Pelabuhan Labuan Bajo Flores

pelabuhan labuan bajo flores 4

pelabuhan labuan bajo flores 1

 

Saya dan rombongan trip berangkat dari Jakarta hari Rabu Tanggal 14 Oktober 2015. Dengan menggunakan pesawat Lion Air dengan penerbangan Lion Air JT-32. Berangkat dari Jakarta jam 07:20 dan sampai di Bali jam 10:10 Waktu Indonesia Tengah. Transit di Bandara Udara Bali kami melanjutkan perjalanan dengan pesawat Wings Air IW-1830. Berangkat dari Bali jam 11:55 dan tiba di Bandara Udara Labuan Bajo jam 13:25 dengan lama perjalanan 1 jam 15 menit.

Pengalaman pertama menaiki pesawat jenis ATR, sempat deg-degan karena pesawat dengan kapasita 72-78 orang ini ukurannya lumayan kecil dengan baling-balingnya membuat pesawat ini riskan terhadap guncangan setiap kali berbenturan dengan awan dan angin.

Dari penumpang yang saya lihat 1/3 bagian merupakan wisatawa dalam negeri dan selebihnya adalah turis luar negeri dan kisaran umur antara 20 – 30 tahun, beberapa ada juga sich yang berumur diatas 40 tahun. Tapi dari pemandangan tersebut saya sangat senang kalau Taman Nasional Komodo merupakan destinasi yang sangat disukai oleh turis mancanegara.

Dan ada perasaan iri juga sich melihat mereka yang berasal dari negara lain selagi muda sudah memulai melakukan perjalanan jauh sedangkan saya orang Indonesia sendiri baru seumuran begini bisa datang dan berkunjung ke Pulau Komodo. Untungnya selama diperjalan udara berjalan dengan lancar, walaupun sesekali merasakan guncangan. Yang lebih berasa yaitu ketika hendak turun dimana saat itu cuaca agak berawan.

Karena saat ini cuaca disana sudah mulai memasuki musim penghujan tetapi sisa-sisa musim kemarau masih ada karena hujan turun hanya sebentar saja. Sehingga sepanjang pemandangan saya melihat warna bukit-bukit nya berwarna kuning kecoklatan karena kering. Sedangkan dibenak saya sudah terbayang hamparan bukit berwarna hijau terang. Turun dari pesawat dan memasuki area bandara, masih terdapat bekas-bekas pekerjaan konstruksi disekitar bandara.

Dan menurut orang-orang setempat area sekitar bandara Labuan Bajo sudah 2 tahun ini sedang berbenah-benah mempercantik dan melengkapi fasilitas yang ada. Walaupun area bandara tidak besar tetapi suasananya sepi dan bersih. Tidak terdapat banyak pengunjung dan penjual/tenant yang ada disekitar bandara.

Setelah menyelesaikan urusan bagasi kami pun sudah ditunggu untuk penjemputan yang akan mengantar kami ke pelabuhan Labuan Bajo. Jarak bandara ke pelabuhan tidak terlalu jauh hanya menempuh perjalanan sekitar 10 – 15 menit dengan menggunakan mobil. Menginjakan kaki di pelabuhan saja sudah membuat saya jatuh cinta akan tanah Flores.

 

pelabuhan labuan bajo flores 2

 

Saya agak lama terdiam dan berusaha menyadarkan diri kalau saya sudah berada di Flores. Dari atas bukit saya mengambil foto panorama pemandangan sekitar pelabuhan. Dimana para pengunjung dan penyedia jasa kapal saling berinteraksi menawarkan kapal mereka untuk menjadi tempat para turis untuk menyeberangi pulau dan mengekplore lebih jauh Taman Nasional Pulau Komodo. Beberapa kesempatan saya mengambil foto kapal-kapal yang berlabuh disekitar pelabuhan dan mencari kapal mana yang nantinya akan kami pakai.

 

pelabuhan labuan bajo flores 3

Kapal yang kami tumpangi.

Karena peserta trip terdiri dari 18 orang jadi kami dibagi menjadi 2 kapal. Satu kapal yang kecil terdiri 5 orang dan satu kapalnya lagi menampung 13 orang. Selama 2 malam kami tidur dan menginap diatas kapal. Dimana kedua kapal beriring-iringan mengarungi lautan dan singgah ke pantai atau pulau yang menjadi tempat tujuan wisata kami. Kalau waktu nya makan kapal berhenti dan kami pun berkumpul di kapal yang besar menikmati hidangan makanan yang disediakan oleh crew kapal.

Karena ikan nya segar-segar sehingga semua makanannya yang tersedia rasanya nikmat sekali. Dan waktu 2 malam di kapal membuat kami menjadi sangat dekat dan kompak. Kebersamaan tersebut membuat kami mengenal satu sama lain lebih dekat dalam waktu singkat. Pada saat mengakhiri trip itu rasanya kayak perpisahan bangat dech. Satu sama yang lain nga rela kalau trip tersebut berakhir. Hehehehe.. Tapi kami percaya kalau dilain waktu dan kesempatan akan bertemu kembali.

Dibawah ini beberapa foto yang menggambarkan situasi Pelabuhan Labuan Bajo Flores.

 

pelabuhan labuan bajo flores 8

pelabuhan labuan bajo flores 7

pelabuhan labuan bajo flores 6

pelabuhan labuan bajo flores 5

pelabuhan labuan bajo flores 4

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

22 thoughts on “Pelabuhan Labuan Bajo Flores”

  1. Makasih banget ceritanya ya Lin. Suka! Iya ya, baru skarang sekarang ini aja ya anak muda Indonesia pergi keliling dunia di usia yang sangat muda.

  2. Pemandangan dari atas bukitnya keren Mbak. Saya membayangkan ada istana atau pendapa tempat seorang penguasa mengamati kegiatan ekonomi pelabuhan yang ada di bawah sana. Keindahan dan dinamika yang menakjubkan, semoga selalu terjaga ya. Ah saya jadi kepengin ke sana juga deh :hehe.

  3. Makasiihhh yah buat ceritanya, bemanfaat baget buat aku.

    Oh iya, Mau tanya donk kakak, Kalau dari pelabuhan ke kelor island itu berapa lama?

    1. Sama-sama.

      Seingat aku sekitar 1 jam perjalanan dari pelabuhan labuan bajo dech.

      Tapi karena kami keliling-keliling ke pulau rinca dan lain-lain. yang ada kami nyampai malam dan menginap di kapal dekat kelor island. baru dech paginya snorkling dan treking disini.

Leave a Reply