Headstand Yoga

pose-2 copy

Headstand Yoga. Model : Andy, Foto dan edit oleh Adelina Tampubolon

Pada dasarnya gerakan yoga sifatnya sangat sederhana dan ritmenya pun lambat. Gerakannya dapat diikuti oleh semua jenis umur dan semua kalangan usia. Dengan disertai nafas akan memaksimalkan fungsi dan kinerja organ tubuh bagian dalam.

Secara bertahap dengan melakukan gerakan yoga dengan rutin kemajuan yang kita jalani lambat laun akan naik. Dan kita tertantang untuk melakukan gerakan yang lain daripada biasanya. Gerakan basic sendiri berguna untuk membangun kekuatan dan kestabilan tubuh sehingga hal ini menjadi modal kita untuk melakukan gerakan-gerakan lainnya.

Pondasi yang kita bentuk dari gerakan basic tersebut membentuk bahu, paha, kaki, perut yang kuat dan kencang. Dan untuk selanjutnya kita masuk kedalam gerakan yang lebih tinggi seperti headstand yoga.

Hal yang paling saya pelajari dari headstand adalah bagaimana kita berjuang melawan rasa takut dan ketidak berdayaan diri kita sendiri. Kadang kita merasa bahwa kita tidak bisa, tidak sanggup dan tidak mampu melakukannya padahal sesungguhnya dengan kita berlatih rutin, pondasi tersebut sudah ada dan tinggal kita memberanikan diri untuk melakukan hal yang lebih dari yang biasa kita lakukan.

B.K.S. Iyengar says in his section on Sirsasana in Light on Yoga, “The best way to overcome fear is to face with equanimity the situation of which one is afraid.” Fortunately, disorientation in Headstand subsides fairly quickly. With regular practice, you can begin to experience the benefits which led the yogis to call Sirsasana the “King of Asanas.”

B.K.S. Iyengar mengatakan di bagian Sirsasana dalam bukunya yang berjudul in Light on Yoga, “Cara terbaik untuk mengatasi rasa takut adalah dengan menghadapi dengan tenang.” dengan demikian disorientasi ketika melakukan Headstand lambat laun akan hilang. Dengan latihan teratur, Anda dapat mulai mengalami manfaat yang menyebabkan para yogi menyebutnya dengan istilah Sirsasana “Raja Asana.”

Walaupun gerakan ini sangat baik untuk kesehatan tidak berarti semua orang dapat melakukannya. Karena sebagaimana pose ini disebutkan sebagai Raja dari semua gerakan/asana hanya orang dengan kondisi terbaiklah yang dapat melakukannya.

Oleh karena itu gerakan ini tidak dianjurkan untuk orang-orang dengan kondisi sebagai berikut ini:

  • Sedang mengalami cedera
  • Sakit Kepala
  • Penderita jantung
  • Darah tinggi
  • Datang Bulan
  • Hamil

Tahapan dalam melakukan Headstand

  1. Untuk pemula hal yang paling sulit dilakukan adalah faktor keseimbangan. Supaya menghilangkan perasaan takut, sebaiknya lakukan gerakan headstand dengan cara badan/posisi punggung nantinya menempel ke dinding.

  2. Yang sering terjadi adalah pemula cenderung mengambil terlalu banyak berat badan ke leher dan kepala sehingga leher menjadi ketekuk, kondisi kepala dengan posisi ini berpotensi berbahaya.

  3. Tangan dikepal dan dibuka kedepan, sehingga membentuk segitiga. Dimana bukaan tangan selebar lengan bawah. Fungsi kepalan tangan disini berguna untuk menahan kepala dan memastikan kepala kita nantinya posisinya tidak bergeser ketika nantinya kita melakukan headstand.

  4. Pastikan posisi ubun-ubun kepala berada di karpet, bukan bagian tengkorak belakang melainkan ubun-ubun yang letaknya dibagian depan dan atas dahi. Kalau posisi ini benar maka selanjutnya yang terjadi adalah berat badan kita menumpu pas di ubun-ubun sehingga posisi leher akan tegak lurus dan bukan ketekuk.

  5. Kemudian lakukan downward facing dog pose. Setelah kita memastikan posisi kepala dan tangan sudah tepat selanjutnya perlahan-lahan kaki maju mendekati kepala. Selanjutnya salah satu kaki atau kedua kaki perlahan-lahan dinaikkan. Dimana selanjutnya kita tinggal mengatur keseimbangan dan mulai meluruskan kaki.

Fungsi gerakan Headstand:

  • Menenangkan otak dan membantu menghilangkan stres dan depresi ringan
  • Merangsang hipofisis dan kelenjar pineal
  • Menguatkan lengan, kaki, dan tulang belakang
  • Memperkuat paru-paru
  • Memperkuat organ-organ perut
  • Memperbaiki pencernaan
  • Membantu meringankan gejala menopause
  • Terapi untuk asma, infertilitas, insomnia, dan sinusitis

Dibawah ini adalah link yang berisi panduan melakukan headstand  yoga.

 

 

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

8 thoughts on “Headstand Yoga”

        1. Kl awal memang harus di guide ama guru. Selanjutnya kl sudah mulai bisa nguasain basic boleh dech dicoba2 sendiri di rumah. Practice sendiri di rumah sering2 lebih baik biar cepat pinter. Hehehe

Leave a Reply