Restaurant Central

restaurant central 5

Dihalaman sebelumnya saya cerita bahwa setiap tahun kami selalu mengadakan perayaan ulang tahun guru yoga yang mana tahun ini berusia 78 tahun. Dan kali ini kami merayakannya di Restaurant Central yang ada di Petojo. Kalau yang saya dengar dari penuturan teman, restaurant central ini ada dibeberapa tempat tapi yang paling dekat dengan lokasi kami saat itu yach di Petojo.

Restaurant dengan menu masakan chinese dan biasa nya restaurant ini menyediakan paket untuk pernikahan. Dengan menu yang lumayan bersahabat dan tempatnya pun besar jadi wajar saja banyak pasangan pernikahan menjadikan restaurant ini sebagai tempat jamuan makan untuk pernikahan dengan paket menu makan meja.

Setelah selesai yoga kami pun beres-beres dan berangkat ke Petojo. Kalau dari tampilannya sich ini restaurant bangunannya modern dan ketika masuk tempatnya cukup besar. Hanya sayang parkir nya agak terbatas, apa karena pengunjung yang datang kesini ramai kali yach?

Karena kita merayakan ulang tahun guru yoga jadi menu makanan kita juga pastinya ada mie ulang tahun, tapi ketika datang kesini rada  malam dan dingin serta kelaparan, jadinya mie nya nga ke foto. Makanan yang dipesan saat itu adalah lindung cah fumak, mie goreng ulang tahun, lumpia udang, kodok goreng dan kulit kodok, gurami tahu tausi, nasi sapi dan daging sapi dimasak apa yach saya lupa.

Yang pasti makanan yang kami pesan semuanya enak, dan karena yang berulang tahun vegetarian jadinya menu daging itu bagiannya kita-kita wkwkwk… curang. Untungnya si Bapak sudah biasa melihat kita makan seperti ini jadi dia tetap dengan menu sayur-sayuran pilihan dia. Sedangkan kita nya kalap dan mesan ini itu.

Lindung cah fumak yaitu belut yang diolah dengan fumak, kalau sekilas sich saya bilang fumak itu mirip sawi yach. Dan menurut saya dari semua menu yang kami pilih, saya paling suka makanan ini. Dan setelah mencicipi satu demi satu makanan, saya kira sudah selesai dong yach. Tapi pas mau pulang tiba-tiba salah satu teman pengen dipesanin masakan dengan menu kodok, wkwkwk..

Akhirnya nunggu lagi pesanan tersebut dimasak dan nga sabar pengen nyobain kulit kodok nya. Kalau daging kodoknya sich saya nga doyan, entah kenapa saya rada geli dengan kodok dan membayangkan tiba-tiba dagingnya nongol di meja rasanya koq yach aneh.

Hanya kalau teman saya bilang kulitnya itu crispy dan enak, yach sudah saya pun nyobain dan memang enak sich. Tapi tetap sambil bayangin wujud kodok geli-geli gimana gitu. Daripada saya cerita panjang lebar mengenai makanannya mending langsung lihat fotonya aja yach.

 

Foto menu masakan yang kami pesan di Restaurant Central Petojo, antara lain:

 

restaurant central 1

Lindung Fumak

 

restaurant central 2

Nasi Sapi

 

restaurant central 3

Gurame Tahu Tausi

 

restaurant central 4

Kodok Goreng Bawang Putih

 

restaurant central 5

Sapi dimasak apa yach? Lupa.

 

restaurant central 6

Lumpia Udang

 

restaurant central 7

Kulit Kodok

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

28 thoughts on “Restaurant Central”

  1. Pertama makan kodok awal2nya juga geli gitu saya, apalagi yang di potong cuma kepalanya. Saya bayangin kodok itu hidup terus loncat. Hahaha. Tapi sekali nyicip, nambah terus sampai ketagihan deh.

  2. enak ya mbak makan ama orang yang selera vegetarian… kalau ada daging itu bagian yang doyan daging, hehehe….
    Sama mbak, gimana itu rasanya kulit kodok,,, aku geli mbak bacanya,,, hiii, tapi kalau kata temen mbak Adelina enak, saya malah jadi penasaran, hehehe,,, 🙂

  3. Guru Yoganya pasti senang banget ya Mbak, dapat perhatian seperti ini dari teman-temannya. Selamat ulang tahun untuk beliau. Panjang umur, sehat, dan sejahtera selalu 🙂

  4. Aduuhh foto2nya menggoda bangeett. Aku naksir yang belut sayur itu Lin. Nampak yummy. Wah Guru sudah sepuh ya tapi pasti Beliau sehat banget. Semoga selalu sehat untuk Guru Yogamu 🙂

Leave a Reply