Pulau Padar – Taman Nasional Komodo

pulau padar taman nasional komodo 2

pulau padar taman nasional komodo panorama 1

 

Dari Pulau Kambing, pulau dimana kami menginap perlahan-lahan perahu mulai bergerak dari jam 5 pagi dan sampai di Pulau Padar sekitar jam 6:30 pagi. Saya sekamar dengan Nina yang mimpin trip di kamar yang tidak ber-AC. Seharusnya kamar saya bersama rombongan lain ada di kamar yang ada AC nya. Hanya karena suasana kamar nya terkungkup dan berada dibawah saya langsung berasa mabuk laut.

Biasanya kalau perjalanan yang menggunakan kapal dengan jarak tempuh 2-6 jam saya berusaha berada dibagian atas kapal baik itu deck yang terbuka, geladak ataupun atap kapal. Di kamar yang saya tempati selain bisa merasakan angin laut saya juga dapat mendengar aktivitas yang dilakukan oleh ABK dan crew kapal. Jadi ketika kapal bergerak di jam 5 saya sudah terbangun.

Karena tidak tau mau melakukan apa yang ada saya beberes barang dan bebenah diri dengan mencuci muka dan menyikat gigi. Selama 2 hari 2 malam tinggal di kapal dengan persediaan air tawar terbatas kami punya peraturan yaitu untuk selalu menghemat air. Jadi ada kesepakatan diantara kami untuk mandi hanya satu kali sehari, jadi bisa milih mau mandi di pagi atau sore hari.

Kalau ada pilihan seperti itu saya sich lebih milih mandi di sore hari. Karena sebelum tidur kalau tidak mandi rasanya lengket dan yang ada jadi tidak bisa tidur. Jadi aktivitas yang kami lakukan di pagi adalah mencuci muka dan sikat gigi saja, setelah itu melanjutkan aktivitas sepanjang hari apakah itu basah-basahan atau kena keringat habis trekking baru dech mandi, ganti baju, makan dan tidur.

 

pulau padar taman nasional komodo panorama 2

 

Jam 06:00 kami mulai sarapan dan sekitar jam 6:30 kapal berlabuh di Pulau Padar. Dari kapal sich kelihatan kalau bukit yang ada di Pulau Padar tidaklah terlalu tinggi. Karena jarak dari pantai ke bukit sangat dekat sehingga yang kelihatan hanyalah bukit yang paling depan. Tetapi ketika menaiki satu bukit yang ada ketemu bukit lainnya dan jarak satu bukit ke bukit yang lain sangat panjang yang ada saya pun mulai gempor.

Kebanyakan peserta adalah wanita dan untungnya stamina mereka cukup kuat. Sehingga beberapa dari mereka bisa menyelesaikan perjalanan sampai di puncak bukit tertinggi. Hanya sebagian besar tidak bisa melanjutkan perjalanan dan kembali ke perahu.

Saya merasa perjalanan yang kami tembuh sudah cukup jauh dan mulai iseng nanya ke pemandu trip apakah kami sudah berada setengah dari keseluruhan rute perjalanan. Si Bapak dengan santai menjawab “Kita baru masuk pos kedua dari 6 pos buuu” Kedubrakkkk. Rasanya saat itu badan langsung lemes. Dan dititik kedua ini jalanannya cukup curam dan menanjak.

Pijakan kami hanyalah tanah berpasir halus sehingga jika tidak hati-hati gampang tergelincir. Disini lah banyak peserta mengundurkan diri dan turun ke pantai. Kami harus selalu waspada melihat pijakan yang akan kami injak, mencari-cari batu sambil mencari teman yang dapat digandeng/diraih tangannya.

 

pulau padar taman nasional komodo 2

 

Di pos ketiga dan keempat banyak terdapat batu-batu besar dimana diposisi ini kita dapat melihat pemandangan lebih luas untuk mengambil foto. Tetapi spot yang paling luas dan tinggi ada di pos kelima. Saya dan beberapa teman lama disini. Selain kecapean kami sangat menikmati semilir angin dan pemandangan yang indah. Rasanya nga pengen naik ataupun turun, pengennya disini lebih lama.

Hanya teman yang lain sudah sampai di pos keenam dan mereka meneriakin kami untuk terus melangkah dan menyusul mereka. Sebenarnya sich kita yang ada di pos lima rada ogah naik tapi karena diiming-iming foto dengan pose cantik akhirnya kami pun naik. Kalau dari pemandangan sich kerenan pos 5 hanya rasanya nga sah saja sudah sampai ke pos 5 tapi tidak selesai di titik finish di pos 6.

Dari pos 3, 4 dan 5 kita bisa melihat pemandangan dengan 2 sisi pantai yang berbeda. Rasanya senang, bangga dan puas bisa menyelesaikan perjalanan sampai di Puncak bukit pulau padar. Lama perjalanan dengan kecepatan jalan kami yang cukup santai sekitar 2,5 jam naik dan 45 menit turun. Jadi bisa dilihat dong yach betapa lambat nya kami berjalan. Selain jalan santai kami sepertinya lama berpose dan mengambil foto.

Setiap jengkal pasti tidak lupa berfoto itupun disetiap spot mesti ngantri dulu mengambil fotonya, hehehehe..Terima kasih Tuhan atas kesempatan yang sangat berharga ini. Jika diberi kesempatan dan rezeki saya tidak menolak untuk datang kesini lagi.

 

pulau padar taman nasional komodo panorama 2

 

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

8 thoughts on “Pulau Padar – Taman Nasional Komodo”

Leave a Reply