Rancabuaya – Garut

Perjalanan ke Rancabuaya Garut, saya lakukan beberapa tahun yang lalu. Lagi bongkar-bongkar file lama masih dalam proses memberes-bereskan arsip personal setelah saya buka, baru sadar kalau trip ke rancabuaya belum pernah dipublish di blog. Dan dengan perjuangan saya berusaha untuk mengingat-ingat kembali trip ini.

Kami berangkat hari sabtu pagi jam 6 pagi dari Jakarta menuju Pengalengan. Cuaca hari itu sangat cerah dan kami pun sampai didaerah pengalengan, saya mulai merasa menikmati perjalanan karena suasananya langsung berubah.

Dikiri kanan jalan kita dapat melihat pemandangan yang indah, kita akan melewati persawahan, bukit-bukit teh cukul dan situ cileunca. Dibeberapa tempat kami sempat berhenti untuk mengambil foto dan menikmat pemandangan yang ada. Suka bangat dech lihat deretan sawah yang hendak dibajak dan siap untuk musim tanam.

rancabuaya garut 5

Deretan sawah yang ada disepanjang jalan Pengalengan

rancabuaya garut 3

Kebun Teh Cukul

 

 

rancabuaya garut 6

Situ Cileunca

Setelah melewati Situ Cileunca, perkebunan teh cukul dan masuk ke Talegong – Cisewu dan Sukarame mulai dech jalan yang kami lewati rusak, jalannya kecil dan disatu sisi terdapat area bekas longsoran. Karena cuaca hari itu sangat cerah bukan dibulan penghujan jadi perasaan saya tidak terlalu terganggu, mungkin kalau kami jalan di musim penghujan saya tidak tau dech pasti jalannya lebih parah dari pada saat kami kesana.

Waktu sudah menunjukkan jam makan siang tapi kami masih setengah perjalanan menuju pantai Rancabuaya. Akhirnya kami mencari warung dan disini lumayan sulit untuk mencari tempat makan yang enak. Setelah kami mendapat warung makan, kami hanya memesan nasi dan pop mie, karena nga begitu tertarik dengan menu yang ditawarkan di warung makan yang ada.

Setelah makan siang kami pun melanjutkan perjalanan dan sepertinya perjalanan masih panjang dikarenakan jalan yang rusak. Dan dibeberapa tempat kami menemukan aliran sungai dan persawahan.

 

rancabuaya garut 9

Akhirnya sekitar jam 2 – 3 kami pun sampai di Rancabuaya, karena sebelum melakukan perjalanan kami tidak membooking penginapan terlebih dahulu, yang ada kami pun harus memutar-muter disepanjang pantai dan beberapa tempat untuk mencari penginapan yang sesuai dengan keinginan kami. Dan tidak usah kuatir, tempat penginapan didaerah ini sangat banyak.

rancabuaya garut 1

Kamipun membagi kamar, beberes badan dan barang bawaan dan kemudian mulai berjalan-jalan mengitari pantai. Untungnya kami masih sempat merasakan suasana sunset disini. Karena pantainya cukup panjang sehingga untuk berjelajah daerah ini cukup membutuhkan waktu yang lama.

Karena sore waktunya singkat, kalau kami teruskan takutnya gelap jadi kami hanya berjalan-jalan didekat dermaga kecil cijayana dimana nelayan menaruh kapal-kapal mereka dibibir pantai. Mencari tempat makan untuk makan malam karena seharian kami hanya makan popmie saja.

Area yang kami kunjungi dekat dengan kampung nelayan sehingga banyak tersedia rumah makan yang menyediakan ikan hasil pancingan/tangkapan nelayan. Ikan yang disediakan disini masih segar-segar, hanya dibakar serta dibumbui kecap dan garam saja rasa ikannya enak bangat. Kami makan dengan lahap. Setelah makan kembali kepenginapan dan tidur.

Keesokan hari nya kami bangun pagi-pagi mencari sunrise didaerah pantai cicalobak. Disini terdapat tebing dan padang rumput, dan kamipun menanti matahari terbit sambil berbincang-bincang. Agak siang kami melanjutkan berjalan kaki disekitar pantai yang ada dipenginapan. Setelah puas bermain dengan air kami kembali ke penginapan, mandi dan mengangkut barang bawaan untuk dibawa ke mobil dan melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta.

 

rancabuaya garut 4

Sebelum kembali ke Jakarta kami menyempatkan diri melewati curug citambur pagelaran.

Memasuki curug citambur, kita akan melewati aliran air dan persawahan.

 

 

rancabuaya garut 2

rancabuaya garut 7

Curug Citambur

Cuma sebentar di curug citambur dan kami pun langsung mengambil jalan pulang ke Jakarta karena besok hari nya kembali beraktivitas dan bekerja.

rancabuaya garut 8

Mempersiapkan Masa Pensiun

Tahun 2014 adalah tahun dimana perusahaan tempat saya bekerja mengalami merger dan akuisisi. Pada saat itulah saya mulai tersentak dan diingatkan akan pentingnya mempersiapkan masa pensiun. Di tahun yang sama banyak perubahan yang terjadi dikantor, suasana bekerja berubah dan dengan waktu yang singkat, banyak orang datang dan pergi silih berganti.

Masuk dalam pengalaman-pengalaman baru mulai dari proses audit, RUPS, pemutusan hubungan kerja, perhitungan pesangon, perekrutan, pendataan dan pemindahan aset. Alhasil akhir tahun kemaren, kami sudah mulai mengurus barang-barang pribadi yang ada dikantor untuk dibawa pulang ke rumah masig-masing dan membereskan urusan administrasi di kantor.

Dari total keseluruhan karyawan yang ada, 30% sudah dipastikan statusnya diputus, 30% menunggu penempatan dan sisanya dilanjutkan di proyek yang sekarang ini. Sehingga tahun 2015 bagi sebagian besar kami yang masih mengantor benar-benar masuk dalam suasana yang baru sama sekali.

Karena perusahaan tempat saya bekerja skalanya kecil, staff nya juga tidak banyak, kami sudah bersama-sama lebih dari 5 tahun. Kebersamaan diantara kami sudah seperti keluarga sendiri. Sehingga dengan kondisi ini rasanya seperti kehilangan anggota keluarga.

Secara khusus saya tidak pernah merasakan hubungan personal sekuat yang ada dikantor ini bila dibandingkan dengan ditempat lain/dikantor lain. Disini kami bisa tahu kesusahan dan kegembiraan masing-masing personil karyawan secara pribadi tanpa ada perasaan malu, sungkan dan gengsi.

mempersiapkan masa pensiun

 

Dengan kondisi tersebut saya berusaha menata hati (ceilehhh..) mempersiapkan diri sebiasa dan senormal mungkin menjalani hari demi hari. Dan satu hal pemandangan lucu yang saya lihat pasca re-sturkturisasi perusahaan adalah, ada beberapa karyawan yang masih tetap datang ke kantor walaupun beliau sudah di PHK.

Diminggu-minggu pertama memang mereka tetap masuk kantor untuk mengurus jamsostek, uang pertanggungan yang masih tertinggal di kantor dan urusan administrasi seperti surat rekomendasi dan serah terima data-data. Tapi masuk keminggu pertengahan dan akhir bulan ternyata ada satu orang karyawan yang masih sering datang ke kantor.

Dan setelah diajak ngobrol ternyata bapak ini secara mental dan psikologi belum siap memasuki masa pensiun/phk. Satu pihak saya cukup iba dengan si bapak tapi dipihak yang lain ada kejanggalan yang saya rasakan.

Saya mencoba memahami dan berusaha berada diposisi si bapak. Dan akhir-akhir ini topik pensiun menjadi pergumulan dan perenungan buat saya. Siapkah saya menerima PHK, pensiun dini ataupun menjalankan masa-masa pensiun nantinya kelak.

Kalau dihitung secara umur, dibeberapa artikel yang saya baca peraturan pemerintah menetapkan angka pensiun di umur 55 – 58. Jika dilihat dari umur berarti saya punya waktu 20 – 25 tahun untuk mempersiapkan diri dan mental untuk pensiun (dengan asumsi jika saya benar-benar berniat menghabiskan hidup saya menjadi karyawan dan bukan berwiraswasta). Apakah yang harus saya lakukan?

Pemikiran ini sebenarnya sudah lama ada dibenak saya. Hanya dalam banyak kesempatan saya justru meng-ignore pikiran ini dan bukannya mikirin matang-matang dan menjadi perenungan yang dalam. Dan dalam banyak kesempatan beberapa kali saya menjerumuskan diri kedalam arus wiraswasta tapi yang namanya logika lebih besar daripada hasrat hati, hal tersebut berulang-ulang batal dan saya kembali ke meja kantoran.

Tantangan terbesar yang saya hadapi adalah saya tidak siap beradu argumentasi dengan orangtua saya yang sudah berkali-kali sempat saya singgung mengenai topik ini. Dan dengan keras mereka menolaknya, hiksss hikss.. Dan sekarang dengan melihat realita yang ada topik ini menjadi tanda tanya yang besar buat saya. Siapkah saya mengambil keputusan?

Walaupun mempersiapkan masa pensiun dengan cara berwiraswasta dalam waktu dekat belum menjadi keputusan saya saat ini. Tapi saya tau persis panggilan itu akan datang. Bukan karena saya pesimis dengan bidang yang sekarang saya geluti. Tapi passion saya untuk mempersiapkan masa pensiun dengan berwiraswasta sangatlah besar.

Saya sangat jealous dengan anak-anak muda saat ini yang dengan berani mengambil jalur wiraswasta sebagai pilihan hidup mereka. Dimana sedari muda mereka sudah mulai memikirkan bagaimana cara mempersiapkan masa pensiun dengan masuk kejalur usaha sendiri.

Dan saya pun mulai membina mental saya kalau saya akan berada dijalur tersebut. Saya sudah punya gambaran apa-apa saja yang harus saya lakukan untuk mencapai passion tersebut dan berapa modal yang saya perlukan.

Oleh karena itu dari sekarang saya sudah harus memupuk harapan, cita-cita dan modal untuk sampai ketahap tersebut. Mungkin dilain kesempatan saya akan buat rincian apa saja yang akan saya lakukan sebagai reminder dan tolak ukur untuk masa yang akan datang. Sudahkah saya berjalan di-track yang saya cita-citakan, mempersiapkan masa pensiun mulai dari sekarang?

 

Weekly Photo Challenge ; Express Yourself

Dalam beberapa kesempatan saya suka mengambil foto anak-anak. Kalau kita berada disuatu daerah dan disambut dengan keramahan anak-anak setempat, ada perasaan syahdu didalam hati. Dengan berinteraksi dengan mereka kita bisa tahu gambaran masa depan generasi selanjutnya dengan melihat ekspresi dan keceriaan yang ada diwajah anak-anak. Mereka polos, jujur dan penuh keluguan.

Dan dengan gampang kita bisa tau apa harapan dan keinginan mereka dengan mengajak mereka bercerita. Mereka bisa bercerita apa saja mulai dari pelajari disekolah, cerita sehari-hari mengenai guru, teman sepermainan dan juga saudara atau orangtua mereka. Karena dari sepenggal pertanyaan saja mereka sudah bisa menggambarkan kehidupan sehari-hari mereka.

 

 

express yourself weekly photo challenge

Weekly Photo Challenge – Express Yourself

Sesuai dengan tema weekly photo challenge express yourself, saya berusaha menampilkan foto anak lucu ini. Dimana anak yang ada dihalaman ini nama panggilannya Tata. Anaknya ceria, enerjik dan pinter bangat. Setiap ada kesempatan bertemu dengan ibunya yang adalah teman kita, tidak lupa kami meminta untuk membawa tata disetiap kesempatan. Karena anak ini bisa membuat suasana menjadi hidup dan ceria.

Benar-benar anak yang sangat menyenangkan. Disuatu kesempatan dimana kami menghadiri suatu acara, dia dengan mandiri mengambil baju pilihannya, memadukan warna dan model sesuai dengan momen yang akan dia hadiri. Dan tidak jarang diapun sering berkomentar mengenai tampilan baju yang tante-tantenya pakai. “Tante, kalau pakai baju itu harusnya blablabla dan make up dong!” Secara tante-tante nya type cewek nga dandan dan pakai baju sembarangan. wkwkwkwk.

Paling seru kalau diajak karaoke atau nyanyi. Rata-rata lagu yang diputer di radio dia pada tau dan hafal. Dan lagu kesukaannya nga lain adalah sountrack nya Frozen Let it Go. Bisa diulang terus dech ini lagu seharian sampai saya bosan dengerinnya, wkwkwkwk.. Banyak bangat dech keistimewaan nich anak yang membuat kami-kami selalu kangen keberadaannya.

Tumbuhlah menjadi anak yang pinter, sholeh dan sayang sama orang tua yach nak! Be yourself… Demikian tema express yourself weekly photo challenge minggu ini.

express yourself weekly photo challenge tata

Kuliner Bandung

Walaupun kita ke Bandung cuma 2 hari 1 malam tapi rasanya setiap kesempatan yang ada kita pakai untuk wisata kuliner Bandung sangatlah sedikit. Karena yang namanya Bandung setiap pojokan rasanya semua makanan menjadi menaraik dan bisa dikemas dengan sangat istimewa.

Perkara cilok aja bisa dimodifikasi dengan kreativitas yang tinggi dan marketing yang baik sehingga kadang orang Jakarta mencari cilok bisa sampai kepelosok Bandung. Dan kamipun rasanya juga seperti itu.

Demi mencari batagor, mie yamin dan ayam bakar kami rela bermacet-macet ria dan ngantri kayak ular demi mendapatkan makanan yang kami inginkan.

Dibawah ini beberapa wisata kuliner yang sempat kami incar selama di Bandung:

 

1. Batagor H. Isan.

 

Jl.Bojongloa No. 38 Bandung Cabang: Jl. Cikawao No. 27A

Buka setiap hari pukul 8.00-19.00 WIB

Harga Batagor: Rp 3.500/biji

Harga Mie Yamin : Rp. 12.000/porsi

 

Rasa batagor nya pas bangat, ukuran besar dan cukup mengenyangkan. Komposisi antara tahu dan tepungnya seimbang. Dan dicocol dengan bumbu kacang juga enak. Disajikan dengan bentuk utuh tidak dipotong-potong. Kalau mau dibawa ke Jakarta bisa dipesan batagor yang setengah matang saja supaya rasanya tetap enak sesampainya di Jakarta. Selain Batagor ditempat ini juga disediakan makanan lain seperti mie yamin lengkap dengan bakso dan es campur.

Transportasi: DAMRI Leuwipanjang-Dago, Leuwipanjang-Cicaheum, Leuwipanjang-Ledeng berhenti di jl astana anyar. Angkot Cikudapateuh-Ciroyom, Cibiru-Elang, Ciroyom-Karangsetra.

 

kuliner bandung batagor

Ini dia juaranya, Batagor yummiiieee…

 

kuliner bandung tahu dan bakso

Mie Yamin dan Tahu Bakso, Seporsi

2. Warung Nasi Ibu Imas Jalan Balong Gede 93.

Sepanjang mencari Warung Nasi Ibu Imas, saya melihat banyak sekali warung dengan model yang sama disepanjang jalan ini. Dan ketika kami memasuki warung ini pun kami harus ngantri.

Saya sampai penasaran seenak apa sich masakan ibu imas sampai banyak orang yang ngatri untuk mencicipi masakan khas Ibu Imas. Karena saya sudah keburu lapar saya tidak sempat mengambil foto makanan yang ada disana.

Mungkin juga karena hiruk pikuk orang disana terlalu ramai sehingga saya tidak begitu nyaman untuk mengambil foto. Karena banyaknya orang yang keluar dan masuk di warung ini, dimana belum selesai makan saja sudah banyak pengunjung yang menanti kami selesai makan, dengan berdiri disekitar kami.

Tapi untuk rasa makanan sich emang juara. Sambalnya gurih dan menggigit, tidak seperti sambal di rumah makan sunda lainnya yang rasanya manis kalau di warung ini bisa dibilang pedas. Ditambah dengan lencah yang sangat berlimpah membuat rasa sambalnya tampah nikmat.

Dan yang paling pasti adalah lalapannya. Selain ayam bakarnya yang istimewa, saya juga memesan pepes jamur, pepes tahu dan tahu goreng. Menu yang sederhana tapi dimasak dengan baik menjadi perpaduan makanan yang nikmat.

kuliner bandung warung ibu imas 1

 

kuliner bandung warung ibu imas 2

3. Dusun Bambu

kuliner bandung dusun bambu

 

Di dusun bambu kami hanya menikmati suasana sambil makan pisang goreng karamel, tape dan tahu goreng. Tempatnya sangat asyik untuk kita yang ingin santai-santai. Karena area dusun bambu dikelolah dengan sangat baik. Disini selain menyediakan tempat makan juga ada tempat penginapan dan area bermain dengan konsep alamiah.

4. Punclut

kuliner bandung punclut

 

Sudah dibahas dihalaman sebelumnya. Disini selain pemandangannya yang keren juga tersedia makanan khas sunda yang tidak kalah enak. Nasi timbel lengkap dengan lauk pauk dan minuman hangat bisa tersedia disini.

5. Bakmie Tasik di Jalan Gardu Jati

Saya tidak sempat mengambil foto, tapi bakmie tasik disajikan di warung pinggir jalan. Menu nya macam-macam, mulai dari mie ayam bakso, mie yamin, dan mie babat. Untuk ukuran harga bakmie dipinggir jalan cukup mahal, seporsi mie yamin plus jeruk hangat sekitar Rp. 30.000,- tapi saya puas makan disini.

Sekian info wisata kuliner bandung yang bisa saya bagikan, semoga ada kesempatan dan rezeki lagi untuk main dan wisata kuliner disini.

 

Weekly Photo Challenge; Serenity

 

kuliner bandung punclut weekly photo challenge serenity

Punclut – Lembang

Tema Weekly Photo Challenge minggu ini adalah Serenity. Yang berarti ketenangan, keheningan. Dan foto yang paling pas menggambarkan tema minggu ini adalah pemandangan malam hari di Punclut – Lembang. Punclut sendiri adalah singkatan dari Puncak Ciumbuleuit.

Daerah ini merupakan dataran tinggi terdekat dari kota Bandung, dimana di puncak ini kita dapat melihat kota Bandung secara keseluruhan. Untuk kesini, kita dapat mengambil arah Bandung Utara ke daerah Ciumbuleuit kemudian turun di Rumah Sakit Salamun dan berjalan menuju jalan Bukit Raya. Atau bisa melalui jalur alternatif ke daerah Lembang dari kota Bandung.

Disepanjang jalan kita akan banyak menemukan kios makanan dan rumah makan lesehan khas makanan sunda, dilengkapi dengan nasi timbel lengkap dengan berbagai macam lauk dan juga minuman-minuman hangat seperti bajigur, bandrek, kopi dan cokelat panas.

Sambil menikmati pemandangan alam yang indah dengan background lampu-lampu serta pemandangan kota Bandung yang indah saya merasa bahwa tema Serenity untuk weekly photo challenge kali ini sangatlah pas.

 

 

Trans Studio Bandung

Horeee.. Akhirnya saya menginjakkan kaki ke Trans Studio Bandung (maaf saya agak norak). Berhubung sudah lama sekali saya tidak main ke Bandung. Dan kebetulan ada teman yang mengajak ikut konser MLTR di Trans Studio dengan semangat saya pun ikutan konser tersebut, walaupun baru konfirmasi dan beli tiket sehari sebelum berangkat.

Untuk tiket masuk Trans Studio sendiri seharga Rp 270.000,- untuk weekend dan Rp 170.000,- untuk weekday. Dengan jam operasi untuk weekday 10:00 – 21:00 dan weekend 09:00 – 22:00.

Jadi ketika saya dikasih tau bahwa tiket konser seharga Rp. 299.000,- dan dapat masuk sekaligus/sepaket dengan tiket masuk semua wahana Trans Studio menurut saya harga ini lumayan murah. Kami berangkat dari Jakarta jam 8 pagi dan saat itu jalanan tol Jakarta-Bandung sangat lancar jadi kami masih sempat keliling kota Bandung sebelum masuk ke area komplek Trans Studio.

trans studio bandung 1

Trans Studio Bandung.

Setelah masuk ke area Trans Studio, saya perhatikan, diarea ini fasilitasnya cukup lengkap, disatu komplek ada mall, hotel dan juga Trans Studio nya sendiri. Jadi kita bisa seharian muter-muter komplek tanpa berasa bosan.

Karena konser nya baru akan dimulai jam 8, kami punya kesempatan untuk bermain di area Trans Studio sampai jam 4. Setelah jam 4, area ini akan dibersihkan, pengunjung diminta keluar untuk mempersiapkan konser MLTR. Dan penonton MLTR nya sendiri akan diperbolehkan masuk kembali setelah jam 6.

Wahana Trans Studio Bandung yang kami Kunjungi.

Yamaha Racing Coaster.

Karena waktu nya cukup singkat sedangkan semua area bermain penuh dengan antrian jadinya kamipun harus selektif memilih permainan yang benar-benar pengen kami kunjungi. Dari semua permainan kami bisa cuma kunjungi hanya 2 saja, yaitu Yamaha Racing Coaster dan Jelajah.

Yamaha Racing Coaster ini sejenis Roller Coaster di Dunia Fantasi, hanya saja rute nya pendek tetapi kecepatannya sangat tinggi. Sesampainya dipuncak paling atas seakan-akan mesinnya berhenti dan posisi kita dibuat menggantung, asli rasanya jantung mau putus. Melewati moment ini roller coasternya mundur dan kembali keposisi start. Cukup menegangkan dan seru, tetapi dari semua wahana yang saya lihat antrian di wahana ini paling banyak peminatnya, ckckck…

Wahana Jelajah

Wahana kedua yang kami masuki adalah wahana jelajah, kenapa kami masuk ke wahana ini? Karena wahana ini antriannya tidak separah yang lain dan berhubung sudah masuk wahana yang menyeramkan kali ini kami mau wahana yang santai.

Disini kita hanya duduk dan mengitar semua kawasan dari atas, dengan naik rel yang berbentuk balon gas. Seolah-olah kita naik kereta berbentuk balon gas dari atas tapi sebenarnya ini hanya kereta ber-rel yang mengitari seluruh wahana yang ada di Trans Studio.

Saya cukup puas bermain dan mengitari area Trans Studio Bandung walaupun wahana ini sangat digemari dan cocok untuk anak-anak atau remaja dan bukan kategori usia saya. Dengan perginya saya kesini membuat saya penasaran bagaimana suasana Trans Studio Makassar yach? Jadi kepengen ke Makassar untuk membandingkan keserua yang ada disana. Wkwkwkkk. Begini nich repotnya kalau sudah suka kesuatu tempat rasanya pengen menjelajah dan membandingkan ke tempat yang lain lagi.

Dan waktupun menunjukkan jam 4, seluruh pengunjung diminta untuk keluar dari area. Untuk mereka bersiap-siap gladi resik konser MLTR. Kamipun keluar dari area dan masih sempat ke hotel yang ada disekitar Trans Mall untuk mandi, makan dan istirahat. Sekitar jam 7 kami kembali ke Trans Studio lagi menikmati konser MLTR. Sungguh akhir pekan diawal tahun yang sangat menyenangkan.

 

trans studio bandung 3

Suasana Trans Studio Bandung

 

trans studio bandung 2

Didalam Mall Trans Studio Bandung

 

trans studio bandung 4

Didepan panggung MLTR, artisnya lagi gladi resik.

 

trans studio bandung 5

Suasana bahagia, seru dan puas seusai acara konser MLTR.

Konser MLTR di Trans Studio Bandung

konser michael learn to rock bandung 1

Suasana panggung sebelum konser dimulai

Tanggal 2 Januari 2015 masih suasana tahun baru, di Trans Studio Bandung diadakan konser Michael Learns To Rock. Saya yang sebenarnya bukanlah pecinta konser rasanya agak canggung ketika mengikuti acara ini.

Tapi setelah saya melihat bahwa penontonnya tidak sebanyak jika saya melihat konser-konser yang ada di Jakarta. Dimana tempatnya tidak terlalu besar, sehingga bisa dipastikan penontonnya pun pasti bukan yang kapasitas ribuan orang. Dengan kondisi tersebut membuat saya semangat untuk ikut.

Saya bukanlah orang yang suka keramaian, jadi kalau ada konser-konser besar saya paling nga suka untuk ikut. Berbeda dengan teman-teman saya yang selalu mengikuti aksi artis luar manggung di Indonesia. Yang mana rasanya hampir semua konser diikuti. Bagi saya, mendengarkan musik ataupun lagu enakan di rumah sambil selonjoran.

trans studio bandung 4 konser michael learn to rock

Suasana Konser Michael Learn to Rock

Tapi setelah ikut konser Michael Learn to Rock ini saya baru tau rasanya. Ternyata kenikmatannya berbeda, kita bisa lihat penyanyinya/artisnya langsung dengan mata kepala sendiri. Serta merasakan suasana dan melihat bagaimana antusias para fans menyanyikan lagu bersama idolanya.

Bernyanyi dan melihat artisnya langsung memang merupakan kebahagian tersendiri. Dan untuk kategori harga di konser kemaren rasanya sich nga mahal-mahal amat. Yaitu seharga Rp. 299.000,- sudah termasuk tiket bermain semua area yang ada di Trans Studio.

Untuk pecinta lagu-lagu pop era 90 kehadiran grup band MLTR cukup mengobati kekangenan. Dimana hampir semua lagu-lagunya sangat akrab ditelinga saya. Dan tidak jarang kamipun ikutan untuk bernyanyi. Kalau dilihat dari antusias penonton yang datang saat itu acara nya cukup sukses, aman dan sangat berkesan.

Mengikuti konser Michael Learn to Rock  dan menikmatinya bersama sahabat merupakan permulaan tahun yang sangat menyenangkan.

konser michael learn to rock bandung 3

 

konser michael learn to rock bandung 2

 

 

Weekly Photo Challenge – Shadowed

 

shadowed weekly photo challenge

Dusun Bambu – Lembang

Perjalanan kali ini saya diajak oleh teman saya mengunjungi suatu objek wisata di daerah lembang. Namanya Dusun Bambu, awalnya mendengar kata dusun bambu saya kira ini sejenis rumah makan sunda dengan konsep lesehan lengkap dengan pondokannya.

Ternyata salah dong, dusun bambu merupakan suatu wilayah wisata dengan dilengkapi tempat makanan, tempat penginapan dan juga area bermain yang benar-benar berkonsep alami. Disekitar resort terdapat danau buatan dan area ini juga dilewati sungai sehingga indera kita dipuaskan dengan suara air yang mengalir.

Hanya sayang karena kami datangnya bertepatan dengan libur panjang sehingga pengunjung yang datang ke dusun bambu sangat ramai. Pada waktu memesan makanan pun banyak menu makanan yang habis sehingga kami tidak punya banyak pilihan. Dan karyawannya pun kewalahan dengan banyaknya permintaan.

Hanya tetap saja saya suka tempat ini. Benar-benar tempat yang menyenangkan untuk bersantai dan berwisata. Dan saya rasa tempat ini sangat cocok dengan tema weekly photo challenge shadowed.shadowed weekly photo challenge

Weekly Photo Challenge; New Beginning

 

new beginning happy new year

“Every story has an end but in life every end is a new beginning”.

Slogan diatas sudah sering saya dengar tapi setiap pergantian tahun kalimat ini benar-benar sangat berarti buat saya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, akhir tahun saya melakukan rutinitas yang sama bersama sahabat saya. Tanggal 31 Desember kami masih melakukan aktivitas masing-masing di kantor. Karena ada beberapa hal yang harus diselesaikan.

Malamnya ketemuan untuk melakukan ibadah akhir tahun di gereja, selesai kebaktian makan malam bersama di restauran yang kami suka kemudian pulang ke rumah menanti jam 12 untuk berdoa bersama diiringi sharing dan membuat resolusi.

Waktu masih bersama orangtua rutinitas ini saya lakukan bersama keluarga, tetapi tahun-tahun belakangan ini saya lebih senang melakukan rutinitas ini bersama sahabat saya. Karena dengan beliau saya lebih terbuka dan kami bisa lebih santai menceritakan apa yang menjadi perenungan dan target kedepan.

Harapan saya ditahun yang baru adalah saya tetap konsisten melakukan pola hidup sehat seperti pola makan food combaining, jalan pagi dan yoga rutin setiap minggu. Dimana tahun lalu adalah tahun terbaik buat saya karena hidup saya sangat teratur dan sehat.

Tahun ini saya harus bisa memelihara dan kalau bisa lebih baik dari tahun yang lalu. Makin kesini koq saya merasa tidak ada waktu lagi untuk saya bermalas-malasan menjaga tubuh. Karena saya harus bisa tetap sebugar dan sesehat hari ini untuk jangka waktu yang sangat lama.

Untuk target lainnya, sebenarnya sich masih banyak yang pengen saya lakukan. Hanya berhubung semuanya masih dalam tahap proses jadinya saya belum bisa cerita di halaman ini. Semoga makin hari, satu persatu makin kelihatan hasilnya. Aminn..

Happy New Year.