Thursday Flashback; Trip to Phuket

Sebenarnya saya tidak begitu banyak mengingat detail perjalanan di Phuket. Karena peristiwa kejadiannya sudah cukup lama sedangkan memori saya kapasitasnya kecil, wkwkwkwk… Mengenai memori yang terbatas, sampai ada beberapa teman yang menyebut saya miss amnesia karena saking keselnya (koq jadi ngelantur). Dan itulah sebabnya saya selalu mencoba merekam peristiwa dan kisah perjalanan saya melalui blog.

Sehingga jika ada yang bertanya saya tinggal keluarkan catatan (masuk ke blog ini) untuk me-refresh ingatan ataupun memori saya. Hanya saja karena perjalanan kali ini sudah berlangsung lama oleh karena itu saya mencoba mengingat-ingat dan jikalau ada kesalahan pada penulisan saya mohon maaf terlebih dahulu dimana jika ada beberapa hal yang terbalik-balik antara foto dan keterangan.

Day 1: Jungceylon – Phuket

Kami berangkat dari Jakarta sekitar jam 11 siang dengan menggunakan pesawat AirAsia dan sampai di Bandara Phuket jam 2 dengan lama perjalanan yaitu sekitar 3 jam. Setelah mengemas barang-barang di bagasi kamipun dijemput oleh mobil sewaan menuju penginapan. Jarak dari bandara menuju penginapan sekitar 2-3 jam.

Setelah sampai di penginapan, check in dan memilih kamar kami beristirahat sebentar dan menjelang sore keluar mengitari hotel dan melihat-lihat situasi disekitarnya untuk mencari makan malam.

Untuk wisata kuliner, makanan yang ada di Phuket rasanya sesuai dengan lidah saya. Kaya dengan bumbu dan banyak variasi. Tapi yang menurut saya paling maknyus adalah sate babi dan babi panggang (non halal) yang dijual di street market di sekitar Jungceylon Mall. Waduh mantap dech, harganya murah dan enak pula.

Kami hampir tiap malam datang ke street market untuk makan malam. Saya lupa tepatnya lokasi street market ini, tapi selain babi banyak makanan yang enak ditawarkan di pasar. Hal yang menurut saya yang tidak cocok di lidah saya adalah nasinya. Rasa nasinya seperti ketan, ukuran bulirnya panjang tapi dimasak seperti tidak matang.

phuket-9

phuket-8

Jungceylon Mall Phuket

phuket 10

Ini dia, gerobak makanan yang menjual berbagai macam jenis babi

phuket 12

Bentuknya seperti kue apem atau kue lumpur hanya ada potongan nangka atau buah-buahan sebagai aroma.

phuket 15

Gerobak ikan bakar dan sejenisnya

phuket 11

Suasana pasar, disini banyak menyediakan berbagai macam makanan. Dan buka hanya di malam hari.

Day 2 Phi Phi Island

Hari ini agenda acara kami adalah one day trip Phi Phi Island. Dalam bahasa Thailand tempat ini disebut Koh Phi Phi (‘Koh’ berarti pulau). Disini kita melakukan perjalanan dari satu pulau ke pulau yang lain. Dan area yang menjadi tujuan wisata adalah Maya Beach.

Maya Beach merupakan pantai yang tenang dengan air yang jernih berwarna hijau tosca. Indah sekali, pantai ini merupakan lokasi syuting The Beach yang dibintangi oleh Leonardo DiCaprio. Hanya saja perjalanan cukup membutuhkan perjuangan karena ombaknya tinggi dan anginnya kencang.

phuket 3

phuket 2

phuket 1

phuket 5

Berpose dengan teman satu trip diatas kapal menuju Phi phi island . Suka bangat sama pose ini.

Day 3 – Big Buddha and James Bond Island

Hari ini kami sudah janjian dengan penyedia layanan jasa ke James Bond Island untuk dijemput di hotel sekitar jam 10. Berhubung waktunya tanggung untuk menunggu jam dijemput akhirnya kami memutuskan untuk terlebih dahulu mengunjungi Big Buddha yang mana lokasinya berada di atas Bukit Nakkerd.

Big Buddha merupakan patung yang dibuat dari marmer putih berukuran tinggi 45 meter dengan diameter dasar 25 meter. Ukurannya yang sangat besar dan lokasinya yang berada di puncak bukit membuat Sang Buddha terlihat dari kejauhan.

Karena lokasinya diatas Bukit Nakkerd sehingga kita dapat melihat situasi sekitar kota Phuket dari atas bukit. Pada waktu saya berkunjung ke lokasi, patung buddha belum selesai pembangunannya. Selain Patung Buddha besar diarea ini juga terdapat berbagai macam bentuk patung buddha dengan ukuran kecil dan terbuat dari bahan tembaga.

Karena kami datangnya sangat pagi, jadi tidak banyak orang yang datang dan juga petugas yang bisa memberi penjelasan mengenai lokasi dan sejarah dari tempat ini. Kami hanya sebentar melihat-lihat karena harus mengejar waktu untuk kembali ke penginapan dan menunggu jemputan yang membawa kami ke James Bond Island.

phuket 4

Big Buddha

phuket 6

Diatas kapal menuju James Bond Island

Khao Phing Kan atau Ko Khao Phing Kan adalah pulau yang ada di pantai barat Thailand, di Phang Nga Bay, Selat Malaka. Pulau ini merupakan bagian dari Ao Phang Nga National Park. Yang mana pada tahun 1974, pulau ini berganti nama menjadi James Bond Island dikarenakan pulau ini pernah menjadi lokasi syuting Golden Gun – James Bond.

phuket 2

James Bond Island

Foto diambil oleh Anton dan Ari.

 

 

Happy Birthday Bapak Jarot

Perayaan ulang tahun guru yoga, kami adakan pada hari Senin tanggal 27 Januari. Dimana seharusnya beliau berulang tahun di tanggal 24 Januari.

Tapi kami yang memang setiap minggunya berkumpul dihari Senin, jadinya acaranya juga diadakan dihari yang sama.

Setiap tahun kami pasti merayakan hari perayaan ulang tahun pak Jarot, karena sebagai guru dia juga mentor dan juga bapak bagi kami murid-muridnya. Dan tidak berasa kalau tahun ini usia beliau sudah 75 tahun saja.

ulang tahun guru yoga 2

HAPPY BIRTHDAY TO MR. JAROT, 75th.

Perawakan pak Jarot dengan usia nya yang sampai sekarang masih kelihatan segar, fit dan awet muda. Dari tahun ke tahun saya perhatikan wajah dan mimiknya tidak bertambah tua. Menurut beliau rahasia awet mudanya yach berkat yoga setiap hari.

Selain melakukan kegiatan yoga secara pribadi beliau juga mengajar kelas yoga rata-rata 2-3 kali dalam sehari. Sungguh perlu saya acungin jempol 2 dech buat si Bapak (berbanding terbalik dengan saya yang sampai saat ini masih canggung jika diminta mengajar).

Karena bagi dia, mengajar yoga merupakan suatu kebahagiaan tersendiri yang mana bisa berbagi manfaat dan kegunaan yoga kepada orang lain, intinya si bapak senang berbagi pengalaman hidup sehat.

Dari beberapa kelas yoga yang beliau ajar, sudah melahirkan beberapa orang guru yang bagus. Dan walaupun beliau pernah menjadi guru dari murid-muridnya, dia juga tidak sungkan belajar dan mengikuti kelas yang diadakan oleh muridnya. Menurut saya itu sesuatu hal yang luar biasa dan hampir jarang saya temukan bagi orang yang umurnya lebih tua.

 

ulang tahun guru yoga 1
Sebagian kecil murid yoga yang diajar oleh Pak Jarot. Yang lain pada berhalangan dengan aktivitas dan kegiatan masing-masing. Tapi setiap tahun berkumpul dengan teman-teman yoga adalah suatu kebahagiaan tersendiri.

Perayaan ulang tahun tidak lepas dari acara makan-makan. Dimana kali ini kami merayakan di Sun City Luxury Club Lindeteves.

Lindeteves Trade Centre 5th Floor

Jl. Hayam Wuruk no. 127, Hayam Wuruk , 11180
(021) 62201900

Monday – Friday 11:00 – 15:00 | 18:00 – 22:30
Saturday 09:00 – 15:00 | 18:00 – 22:30
Sunday & Public Holiday 08:00 – 15:00 | 18:00 – 22:30

Berikut ini makanan yang kami pesan

ulang tahun guru yoga 7

Mie Ulang Tahun

ulang tahun guru yoga 6

 

ulang tahun guru yoga 5

 

ulang tahun guru yoga 4

 

ulang tahun guru yoga 3

ulang tahun guru yoga 8 restaurant sun city lindeteves

Interior Restaurant Sun City Lindeteves

ulang tahun guru yoga 9 restaurant sun city lindeteves

Interior Restaurant Sun City Lindeteves

Thursday Flashback; Bromo – East Java

Trip pertama yang saya jalanin pada tahun 2010 yaitu ke Bromo, Jawa Timur. Selain ke Bromo kami juga singgah ke Air Terjun Pekalen, Ranu Pane dan Batu Malang.

Kami berangkat dari Jakarta dengan menggunakan kereta api Gumarang dari Stasiun Kota menuju Surabaya. Berangkat jam 17:30 dan sampai di stasiun pasar turi surabaya jam 08:30 pagi. Di surabaya kami sudah dijemput oleh teman dengan menggunakan mobil jeep.

Air Terjun Pekalen Probolinggo.

Perjalanan menggunakan kereta api menurut saya sangat menyenangkan, apalagi jika berangkat malam. Dimana kita punya waktu untuk beristirahat, sehingga bisa tidur dengan kaki selonjoran dan berselimut. Sesampainya di stasiun pasar turi surabaya kami tidak sempat mandi, tapi langsung berangkat menuju Pekalen.

Jarak normal Surabaya – Pekalen yaitu 3 jam. Hanya saja kami melewati Sidoarjo yang saat itu sangat macet akibat lumpur lapindo. Dari Surabaya kami melewati Sidoarjo – Pasuruan – Probolinggo – Situbondo. Alhasil kamipun sampai di Pekalen siang sekitar jam 2, bisa dibayangkan betapa melelahkan hari itu.

Setelah tiba di base camp Noars yang merupakan salah satu penyedia layanan jasa rafting. Disini kami pun berganti pakaian, kemudian naik truk menuju lokasi rafting dan diberi pengarahan sebentar.

Ini adalah rafting pertama yang pernah saya lakukan. Dimana kami sama sekali tidak punya bayangan rasanya akan seperti apa. Ternyata seru bangat, sesekali kami dihempas oleh arus air yang cukup deras, hampir menabrak batu besar yang ada didepan dan basah-basahan.

Ditengah arus yang kencang tiba-tiba kami berada di air yang tenang. Dan disini kamipun menemukan deretan air terjun yang sangat indah. Kamipun beristirahat dan menikmati suasana pemandangan yang ada. Airnya jernih dan segar tapi area ini merupakan tempat atau sarang kelelawar jadi bau kotoran kelelawar bisa tercium.

 

bromo jawa timur 9

Air terjunnya indah sekali kamipun beristirahat sejenak dan menikmati suasana yang ada.

Setelah selesai beristirahat kami masih harus melanjutkan perjalanan rafting karena di spot selanjutnya kami disediakan makanan ringan berupa singkong dan teh atau kopi.

 

bromo jawa timur 6

Salah satu pemberhentian yang mana ada air terjunnya. Disini kami istirahat dan bermain terjun bebas.

Kemudian setelah istirahat di spot kedua, kami mengarungi sungai sedikit lagi untuk menuju spot kedua. Dimana ada gundukan menyerupai batu gantung. Disini kami dapat melompat dan terjun bebas. Seru dech, puas teriak-teriak dan basah-basah. Lalu kembali ke base camp mandi, ganti baju dan makan malam disediakan oleh pihak Noars.

Indahnya Sunrise di Bromo, Jawa Timur

Setelah makan malam dan beristirahat sejenak kamipun melanjutkan perjalanan menuju Bromo. Kami sampai di area penginapan di Cemoro Lawang, sekitar jam 11 malam udaranya sangat dingin sekali. Kami sempat menikmati indahnya langit dengan taburan bintang-bintang disekitarnya, sungguh hari yang sangat indah.

Kami hanya beristirahat beberapa jam dan harus bangun jam 3 pagi untuk mengejar sunrise di Pananjakan. Rasanya kami sudah sangat pagi datang kesana sesampainya di lokasi ternyata disana sudah sangat ramai pengunjung yang datang. Dan deretan jeep mengantri menaiki Pananjakan. Kamipun berjalan kaki menuju Pananjakan.

Dan sesampainya diatas ternyata sudah sangat berdesak-desakan. Pengunjung berusahan mencari spot yang paling ideal untuk melihat sunrise. Akhirnya sekitar jam 4:30 mulailah sang primadona perlahan-lahan menampakkan kehadirannya.

Pesonanya sangat indah sekali, dan saya baru sadar kalau didepan saya ternyata menumpuk ratusan manusia mengabadikan kedatangan pujaan hati.

bromo jawa timur 12

Sunrise di Pananjakan

bromo jawa timur 10

Sunrise di Pananjakan
Rasanya berada di negeri diatas awan. Kabut masih menyelimuti gunung bromo dan batok. Dan sedikit demi sedikit kabutnya pun menghilang.

bromo jawa timur 8

Ketika pengunjung sudah mulai sepi saya pun berpose dengan background Gunung Bromo, Batok dan Semeru.

Dibawah ini adalah foto keindahan Bromo Jawa Timur. Saya suka semua yang ada disini. Rasanya tidak pengen cepat-cepat beranjak. Tapi apa boleh buat, kami harus melanjutkan perjalanan.

bromo jawa timur 7

bromo jawa timur 3

bromo jawa timur 5

bromo jawa timur 4

bromo jawa timur 2

bromo jawa timur 1

 

Foto diambil oleh Anton.