Dermaga Bintaro Madura

dermaga bintaro madura 1

dermaga bintaro madura 2

Hari ini kami tidak banyak melakukan aktivitas trip. Secara bangun sudah jam 12 siang dan karena hari itu hari jumat salah satu teman kita mesti melakukan sholat jumat terlebih dahulu. Sisa waktu kami hanya makan dan ngobrol di rumah penginapan yang sangat nyaman dan rasanya untuk bangkit dari kasur dan keluar rumah rada males. Belum lagi diluar hujan terus, sedari subuh langit nya gelap.

Bahagia bangat dech trip keluar kota kali ini bisa menemukan teman yang baru kenal hari ini dan langsung bisa merasakan kenyamanan dan kemurah hati sang tuan rumah itu sesuatu bangat dech. Terima kasih banyak untuk keluarga mas Dayat yang mau menampung kami di rumahnya selama kami di Madura.

Agak siang menjelang sora akhirnya kami pun keluar rumah setelah sebelumnya disuguhi makanan khas madura hasil masakan ibu mertua mas Dayat. Entah apa yang berbeda dari sambel buatan si ibu, rasa makanan hari ini enak bangat.

Dan setelah ngobrol-ngobrol sama si ibu ternyata dia menggunakan sambal terasi khas Madura yang memang khusus. Alhasil salah satu teman saya pun memesan untuk membeli terasi tersebut untuk dibawa ke Jakarta, tapi sayangnya akibat kebodohan kami, itu terasi pun ketinggalan di rumah.

Tujuan kami sore itu adalah ke Dermaga Bintaro. Saat itu suasana dermaga sangat sepi, para nelayan melabuhkan kapal-kapal mereka disepanjang dermaga. Dikarenakan cuaca yang tidak menentu dan ombak yang tinggi kebanyakan nelayan tidak melaut. Saya tidak melihat aktivitas penduduk disekitar dermaga ini. Rasanya seperti kota mati yang sangat sepi. Hanya ada satu dua warung yang masih buka dan kamipun duduk-duduk santai disalah satu warung yang ada di pinggir dermaga.

Sambil menunggu teman kami mencari nelayan yang mau menumpangkan kapalnya untuk kami berkeliling mengitari sepanjang pesisir pantai. Kalau-kalau ada spot snorkling yang bisa kami lihat. Saya mencoba memperhatikan kondisi dermaga ini, sepanjang pantai nya bersih dan pantainya panjang sekali.

Saya tidak melihat kondisi yang kumuh seperti dibeberapa desa nelayan yang selama ini saya kunjungi. Dan orang-orangnya pun ramah. Beberapa nelayan yang kami temui sepanjang kami nongkrong di warung sangat baik dan ramah setiap kali ditanya dan diajak ngobrol.

Agak lama menunggu dan terjadi tawar menawar akhirnya ketemu lah satu kapal yang kebetulan datang membawa penumpang dari salah satu pulau yang ada disekitar dermaga bintaro. Kapal tersebut sebenarnya kapal transportasi antar pulau-pulau yang ada, hanya karena penumpangnya sepi, akhirnya dia pun bersedia menemani dan membawa kami berkeliling.

Ada satu spot yang tidak jauh dari dermaga sebenarnya terumbu karangnya lumayan bagus dan masih sehat, hanya karena hujan sepanjang hari sehingga air nya keruh. Jadi jarak pandang pun terbatas. Walaupun demikian karena kami senang bermain-main dengan air laut dan sudah bawa peralatan snorkling akhirnya kitapun tetap turun ke laut untuk basah-basahan.

Hanya sebentar di spot ini kami pun kembali ke dermaga. Ganti baju dan bersih-bersih badan seadanya. Langsung lanjut ke kota Sumenep untuk berwisata kuliner. Rasanya kalau sudah selesai snorkling pasti selera makan langsung naik. Dan semua makanan rasanya pengen dilahap. Hap hap.. sruppp.

dermaga bintaro madura 1

Dermaga Bintaro – Madura

 

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

4 thoughts on “Dermaga Bintaro Madura”

Leave a Reply