Loh Buaya – Pulau Rinca

loh buaya pulau rinca 6 saya cinta indonesia

loh buaya pulau rinca 1

 

Perjalanan dari Labuan Bajo menuju Pulau Rinca memakan waktu sekitar 2 jam. Tadinya mikir pasti sampai disana kesorean bangat. Dan benar kita terlalu sore sampai disana sehingga untuk berkeliling dan trekking tidak bisa terlalu lama dan sepertinya akan sangat berbahaya jika kami memaksakan diri untuk tetap berjalan di rute yang jauh.

Dikarenakan dipulau ini Komodo banyak sekali berkeliaran dengan bebas jadinya kami pun mengambil rute yang pendek saja. Dan memang disinilah para binatang purbakala tersebut hidup dan berkembang biak.

 

loh buaya pulau rinca 2

 

Taman Nasional Komodo terletak di antara provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Taman nasional ini terdiri atas tiga pulau besar Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar serta beberapa pulau kecil. Wilayah darat taman nasional ini 603 km² dan wilayah total adalah 1817 km².

Pada tahun 1980 taman nasional ini didirikan untuk melindungi komodo dan habitatnya. Di sana terdapat 277 spesies hewan yang merupakan perpaduan hewan yang berasal dari Asia dan Australia, yang terdiri dari 32 spesies mamalia, 128 spesies burung, dan 37 spesies reptilia. Bersama dengan komodo, setidaknya 25 spesies hewan darat dan burung termasuk hewan yang dilindungi, karena jumlahnya yang terbatas atau terbatasnya penyebaran mereka.

Selain itu, di kawasan ini terdapat pula terumbu karang. Setidaknya terdapat 253 spesies karang pembentuk terumbu yang ditemukan di sana, dengan sekitar 1.000 spesies ikan. Keindahan terumbu ini menarik minat wisatawan asing untuk berenang atau menyelam di perairan ini.

Pulau-pulau ini aslinya adalah pulau vulkanis. Jumlah penduduk di wilayah ini kurang lebih adalah 4.000 jiwa. Pada tahun 1991 taman nasional ini diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Sumber Wikipedia

 

loh buaya pulau rinca 3

 

Sesampainya kami di Pulau Rinca kami langsung disambut oleh ranger yang memang bertugas mengawal dan memberi penjelasan kepada turis yang datang kesana. Karena rombongan kami pesertanya cukup banyak sehingga kami dikawal oleh 4 orang ranger. Yang masing-masing membawa tongkat dan memberi instruksi apa yang harus kami lakukan selama dipulau tersebut.

Karena beberapa komodo ada yang sedang bermalas-malasan dibawah pos penjagaan dan beberapa berkeliaran disekitar kami yang ada ranger-ranger tersebut selalu sigap dan wapada memberitahu kepada kami jika ada komodo yang datang. Kami diminta untuk tetap berada didalam rombongan dan selalu dalam formasi berdiri sejajar tidak boleh menumpuk disatu titik. Sehingga jika ada komodo yang tiba-tiba melakukan gerakan kami bisa dengan cepat berlari tanpa terhalang oleh peserta yang lain.

 

loh buaya pulau rinca 10

 

Pemimpin dari ranger sedang memberi penjelasan dan pengarahan apa-apa saja yang harus kami lakukan selama berada di Pulau Rinca. Dan untungnya para ranger yang ada disini sangat informatif dan tegas memberitahu kepada kami peraturan yang harus dipatuhi oleh setiap pengunjung yang datang ke Pulau ini.

Karena saat ini musim kemarau sehingga bagi yang merokok benar-benar tidak diperbolehkan untuk menyalakan rokok diarea ini. Peraturan lain seperti tidak boleh mengambil tulang sisa makanan komodo dan menebang pohon. Jikalau kita bertemu/berpapasan dengan komodo disarankan untuk tidak panik dan perlahan-lahan menjauh dari komodo tersebut.

Populasi komodo saat ini kalau menurut ranger ada sekitar 2.000 ekor jumlah itu hanya di Pulau Rinca saja. Jumlah yang hampir sama ada dan tersebar di tiga pulau besar yang ada di Taman nasional pulau komodo. Pada dasarnya komodo tidak menyerang manusia, binatang ini akan melakukan perlawanan jika berada disituasi yang terdesak. Dan sepanjang penuturan dari pihak ranger tidak pernah ada komodo yang memakan manusia.

Karena makanan berupa rusa, kerbau, monyet dll masih tersedia dengan cukup di pulau-pulau ini. Hanya tetap saja lihat komodo secara langsung rada serem. Apalagi kalau terkena air liurnya dikarenakan air liur nya mengandung racun. Dan jika mangsanya terpapar air liur dengan waktu yang singkat binatang yang menjadi korban akan terkelepar dan lambat laun mati.

Pengunjung wanita yang sedang haid sebaiknya tidak boleh turun dari kapal dan menginjak pulau yang ada komodonya. Karena penciuman komodo sangat sensitif terhadap darah. Tapi kemaren salah satu peserta ada yang sedang haid tapi ngotot untuk turun dari kapal yang ada mau tidak mau 2 ranger yang khusus mengawal dia.

 

loh buaya pulau rinca 4

 

Dari pengalaman kami kemaren ada baiknya kalau berkunjung ke pulau ini dipagi hari ataupun siang hari sehingga punya kesempatan yang lama dan puas untuk menjelajahi pulau. Jumlah ranger yang ada di pulau rinca saat ini ada sekitar 25 orang. Masing-masing adalah penduduk asli yang ada disekitar pulau komodo.

Jarak dari pulau rinca dengan perkampungan penduduk yang ada di pulau komodo cukup jauh. Sehingga di Pulau Rinca ini disediakan rumah penginapan untuk para ranger. Pada umumnya rumah yang ada di pulau ini adalah rumah panggung sehingga komodo tidak dapat leluasa mengganggu manusia (punya jarak dan batas dengan penduduk pulau).

Pada saat kami datang ada lebih dari 6 ekor komodo yang sedang beristirahat dibawah rumah panggung. Dan tidak berapa lama kemudian ada seekor komodo yang entah darimana datang menghampiri rombongan komodo yang tadinya bergerombol dibawah rumah panggung. Entah sedang memperebutkan wilayah kekuasaan tidak berapa lama dari kehadiran komodo tadi langsung terjadi perkelahian dan pertarungan antar sesama komodo. Aduh seram sudah kayak nonton pertandingan gulat aja dech. Langsung kami diperintahkan untuk membuat barisan dan perlahan-lahan menjauh dari wilayah tersebut.

 

loh buaya pulau rinca 5

Akhirnya kami dibawa ke tempat dimana terdapat sarang komodo. Dimana saat ini adalah masa dimana telur-telur komodo dalam masa pengeraman. Musim kawin berlangsung di bulan Juli – Agustus. Kemudian setelah habis musim kawin komodo betina menggali lubang di tanah dan bertelur. Seekor komodo betina dapat menghasilkan 15-30 telur dengan masa pengeraman selama 8-9 bulan. Dimasa ini komodo betina dapat meninggalkan sarang dan menggali lubang lain untuk mengelabui pemangsa yang akan mengincar telur-telur yang ada.

Komodo-komoda yang saya temukan kisaran panjang nya sekitar 3 meter dengan berat paling kecil sekitar 70 kg. Komodo berenang dengan kecepatan 20 km/jam dengan kedalaman 4,5 m, dan juga dapat memanjat pohon. Saya pernah menonton liputan NatGeo mengenai komodo, dimana beberapa komodo dikarantina di pulau yang tidak ada penduduknya. Tetapi beberapa saat kemudian komodo yang sama tersebut balik lagi ke pulau asalnya. Hiksss menyeramkan. Nga kebayang lagi asyik-asyiknya berenang tau-tau ada komodo berseliweran.

 

loh buaya pulau rinca 6

 

loh buaya pulau rinca 7

 

loh buaya pulau rinca 8

 

loh buaya pulau rinca 9

 

Haripun telah mulai malam, kami diminta untuk segera meninggalkan pulau dan melanjutkan perjalanan menuju pulau kambing dimana didekat pulau tersebut kapal berlabuh dan beristirahat untuk besoknya melanjutkan perjalanan disekitar pulau terdekat dari Pulau Kambing.

 

 

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

4 thoughts on “Loh Buaya – Pulau Rinca”

  1. Ngeliat foto2nya kangen juga dengan Labuan Bajo..
    Beberapa bln lalu acara outing kantor juga kesana..
    Di Pulau Rinca tracking juga gak ka?
    Itu komodonya gede2 bgt..
    Inget pas kesana pas lagi haid jd hrs mepet n deket2 ranger takut diserang sm komodonya hahaha..

    1. Senang yach kalau sudah disana. Suasananya, pantainya, orang2nya hehehehe…

      Sempat tracking di pulau rinca mbak nola tapi nga jauh hanya sampai sarang komodo doang. Hiksss.. pasti serem2 gimana gitu yach kalau lagi haid.

Leave a Reply