersebut harganya murah dan gampang didapat.

Dan saya makan buah-buah tersebut langsung dan dikunyah sehingga enzim yang ada dirongga mulut kita bekerja dengan maksimal. Sesekali kadang saya jus, jika kondisi buah tersebut sudah terlalu matang. Jadi tinggal glek tanpa bayangin bentuknya yang sudah nga karuan.

Sedangkan sayur, mau tidak mau saya jus kasar dalam kondisi mentah. Agar masih terdapat serat untuk dikunyah. Dan tidak ditambahkan pemanis ataupun perasa lainnya apakah itu gula, creamer, susu atau es.

Agar rasanya tidak terlalu tajam, saya bisa menambahkan jeruk nipis sebagai penetralisir rasa. Awalnya sich saya tidak bisa nelan. Karena rasa dan bau nya asing buat saya. Tapi lama-lama saya mulai menyukai dan terbiasa untuk meminum jus sayuran sebagai menu sarapan pagi.

Sayur yang biasa saya konsumsi antara lain bayam, pok choy, caisim, timun, pare, tomat, wortel, bit dan alpukat. Untuk variasi sayur, masih sekitar ini saja. Rasanya saya harus mencoba sayur yang lain tapi koq yach masih ragu. Takut jangan-jangan malah tidak cocok dengan lidah saya. Tapi kalau tidak dicoba kapan tau nya yach.

Sejauh ini saya sangat menikmati pola makan saya dengan mengkonsumsi jus sayur sebagai menu sarapan dan kadang saya kombinasikan dengan memakan buah. Badan saya jadi seger dan perut enteng atau tidak bermasalah. Dan siap menghadapi hari seberat apapun.

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

34 thoughts on “Jus Sayur sebagai Menu Sarapan Pagi”

  1. Sudah hampir 10 hari ini saya makan sayur wortel mentah pagi hari, ukuran sejempol kaki satu buah dihabiskan dua hari. Eh, kayaknya satu buah wortel satu hari, karena sorenya setengahnya saya gadu di kantor proyek. Kalo siang saya minum air lemon segelas.

    Sejak seminggu lalu saya setiap bangun pagi minum tiga gelas air hangat. Terasa perbedaan yang bagus untuk badan. Sebelumnya saya minum air dingin (suhu kamar) kalau bangun tidur. Coba deh minum air hangat habis bangun tidur pagi hari, segar di badan.

    1. keren uda, sudah memulai kebiasaan sehat. tetap semangat yach.

      benar uda, aku kalau bangun pagi minum air perasaan jeruk nipis hangat ini lambungku enakan, hampir nga pernah lagi kambuh maag nya.

  2. Nah ini Lina, lidah dan pikiran belum belajar sinkron, untuk jus sayur baru bisa menikmati wortel, tomat dan timun. Belum merambah jus sayur daun. Salam sehat

    1. entah kenapa mereka jago yach ngecampur beberapa sayur menjadi jus yang enak. kalau yang aku rasa sich, ada campuran nanas yang buat sayur jadi enak buat dijus.

  3. Wah, nge jus sayur ya? bagus banget. saya masih sebatas, wortel, tomat dan timun di sayur.
    dan yang pasti, harga paten di dapur, pisang dan apel karena kedua buah ini cukup murah di sini disegala musim.

    di sini, beli organik juga masih yang terbatas saya nya.
    harganya itu nggak kuat. apa yang dikonsumsi mentah, diusahakan beli bio termasuk telur dan susu. itu saja.

    tapi saya juga berasa, pola hidup sehat yang sedang saya coba usahakan sekarang membuat keluhan cepat lelah itu hilang.
    lagi-lagi, saya jadi bersyukur bertemu orang-orang yang mengenalkan pada pola hidup sehat tersebut, termasuk baca sharing blog teman-teman yang menyemangati seperti ini.

    1. kalau aku pribadi sebisa mungkin tidak menambahkan pemanis seperti gula, madu, atau susu dan es gitu sich. emang dilidah enak tapi manfaat sayur dan buah nya jadi hilang hehehehe.

  4. Untuk saaat ini saya hanya mampu minum jus wortel tanpa gula.
    masih belum kebayang sih kalau mau ngejus bahan sayur lainnya tanpa tambahan apa apa.

    Hebat mba adelina bisa gaya hidup sehat.
    Seenggaknya kalau udah ada yang mulai, biasanya orang sekitar bakal tertarik ikutan ^^

    Eh eh nama komunitas yoganya apa ? saya jadi pengen ikutan

    1. jus wortel emang enak dan seger yach. untuk awal sich jus wortel itu sudah sangat baik mbak.

      sebenarnya saya pun juga berusaha memulai kebiasaan sehat. karena kalau nga mulai dari sekarang entar lebih susah nyesuaikannya dan semoga kita semua semangat yach mengikuti pola hidup sehat.

      kalau yoga aku ikut bareng teman-teman di apartement red top, pecenongan. kalau mau join sich ikut aja tiap hari kamis jam 6 di lantai 5 ruang fitness apartement. hehehehe..

    1. itu juga sudah bagus bangat koq Orin. sama akupun kalau weekend waktu nya makan makanan enak, cukup hari kerja saja makan masak sendiri dan menunya diatur sedemikian rupa.

      cobain jus wortel dan alpukat dulu Orin. Dua sayur ini rasanya enak dan mengenyangkan :-).

    1. Hehehehe mas nya keren dech senang makan sayur dan buah. Tetap semangat yach mas melakukan pola makan sehatnya, semoga yang lain juga ikutan tertular kebiasaan baik.

Tinggalkan Balasan