Kalibiru Kulon Progo Jogjakarta

kalibiru kulon progo jogjakarta 3

kalibiru kulon progo jogjakarta 1

Kalibiru tepatnya berada di Dusun Kalibiru, Desa Hagowilis, Kecamatan Kokap Kulon Progo. Kalau dari kota Jogjakartanya sendiri ke desa wisata Kalibiru dapat ditempuh dengan lama 1,5 jam. Ini adalah salah satu bucket list Ina yang masih bisa saya masukkan ke list saya, hehehe.. Walaupun termasuk objek yang menantang tetapi lihat pemandangan yang ada disekitarnya sangat bagus sehingga kalaupun agak sedikit ketakutan tetapi dengan melihat pemandangan yang ada disekitarnya jadi lupa kalau kita berada diketinggian.

Kawasan Hutan yang ada di Dusun Kalibiru dikelolah oleh Komunitas Peduli Lingkungan Alam Lestari Hutan Kemasyarakatan. Yang mana selain dikembangkan sebagai objek wisata tetapi masyarakat sekitar tetap berusaha menjaga kelestarian alam yang ada. Dan menurut saya pengelolahan yang ada di dusun ini sangat bagus dan rapi. Masyarakat ikut terlibat dengan menjadi guide, penyedia jasa ojek dan memberi informasi yang baik kepada pengunjung mengenai wisata alam yang ada.

Untuk menuju area wisata kalibiru sebelumnya kita akan melewati waduk sermo. Waduk nya cukup besar dan kita dapat berhenti dipinggir waduk jika kita hendak berfoto ataupun menikmati pemandangan disekitar waduk. Dari atas rumah pohon kita juga dapat menikmati keindahan waduk sermo.

Setelah dari Waduk Sermo perjalanan kita akan menanjak naik sekitar 500 meter dengan kendaraan. Kemudian kendaraan berhenti di area parkir dan dilanjut dengan jalan kaki dan tetap dalam posisi menanjak sekitar 300 meter lagi. Karena kita sudah agak kesorean yaitu sekitar jam 3 dan badan cukup lelah akhirnya kami menggunakan jasa ojek dech sampai kedepan pintu masuk Kalibiru, jaraknya sich sebenarnya tidak jauh tapi berhubung jalannya menanjak yang ada kamipun menyerah dan memutuskan naik ojek.

kalibiru kulon progo jogjakarta 2

Dan ternyata sesampainya disana sudah banyak pengunjung yang antri untuk naik ke rumah pohon. Dan kamipun dapat antrian ke 25 dari pengunjung yang saat ini sedang ada diatas. Dimana diperkirakan sekitar 1,5 jam lagi diminta menunggu sampai nama kami dipanggil, ckckck..

Karena masih lama akhirnya kamipun berkeliling memutar area yang tidak begitu besar dan memutuskan untuk mendaftarkan diri ikut wahana flying fox. Untuk masuk ke objek wisata kalibiru dikenakan biaya Rp. 5.000/orang, Ojek Rp. 5.000/orang, Foto di rumah pohon Rp. 10.000/orang dan Flying Fox Rp. 35.000/orang.

Sudah puas bermain tetapi nama kami pun tak kunjung dipanggil padahal sudah menunggu antrian sekitar 1,5 jam. Ternyata masih ada sekitar 10 orang antrian lagi yang belum naik, daripada bingung nga tau mau ngapain lagi akhirnya kamipun nongkrong di tempat antrian dan ngobrol-ngobrol dengan teman sesama yang antri.

Walaupun saat ini sudah mendekati jam 5 sore tetap aja dong yang berdatangan kesini banyak dan setelah jam 5 antrian pun ditutup. Sebelum naik keatas pohon kita sudah dilengkapi dengan body harness untuk keselamatan.

kalibiru kulon progo jogjakarta 3

Setiba waktunya saya naik keatas rasanya jantung ini kembali berdetak dengan kencang. Sebenarnya kalau boleh dibilang ketinggian rumah pohon ini hanya 5 meter saja, tapi karena posisinya di bibir jurang jadi kelihatannya cukup jauh kebawah dan langsung berhadapan dengan hamparan pohon-pohon pinus yang ada dibawahnya, ihhhh serammm..

 

 

kalibiru kulon progo jogjakarta 4

 

Diatas kita tidak bisa berlama-lama karena dibawah sudah banyak yang menanti, saya mencoba memperagakan pose yoga supaya ada foto yang bisa saya pamerkan tapi nga berhasil karena lutut saya gemeteran hikss.. hikss..

 

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

12 thoughts on “Kalibiru Kulon Progo Jogjakarta”

      1. Nah, orang setempat dulu kan gak sampai kepikiran nanam lebih dari satu pohon yang mendadak ngehits kayak sekarang. Kalau ditanam 2-3 bibit lagi ya nunggu puluhan tahun lagi biar tinggi 😀

      2. hehehehe itu dia mas, berarti kita mesti nunggu beberapa tahun lagi supaya nga antri. wkwkwkw.. atau pohonnya diganti beton dan sejenisnya kali yach. mulai berandai-andai. 🙂

Leave a Reply