Kedai Filosofi Kopi Melawai

kedai filosofi kopi 4

kedai filosofi kopi 1

 

Sabtu siang sepulang dari kantor saya dihubungi oleh sahabat saya. Seperti biasa, kami mesti bertemu karena ada beberapa hal yang harus dibicarakan. Dan karena sekalian juga mau ketemu ama sahabat kita yang satunya yang sedang dalam perjalanan dari luar kota, akhirnya kami pun janjian ketemu di daerah Blok M.

Karena sudah lama tidak pernah main kedaerah Jakarta Selatan saya sempat kagok dan kayak orang yang bingung memetakan jalanan. Akhirnya saya pun pasrah menunggu sahabat saya sampai ketempat saya menunggu. Yang harusnya kita ketemu di daerah Jalan Wijaya Kebayoran Baru, akhirnya mampirlah di Blok M. Setelah sahabat saya datang barulah kami sama-sama berangkat ketujuan sesungguhnya. Tapi kadung masih berada di daerah ini, yang ada saya request untuk mampir terlebih dahulu ke Kedai Filosofi Kopi Melawai.

 

kedai filosofi kopi 3

 

Dari tampilan luar kedai Filosofi Kopi cukup unik. Berada disalah satu ruko yang ada di Melawai. Dan dari depan kedai kopi ini sangat transparant karena hanya ditutup oleh kaca. Berkat film yang dibintangi oleh Chico Jericho dan Rio Dewanto yang juga adalah owner kedai Kopi ini sehingga pengunjung yang datang sangat ramai sekali.

Yang mana sampai hari ini saya belum sempat menonton film Filosofi Kopi jadinya saya tidak begitu mengerti euforia apa yang membuat orang begitu ramai nya datang ke kedai ini. Pada saat kami disana tidak ada tempat duduk untuk kami duduki alhasil duduk di tempat atrian sambil menunggu pesanan minuman. Kedai filosofi kopi ukuran nya tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung yang datang. Dengan area barista dan kasir ditengah-tengah ruangan.

Disaat sahabat saya yang lainnya masih berharap tempat duduk yang kosong dan belum memutuskan memilih minuman apa, akhirnya saya mesan sendiri. Pengen tau aja sich rasanya seperti apa? Karena saya tidak bisa minum kopi yang ada minuman yang saya pilih green tea latte. Kalau menurut saya green tea latte yang disediakan di kedai kopi ini rasanya tidak seenak yang saya harapkan.

kedai filosofi kopi 2

 

Jika dibandingkan dengan green tea latte sachetan yang dijual di mini market saya rasa hampir sama. Sedangkan harganya dibanderol Rp 32.000,- Kemudian pada saat disajikan ke saya yang seharusnya hot green tea latte pastinya panas dong yach. Tetapi ketika saya minum rada agak dingin, saya tidak membutuhkan waktu lama untuk meneguk dan dengan sekejab saya bisa menghabiskan saat itu juga.

Berhubung sampai minuman saya habis kursi kosong tidak kami temukan sehingga kamipun segera keluar dari Kedai Kopi ini. Pada saat keluar dan membuka pintu disaat bersamaan kami berpapasan dengan Chico Jericho. Dimana beliau yang baru saja datang lansung menahan pintu untuk kami keluar sambil mengucapkan terima kasih atas kedatangan kami ke kedai tersebut.

Dibawah ini beberapa foto yang saya ambil selama di Kedai Filosofi Kopi.

 

kedai filosofi kopi 8

 

kedai filosofi kopi 7

kedai filosofi kopi 6

 

kedai filosofi kopi 4

 

Berhubung hari ini adalah National Coffee Day saya mengucapkan selamat hari kopi buat semua insan yang berkecimpung di dunia kopi, dengan banyaknya gerai-gerai kopi diharapkan kehidupan petani kopi Indonesia makin sejahtera. Semakin meningkat kualitas kopi yang ada di negara kita dan makin dicintai oleh penikmat kopi Nusantara maupun Luar Negeri.

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

4 thoughts on “Kedai Filosofi Kopi Melawai”

    1. Benar mas. Mau bilang minumannya nga enak kayaknya koq gimana gitu. Trus bingung aja bisa rame gila nich kedai. Masa cuma nampang nama pemiliknya artis doang trus orang2 pada heboh. Geleng2 kepala. Kalau disuruh kesini lagi sich ogah hny memenuhi rasa penasaran doang sich boleh2 aja yach.

Leave a Reply