Batik Trusmi dan Pusat oleh-oleh Cirebon

Tidak sah rasanya kalau ke Cirebon jika tidak mampir ke Trusmi. Sebelum kembali ke Jakarta kami pun menyempatkan diri ke batik trusmi dan pusat oleh-oleh Cirebon. Untuk membeli beberapa buah tangan untuk keluarga dan teman-teman terdekat di Jakarta nantinya.

Batik Trusmi

Batik Trusmi adalah area komplek pengrajin dan toko batik terbesar yang ada di Cirebon. Dimana kawasan ini cukup luas, sehingga untuk berkeliling menyinggahi semua toko yang ada di area ini akan dibutuhkan waktu yang cukup lama, bisa seharian dech. Tapi dijamin puas.

Setiap daerah yang ada di Indonesia mempunyai ciri khas batik masing-masing. Tidak terkecuali batik Cirebon dengan corak mega mendung nya. Saya pun berkunjung dari satu toko ke toko lain untuk  melihat-lihat ragam batik yang ada di Trusmi.

Dari segi harga, saya melihat pakaian dan kain batik yang ada disini harganya beragam. Dari kisaran yang murah sampai harga jutaan ada disini. Tinggal milih sesuai dengan kondisi kantong masing-masing.

Dan saya sempat membeli beberapa kain untuk saya berikan kepada mama saya. Semoga beliau suka.

batik trusmi dan oleh-oleh cirebon 1

Pusat Oleh-oleh Cirebon

Dan tidak lupa kami pun membeli oleh-oleh berupa makanan khas Cirebon untuk dibawa ke Jakarta. Antara lain: Terasi, Dodol, Kerupuk Udang, Sirup Tjampolay dan masih banyak jenis makanan lainnya.

Dimana untuk oleh-oleh makanan kami membeli di Toko Daud dan Toko Manisan Sinta.

Toko Daud sendiri berada di dekat Pasar Pagi Cirebon, di Jalan Sukalila Utara No.4D. Disini tersedia berbagai macam makanan dan barang-barang khas Cirebon. Kalau dari luar kelihatan sepi tapi ketika masuk kedalam suasana didalam toko sangat ramai. Kalau sudah masuk didalam toko, dijamin kalap pengen beli ini dan itu.

Sedangkan Toko Manisan Sinta terletak di Jalan Lemahwungkuk No. 37. Dimana Jalan Lemahwungkuk sendiri adalah area Pecinan dan bisa dipastikan disepanjang jalan terdapat banyak sekali jenis makanan.

Hanya karena area ini jalannya kecil dan yang banyak terdapat pedagang yang berjualan disepanjang jalan. Maka bisa dipastikan jalan disekitar lemahwungkuk ramai dan macet. Apalagi dimasa-masa akhir minggu dan liburan.

batik trusmi dan oleh-oleh cirebon 2

Karena waktu untuk kami mencari oleh-oleh sangat pendek yang mana kami harus mengejar kereta api. Sehingga kami hanya sempat menyinggahi  Batik Trusmi dan Pusat oleh-oleh Cirebon di Toko Daud dan Toko Sinta. Itupun rasanya bawaan kami menjadi bertambah berat dan tas pun beranak. Tapi hati senang karena puas menjajaki kota Cirebon.

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

38 thoughts on “Batik Trusmi dan Pusat oleh-oleh Cirebon”

    1. karena disini sentra pengrajin jadi harganya beragam mas, dari yang harga normal sampai mahal sesuai kerumitan dan bahan ada. kalau untuk dijual lagi disini tempatnya.

  1. Lina, di sekitaran Trusmi itu coba deh cari butik-butik batik yang dikelola pribadi. Kami (sekantor) kalau ke sana suka ke toko-toko batik keluarga dan itu batiknya jauuuuh lebih indah dari yang di sentra batik trusmi karena emang dibuat butik… Hihihi…

  2. suka batik cirebon meskipun belum pernah beli karena warnanya cerah dan motifnya unik banget, paling suka yg mega mendung, semoga suatu hari bisa ke cirebon dan beli batik di tempat aslinya

    1. semoga kesampaian yach ke cirebon. aku sempat beli yang motif mega mendung, kelihatannya sich biasa tapi pas dapat corak yang lucu ternyata keren juga, hehehe.

  3. naksir batik Trusmi (belum kesampaian mampir)…..juga segarnya sirup Tjampolay rasa pisang (yang ini kadang bisa saya dapat di Salatiga)….. Setiap daerah unik pola batik dan oleh-olehnya ya Lina. Salam

    1. Ayo buuu menjelajahi Cirebon. Sirup Tjampolay kayaknya sudah lebih gampang yach kita temukan selain di Cirebon 🙂 tapi kalau batik mungkin lebih afdol dan puas jika langsung ke area setra batik di trusmi.

  4. Gw sampai bosan ke sana pas dulu kerja di Cirebon. Hahahaha.
    Banyak juga kok di kampung Trusmi itu batik dari Pekalongan. Banyak yang beli dari sana dan dijual lagi. Seperti kata Dani, yang butik itu keren2. Memang lebih mahal, tapi bedalah rasanya Lin.

    Terus manisan itu Shinta deh setahu gw apa gw salah selama ini ya. hahahahaha… Saran gw kalau mau pakai batik Mega Mendung sih mending beli di pasar – kain batik meteran terus jahit sendiri. Jatuhnya lebih murah dan banyak motif modifikasinya.

    1. iyaa Ryan.. kemaren juga beli buat nyokap berupa kain, karena kalau beli baju untuk nyokap itu suka nga bisa ngebayangin ukurannya seperti apa? wkwkwk.. tapi kalau buat aku sendiri kain itu malah ngerepotin karena harus nyari tukang jahit dan malah kadang jatuh harganya jadi lebih mahalan ongkos jahit.

    1. corak megamendung itu walaupun bentuknya kelihatan sederhana tapi keren yach. Benar Bayu, batik megamendung sekarang banyak ditemui dimana-mana yach. Di jakarta pun ada. hehehehe..

Leave a Reply