Omah Dusun Jogjakarta

omah dusun jogjakarta 8

Sewaktu liburan ke Jogja kemaren, Trisno teman yang biasanya membawa kami jalan-jalan selama disana, membooking kamar untuk kami di Omah Dusun Jogja. Karena dibeberapa kesempatan kalau jalan-jalan keluar kota dengan Ina, kami tidak terlalu mempersoalkan kondisi kamar dan fasilitas yang ada. Dikarenakan kami pasti seharian dijalan dan paling hanya beberapa jam di kamar untuk sekedar bisa mandi dan tidur. Kamar bersih dan kalau ada air panas di kamar mandi sudah cukup buat kami. Jadi saya tidak terlalu berharap banyak ketika Trisno memesan kamar di Omah Dusun.

Dan ternyata tempatnya keren dong. Harganya lumayan murah sekitar 250ribu- 350ribu/malam (bukan hari libur). Kamarnya bersih, ada kolam renang dan fasilitas air panas serta disediain sarapan pagi. Dan yang lebih spesial letaknya dikelilingi oleh sawah. Jadi berasa kayak diperkampungan gitu dech. Walaupun lokasinya tidak berada ditengah kota Jogja. Tapi karena kita kemana-mana naik mobil sewaan jadi rasanya sich nga jauh-jauh amat kalau mau kemana-mana.

Hari pertama menginap disini kita nga sempat menikmati pemandangan sawahnya, karena kami sampai dipenginapan sudah sangat malam dan pagi harinya kami berangkat subuh-subuh ke Punthuk Setumbu mengejar sunrise. Hari ketiga (hari terakhir di Jogja) menunggu jemputan mau pulang ke bandara baru dech kami sempat melihat pemandangan sawah. Sambil menikmati sarapan pagi dan memandang sekeliling pemandangan sawah yang walaupun sudah dikelilingi rumah penduduk, saya pun mengabadikan momen tersebut dengan mengambil foto.

Satu lagi yang saya suka dari penginapan Omah Dusun adalah pemilik dan pengurus penginapan semua ramah dan baik-baik. Baru pertama kenal rasanya sudah kayak teman lama. Dan beberapa kesempatan ketika kami mau keliling kota Jogja di malam hari si Bapak pengurus penginapan ikutan dong nemanin kami jalan-jalan. Nongkrong di Kedai Kopi Joss dan ngambil foto malam hari disekitaran Malioboro.

omah dusun jogjakarta 7
Pemandangan sawah depan penginapan

omah dusun jogjakarta 4
Foto panorama penginapan dari kamera hp saya.

Bagi teman-teman yang kebetulan merencanakan liburan di Jogjakarta dan sedang mencari tempat penginapan bisa langsung hubungi ke:

OMAH DUSUN “PADI VIEW”
Dusun Ngebel Gamping, belakang kampus UMY yogya barat.
Telp : 0881 268 9360, 081228098118
email : admin@omahdusunyogya.com
website : www.omahdusunyogya.com

 

omah dusun jogjakarta 5
Teras Depan Penginapan.

omah dusun jogjakarta 6
Area Santai. Makan dan ngobrol disini nyaman bangat.

omah dusun jogjakarta 9
Menu sarapan pagi. Sederhana tapi enak dan sehat.

 

Kondisi Kamar yang ada di Omah Dusun

omah dusun jogjakarta 2
Kamar standard dengan harga Rp. 250.000,- dan Rp. 300.000,- (high season)

omah dusun jogjakarta 2
Kamar Single Large dengan harga Rp. 300.000,- dan Rp. 350.000,- (high season)

omah dusun jogjakarta 3
Kamar Double Large dengan harga Rp 350.000,- dan Rp. 400.000,- (high season)

Selain kamar yang sudah dilengkapi dengan AC, Water Heater dan TV LED. Juga tersedia breakfast, welcome drink, tea morning dan mineral water. Pihak penginapan juga dapat menyediakan jasa transportasi, paket jalan-jalan dan acara meeting yang semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget kita.

Dan bagi yang berminat untuk merencanakan trip dan guide selama di Jogjakarta dapat menghubungi Trisno di 081316710075.

 

 

Kampung Halaman Kota Duri

kampung halaman kota duri 3

Beberapa bulan ini pembicaraan teman-teman di group whatsapp SMA saya tidak jauh dari Acara Reuni yang rencananya akan diadakan tahun depan kampung halaman kota Duri. Dikarenakan 2 tahun berturut-turut alumni diatas kami sukses melakukan acara reuni, yang ada angkatan saya pun ikutan getol pengen mengadakan reuni juga.

Tahun depan tepat 20 tahun angkatan saya lulus dimana awal kami merantau, meninggalkan Duri untuk kuliah dan melanjutkan ke dunia pekerjaan. Selain untuk mengadakan reuni, acara ini juga ajang kangen-kangenan dan napak tilas kota kami tercinta. (Dari sini sudah ketahuan dong yach saya lulus tahun berapa? Hehehe..)

Secara pribadi saya terakhir menginjakkan kaki ke kampung halaman kota Duri pada tahun 2004, dimana Bapak saya pensiun dan memutuskan pindah ke kota Siantar. Setelah itu saya tidak pernah lagi mengunjungi kota Duri. Dan bagi saya (kalau acara ini beneran jadi dan saya tidak ada halangan untuk ikut) berarti saya sudah 12 tahun meninggalkan kota ini.

Karena ngikutin kelanjutan reuni di group tersebut dan beberapa hari kemudian dikirimin video mengenai situasi Duri saat ini. Yang ada saya mewek dong, langsung pengen share di blog. Tapi berhubung saya tidak begitu ngerti meng-convert video ke mp3 dan naruh di blog akhirnya saya nyari-nyari di youtube dan untungnya ketemu. Hehehehe..

Lihat video begini membuat rasa rindu saya akan kampung halaman terobati. Berhubung saya tidak punya foto kenangan jaman dahulu kala yang ada saya akhirnya ambil foto-foto yang ada di google.

Sebenarnya saya lahir di Rumbai, saat itu adalah rumah sakit terdekat dari Minas tempat bapak saya bertugas. Dan saat saya berumur 7 tahun, kami pun pindah ke Duri karena bapak saya dipindah tugaskan ke Duri. Sebenarnya sich antara Duri, Dumai, Rumbai dan Minas hampir sama aja sich. Perusahaan yang sama hanya beda kota dan fungsi/peranan dari masing-masing kota. Dan jarak tempuh nya juga tidak terlalu jauh sekitar 3-4 jam perjalanan darat (nga jauh yach? wkwkwk..)

Duri adalah ibu kota kecamatan Mandau, kabupaten Bengkalis, Riau, Indonesia. Duri terletak di kecamatan Mandau, berada di lajur Jalan Raya Lintas Sumatera, sekitar 120 km dari Pekanbaru dalam perjalanan menuju Medan. Duri berbatasan langsung dengan Dumai di utara, kecamatan Pinggir di selatan, dan kecamatan Rantau Kopar di barat. Wikipedia

kampung halaman kota duri 1

Duri adalah salah satu ladang minyak di provinsi Riau. Ladang Minyak Duri telah dieksploitasi sejak tahun 50-an dan masih berproduksi oleh PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Bersama Minas dan Dumai, Duri menyumbang sekitar 60% produksi minyak mentah Indonesia, dengan rata-rata produksi saat ini 400.000-500.000 barel per hari.

Minyak mentah yang dihasilkan, meskipun tidak sebaik lapangan minyak Minas, merupakan salah satu minyak dengan kualitas terbaik di dunia, yakni Duri Crude. Pada bulan November 2006, Ladang Minyak Duri atau Duri Steam Flood Field mencapai rekor produksi 2 miliar barel sejak pertama kali dieksplorasi pada 1958. Untuk menunjang produksi ini, di Duri terdapat puluhan perusahaan kontraktor, mulai dari yang besar seperti Schlumberger, Halliburton, dan Tripatra-Fluor, hingga perusahaan kontraktor-kontraktor kecil. Wikipedia (Ini data lama, tidak tau dech masih berlaku apa tidak hari ini).
Deretan Rumah di Komplek Krakatau. Jarak satu rumah ke rumah lain sekitar 10-15 m, tanpa pagar dan halaman yang luas. Dilihat dari Google Earth

Saya sebenarnya tidak terlalu terpaku dengan data-data diatas hanya perlu saya kasih info tambahan buat ngasih keterangan detail mengenai posisi kota Duri. Karena beberapa orang baru yang kenalan dengan saya jika menanyakan saya berasal darimana, agak kesulitan memetakan posisi Duri itu ada dimana.

Karena Kampung halaman kota Duri adalah ladang minyak dan kelapa sawit jadi bisa dibayangkan betapa gersang dan panas nya suhu dikota ini. Ditambah lagi daerah tersebut setiap tahun selalu terkena dampak asap akibat kebakaran hutan. Jadi bisa dibilang saya sangat jarang keluar komplek kalau tidak perlu-perlu bangat (alasan bangat yach?).

Sehingga saya tidak bisa menggambarkan situasi kota secara keseluruhan. Saya hanya ingin bercerita mengenai kondisi perumahan dan fasilitas yang disediakan perusahaan yang punya ladang minyak. Karena sebagian hidup saya ada disini yang ada memori saya penuh dengan kenangan akan kehidupan sebuah komplek perumahan yang cukup nyaman untuk kami saat itu.

Karena posisinya jauh dari mana-mana, kalaupun pengen refreshing paling dekat yach ke kota Pekanbaru atau Singapur sekalian dech. Karena dari sini tinggal nyeberang naik kapal ke Batam tidak sampai sejam nyampe dech ke Singapur. Oleh karena itu perusahaan pun menyediakan fasilitas yang cukup buat karyawannya antara lain kolam renang, lapangan golf, lapangan sepakbola, lapangan soft ball, bowling, perpustakaan, commissary atau supermarket mini, bioskop (nga tau dech ini masih ada apa nga?

karena saat saya masih disana gedung bioskop banyakan dipakai untuk acara kesenian sekolahan), taman bermain disetiap blok komplek, gelanggang olahraga, restpark (hutan lindung yang tertata rapi) dll. Yang ada didalam perumahan tersebut kami berasa berada di sebuah kota didalam kota (kayak cluster komplit tapi ukuran sebesar kota).

Karena semuanya sudah tertata rapi, terprogram dan teratur yang ada kami pun menghabiskan masa anak-anak sampai remaja tidak jauh dari kegiatan sekolah, olahraga, perpustakaan kalau nga ke hutan lindung untuk kegiatan rekreasi.

Saya paling senang ke perpustakaan, hutan lindung dan supermarket mini kalau kebetulan ibu saya perlu sesuatu barang untuk dibeli. Perpustakaannya nyaman sekali dengan buku-buku yang lengkap dan kalau kesini bisa lupa jam dech. Paling sering minjam buku seri cerita anak tini, enid blyton dan trio detektif.

Sedangkan di restpark atau hutan lindung selain dekat dengan rumah, tinggal naik sepeda atau lari sore bersama bapak saya, lalu sesampainya di hutan lindung puas-puasin duduk santai sambil menikmati semilir angin sepoi-sepoi. Sama persis kalau saya berkunjung ke Kebun Raya Bogor pasti nga tahan pengen bobo (disini saya bisa ketiduran saking nyamannya).

Menjelang masa-masa kuliah kalau pulang ke Duri saya menghabiskan liburan dengan olahraga renang setiap harinya dan sesekali menyempatkan diri ke snack bar membeli burger favorite yang kayaknya rasa burger seperti ini sudah tidak pernah saya temui lagi ditempat lain. Karena roti, bumbu dan dagingnya langsung diimpor dari luar dan bumbunya juga pas.

Nyam nyam membayangkannya saja saya sudah lapar duluan. Karena seringnya ke kolam berenang dan kembali ke Jakarta lagi sehabis liburan dari kampung pasti saya kelihatan lebih hitam.

Komplek perumahannya sendiri dikelompok-kelompok kan berdasarkan jabatan dan posisi masing-masing karyawan. Tetapi fasilitas yang didapat untuk semua karyawan hampir sama hanya prioritasnya saja yang kadang agak dibedakan.

Kalau di Duri nama kompleknya semua dikategorikan berdasarkan nama gunung. Ada komplek Sibayak, Merapi, Krakatau, Talang, Kerinci, Dempo, Singgalang, Sinabung, Seulawah, Leuser, Sago. Kalau di Rumbai dan Minas kategori nama komplek nya berbeda lagi.

Setiap keluarga karyawan disediakan rumah tinggal dengan fasilitas komplit seperti listrik, air, telephone, tv kabel, pendingin ruangan, pemanas air, furniture (mulai dari kursi, lemari, tempat tidur, kompor listrik + oven, tong sampah, jemuran) semuanya sama.

Dan semua disediakan gratis. Untuk telephone kita bisa nelphone kesesama komplek dan distrik gratis sesuka hati, tetapi untuk HP, SLJJ dan SLI tetap dikenakan biaya karena masuk keranah Telkom.

Jarak satu rumah dengan rumah lainnya sekitar 10-15 meter dengan halaman yang luas dan tidak diberi pembatas pagar, sehingga kalau main ke rumah tetangga sebelah tinggal teriak dan si tetangga pun nyahutin wkwkwkwk. Selain fasilitas rumah yang lengkap, beberapa karyawan juga diberi fasilitas kendaraan mobil untuk yang tugasnya kebanyakan dilapangan. Sedangkan karyawan yang menghabiskan waktu di kantor disediakan mobil antar jemput dari rumah ke kantor.

Begitu juga dengan anak karyawan, disediakan bis sekolah dari masing-masing halte terdekat dari rumah dan kemudian dianter ke sekolah begitu juga sebaliknya jika kita pulang dari sekolah. Berhubung sekolah berada di area yang berbeda. TK, SD, SMA berada di komplek Krakatau sedangkan SMP berada di komplek Talang.

Sehingga siswa yang berada diluar komplek tersebut disediakan bis sedangkan siswa yang berada di komplek yang sama kebanyakan kami tinggal jalan kaki. Karena saya tinggal nya di komplek Krakatau jadi sepanjang saya menjadi siswa kebanyakan ke sekolah jalan kaki, kecuali waktu SMP baru dech ngerasain naik bis.

Diluar bis sekolah, perusahaan juga menyediakan round bus dan taksi untuk kendaraan antar komplek dan keluar komplek. Jadi kalau tiap minggu ibu saya berbelanja ke pasar yang letaknya diluar komplek, tinggal naik round bus ke halte terluar dari komplek demikian juga demikian ketika pulang ke rumah. Dan bis nya tersedia setiap jam, tinggal kita menyesuaikan dengan berapa lama waktu yang kita pakai diluar komplek.

Kalau antar komplek kita bisa menggunakan taksi yang bisa kita hubungi lewat telephone. Tinggal nelphone kebagian transportasi, menyebut nama, badge number (nomor kepegawaian orang tua), alamat rumah dan kemana tujuan kita mau pergi. Semisalnya saya mau ke perpustakaan, saya tinggal bilang “Adelina, 14169, dari Krakatau no. 77 ke library”. (ckckckck.. sampai hari ini saya masih ingat badge number bapak saya). Tinggal nunggu didepan rumah dalam beberapa menit taksinya datang.

Kalau masih berada didalam komplek ataupun luar komplek kita sebagai anak karyawan bisa pesan langsung melalui telephone. Tetapi kalau urusan ke luar kota semisal ke Pekanbaru dan booking pesawat ke Jakarta, ini yang urus harus bapak saya langsung. Jadi jauh hari bapak saya mesti melapor ke departement transportasi untuk menanyakan kesediaan tempat duduk untuk fasilitas ini.

Selain fasilitas perumahan, rekreasi dan transportasi perusahaan juga menyediakan sarana kesehatan. Baik itu pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan rutin, perawatan gigi, kacamata maupun rawat inap, bapak saya mendaftarkan dulu nama yang mau diperiksa kebagian Medical, setelah didaftarkan tinggal datang ke hospital/rumah sakit ngantri dech ke dokter mana kita mau tuju.

kampung halaman kota duri 2

Jadi yang namanya suntik imunisasi sampai segala macam jenis obat-obatan yang pakai suntik sudah pernah saya alami. Seperti tetanus, hepatitis, apalagi yach lupa. Dan itu sifatnya wajib. Kalaupun orang tua lupa ataupun tidak sempat mendaftarkan anaknya menjalani perawatan suntik, secara otomatis bagian medical datang langsung ke sekolah untuk mendata anak-anak yang belum menjalani suntik rutin dan melakukannya secara bergilir.

Dan data base mereka lengkap dan terperinci sehingga tidak ada siswa yang luput/ketinggalan ataupun double. Sewaktu saya masuk ke masa-masa kuliah, kalau liburan selain berenang saya pasti menyempatkan diri ke dokter gigi memeriksa kebersihan karang gigi dan fasilitas cabut dan tambal gigi. Karena kalau kembali ke Jakarta kebetulan giginya sakit dan harus ke dokter gigi biayanya pasti mahal (walaupun nantinya pasti di reimburse) sedangkan kalau disini semua nya gratis.

Sebenarnya sich banyak lagi kemudahan-kemudahan yang disediakan perusahaan hanya yang saat ini keingat sama saya baru segini dulu yach. Semakin saya ingat semakin saya rindu dan pengen balik kesini lagi, hikssss…

 

 

Sumber : Youtube

 

 

Weekly Photo Challeng: Today was a good day

weekly photo challenge today was a good day

Weekly Photo Challenge; Today was a good day

Saya sudah menjalani Food Combining selama 1 tahun 5 bulan. Dibilang badan saya tambah langsing sich nga juga yach. Tapi tambah sehat pasti. Mungkin diawal menjalani food combining berat badan memang berkurang sekitar 6 kilogram dalam 4 bulan dan itu merupakan pencapaian terbesar yang pernah saya alami selama saya menjalani suatu diet.

Selain menjalankan food combining juga mulai giat berolahraga seperti yoga, lari pagi dan disela-sela aktivitas kantor masih berusaha jalan keliling proyek supaya tubuh saya bergerak. Jadi beberapa kesempatan dikala sore lapar saya tak jarang cheating ngemil snack atau makan makanan sejenis roti ataupun cake.

Tapi makin kebelakang mulai dech pengaturan makan menjadi berantakan. kemungkinan karena faktor bosan sama makanan yang itu-itu saja jadinya tiap kali teman saya bawa makanan apalagi oleh-oleh dari luar kota langsung dech kalap.

Tapi kalau sudah seharian makan nga benar selama 2 hari berturut-turut pasti ada aja penyakit yang timbul. Apa itu sakit tenggorokan, maag nya kambuh atau badan terasa gatel-gatel. Awalnya saya kira itu sugesti aja. Tapi ternyata setelah saya perhatiin beberapa kali badan saya menolak jika ada makanan yang nga sesuai dengan kondisi tubuh saya karena sudah dibiasakan makan makanan sehat.

Terutama kalau lagi kepengen bangat minum kopi. Tidak dalam hitungan jam pasti maagnya kambuh dan mulai mual dan eneg. Begitu juga kalau lagi pengen makan gorengan yang dijual dipinggir jalan, nga berapa lama langsung dech tenggorokan sakit. Ditambah lagi makanan yang pedes, sambel bawang favorite yang biasa saya pesan adalah bumbu paling enak jika ditambahkan dengan segala jenis bekal makanan yang selalu saya bawa dari rumah. S

aking semangatnya sering kali menambahkan sambal bawang dengan porsi yang lumayan banyak. Alhasil tidak beberapa lama pasti dech kerjaannya kebelakang terus. Kayaknya tiga hal itu dech yang paling nga bisa saya tahan.

Oleh karena itu yang ada saya berusaha lebih kreatif untuk menghindari penyakit agar tidak kambuh. Jika saya mulai tidak benar makannya, di sore hari saya menebus kesalahan dengan meminum jus sayur. Kebanyakan jus sayur yang saya makan adalah jenis bayam, sawi maupun pok coy dicampur dengan jeruk nipis, jahe, wortel dan tomat.

Rasa langau pada sayur ketutup dengan jeruk nipis dan jahe. Sebenarnya paduan yang paling enak buat jus sayuran hijau adalah nanas. Rasa nanas itu membuat sayuran lebih nikmat. Tanpa gula pun rasa jus nya sudah manis. Dianjurkan sich untuk semua jenis jus sayur dan buah tidak menggunakan gula. Sehingga rasa manis dari masing-masing sayur dan buah murni dari sayur/buah tersebut.

Hanya saja diaturan food combining sayur dan buah tidak dapat dicampur karena mengandung enzim yang berbeda. Tetapi untuk beberapa kasus saya suka bandel mencampur jus sayur dengan nanas. Enak sich,hehehe.. Yang pasti semua sayuran dalam kondisi segar dan mentah (tidak dikukus atau direbus terlebih dahulu). Tinggal dicuci bersih di air mengalir kemudian dimasukin ke blender voalaaa jadi dech jus sayur.

Kalau menurut saya pribadi sich saya lebih suka menggunakan blender daripada memakai juicer yang sudah memisahkan sari dengan airnya. Karena kalau sayur diblender saya masih bisa mengunyah-ngunyah sayuran yang memang sengaja saya blender kasar, yang penting campurannya asal saja tidak sampai lumat dan halus.

Yang tadinya saya memakan jus sayuran itu sebuah perjuangan tetapi makin kesini saya jadi senang bangat makan jus sayuran. Kalau nga ada jus sayur saya justru nyariin. Dan semuanya dipermudah karena saya punya teman yang sering men-supply sayur-sayuran organik ke kantor saya. Jadi tiap minggu supir atau kurir beliau datang ke kantor membawa beberapa kilo sayuran untuk saya konsumsi dalam seminggu.

Sampai-sampai teman-teman kantor saya sudah hafal dengan wajah kurir nya teman saya ini saking seringnya datang ke kantor. Selain seger karena organik tidak pakai obat-obatan dan senyawa kimia jadinya sayur tersebut harus saya habiskan dalam waktu kurang dari seminggu.

Sehingga dengan jenis sayur yang bermacam-macam tersebut saya mulai lebih kreatif memanfaatkan nya supaya cepat habis. Sebagian dibuat jus dan sebagian dibuat lauk untuk makan siang. Tidak jarang kadang saya gadoin langsung pare atau wortel yang beliau kirimkan. Takut rusak atau layu kelamaan di kulkas.

Dengan demikian saya berasa lebih sehat dan jarang terkena penyakit karena saya mengatur pola makan dengan baik. Selain sehat, lidah dan tubuh saya pun lama kelamaan sudah mulai terbiasa dan sudah mulai menikmatinya. Bukan berarti saya anti makanan enak, hehehehe… Sesekali saya masih memakan makanan luar dan jajanan hanya paling di weekend saja. Itupun sorenya pasti saya tebus dengan jus sayur atau jus buah.

Panjang juga yach cerita saya mengenai cerita makan sayuran sesuai dengan tema Weekly Photo Challenge, Today was a good day. Semoga kedepan kita semakin sehat dan selalu bugar. Amin.

 

Pose Yoga untuk Perkuatan Lengan

Setelah menulis mengenai pose Bakasana, ternyata saya mendapat banyak pertanyaan mengenai bagaimana caranya untuk bisa melakukan pose tersebut dengan baik. Seharusnya sebelum membicarakan pose bakasana ada baiknya saya menjelaskan terlebih dahulu pose basic atau dasar untuk perkuatan lengan terlebih dahulu. Tetapi apa boleh buat sudah terlanjur membahas bakasana duluan yach akhirnya pembahasan yang ini saya susul saja.

Sampai saat ini saya juga masih berjuang untuk melatih bagian lengan, bahu dan tangan karena ini sangat berguna untuk latihan pose lanjutan yang lebih sulit. Jadi saya pun sampai hari ini juga masih menggunakan latihan-latihan yang ada dibawah. Latihan-latihan dibawah ini sangat sederhana hanya harus dilakukan secara rutin dan dalam beberapa hari atau minggu mesti harus ditambahkan repetisinya supaya kekuatan otot lengan kita makin hari makin kuat.

Pose Yoga untuk Perkuatan Lengan:

1. Downward Facing Dog Pose (Adho Mukha Svanasana).

 

pose yoga untuk perkuatan lengan 1

Badan direbahkan ke matras, dorong badan keatas kemudian tekuk sehingga badan membentuk huruf V terbalik. Kaki dibuka selebar pinggul (tidak terlalu lebar dan tidak terlalu dekat). Telapak dan jari-jari kaki mencengkeram matras , jari-jari tangan dibuka dan tahan serta usahakan posisinya tidak bergeser.

Tumpuan sebagian berat badan berada ditangan dan sebagian lagi didorong kebelakang. Lutut dan siku sebaiknya lurus (bukan ditekuk) sehingga tangan dan kaki kita menjadi kencang. Masukkan kepala menempel/mendekati dada sehingga posisinya menjauh dari lengan atas.

Tahan posisi ini selama 15 – 30 detik. Jika merasa telapak tangan bergeser kedepan, dorong pantat keatas sehingga berat badan dapat berpindah kebelakang. Bagi yang telapak tangan sering mengalami keringat atau basah sebaiknya taruh handuk terlebih dahulu di matras tempat area tangan untuk mengurangi licin.

2. Upward-Facing Dog (Urdhva Mukha Svanasana).
pose yoga untuk perkuatan lengan 2

 

Berbaring di matras. Regangkan/buka kaki selebar pinggul dengan puncak-puncak kaki di lantai. Siku ditekuk dan telapak tangan disamping pinggang sehingga lengan relatif tegak lurus dengan lantai.

Tarik napas dan tekan tangan kuat ke lantai, seolah-olah sedang mencoba untuk mendorong diri sendiri ke depan sepanjang lantai. Kemudian luruskan lengan dan sekaligus mengangkat tubuh Anda dan kaki Anda beberapa sentimeter dari lantai.

Tekan tulang ekor menuju pubis dan mengangkat pubis ke arah pusar. Mempersempit poin pinggul. Tegas tapi tidak mengeras bokong. Lihatlah lurus ke depan atau ujung kepala.

Downward Facing Dog dan Upward Facing Dog merupakan bagian dari gerakan Surya Namaskara.

3. Plank Pose.

pose yoga untuk perkuatan lengan 3

 

Dimulai dari posisi berbaring di matras. Angkat badan, tarik tubuh Anda ke depan sampai lengan tegak lurus ke lantai dan bahu langsung di atas pergelangan tangan, badan sejajar dengan lantai. Tahan di posisi ini selama 30 detik – 1 menit. Usahakan perut tidak collaps kebawah justru pertahankan badan dan perut tetap diposisi diatas sehingga badannya lurus dan rata. Pose ini selain untuk mengencangkan lengan dan bahu juga berfungsi menguatkan perut.

4. Chaturanga Dandasana.

pose yoga untuk perkuatan lengan 4

Posisi awal sama dengan Plank pose. Jika sudah mantap di posisi plank pose tinggal siku dan badan bersamaan diturunkan lebih rendah daripada posisi plank. Selaraskan bahu sedikit di depan pergelangan tangan. Secara bersamaan dorong tumit sehingga paha depan dan tubuh bagian bawah kedorong kedepan

Perlahan-lahan turunkan badan beberapa sentimeter dari lantai, sehingga tubuh lurus menyerupai papan kayu, disini kecenderungan badan kita melorot kedepan sehingga posisi pantat lebih tinggi dari badan.

Pandangan mata menghadap kelantai, beberapa centimeter di depan Anda, dan terus turunkan badan sampai bahu berada di ketinggian yang sama dengan siku.

5. Dolphine Pose.

pose yoga untuk perkuatan lengan 5

Variasi lain dari Downward Facing Dog hanya saja siku ditekuk atau dikepal didepan sehingga posisi siku menempel di matras. Pose ini lebih menekankan lengan atas dibandingkan pose Downward Facing Dog yang ada diatas.

Posisi awal dimulai dari Downward Facing Dog. Tarik nafas dorong badan kedepan sehingga menyerupai chaturangga pose. Gerakan ini adalah gerakan repetitif. Jadi ketika tarik nafas badan condong kedepan, buang nafas badan dorong kebelakang kembali keposisi downward dog. Hitungan 2 gerakan tersebut menjadi 1 set. Untuk pemula dapat dimulai dari 5 – 10 set.

6. Side Plank Pose (Vasisthasana).

pose yoga untuk perkuatan lengan 6

 

Side Plank Pose dimulai dari gerakan plank pose. Kemudian putar tumit kesisi kiri atau kanan sehingga posisi badan miring disatu sisi. Salah satu tangan tetap di matras tetapi tangan yang satu lagi ditaruh keatas gerakan ini dilakukan sambil memiringkan badan ke sisi kanan atau kiri. Dimana tumpuan badan berada di pergelangan tangan dan lengan yang ada dibawah. Tahan posisi ini selama 15 – 30 detik dan kemudian ganti tangan di sisi yang satu nya lagi.

 

 

Dirgahayu Indonesia – 70 Tahun Kemerdekaan

Di hari kemerdekaan Indonesia yang ke-70 tahun. Saya hanya ingin mengungkapkan kebahagiaan dan kecintaan saya akan negeri ini. Bahwa “Indonesia : dangerously beautiful”

Saya tidak terlalu banyak mengetahui seberapa parah cantiknya Indonesia. Belum terlalu banyak masuk kepelosok-pelosok negeri untuk tahu bahwa sangat beragamnya budaya dan bahasa yang kita punya. Jangankan begitu, menghafalkan lagu kebangsaan saja saya banyak lupanya. Nyebut nama kota kadang salah dan tidak tahu posisinya dimana.

Tapi sepanjang saya berkeliling dan berkelana, semakin banyak hal-hal yang membuat saya semakin cinta dengan negeri ini. Selamat hari kemerdekaan, Dirgahayu Indonesia yang ke-70 tahun jaya lah terus.

 

dirgahayu indonesia 70 tahun kemerdekaan krakatau

Anak Krakatau – Lampung, Indonesia

 

dirgahayu indonesia 70 tahun kemerdekaan ambon

Ora Beach Resort – Ambon, Indonesia

 

dirgahayu indonesia 70 tahun kemerdekaan belitung

Pulau Lengkuas – Belitung, Indonesia

 

dirgahayu indonesia 70 tahun kemerdekaan raja ampat

Raja Ampat – Papua, Indonesia

Weekly Photo Challenge; Creepy

weekly photo challenge creepy

Goa Jomblang – Jogjakarta

Antara serem (creepy), takut dan penasaran kamipun turun kedalaman 90 m dan menemukan hutan primitif yang ada di dalam goa. Tapi rasa penasaran dan pengen tahu apa yang ada didalam goa tersebut membuat semangat kami tetap terus menyusuri lorong goa.

Setelah berada di hutan primitif perjalanan masih berlanjut kedalam goa yang lumayan panjang dan gelap. Disini memang sengaja tidak dibuat banyak pencahayaan untuk tetap melestarikan keberadaan kelelawar yang ada didalam goa. Karena gelap dan cukup panjang sedangkan permukaan tanahnya tidak rata dan penuh lumpur jadilah saya bertatih-tatih menapakkan kaki.

Sesekali saya tergelincir dan mengotori pakaian saya. Tetapi seperti kata pepatah berakit-rakit dahulu bersenang-senang kemudian dalam hal ini berlaku. Diujung goa terdapat lorong cahaya dimana diatas goa terdapat lubang sehingga menimbulkan efek cahaya yang indah. Turunnya cahaya yang masuk lewat lubang membuat pemandangan yang unik dan menjadi tujuan wisata termasuk saya untuk datang ke Goa Jomblang.

Membicarakan keseraman dan ketakutan selama dalam perjalanan sebenarnya sich banyak. Mulai dari suasana dan kamar penginapan yang saya tempati, cuaca ataupun ombak yang tinggi, perjalanan yang ekstrim, pengalaman diving/arung jeram/trekking pertama kali, dll. Kadang membuat jantung berdegup dengan kencang. Dan nga sesekali saya hampir urung niat dan mau mundur saja.

Hanya karena saya menganut sistem bahwa apapun juga yang terjadi didalam perjalanan adalah bumbu dan pemanis yang membuat sebuah perjalanan menjadi berwarna :-).

Berhubung hari ini adalah long weekend dan saya tetap harus masuk kantor. Jadi cukup iri saja melihat foto dan sharing teman-teman saya yang saat ini sedang liburan. Have fun and enjoy your trip. Cerita ini saya ikut sertakan dalam weekly photo challenge dengan tema creepy.

Weekly Photo Challenge; Beneath Your Feet

Weekly Photo Challenge Beneath Your Feet

weekly photo challenge beneath your feet 1
View From Busan Tower

Jika ingin melihat pemandangan keseluruhan suatu kota paling gampang dengan mengunjungi tower atau menara atau bangunan/tempat yang paling tinggi yang ada di area tersebut. Apalagi untuk mengambil foto di malam hari, permainan cahaya lampu yang ada dibawah membuat hasil foto menjadi lebih menarik.

Dan yang paling saya suka jika berada di suatu daerah atau kota, penataan area menara yang akan kita kunjungi secara keseluruhannya ditata dengan baik apakah itu taman ataupun atraksi dan toko-toko yang tersedia diarea menara semua menarik untuk dilihat dan dibeli.

Dari atas menara kita bisa leluasa melihat pemandangan seluruh kota dengan leluasa dan kadang disediakan teropong untuk melihat suatu lokasi lebih dekat. Walaupun untuk menuju ke tingkat menara yang paling tinggi butuh perjuangan yang tidak kalah susahnya.

Ada beberapa menara yang menyediakan lift untuk naik tetapi ada juga hanya bermodalkan tangga dan lumayan lutut dan betis nya sampai pegel untuk naik apalagi untuk turun. Beberapa tempat juga menyediakan cable car untuk dapat mencapai menara, semuanya sama-sama mengasyikan dan bagi yang takut dengan ketinggian perjalanan menuju keatas menara merupakan pengalaman yang amat sangat menantang.

Berada diatas bangunan atau menara membuat keberadaan kita sangat kecil dibandingkan lingkungan sekitar kita. Membuat kita untuk selalu belajar rendah hati dan untuk mencapai suatu tujuan harus usaha keras terlebih dahulu. Hehehehe..

weekly photochallenge beneath your feetyeongdo light house

Yeongdo Light House

 

Cerita ini saya ikut sertakan dalam weekly photo challenge beneath your feet tema minggu ini.

Bakasana or Crane (Crow) Pose

bakasana or crane pose

Bakasana atau Crane Pose atau Crow Pose

 

Pose ini terlihat sangat mudah, gampang dan sederhana. Tetapi ketika melakukannya ternyata tidak segampang kelihatannya. Justru memakan waktu bertahun-tahun untuk bisa dan menyempurnakannya. Kalau di gambar ini siku saya masih kelipat sedangkan untuk tingkat advance seharusnya lengannya lurus.

Bakasana adalah bagaimana menemukan kekuatan dan keseimbangan tangan kita. Bahu adalah sendi yang kompleks di beberapa bagian yang harus bergerak dalam irama yang benar, dimana bagian-bagian tersebut dapat bergerak dengan leluasa dan bebas dari rasa sakit. Bakasana memberikan fokus kepada dasar bahu sehingga otot-otot belikat yang menyediakan dasar yang stabil membuat lengan dapat bergerak dengan bebas.

 

Tahapan dalam melakukannya:

Awalnya kita cenderung terburu-buru bergerak dengan mengangkat pantat lebih tinggi sehingga badan condong kedepan dan membuat kestabilan tubuh tidak terjaga dengan baik. Badan cenderung kedepan sehingga mengakibatkan wajah terjerembab kelantai. Saya pernah mengalami hal ini yang mengkibatkan dahi saya benjol ketatap lantai wkwkwk..

Tetapi ketika kita naik perlahan-lahan menjaga kestabilan bokong sehingga badan tidak terlalu maju kedepan yang ada lambat laun bahu dapat naik lebih tinggi dan di posisi ini kita menemukan keseimbangan. Kalau sudah dapat titik keseimbangan kita dapat bertahan beberapa detik di posisi ini lebih lama.

 

Manfaat Bakasana:

  • Menguatkan lengan dan pergelangan tangan
  • Peregangan punggung atas
  • Menguatkan otot-otot perut

Sumber: Yoga Journal