Diving Licence

Horeee.. akhirnya diving licence saya keluar juga.

Sebenarnya sudah keluar dari bulan Juni lalu tapi baru sempat ambil sebelum Lebaran kemaren. Karena takut hilang, saya taruh di brankas tempat penyimpanan barang-barang berharga saya. Yang ada saya lupa, dan baru beberapa hari lalu keingat kalau saya sudah punya diving licence. Keingatnya pun karena teman-teman sesama diver di group line saya mulai nyetan-nyetanin supaya ngetrip bareng buat penuhin log book kami.

diving licence 1

Kalau sudah punya licence begini hati tenang dech nge-dive kemana saya suka. Selama ini setiap mau diving ke tujuan wisata yang akan saya tuju selalu ditanyain, diving licence nya mana? Kalau belum dapat licence yang ada tempat penyelenggara wisata selam didaerah dimana kita tuju akan mewawancara dan memberi pengarahan singkat setiap kali kita akan turun menyelam.

Sekarang dengan adanya licence selain saya sudah diperlengkapi pengetahuan yang lengkap sebelum turun kedaerah tujuan diving, saya jadi punya mentor yang bisa saya tanyain mengenai semua hal mengenai diving. Apakah itu skill yang harus kita punya selama diving juga pengetahuan singkat mengenai kondisi daerah yang akana kita tuju.

Karena masing-masing lokasi punya rintangan dan tantangan nya sendiri. Yang pasti saya merasa nyaman untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman yang master dive saya punya untuk dia bagikan ke saya. Sebelum pergi ke daerah yang mau saya tuju terlebih dahulu saya harus menjalani refresh di kolam tempat kita belajar.

Sebenarnya ini sich nga wajib, tetapi master dive saya sudah mengingatkan kami untuk selalu melalui terlebih dahulu melalui proses refresh sebelum pergi kedaerah mana kita akan diving.

Jadi kemana pun saya akan pergi menyelam terlebih dahulu saya harus ke master dive saya untuk di-refresh baik tubuh juga skill kita. Sehingga beliau tahu tujuan diving saya kemana dan skill apa yang harus saya penuhi untuk modal disananya nanti.

diving licence log book

Selain diving licence kita juga akan mendapatkan log book yang berisi sejarah/history penyelaman kita. Dimana didalam log book tersebut berisi tanggal penyelaman, lokasi, penyelaman yang keberapa, cuaca dan suhu pada saat menyelam, mulai jam berapa dan selesai jam berapa, tekanan udara pada saat dimulai dan berakhirnya aktivitas menyelam, buddy/partner selam kita, kedalaman penyelaman, lama penyelaman dan berapa lama safety stop, kemudian setelah mengisi keterangan diatas lalu ditandatangani oleh dive center dan master dive dimana kita menyelam.

Keterangan ini sangat penting untuk diisi sebagi catatan kita dikemudian hari. Dan banyaknya catatan tersebut akan mempengaruhi skill dan kenaikan kelas kita nantinya. Kalau saat ini saya berada di level scuba diver untuk naik ke level advance diver saya harus mengisi catatan di log book sebanyak 12 kali penyelaman. Sama seperti seorang pilot untuk naik ke level yang lebih tinggi dibutuhkan sekian jam terbang demikian juga dengan diver.

Menurut catatan log book saya sudah melakukan 6 kali menyelaman dengan kedalaman maksimal 22 m dengan waktu selama 36 menit dengan menghabiskan tabung oksigen sebanyak 120 bar. Not bad lah yach untuk pemula, hehehehe. Dengan catatan ini saya dapat memacu saya untuk lebih baik lagi. Dan ini menjadi acuan saya untuk naik kekelas yang lebih tinggi.

 

Saat ini saya baru punya 6 kali penyelaman dan saya butuh 2 kali lipatnya untuk naik ke level advance diver. Semoga tahun ini bisa tercapai. Amin.

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

10 thoughts on “Diving Licence”

  1. wow cool 🙂 i started diving when age 9 an loved it for many years till moving to the mountains here .. congratulations,,,an remember to breathe …an “exHale”! be safe 🙂 Q

Leave a Reply