Tanah Jawa, Sumatera Utara

Salah satu tradisi yang selalu dilakukan setiap kali pulang kampung adalah berkunjung atau ziarah ke makam oppung. Oppung itu adalah sebutan untuk kakek dan nenek (orang tua dari bapak dan ibu saya).

Walaupun hampir setiap tahun saya pulang ke Pematang Siantar. Ternyata saya sudah lama sekali tidak berziarah ke makam oppung. Karena makamnya mereka berada di Buntu Turunan – Tanah Jawa Sumatera Utara.

Kalau dilihat dari jarak tempuh Pematang Siantar dan Buntu atau Tanah Jawa hanya 45 menit saja. Tetapi karena setiap kali saya pulang ke Pematang Siantar selalu waktunya singkat. Sehingga jarang sekali saya meluangkan waktu untuk pergi kesana.

Buntu Turunan adalah salah satu desa yang berada di Tanah Jawa, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun. Disinilah bapak saya lahir dan tumbuh besar. Sampai akhirnya beliau bersekolah di Pematang Siantar. Dan merantau untuk bekerja serta berkeluarga di Duri, Pekanbaru. Setelah pensiun di tahun 2004, beliau kembali pindah ke Pematang Siantar dan menikmati masa pensiun.

Kali ini saya mencoba untuk berbagi petualangan di kampung kelahiran Bapak saya. Mungkin dilain kesempatan saya akan mencoba meluangkan waktu untuk berpetualangan di kampung kelahiran ibu saya di Sipahutar.

Bagi orang Batak, kematian merupakan suatu proses kehidupan yang tidak kalah penting dengan kelahiran dan pernikahan. Oleh karena itu upacara kematian di adat batak tidak kalah meriahnya. Dimana seringkali lebih meriah jika dibandingkan dengan upara lainnya. Disepanjang jalan di Sumatera Utara, kita akan banyak menemukan makan. Yang mana dibuat berupa tugu, monumen berdiri dengan kokoh dan bagus nya.

Sebagai rasa hormat saya kepada oppung, saya pun datang berkunjung bersama orang tua saya. Dengan membawa rangkaian bunga yang sebelumnya telah kami beli di Pematang Siantar.

 

tanah jawa sumatera utara 8

Makam Oppung

tanah jawa sumatera utara 7

Berpose di depan makam oppung

Selain ziarah saya pun menyempatkan diri untuk bersilahturami dengan keluarga yang kebetulan tinggal tidak jauh dari makam oppung saya. Selagi orang tua saya asyik berdiskusi dan melepaskan rindu dengan keluarga yang ada disana. Saya bersama saudara saya justru berjalan-jalan dan berkeliling disekitar kampung.

Wisata Air Terjung di Tanah Jawa Sumatera Utara.

 

tanah jawa sumatera utara 1

Aek (air) Kapasuk

Satu tempat yang dia rekomendasikan untuk saya kunjungi adalah air terjun yang oleh penduduk setempat menyebutnya dengan Aek Kapasuk.

Air terjun ini adalah air terjun dimana saat saya masih kecil jika pulang ke kampung, selalu bermain air dan mandi di sungai sekitar air terjun ini. Hanya karena sudah sangat lama saya sampai tidak begitu mengingat lagi akan keberadaan air terjun ini.

Jarak dari rumah saudara saya ataupun dari makam oppung ke air terjun ini sekitar 15 menit jika berkendaraan. Saya hanya sebentar di aek kapasuk karena saya ingin melihat satu air terjun lagi yang menurut saudara saya lebih besar dan lebih jauh lokasinya.

Sebenarnya disekitar aek kapasuk sendiri masih ada 2 air terjun lagi yang bentuk dan ukurannya hampir sama, tetapi karena terbatasnya waktu maka saya menetapkan tujuan langsung ke air terjun satu nya lagi yang merupakan rekomendasi saudara saya.

Aek Sipitutikka (air terjun tujuh tingkat)

Air terjun yang akan kami tuju adalah Aek Sipitutikka (air terjun tujuh tingkat). Yang mana berada di lokasi PLTMH Silau-lau (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro). Jarak dari Tanah Jawa menuju PLTMH ini sekitar 39 km atau 20 km dari Buntu Turunan. Dan kondisi jalannya sangat jelek.

 

tanah jawa sumatera utara 6

Aek Sipitutikka

 

tanah jawa sumatera utara 2

Aek Sipitutikka, ada 2 air terjun yang bermuara di sungai ini.

Dengan jarak 20 km dan kondisi jalan yang jelek waktu yang diperlukan yaitu 1,5 jam. Tiga per empat jalan sangat rusak, beberapa tempat, kami harus melewati sungai yang agak licin. Mendekati lokasi PLTMH barulah menemukan jalan berbeton.

Tidak sembarangan orang dapat masuk ke wilayah PLTMH ini karena area ini bukanlah objek wisata. Tidak jauh dari air terjun ini saya sempat melihat PLTMH silau-lau tersebut, beberapa infrastruktur menuju PLTM jalannya sudah sangat baik.

Kami cukup lama berada di lokasi ini. Setelah puas berjalan-jalan kami kembali ke rumah untuk menjemput orang tua saya dan selanjutnya kembali ke Pematang Siantar.

tanah jawa sumatera utara 5

Mengunjungi 2 air terjun yang ada di Tanah Jawa Sumatera Utara cukup membuat badan lelah. Tapi perjalanan kali ini sangat sepadan dengan perjuangannya. Dengan waktu sehari saya dapat berkeliling mengunjungi dua air terjun dan rasanya pengen mengeksplore air terjun lainnya yang ada disekitar kampung halaman saya.

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

16 thoughts on “Tanah Jawa, Sumatera Utara”

    1. Rata-rata tidak ada petunjuk, mesti didampingi oleh penduduk setempat. Dan sebagian besar air terjun yang ada di Sumatera Utara kebanyakan dikelola oleh PLTMH jadi daerah air terjun tidak dapat dimasuki oleh pengunjung umum.

    1. Benar sekali, masih banyak air terjun di tanah jawa. Berhubung aku baru berkunjung ke tempat-tempat yang diatas aja, jadi baru bisa nulis itu doang. hehehehe…

Leave a Reply