Indahnya Pemandangan Summer Palace Beijing di Musim Dingin

Musim penghujan seperti ini saya teringat akan perjalanan saya beberapa tahun yang lalu di Summer Palace Beijing. Dimana di hari sebelumnya saya berkunjung ke Ming Tombs dan Mutianyu Great Wall, ceritanya pernah ada di halaman ini. Dan keesokan harinya kami berencana mengunjungi Summer Palace Beijing.

Dimana perjalanan ini adalah hari terakhir kami di Beijing. Rasanya saat itu masih banyak tempat yang ingin kami kunjungi. Tapi karena sudah tidak ada waktu lagi kami hanya fokus ke Summer Palace. Sedangkan yang lainnya optional, tergantung kondisi dan situasi saja.

Perjalanan Menuju Summer Palace Beijing

Menuju Summer Palace Beijing, kami naik subway dengan tujuan Beigongmen. Karena posisi penginapan kami yaitu di Novotel Xin Qiou yang terletak di line 2, oleh karena itu kami mesti transfer ke line 4 terlebih dahulu.

Pemberhentian untuk transfer dari Line 2 ke Line 4 ada di halte Xizhimen. Kemudian pindah ke Line 4 dan berhenti di halte Beigongmen. Line 4 melewati jalur Beijing Zoo, National Library, Renmin University dan Beijing University, sehingga Line ini merupakan line yang sangat sibuk dan penuh dengan para pelajar.

Dari penginapan menuju Summer Palace hanya RMB 2/person. Tiket sekali pergi, rasanya ini tiket subway termurah yang pernah saya kunjungi dengan jarak yang sangat jauh. (RMB 1 = Rp 1.560 jadi Rp 3.120 rate saat itu).

Perjalanan yang kami tempuh dari penginapan menuju Beigongmen sekitar 45 menit. Akhirnya kami sampai juga di Summer Palace. Suhu pada saat ini mencapai -18 derajat. Lebih rendah dari Mutianyu, tempat yang kami kunjungi hari sebelumnya. Angin nya kencang bangat dan rasanya menusuk sampai tulang dan persendian (lebay dech!!).

Harga tiket masuk ke Summer Palace RMB 20/person.

Ternyata Summer Palace itu luas bangat. Kita harus mendaki dan menuruni bebukitan terjal dan mengitari kuil/istana yang ada, tapi untungnya jalanannya rapi dan gampang untuk dilalui.

Dengan nafas tersendat-sendat kami tetap semangat meneruskan perjalanan.. Untung saya sering yoga, jadi stamina nya cukup kuat untuk jalan. wkwkwkwk..

Sejarah Summer Palace.

Terletak di Barat Laut Distrik Haidian Kota Beijing, Summer Palace berada 15 kilometer (9,3 mil) dari pusat Beijing. Merupakan Taman Terindah di China dan lanskap yang terkenal dengan pemandangan alam dan kaya budaya. Summer Palace disebut juga sebagai ‘The Museum of Royal Gardens’.

Pembangunan Summer Palace dimulai pada tahun 1750 sebagai taman kerajaan yang mewah bagi keluarga kerajaan untuk beristirahat di Musim Panas. Ini kemudian menjadi kediaman utama anggota kerajaan di akhir Dinasti Qing.

summer palace beijing 4

Namun, seperti kebanyakan kebun dari Beijing, tidak bisa dihindari dari serangan Pasukan Sekutu Anglo-Perancis dan pernah sempat dihancurkan oleh api.

Menurut dokumen sejarah, dengan nama asli sebagai ‘Qingyi Garden’ (Taman Ripples Clear), Istana Musim Panas (Yiheyuan) diganti namanya setelah rekonstruksi pertama pada tahun 1888. Pada tahun 1924, Summer Palace dibuka untuk umum. Dan diangkat sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1998, serta sebagai salah satu tempat pertama AAAAA wisata nasional di Cina.

Summer Palace memancarkan keindahan alam dan kemegahan kerajaan kebun. Terutama terdiri dari Longevity Hill (Wanshou Shan) dan Kunming Lake, total luas area 300,59 hektar (742,8 hektar).

summer palace beijing 1

summer palace beijing 3

Masuk ke pelataran Summer Palace, terlihat banyak orang yang bermain sky. Karena danau yang seharusnya mengitari istana membeku dan dijadikan ajang bermain oleh penduduk dan turis disana.

summer palace beijing 2

Indah sekali pemandangan di Summer Palace. Dan saya bersyukur mengunjungi istana ini di musim dingin. Dimana tampilan istana nya sangat syahdu dan indah. Menyerupai istana yang pernah saya lihat dan bayangkan di tv atau photo majalah wisata.

Melihat photo ini setidaknya kerinduan saya akan Summer Palace Beijing terobati. Dan berdoa semoga bisa berkunjung ke negeri menarik lainnya secepatnya.

Sehat dan Cantik di Usia 30

Sehat dan cantik di usia 30 adalah dambaan semua perempuan pada umumnya. Dan banyak dari kita pastinya telah mencoba semaksimal mungkin dengan melakukan banyak hal agar terlihat lebih muda dari usia sesungguhnya.

Mungkin banyak sekali tips dan ritual yang kita percayai dan secara langsung maupun tidak langsung kita lakukan. Apakah itu mengkonsumsi makanan kesehatan, produk kecantikan ataupun ritual-ritual yang katanya dapat mencegah penuaan dini.

Rasanya semuanya sah-sah aja koq. Sepanjang tidak merepotkan diri sendiri ataupun orang lain serta tidak menguras kantong. Semuanya wajar saja.

Karena sebagai perempuan kita sudah seharusnya tampil sehat dan cantik setiap saat. Dan menurut saya semua perempuan punya sisi cantik yang unik. Oleh karena itu sudah selayaknya kita menghargai kecantikan alami tubuh kita dengan cara hidup sehat dan bermanfaat.

Cara saya menjalani hidup Sehat dan Cantik di Usia 30

Pada saat saya mulai memasuki usia 30, rasanya saat itu saya cukup tertekan. Karena harapan saya akan sebuah pencapaian, keinginan dan mimpi saat itu cukup tinggi.

Kala itu saya baru memasuki dunia pekerjaan. Dimana jika satu hal tidak berjalan seperti yang saya kehendaki, saya anggap salah. Mungkin saya masih sangat idealis. Dan mengharapkan semuanya berjalan seperti yang saya inginkan.

Sering sekali saya menyerap dan menanggapi penilaian dari orang yang ada disekitar saya. Apakah itu mengenai pilihan karir, pasangan hidup, pandangan orang akan kata sukses dll. Membuat saya menjadi orang yang sangat tertekan dan stress.

Yang ada saya jadi sering mengalami maag, susah tidur dan makan sembarangan. Belum lagi saat itu saya adalah pribadi yang tertutup dan pemalu (sekarang juga masih sich). Hanya kala itu kondisi saya sangat parah dan tidak ada teman yang bisa saya ajak berdiskusi.

Tetapi ketika memasuki usia 32 tahun, saya mulai mengenal dunia Yoga dan Fotografi. Yang mana kemudian merambah ke dunia travelling, diving, ngeblog. Semua saya coba karena saya penasaran. Dan mungkin kedepan akan bertambah dengan hobi-hobi yang lain.

Dan hobi-hobi inilah yang membuat saya mengenal suatu komunitas ke komunitas yang lain. Sehingga saya tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Karena saya menyukai dan menyenanginya yang ada hari-hari saya tidak sepi dengan berbagai aktivitas. Walaupun kadang waktu saya cukup padat, tapi saya tidak lupa untuk tetap terlihat segar sepanjang hari.

Tampil Sehat dan Cantik di Usia 30.

sehat dan cantik di usia 30 1

Ini foto saya ambil bulan Agustus 2016.

Kalau lihat foto diatas, kira-kira bisa nebak nga umur saya berapa? Saya bantu kasih pilihan saja gimana! A. 25, B. 35, C. 45. Kalau lihat judul pasti dong milih B yaitu 35 tahun. Tapi dari semua jawaban nga ada yang benar, wkwkwk. Pertanyaan jebakan. Yang benar usia saya (beberapa minggu lagi) akan menjadi 39 tahun.

Kalau ditanya apa sich yang membuat saya semangat menjalani usia 39 tahun. Jawabannya yach karena nga ada pilihan lain daripada menerima dan menjalaninya dengan cara Berbahagia. Kata berbahagia sampai saya bolt dan stabiloin warna biru biar nyala, hehehe..

Menerima dan menjalani dengan cara berbahagia memang tidaklah semudah yang diomongin. Itupun butuh proses dan perjuangan yang berliku. Dan sampai hari ini pun saya masih belajar mengisi hidup saya dengan kata berbahagia.

 

sehat dan cantik di usia 30 2

Foto bulan Maret 2016.

Tips Sehat dan Cantik di Usia 30.

Walaupun tidak bisa dipungkiri usia yang sebentar lagi memasuki 39 tahun, tidak lepas dari tanda-tanda penuaan. Seperti garis-garis halus yang mulai terlihat diujung mata serta tepi bibir. Kepala yang mulai dihiasi oleh rambut putih semakin terlihat dan rambut kelihatan lebih tipis hikksss.

Tetapi itu semua dapat diperlambat dengan kebiasaan hidup yang sehat dan menggunakan produk kecantikan. Salah satunya adalah menggunakan krim malam produk L’Oreal Revitalift Dermalift.

Selain komposisi nya yang pas untuk kulit wajah saya, tidak lengket dan tidak berminyak. Krim malam ini juga membuat wajah saya lebih kenyal dan semoga dengan rutin memakai setiap malam dapat mengurang kerutan diwajah saya.

sehat dan cantik di usia 30 4

Lomba blog ini diselenggarakan oleh BP Network dan disponsori oleh L’Oreal Revitalift Dermalift.

Buat teman-teman yang ingin berbagi cerita sehat dan cantik di usia 30, bisa juga loh mendaftar dan bergabung disini. Ditunggu cerita #UsiaCantik teman-teman yach!

Menelusuri Kilas Balik Sejarah Kota Bandung

Kota Bandung tidak hanya identik dengan wisata kuliner dan panorama alam yang indah. Di kota ini, kita pun bisa mempelajari sejarah dan budaya yang menjadi latar belakang masyarakat Bandung. Jadi rasanya tidak lengkap jika berkunjung ke kota ini menelusuri kilas balik sejarah kota Bandung.

Siapa yang tidak mengenal lagu yang berjudul “Halo-halo Bandung”, Salah satu lagu wajib nasional yang ditulis oleh Ismail Marzuki. Apa sudah cukup mengingatkan kita tentang seluk beluk Kota Bandung?

Menginap di Hotel Ibis Bandung

Jadi, kapan lagi punya rencana berkunjung ke Bandung? Biasanya kalau kamu berkunjung ke Bandung, kemana saja sich? Kalau menginap, memilih hotel yang seperti apa?

Jika dalam waktu dekat kamu punya rencana mengunjungi kota yang dijuluki Paris van Java ini, cobalah untuk merasakan sensasi menginap di Hotel Ibis Bandung.

Kalau saya sich setiap kali ke Bandung pasti memilih menginap di hotel ini. Karena lokasinya dekat dengan tempat yang hendak saya kunjungi.

Jadi nga ada salahnya kamu pun bisa nyobain pengalaman bermalam di Hotel Ibis Bandung. Dan kalau kamu berminat bisa kunjungi situs online travel agent yang kamu percaya. 

Lokasinya masih berada dalam kawasan terpadu dengan Trans Studio Hotel, Trans Studio Mall, dan Trans Studio Bandung loh. Karena lokasinya masih bersebelahan dengan Trans Studio Hotel dengan segala kemewahannya yang memiliki rating bintang 6 ini, tentu membutuhkan budget yang besar untuk sekadar bermalam di Trans Studio Hotel.

Maka dari itu, bagi kamu yang tetap ingin merasakan kemewahan lain dengan harga terjangkau, Hotel Ibis Bandung adalah pilihan yang tepat.

Trans Studio Mall dan Trans Studio Bandung ialah lokasi wisata yang paling dekat keberadaannya dengan Hotel Ibis Bandung. Lalu, bagaimana jika sudah pernah kesana? Tak perlu khawatir, masih banyak lokasi wisata lainnya yang tersebar di Bandung.

Wisata Sejarah Kota Bandung

Jadi, kamu tinggal pilih, tema wisata apalagi kali ini? Wisata alam, wisata belanja, wisata kuliner, wisata sejarah, atau wisata religi? Mau wisata yang jauh atau dekat pun ada di kota yang terkenal dengan kecantikan mojang Priangannya ini.

Bagi yang ingin tahu lebih banyak seputar perjalanan sejarah di Kota Bandung, berarti pilihan  wisata kali ini yaitu wisata sejarah. Menelusuri kilas balik sejarah kota Bandung, tidak hanya penuh dengan kisah masa lalu.

Wisata sejarah juga akan menambah pengetahuan yang diharapkan bisa meningkatkan jiwa nasionalisme yang telah tertanam pada diri kita. Berikut beberapa museum peninggalan zaman sejarah terdekat dari Hotel Ibis Bandung, lokasinya kurang lebih hanya sekitar 3 kilometer saja kok.

1. Museum Pos Indonesia.

Museum Pos Indonesia terletak di Jalan Cilaki No. 73, kurang lebih sekitar 2.6 kilometer dari Hotel Ibis Bandung. Museum ini berada tepat di sebelah kanan Kantor Pusat PT Pos Indonesia.

Museum ini sudah ada sejak zaman pemerintahan Hindia-Belanda loh. Dalam museum ini, kita bisa melihat berbagai koleksi perangko, mesin cetak perangko, timbangan paket, surat berharga, armada pengantar surat, hingga diorama pengantaran surat yang dilakukan oleh Pak Pos.

menelusuri kilas balik sejarah kota bandung 1

Sumber disini.

2. Museum Mandala Wangsit (3 km)

Museum Mandala Wangsit terletak di Jalan Lembong No. 38, Braga, kurang lebih sekitar 3 kilometer dari Hotel Ibis Bandung. Di dalam museum ini, kita akan melihat berbagai macam koleksi persenjataan yang digunakan oleh masyarakat, khususnya di Jawa Barat untuk berperang merebut kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain koleksi persenjataan, ada juga foto-foto perjuangan serta kendaraan yang digunakan semasa perang.

menelusuri kilas balik sejarah kota bandung 2

Sumber disini.

3. Museum Konferensi Asia-Afrika.

Museum Konferensi Asia-Afrika terletak di Jalan Asia-Afrika No. 65, kurang lebih sekitar 3.1 kilometer dari Hotel Ibis Bandung. Salah satu maksud pendirian museum ini ialah untuk mengenang peristiwa bersejarah bagi Indonesia yang menjadi tuan rumah dalam pertemuan internasional.

Dalam museum ini, kita akan melihat diorama, dokumenter, foto, profil negara anggota KAA, dan koleksi lainnya yang berhubungan dengan Konferensi Asia-Afrika.

menelusuri kilas balik sejarah kota bandung 3

Sumber disini.

4. Museum Geologi (3,5 km).

Museum Geologi terletak di Jalan Diponegoro No. 57, kurang lebih 3.5 kilometer dari Hotel Ibis Bandung. Dalam museum ini, kita akan melihat material geologi yang edukatif dan bersejarah, dibagi dalam 3 ruangan utama yaitu ruang sejarah kehidupan, ruang geologi Indonesia, ruang geologi dan kehidupan manusia.

Selain itu, kita akan mempelajari mengenai mineral, batuan, fosil, meteorit, bencana alam, pemanfaatan sumber daya, hingga cara mengolah energi.

menelusuri kilas balik sejarah kota bandung 4

Sumber disini

5. Museum Sri Baduga

Museum Sri Baduga terletak di Jalan BKR No. 185, Astaanyar, kurang lebih sekitar 3.8 kilometer dari Hotel Ibis Bandung. Museum ini mengoleksi beragam benda peninggalan budaya, khususnya Jawa Barat, mulai dari koleksi zaman pra-sejarah sampai kontemporer.

Di sini, kita juga bisa menyaksikan bagaimana kehidupan masyarakat Jawa Barat sejak ratusan tahun silam, melihat jenis perkakas yang digunakan, hingga model bangunan masyarakat di Tanah Sunda.

menelusuri kilas balik sejarah kota bandung 5

Sumber disini.

Kelima museum yang ada diatas mewakili museum yang ada di kota Bandung. Dimana lokasinya tidak berjauhan dengan tempat saya menginap saat itu yaitu di Hotel Ibis Bandung.

Maka lengkap lah sudah pengalaman saya mempelajari kota ini dengan menelusuri kilas balik sejarah kota Bandung.