Swimming Pool Rumbai

swimming pool rumbai 9

swimming pool rumbai 2

Tampak Depan Swimming Pool Rumbai dengan ornamen khas Melayu.

 

Menyambung topik sebelumnya mengenai Pulang ke kota Duri. Jika kita hendak menuju kota Duri dari Pekanbaru, pasti akan melewati kota Rumbai dan Minas terlebih dahulu. Dan untuk memenuhi rasa nostalgia dan mengenang masa kecil, pasti Swimming Pool Rumbai adalah tempat pemberhentian yang tidak boleh dilewatkan.

Kenapa begitu? Pertama karena Rumbai adalah pusat administrasi dari perusahaan Caltex (atau sekarang disebut dengan Chevron) itu sendiri, dimana kota ini dekat dengan  Pekanbaru. Sehingga mau tidak mau kita pasti sesekali harus melapor dan melakukan kegiatan administrasi disini.

Kedua, jaman sekolah dulu kadang ada acara kunjungan persahabatan apakah itu olahraga atau kesenian yang mana sekolah dari Rumbai datang ke Duri atau dari Duri ke Minas dan sebaliknya. Kalau acaranya di Rumbai, Swimming Pool Rumbai adalah salah satu tempat buat kita untuk berkumpul.

Ketiga, karena perusahaan berusaha melengkapi fasilitas untuk karyawan diarea komplek perumahan. Swimming Pool adalah tempat favorite buat kita untuk berkumpul dan berolahraga. Berbeda dengan jaman sekarang kalau nongkrong pasti nga jauh dari Cafe atau Mall.

Keempat, entah kenapa disetiap Swimming Pool yang dibangun oleh perusahaan tidak terkecuali Swimming Pool Rumbai pasti dilengkapi dengan Snack Bar. Dimana ada burger terenak sepanjang masa yang disediakan disini.

Padahal beberapa jam sebelumnya kami baru saja menyantap lontong pecal Bu Sri, dikarenakan rasa penasaran pengen tau apakah rasanya sama seperti dahulu kala. Dan sambil mengenang masa kanak-kanak akhirnya kami pun singgah kesini dan memesan burger khas Swimming Pool.

 

swimming pool rumbai 1

Situasi didepan Swimming Pool Rumbai. Jalanan diarea komplek modelnya seperti ini, mulus dan rapi.

 

Memasuki area parkir kami pun masuk ke gedung kolam berenang dengan sebelumnya menunjukkan tanda pengenal. Karena ini adalah fasilitas perusahaan jadi setiap kali masuk harus terlebih dahulu melapor dan menunjukkan tanda pengenal sebagai bukti bahwa kita adalah anggota keluarga karyawan.

Berhubung kita kesini untuk reuni dan napak tilas jadi sebelumnya sudah disiapkan surat keterangan kalau kita boleh memasuki setiap area dengan bebas berbekal surat sakti tersebut.

Disepanjang dinding koridor terpajang foto-foto yang menceritakan situasi awal perusahaan ketika beroperasi di Indonesia khususnya Riau. Menurut saya dokumentasi yang digambarkan disini cukup lengkap dan rapi.

 

swimming pool rumbai 7

Foto-foto yang ada dipamerkan disini menceritakan kondisi perusahaan pada awal mulanya beroperasi di Indonesia.

 

swimming pool rumbai 5

Diujung koridor sebelah kanan terdapat snack bar dimana kita dapat memesan burger dan menunggu pesanan kita dimasak sambil duduk melihat view kolam renang.

 

swimming pool rumbai 4

Foto-foto yang dipamerkan di sepanjang koridor.

 

swimming pool rumbai 3

Setiap foto mewakili tahun diambilnya foto dan berurut sehingga cerita nya runut.

 

swimming pool rumbai 9

Sambil menunggu pesanan datang kita dapat melihat kolam renang dari atas. Karena kami datangnya siang hari jadi bisa dipastikan kolam renangnya sepi.

 

swimming pool rumbai 8

Swimming Pool Rumbai.

Untuk ukuran dan model kolam renang nya sendiri sich sebenarnya sama seperti kolam renang pada umumnya. Hanya kalau dibenaknya kita yang namanya kolam renang tidak identik dengan aktivitas berenang tetapi lebih kepada makanan yang disajikan di kolam renang ini sendiri.

Dikala saya kuliah, pada saat pulang ke Riau tempat yang rutin saya kunjungi pastinya adalah swimming pool atau kolam renang dan library. Karena fasilitas yang ada disini semuanya gratis dan saya bisa tiap hari datang kesini tanpa ada yang melarang dan tanpa dibatasi waktu. Dan pastinya juga memesan burger.

 

swimming pool rumbai 12

Akhirnya pesanan pun datang dan begini lah tampilan burger nya. Ini burger pesanan saya Double Burger dengan telor.

 

Untuk anak seumuran kami, burger adalah makanan yang sangat digemari. Dimana belum ada McDonalds ataupun Burger King dan Carl’s Junior dech, hehehe.. Tapi beruntungnya kami dimasa-masa itu sudah dapat mencicipi nikmatnya rasa burger ala America.

Kalau dilihat tampilannya sich kelihatan seperti burger rumahan pada umumnya. Tapi untuk rasanya jangan ditanya. Karena dagingnya murni daging import dan ukurannya besar dengan harga yang terjangkau. Kemaren saya nyobain yang ukuran double dan ada telor nya hanya dihargai Rp. 20.000,- saja.

Rasa rotinya juga enak dan saya tidak pernah menemukan roti dengan rasa dan model seperti ini ditempat lain. Sayur yang disediakan pun dalam kondisi fresh. Padahal kalau diteliti lebih dalam bumbu yang ada didalam burger ini hanya saos sambal dan saos tomat doang tanpa mustard dan timun kalengan.

Kabayang nga sich sekitar 15 tahun yang lalu harganya sekitar Rp. 5.000,- wkwkwk.. Jadi nga salah kalau tiap kali ke Swimming Pool pasti nga absen beli ini burger plus coca cola dingin sebagai teman disaat olahraga. Selesai berenang mari kita nimbun lemak lagi.

 

swimming pool rumbai 13

Chesse Burger

Satu demi satu, selesai juga satu list tempat kami mengenang masa kanak-kanak dengan mengunjungi Swimming Pool Rumbai.  Semoga saja ketika suatu hari nanti saya kesini rasanya tidak berubah.

 

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

30 thoughts on “Swimming Pool Rumbai”

    1. Benar mas. hanya kondisi saat ini agak berubah yach, sejak harga minyak merosot rada miris dech mas lihat kondisi perumahan. aku belum sampai kesana sich tapi entar aku bakalan ceritain.

  1. Ah… Riau. Andai waktu ke sana dulu bisa stay lebih lama. Banyak tempat yang belum bisa tereksplor termasuk kolam renang yang keren ini. Seru juga ya mba bernostalgia di kolam renang…

  2. Wah, asik nih!! Jadi ingat dlu ke swimming pool biar dikasih duit buat beli burger dan coca-cola hahaha berenangnya sih cuma bentar, itupun cuma main gak jelas haha masih tetap terjaga dg baik ya. Hebat!

    Terima kasih uda berbagi ya kak! 🙂

  3. kalau tinggal di dumai .. berarti keluarga kerja di perusahaan minyak ya mba …
    fasilitas tempat tinggal karyawan perusahaan minyak memang hebat ya, tapi sekarang kondisinya berubah ..
    dengar2 .. karyawannya sekarang banyak yang di keluarkan … dinamika bisnis dan kehidupan .. bisa di atas dan bisa di bawah

    1. Benar mas. Dulu orang tua kerja di perusahaan minyak. Dan kemaren pulang berasa bangat kondisinya berubah. Perumahan sepi, karena banyak yg diphk. Hiksss

  4. Aku beberapa kali kunjungan ke tambang, dan melihat fasilitas nya lengkap bener
    Tapi yaa agitu ada suka duka nya yaaa, kalo gw milih tinggal di kota aja hehehe

    1. sama mas cumi, karena dari kecil tinggal di hutan dan tambang pengennya sich sekarang tinggal di kota. sekarang walaupun fasilitasnya masih ada tapi rasanya nga seheboh jaman dulu hiksss..

  5. Seru banget kayaknya napak tilasnya nih Mba Adel. aku ke Rumbai cuma sering numpang lewat atau makan dan itupun di Rumah Makan Padang, haha. Secara biasanya perjalanan dinas sama urang awak :p

Leave a Reply