Trip Belitung Hari Ketiga

Melanjutkan cerita perjalanan di hari sebelumnya. Perjalanan trip Belitung hari ketiga, kami khusus mengitari pulau-pulau yang ada di Belitung. Antara lain: Pulau Tanjung Kelayang, Pulau Pasir, Pulau Burung, Pulau Batu Berlayar, Pulau Lengkuas, Pulau Kepayang, Pulau Babi.

Cuaca hari itu sangat cerah dan mataharinya terik sekali sehingga saya dapat mengambil foto yang cantik di pulau ini.

PULAU BURUNG

Deretan perahu menanti wisatawan datang. Kebanyakan perahu yang ada sudah terisi penuh. Dikarenakan hari itu adalah akhir pekan. Kami yang baru memesan kapal 2 hari sebelum island hopping hampir saja tidak mendapatkan kapal tumpangan dikarenakan banyaknya permintaan untuk berkeliling pulau di hari itu. Sewa kapal untuk island hopping adalah Rp.400.000,-

trip belitung hari ketiga 1 pantai burung

Dermaga di Pulau Burung

PULAU BATU BERLAYAR – PULAU LENGKUAS – PULAU KEPAYANG

trip belitung hari ketiga 3 pulau lengkuas

Ini dia icon Belitung yaitu Mercusuar Pulau Lengkuas. Naik keatas mercusuar dikenakan biaya Rp. 5.000,-/orang. Untuk naik keatas mercusuar terdapat 18 tangga dan masing-masing tangga terdapat 14 anak tangga. Jadi tinggal dihitung berapa anak tangga yang harus dinaiki. Hehehehehe.

trip belitung hari ketiga 2

Pemandangan dari dalam mercusuar dilihat dari jendela.

trip belitung hari ketiga 4 pulau lengkuas

PANTAI TANJUNG TINGGI – PANTAI TANJUNG BINGA

Setelah puas berkeliling pulau, kami pun bersiap mandi dan melanjutkan perjalanan ke Pantai Tanjung Tinggi menanti matahari terbenam. Pemandangan sore hari itu sangat cantik sekali. Di Pantai Tanjung Tinggi juga disediakan beberapa permainan air.

Beberapa pengunjung asyik memancing dan bermain kano, dan sebagian hanya duduk-duduk di batu-batu yang ukurannya sangat besar. Saat kami datang adalah akhir pekan jadi yang datang ke pantai Tanjung Tinggi sangat ramai. Matahari pun semakin lama semakin rendah dan akhirnya menyentuh bumi.

trip belitung hari ketiga 6

Kami menuju warung dipinggir pantai dan menikmati air kelapa muda yang dijual di warung tersebut.

Tidak jauh dari Pantai Tanjung Tinggi juga terdapat Pantai Tanjung Binga. Disini terdapat Rumah Makan Bukit Berahu (Seafood dan Chinesefood), resort untuk menginap serta kolam renang. Untuk dapat ke resort kita harus terlebih dahulu menuruni tebing.

Area ini sudah dikelola dengan baik dan rapi sehingga untuk turun sudah disediakan tangga. Dan disekeliling resort terdapat hutan yang cukup rapi. Dimana resortnya langsung berhadapan dengan pantai. Sungguh indah.

trip belitung hari ketiga 5

Trip Belitung Hari Kedua

Setelah berkelana serta menikmati makanan khas yang ada di Belitung. Perjalanan trip hari kedua di Belitung pun kami lanjutkan.

DANAU KAOLIN

Tujuan kami hari ini adalah berjalan mengelilingi kota Gantong dan Manggar, Belitung Timur. Sebelumnya kami meneruskan perjalanan ke kota Manggar terlebih dahulu kami melewati Danau Kaolin.

Posisi Danau Kaolin dari penginapan kami sebenarnya tidak terlalu jauh. Dan dari beberapa informasi saya dapatkan bahwa untuk mendapatkan foto sunrise paling bagus di Danau Kaolin ini. Hanya saja entah karena apa keinginan untuk bangun pagi sulit terealisasi.

trip hari kedua di belitung 1

Foto Panorama Danau Kaolin

Danau Kaolin merupakan cekungan bekas galian tambang kaolin yang sudah lama ditinggalkan.

Kaolin merupakan salah satu mineral tanah liat (lempung) yang mengandung beberapa lapis aluminium silikat. Kaolin adalah sejenis tanah liat yang bersifat lunak, halus, dan putih, terjadi dari pelapukan batuan granit, dijadikan bahan untuk membuat porselen atau untuk bahan campuran membuat kain tenun (kertas, karet, obat-obatan, dsb.) Wikipedia .

Cekungan-cekungan seperti ini banyak terdapat di Belitung maupun Bangka. Selain kaolin di Belitung juga merupakan tempat penambangan timah dan kelapa sawit. Jadi disepanjang jalan akan banyak menemukan pemandangan perkebunan kelapa sawit dan juga genangan/cekungan penambangan timah.

SD LASKAR PELANGI

trip hari kedua di belitung 3

Kemudian perjalanan kami lanjutkan ke kota Gantong. Disini terdapat Sekolah yang menjadi lokasi syuting film Laskar Pelangi. Film ini berkisah mengenai perjuangan anak-anak Belitung mendapatkan pendidikan.

Berjuang menggapai mimpi-mimpi mereka dan juga berkisah tentang persahabatan. Berkat film ini lah nama Belitung menjadi sangat terkenal dan dikunjungi banyak wisatawan. Hanya saja sekolah ini sudah tidak berfungsi lagi.

MUSEUM ANDREA HIRATA

trip hari kedua di belitung 7

trip hari kedua di belitung 5

Museum Kata Andrea Hirata – Gantong

Museum Kata Andrea Hirata adalah museum sastra yang pertama di Indonesia. Di museum ini berisi seluruh karya Andrea Hirata yang merupakan penulis dari buku Laskar Pelangi. Museum ini dari segi tampilan fisik bangunan dan isinya sangat menarik.

Selayaknya rumah khas Belitung, dibelakang museum ini terdapat warung kopi tempo doeloe (warung kupi kuli) dengan menyajikan kopi khas Belitung. Menunggu air rebusan untuk kopinya matang, kita dapat duduk-duduk bersantai menikmati semilir angin siang sambil bercanda tawa.

trip hari kedua di belitung 6

Interior Museum Kata Gantong

trip hari kedua di belitung 4

Interior Museum Kata Gantong

Tidak jauh dari museum Andrea Hirata kami melewati rumah Ahok, hanya saja jalanan masuk menuju tempat kediaman Ahok sedang dalam perbaikan.

BENDUNGAN PICE – PANTAI NYIUR MELAMBAI – MANGGAR

Akhirnya kami pun melanjutkan perjalanan ke Bendungan Pice. Bendungan ini dibangun pada jaman Belanda dan merupakan bendungan yang dilewati oleh Sungai Lenggang. Tidak banyak yang bisa kita lihat di bendungan ini dan kamipun melanjutkan perjalanan menuju kota Manggar.

Yaitu ke Pantai Nyiur Melambai Desa Lalang dan Rumah Makan Fega. Rumah Makan Fega adalah Restaurant Seafood yang terletak dipinggir sungai. Pengunjung yang datang sangat ramai, berhubung jam makan siang dan restaurant ini sepertinya restaurant favorite di kota Manggar.

Selagi kami di kota Manggar tidak sah rasanya untuk berkunjung ke warung kopi. Warung kopi disini bukan seperti warung kopi yang kita temui di Mal-Mal yang ada di Jakarta. Melainkan kedai kopi tempat berkumpulnya masyarakat Manggar yang mayoritas adalah pria.

Karena banyaknya kedai/warung kopi tidak salah jika kota Manggar disebut sebagai Kota 1001 Warung Kopi. Selain warung kopi di kota Manggar ini juga terdapat Pantai Serdang, Pantai Burung Mandi dan juga Klenteng Dewi Kwan Yin.

trip hari kedua di belitung 2

Sunset di Pantai Tanjung Pendam

Puas berjelajah di kota Gantong dan kota Manggar, kami pun kembali ke penginapan. Sebelum kembali ke penginapan terlebih dahulu kami singgah ke Galeri KUMKM mencari oleh-oleh khas Belitung dan mengejar sunset di Pantai Tanjung Pendam.

Trip ke Belitung – Bangka 19-23 September 2013

Perjalanan kali ini saya berangkat ke Belitung bersama teman-teman saya antara lain Nik, Ina, Robin, Paskal, Jenny dan Destar. Beberapa dari mereka sudah berkali-kali berkelana bersama saya ke beberapa tempat di Indonesia. Sedangkan yang lainnya baru saya kenal dan baru pertama kali trip bersama. Halaman ini berisi perjalanan trip hari pertama di Belitung.

Bandara H.AS. Hanandhoedding Tanjung Pandan

Tiket pesawat sudah jauh-jauh hari kami pesan. Dan kali ini kami berkelana di dua pulau cantik yang ada di bagian timur Pulau Sumatera Indonesia yaitu Pulau Belitung dan Bangka.

Kami berangkat dengan pesawat Garuda GA0284 dengan rute Jakarta – Tanjungpandan, berangkat jam 10:15 dan tiba di Tanjung Pandan (Bandara H.AS. Hanandjoeddin) jam 11:00. Jarak tempuh hanya 45 menit saja, dan di Bandara kami telah dijemput oleh teman kita yang cantik yaitu ci Yenni.

trip hari pertama belitung 3

Bandara H.AS.Hanandjoeddin Tanjung Pandan – Photo by Ina Susanty

trip hari pertama belitung 1

Bandara H.AS.Hanandjoeddin Tanjung Pandan – Photo by Ina Susanty

trip hari pertama belitung 6

Tugu Batu Satam – Photo by Ina Susanty

Tujuan pertama kami sesampainya di Belitung adalah makan siang di Mie Belitung Atep. Lokasi nya ada di Jalan Sriwijaya No. 27. Dimana posisinya dijalan besar sekitaran Bunderan Tugu Batu Satam. Makanan yang tersedia disini hanya Mie Belitung dan Nasi Tim.

Mie Belitung dengan kuah kental dengan campuran udang, tahu, kentang, emping dan timun. Ibu pemilik Mie Belitung Atep sangat ramah. Dan sepertinya Mie Belitung Atep ini sudah cukup terkenal. Dimana di dinding Rumah Makan ini terdapat foto beberapa orang terkenal yang pernah berkunjung ketempat ini.

kuliner dan trip hari pertama di belitung 1

Pantai Penyabong dan Teluk Gembira Membalong

Setelah perut kenyang kami pun melanjutkan perjalanan ke Pantai Penyabong dan Pantai Teluk Gembira. Kedua posisi Pantai ini berada di kecamatan Membalong. Karena kita datang bukan di akhir pekan sehingga pantainya sepi, tidak banyak pengunjung yang ada disana.

Pasir Pantai Penyabong dan Pantai Teluk Gembira halus dan putih. Dimana kondisi pantainya bersih dan jernih. Ciri khas dari pantai yang ada di Belitung adalah hamparan batu-batu besar yang bertebaran disepanjang pantai.

Kami menikmati suasana matahari terbenam dan mengabadikan keindahan pantai ini. Suatu hal yang sangat jarang dapat kita nikmati jika kita berada di kota besar seperti Jakarta. Oleh karena itu kami cukup lama bersantai-santai di pantai Teluk Gembira.

trip hari pertama belitung 3

trip hari pertama belitung 4

trip hari pertama belitung 5

Sunset di Pantai Teluk Gembira

Selama perjalanan dari kota Belitung menuju kota Membalong saya memperhatikan bahwa suasana kota ini sepi dimana jarak rumah ke rumah tetangga lumayan jauh. Karena kebanyakan mata pencaharian penduduk adalah nelayan yang saya lihat ritme kehidupan masyarakat Belitung baru hidup di malam hari.

Dan jalan raya dari satu kota ke kota lain rapi, bersih dan kondisinya bagus. Hari mulai gelap dan kamipun kembali ke penginapan. Sebelum kembali ke penginapan kami disuguhi makan malam dirumah ci Yenni.

Disuguhi makan malam yang enak dan diterima dengan hangat oleh keluarga ini merupakan suatu cerita liburan yang tidak akan pernah terlupakan.

Cukup banyak tempat yang kami kunjungi di hari pertama trip di Belitung. Dan berikutnya saya akan melanjutkan cerita perjalanan kami berikutnya.

Grage Sangkan Hotel and Spa Kuningan

Tujuan wisata yang sangat saya rekomendasikan jika berwisata ke kota Cirebon dan sekitarnya adalah Grage Sangkan Kuningan. Tempat ini adalah hotel sekaligus merupakan lokasi air panas alami yang dikelola dengan baik. Sehingga dapat dijadikan tempat berekreasi sekaligus sebagai tempat merawat diri.

Grage Sangkan Hotel and Spa

Berada di Jalan Raya Sangkanhurip No 1 Kuningan Regency, Jawa Barat.

Yang saya suka ketika berkunjung kesini adalah, didalam satu area semua yang kita butuhkan ada disini. Pemandangan sekitar penginapan dilatar belakangi gunung Ciremai. Dengan hamparan kebun sayur disekitarnya, membuat mata kita segar dan tidak ingin kemana-mana.

Walaupun begitu disini tersedia cukup lengkap fasilitas yang dibutuhkan oleh pengunjung yang datang jika ingin berefreshing. Dimana kebutuhan bapak, ibu dan anak bisa terpenuhi disini.

Beberapa fasilitas yang ada di tempat ini:

grage sangkan kuningan 1
grage sangkan kuningan 3

Aqua Medic Pool

grage sangkan kuningan 2

Aqua Medic Pool

grage sangkan kuningan 10

Kolam Renang

grage sangkan kuningan 9

Ruangan Spa

 

grage sangkan kuningan 4

Lingkungan disekitar Kamar Hotel

grage sangkan kuningan 5

Tempat Memancing

grage sangkan kuningan 6

Kebun Sayur dengan latar belakang Gunung Ciremai

grage sangkan kuningan 7

Area Bermain Anak-anak

grage sangkan kuningan 8

Area Bermain Anak-anak

Trip Cirebon – Day 3

Hari Ketiga di Cirebon kami habiskan dengan berwisata kuliner. Layaknya marathon, kami berlari-lari dari satu lokasi ke lokasi lainnya agar dapat mencicipi semua makanan enak di Cirebon. Di halaman ini saya mencoba menggabungkan semua makanan yang kami cicipi sepanjang kami berwisata disana.

kuliner cirebon

1. Bubur Ayam Moh. Toha
2. Wedang Ronde Alun-alun
3. Bakso Dengkil Sapi Jumaha (Kuningan)

kuliner cirebon 1

4. Seafood RM. Moel

kuliner cirebon 3

5. Nasi Jamblang Bu Nur

kuliner cirebon 5

6. Empal Gentong dan Asam H.Apud

kuliner cirebon 4

7. Kue Tapel Mba Lena

kuliner cirebon 2

8. Tahu Gejrot didepan Toko Sinta Manisan

Yang tidak ada di foto:
9. Martabak Keju Spesial depan Hotel Sidodadi
10. Tahu Susu Kuningan
11. Sop Buntut Restaurant SALT (Sunda dan Seafood)
12. Nasi Lengko Pasar Siliwangi
13. Roti Lapalma di Jalan Siliwangi.

Akhirnya liburan pun usai. Kami kembali ke Jakarta dengan kereta Cirebon Express dengan keberangkatan jam 18:15 dan sampai di Jakarta pada jam 21:30. Liburan yang seru bersama teman-teman yang menyenangkan. Sampai ketemu di trip berikutnya.

 

Adelina Tampubolon – GOD is good all the time

 

Trip Cirebon Day 2

Keraton Keprabonan – Keraton Kanoman – Keraton Kesepuhan – Grage Sangkan Hurip

Cirebon dikenal dengan nama Kota Udang dan Kota Wali. Selain itu kota Cirebon disebut juga sebagai Caruban Nagari (penanda gunung Ceremai) dan Grage (Negeri Gede dalam bahasa jawa cirebon berarti kerajaan yang luas). Sebagai daerah pertemuan budaya Jawa dan Sunda sejak beberapa abad silam, masyarakat Cirebon biasa menggunakan dua bahasa, bahasa Sunda dan Jawa.

Nama Cirebon berasal dari kata Caruban, dalam Bahasa sunda yang berarti campuran (karena budaya Cirebon merupakan campuran dari budaya Sunda, Jawa, Tionghoa, dan unsur-unsur budaya Arab) atau bisa juga berasal dari kata Ci yang artinya air atau sungai dan Rebon yang artinya udang dalam Bahasa Sunda (karena udang merupakan salah satu hasil perikanan Kota Cirebon). (Wikipedia)

Hari ini kami memulai perjalanan dari Keraton Keprabonan. Karena teman yang akan menemani kami berjalan-jalan hari ini belum sampai akhirnya kami menggunakan mobil sewaan dengan dipandu oleh GPS. Dari panduan peta kami sadar bahwa lokasi yang akan kami tuju sangat dekat dan mudah hanya saja ketika kami hendak menuju Keprabonan yang ada kami nyasar dikarenakan banyaknya jalan yang searah dan ditutup. Tidak jarang kami sesekali berhenti dan bertanya ke penduduk setempat. Seringkali kami memperhatikan logat dan bahasa yang mereka pergunakan agak susah dimengerti karena dialek nya berbeda dengan dialek sunda yang biasa kita dengar jika kita ke Bandung.

12b

Keraton Keprabonan

Cirebon mempunyai 4 keraton yaitu Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan dan Keraton Keprabon. Semuanya memiliki arsitektur gabungan dari elemen kebudayaan Islam, Cina, dan Belanda.

Menurut sejarah Kesultanan Cirebon terbagi menjadi 3, dengan demikian terjadi pada masa penobatan tiga orang putra Panembahan Girilaya, yaitu Sultan Sepuh, Sultan Anom, dan Pangeran Wangsakerta sebagai Panembahan Cirebon pada tahun 1677. Dimana masing-masing berkuasa dan menurunkan para sultan berikutnya.

Sebagai sultan, mereka mempunyai wilayah kekuasaan penuh, rakyat, dan keraton masing-masing. (Wikipedia)

Pangeran Wangsakerta tidak diangkat menjadi sultan melainkan hanya Panembahan. Ia tidak memiliki wilayah kekuasaan atau keraton sendiri, akan tetapi berdiri sebagai kaprabonan (paguron), yaitu tempat belajar para intelektual keraton. Oleh karena itu ketika berkunjung ke Keraton Keprabonan kami tidak menemukan sesuatu yang istimewa layaknya sebuah istana, dikarenakan keprabonan hanya dijadikan tempat belajar.

13a

Keraton Kanoman

Keraton Kanoman jaraknya tidak jauh dari Keraton Keprabonan. Karena kita sampai di Keraton Kanoman agak kepagian jadi kita tidak menemukan penjaga atau guide yang dapat menjelaskan sejarah dan detail mengenai bangunan ini. Kami hanya berkeliling dan mengambil foto. Hal yang menarik dari Keraton di Cirebon adalah adanya piring-piring porselen asli Tiongkok yang menjadi penghias dinding semua keraton di Cirebon. Tak cuma di keraton, piring-piring keramik itu bertebaran hampir di seluruh situs bersejarah di Cirebon.

Dan yang tidak kalah penting dari Keraton di Cirebon adalah keraton selalu menghadap ke utara. Dan di halamannya ada patung macan sebagai lambang Prabu Siliwangi. Di depan keraton selalu ada alun alun untuk rakyat berkumpul dan pasar sebagai pusat perekonomian, di sebelah timur keraton selalu ada masjid. (Wikipedia)

27

Keraton Kasepuhan

Keraton Kasepuhan adalah keraton termegah dan paling terawat di Cirebon. Makna di setiap sudut arsitektur keraton ini pun terkenal paling bersejarah. Halaman depan keraton ini dikelilingi tembok bata merah dan terdapat pendopo didalamnya. Keraton Kasepuhan adalah kerajaan islam tempat para pendiri cirebon bertahta, disinilah pusat pemerintahan Kasultanan Cirebon berdiri.

Keraton ini memiliki museum yang cukup lengkap dan berisi benda pusaka dan lukisan koleksi kerajaan. Salah satu koleksi yaitu kereta Singa Barong yang merupakan kereta kencana Sunan Gunung Jati. Kereta ini saat ini tidak lagi dipergunakan dan hanya dikeluarkan pada tiap 1 Syawal untuk dimandikan.

Bagian dalam keraton ini terdiri dari bangunan utama yang berwarna putih. Didalamnya terdapat ruang tamu, ruang tidur dan singgasana raja. (Wikipedia)

Di keraton ini terdapat banyak halaman dan pelataran yang memiliki tingkatan-tingkatan dan fungsi masing-masing. Dan dikomplek ini juga para keluarga keraton tinggal. Area para sultan dan keluarga terpisah dan tidak sembarangan orang dapat masuk ke area tersebut. Disini kami dipandu oleh guide dan mendapat penjelasan terperinci mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan keraton kesepuhan.

28

Grage Sangkan Hurip

Setelah mengunjungi 3 keraton (kurang satu keraton lagi yaitu Keraton Kacirebonan) kami pun bergegas berangkat menuju Kuningan. Tempat yang kami tuju adalah Grage Sangkan Hurip Resort dan Spa. Disini kami menghabiskan waktu memanjakan diri dengan Aqua therapy/medic dan luluran. Grage Sangkan Hurip Resort dan Spa ini berlokasi Jl. Raya Sangkanhurip No 1 Kuningan Regency dengan latar belakang gunung Ciremai dan merupakan tempat sumber air panas. Grage sangkan hurip merupakan tempat penginapan dengan berbagai macam fasilitas spa dan hot spring juga menyediakan tempat permainan anak-anak.

Setelah puas memanjakan diri kami pun menikmati wisata kuliner disepanjang jalan kuningan – cirebon. Dan kembali ke penginapan sekitar jam 11 malam. Sungguh perjalanan yang sangat menyenangkan.

 

Adelina Tampubolon – GOD is good all the time

 

Trip Cirebon Day 1

Trip Cirebon
6 – 8 September 2013

Perjalanan ke Cirebon telah lama kami rencanakan. Yang seharusnya dilakukan tahun lalu, akhirnya tercapai di tahun ini. Dan kali ini pesertanya adalah teman-teman SMA saya yang kebetulan juga pada senang jalan-jalan.

Kami berangkat dari Jakarta hari Jumat jam 20:20 dengan kereta Argo Lawu (tujuan Jakarta-Solo) dan sampai di Cirebon jam 23:10. Berangkat tepat waktu dan tiba di stasiun Cirebon juga tepat waktu. Untuk keluar dari peron kereta api kita mesti turun dan melewati tunnel. Nah disini saya menemukan satu hal yang menarik dan membuat saya terpesona adalah kondisi didalam tunnel stasiun cirebon sangat bersih dan rapi.

1
Stasiun Kereta Api Cirebon

Sesampainya di Stasiun kami berjalan kaki menuju ke tempat penginapan. Kami menginap di Hotel Slamet yang berlokasi di Jalan Siliwangi. Jarak dari stasiun dan penginapan hanya sekitar 300 m.

Selain Hotel Slamet terdapat banyak tempat penginapan dan jajanan dikarenakan jalan ini merupakan salah satu jalan utama/besar yang ada di Cirebon.

Setelah check in, pembagian kamar dan menaruh barang-barang di kamar, kami pun berkeliling disekitar jalan siliwangi dan jalan kartini. Menikmati wedang ronde, martabak keju dan sesekali saya dan teman saya itin asyik mengambil foto suasana kota di malam hari.

6
Night view – Mesjid At-Taqwa Cirebon

7
Hotel Sidodadi Cirebon (salah satu hotel di jalan siliwangi yang cukup menarik untuk dijadikan objek foto)

 

Adelina Tampubolon – GOD is good all the time

 

One Day at Bakoel Koffie Cikini

bakoel koffie cikini 3

Saya lagi senang nyobain gerai atau kedai kopi yang ada di Jakarta. Dengan berjamur nya kedai kopi, saya malah jadi kegandrungan buat nyobain dan membandingkan kedai kopi yang satu dengan yang lain.

Kebetulan saya berada di area Cikini untuk janjian dengan client. Dan beliau menawarkan kedai kopi ini. Kalau saya lihat tampilan nya ini salah satu kedai kopi yang cukup legendaris dan ada sebelum kegemaran kopi mulai marak di Jakarta.

Saya bisa melihat ornamen yang ada disekitar kedai nuansa-nuansa jadoel nya masih berasa. Tapi dibuat berkesan modern. Pengunjung yang datang ke kedai bakoel koffie cukup ramai dan kebanyakan adalah anak muda atau mahasiswa disekitar Cikini.

Bakoel Koffie
Jl. Cikini Raya no. 25 Jakarta Indonesia

bakoel koffie cikini 2

Lokasinya pun gampang ditemui, karena dia persis berada diarea jalan besar Cikini. Kalau saya dari rumah kearah Taman Ismail Marzuki (TIM) pasti dapat dengan mudah melihat plank kedai kopi ini.

Pelayanannya pun cepat dan makanan yang disajikan juga beragam. Berhubung saya lagi nga pengen makan yang manis-manis, pilihan makanan yang saya pesan adalah makaroni dan pastel.

Rasanya nikmat dengan ditemani secangkir kopi latte dan cappuccino. Mampir dikedai kopi pada malam hari dengan membawa berkas-berkas kerjaan dan berdiskusi dengan client rasanya oke bangat.

Kalau melihat tampilan kedai dari luar, kesan nya ini kedai kelihatan kecil. Padahal kalau kita masuk, bangunan ini memanjang dan terdiri dari 2 toko yang digabungkan menjadi satu. Dibelakang kedai terdapat ruang terbuka dan taman untuk pengunjung yang merokok.

bakoel koffie cikini 1

Jadi ada baiknya jika berada di area Cikini sempatkan berkunjung ke Bakoel Koffie dan menikmati hangatnya secangkir kopi, rasanya tiada duanya.