Deep and Extreme Indonesia 2015

deep and extreme indonesia 2015

Sudah niat bangat pengen ikut kelas diving yang bersertifikat dari tahun kapan tapi selalu maju mundur. Dan ikut pameran Deep and Extreme Indonesia 2015 weekend kemaren saya pengen mantepin diri untuk ambil kursus.

Dipameran Deep and Extreme Indonesia 2015 kemaren hampir seluruh provinsi terwakili, mempromosikan potensi spot diving yang ada di wilayah masing-masing sebagai ajang promosi. Selain itu juga pastinya banyak merek-merek aksesoris yang berhubungan dengan olahraga deep and extreme seperti peralatan menyelam dan mendaki dengan harga diskon. Serta tidak ketinggalan asosiasi penyelenggara dan pelatihan menyelam juga ikut serta dalam pameran ini.

Dari beberapa asosiasi pelatihan penyelaman yang ada di pameran Deep and Extreme Indonesia 2015, saya tertarik untuk ikut NAUI (The National Association of Underwater Instructors). Setalah ngobrol panjang lebar dengan pelatih yang ada, saya pun akhirnya mengambil keputusan untuk ikut. Dan kemaren adalah hari pertama saya ikut kursus dan akan dilanjutkan hari ini sebagai sesi kedua pelajaran. Untuk paket kursusnya sendiri dibagi atas 4-5 sesi teori, 3 sesi latihan di kolam dan terakhir ada ujian baik lisan, tulisan dan praktek di laut.

Dan yang saya senang adalah karena sesi kelas dapat kita sesuaikan dengan jadwalnya kita. Pertama kali datang saya dan teman saya yang ikut diminta untuk mengisi formulir yang berisi tentang riwayat kesehatan. Berhubung olahraga menyelam adalah olahraga yang cukup extreme jadi mereka harus mengetahui penyakit-penyakit apa yang kita derita untuk nantinya dijadikan pertimbangan kita boleh melanjutkan atau tidak ke tahap selanjutnya.

Dan untuk umur diatas 40 keatas adalagi tahapan yang harus dilalui yaitu pemeriksaan kesehatan yang lebih komplit, oleh karena itu mereka benar-benar concern dengan keselamatan dan kesiapan fisik kita dalam mengikuti sesi.

Secara saya baru 2 kali ikut menyelam tanpa sertifikat dan setiap kesempatan ngetrip pasti dengan spontan ikut dive untuk gaya-gayaan. Mungkin karena selama ikut menyelam yang tanpa sertifikat saya selalu didampingi dive master membuat saya santai dan tidak memikirkan resiko. Tapi setelah mengikuti pelatihan banyak hal-hal yang tadinya hal sepele buat saya ternyata merupakan hal yang fatal dan berbahaya.

Kesan pertama saya mengikuti kelas menyelam adalah saya sangat suka dengan penjelasan yang diberikan oleh dive master yang ada. Penjelasannya lengkap tapi tidak ngejelimet dengan bahasa yang canggih dan banyak penjelasan dasar yang saya dapatkan. Yang tadinya ikut cuma asal-asalan tapi semoga dengan ikut pelatihan saya lebih mengerti resiko dan bagaimana cara menangani tantangan selama di lapangan.

Saya sangat berterima kasih sekali dengan ikut di pameran Deep and Extreme Indonesia 2015 saya menemukan tempat kursus diving yang cocok dengan saya. Untuk info yang lebih lengkap dapat mengunjungi website yang ada dibawah.

http://www.naui.org/
http://www.whaledivecentre.com/

 

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

12 thoughts on “Deep and Extreme Indonesia 2015”

  1. Kisaran berapa sih Mbak harganya? :hehe. Kayaknya lumayan ya, soalnya pelajaran dan ujiannya lengkap (pakai acara ujian lisan juga), terus betul-betul dipandu supaya jadi penyelam andal. Apalagi bersertifikat. Wuih, kalau Mbak lulus nanti bisa jadi salah satu dive master juga dong Mbak :hehe. Boleh nih kita minta diajari sedikit :hihi.

    Pameran yang bagus, tapi sayang saya baru tahu jadi tidak bisa datang ke sana :haha.

    1. Kisaran 3-4 juta gara. Ditmpt yg satu nya lbh mahal. Tapi seimbang sich sama pelajarannya. Menyenangkan dan yg tdnya anggap remeh dan nga peduli sekarang jadi tau kl yg dulu dilakuin itu berbahaya. Krn tdk dibekali pengetahuan.

      Setelah dipikr2 koq sayang bangat yach kita punya terumbu karang bagus2 dan kapan saja kita mau tinggal nyemplung kenapa nga dimanfaatin hehehehe..

      Pengen bangat jadi dive master. Semoga yach tercapai aminnn…

      1. Oalah, itu sepadan banget Mbak harganya dengan pengetahuan dan kemampuan terus sertifikatnya :)). Saya kira harganya sampai dua digit, soalnya peralatan kan harganya mahal :hehe.
        Amin amin! Iya, belajar menyelam ini menurut saya juga salah satu cara untuk lebih peduli dengan kekayaan alam kita, dan mungkin semestinya semua orang punya sedikit kemampuan berenang atau snorkeling atau menyelam ya, soalnya 2/3 dari Indonesia kan laut semua :hehe.

        1. Setuju gara. Soalnya menyelam termasuk olahraga berbahaya jadi bekal pengetahuannya harus banyak. Kl peralatan sudah disiapkan sama operator. Kl kita pergi ke spot diving dimana aja entar paling kalau nga bawa peralatan disananya pasti akan diatawarin alat dan tabung oksigennya.

          1. Bisa gara. Hanya disarankan utk mengambil sertifikat terlebih dahulu dengan ikut kursus dan pelatihan baru dech kita bebas keliling kemanapun kita suka dgn bermodal sertifikat tadi.

            Karena dgn sertifikat pihak penyelenggara yg menyediakan fasilitas diving ditmpt yg kita mau sudah mengetahui kl kita dpt dilepas atau tidak di spot mereka. Aman di mereka juga aman dikita.

            Karena dibeberapa spot diving yg aku tahu tidak sembarangan membiarkan wisatawan nyelam tanpa sertifikat.

          2. Wow. Ternyata menyelam juga ada seluk-beluknya juga :hehe. Memang mesti hati-hati ya, menyelam kan olahraga yang tidak enteng :hehe. Terima kasih banyak atas infonya, Mbak.

Leave a Reply