Snorkling di Gili Laba

snorkling di gili laba 14 saya cinta indonesia

Cuaca saat itu sangat cerah dan cenderung panas terik. Sehingga ketika treking dan sampai di bukit Gili Laba rasanya sudah tidak sabar untuk segera turun dan nyemplung dibawah. Airnya bening, permukaan airnya tenang dan cuaca cerah membuat sinar matahari dapat masuk dan menembus agak jauh kedalam permukaan laut. Sehingga menimbulkan efek warna yang sangat bersih di kamera saya. Belum lagi pemandangan bawah laut nya tidak mengecewakan. Ketika snorkling di gili laba, kondisi terumbu karangnya masih bagus dan sehat-sehat. Hanya berada dibibir pantai saja saya menemukan deretan terumbu karang yang rapat dan kaya akan berbagai jenis ikan.

Beberapa hasil foto sudah saya share di halaman sebelumnya. Hanya agar lebih sah saya tampilkan lagi dihalaman ini 🙂

 

snorkling di gili laba 4

 

snorkling di gili laba 14

 

snorkling di gili laba 10

 

snorkling di gili laba 7

 

snorkling di gili laba 5

 

 

Dari atas bukit Gili Laba Bapak Meus sempat memperingatkan saya. Agar bersnorkling hanya didaerah sekitar bibir pantai bagian dalam dimana airnya masih tenang dan nyaman. Agak jauh disisi luar pantai sambil menunjuk salah satu kapal yang sedang berlabuh, pak Meus bilang itu adalah kapal yang membawa rombongan diving.

Di titik itu pemandangan bawah lautnya jauh lebih bagus hanya saja arus bawahnya sangat kencang. Untuk diver pemula seperti saya sebaiknya tidak disarankan turun sebelum mendapatkan jam terbang yang lebih lama. Hikss mendengar penjelasan pak Meus saya langsung nga semangat. Puas bersnorkling sekitar sejam kami pun naik ke kapal dan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Kanawa.

Karena selesai snorkling yang tadinya diatas bukit sangat panas ketika turun dan nyebur suhunya rendah yang ada badan saya berasa kedinginan. Mau ganti baju koq yach tanggung secara di tempat selanjutnya kami akan basah-basahan dan bersnorkling lagi. Yang ada saya hanya berselimutkan kain dan handuk sambil menunggu kapal tiba ditujuan berikutnya.

Sambil menahan rasa dingin dengan angin yang lumayan kencang di ruang tempat kami duduk-duduk dan berkumpul di ruang makan serta mengobrol bareng teman-teman se-trip, saya menyibuk diri dengan mengambil foto kapal yang lewat. Kapal ini dari jauh sangat bagus dan saya penasaran kira-kira ini kapal bawa barang apa yach?

 

snorkling di gili laba 15

 

Lagi santai-santai duduk menghangatkan diri, salah satu ABK memberitahukan sesuatu sambil teriak-teriak. Awalnya saya tidak mengerti apa yang sedang mereka teriakin. Tetapi koq ramai bangat dan didepan kapal kami terdapat segerombolan kapal ngumpul tapi dalam posisi diam. Kami pun melihat-lihat sekitarnya dan menebak apa yang aneh disini. Ternyata terdapat beberapa ekor manta sedang berkumpul dan berseliweran disekitar kapal. Kadang manta-manta tersebut menunjukkan keberadaan diri mereka dengan naik ke permukaan. Melihat ukuran dan banyaknya mereka saya dan teman saya Nina semangat untuk turun dan nyemperin si Manta.

 

snorkling di gili laba 16

 

Dari yang awalnya semangat karena tau kalau manta jenis ini bukanlah jenis ikan pengganggu. Tapi ketika bertemu dan papasan langsung yang ada saya takut sampai menjerit-jerit kayak orang kesurupan. Teman saya Nina yang tadinya juga semangat lihat saya jejeritan jadi ikutan lemes. Hanya karena ketika dia hendak mengambil foto Manta dari dekat dia baru sadar kalau baterai kameranya habis dan tidak bisa mengambil foto yang ada dia kesel bangat.

Untuk mengurangi rasa kekesalannya, akhirnya saya meminjamkan kamera saya untuk dia pakai. Demi memuaskan rasa penasaran akhirnya Nina pun semangat mengejar manta-manta yang ada. Dan foto dibawah ini adalah hasil foto yang diambil Nina dengan menggunakan kamera saya. Sayang jaraknya agak jauh, butuh waktu lebih lama lagi untuk mendapatkan kesempatan manta mendekati kita. Hiksss..

 

 

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

22 thoughts on “Snorkling di Gili Laba”

    1. Manta nya mendekat ke aku. Ukurannya besar sekitar 4 meter gitu dan mangap gede bangat. Ada 2 ekor dan beriringan datangnya. Aku cuma bisa diam aja sambil terus motret. Untung dapat foto nya, ada di artikel sebelumnya mas dani. hehehehe

          1. Benar wisnu senjatanya ada di ekornya bisa menyengat gitu. Tapi yg jenis manta kalau beberapa orang yang bilang sich tidak berbahaya, kalaupun lagi apes2 nya kena paling demam doang.

            Jauh-jauhlah yach dari sengatan ikan pari. ketok meja 3x.

  1. Kebayang ini hebohnya pas liat manta sambil jejeritan kaya apa hahaha .. Tapi seru juga ya, awalnya snorkelingan aja bisa ketemu manta. Aku seumur-umur diving malah belum pernah lihat manta 😀

  2. Aaah seru bangettt.. aku juga kebayang kalo terlalu deket sama ikan2 yang bentuknya gede begitu pasti panik ga kira-kira deh..
    What an experience yaaa 🙂

Leave a Reply