Perayaan Hari Raya Idul Fitri di Indonesia

Hari Raya Idul Fitri atau sering kali disebut Lebaran adalah perayaan hari raya bagi umat Islam dimana petanda datangnya bulan yang baru/awal yang baru. Setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadhan, maka pada tanggal 1 Syawal dirayakan Idul Fitri sebagai lambang kemenangan. Menang dari peperangan terhadap hawa nafsu, baik itu godaan makanan, minuman, perkataan, tingkah laku ataupun kebiasaan yang tidak baik. Idul Fitri bisa berarti kembali ke fitra, mulai dari awal/kejadian. Dimana ditandai dengan suara takbir serta disunnahkan dengan pelaksanaan sholat ied yang dikumandangkan diseluruh mesjid.

1 Syawal pada penanggalan Hijriyah jatuh pada tanggal yang berbeda-beda disetiap tahunnya apabila dilihat dari penanggalan Masehi. Dan istimewa pada tahun ini perayaan Idul Fitri bersamaan dirayakan pada tanggal 8 Agustus 2013. Dimana penetapan tanggal jatuh nya 1 Syawal ditentukan oleh Pemerintah dan ormas Islam. Sehingga kadang kala penetapan hari raya dari sudut pandang beberapa ormas Islam berbeda dengan penetapan Pemerintah.

Hal yang menarik dari Perayaan Idul Fitri di Indonesia adalah :

1. Tradisi Mudik atau Pulang Kampung.

Dimana sebagian besar masyarakat merayakan hari raya dengan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Perayaan Idul Fitri identik dengan bersilaturahmi kepada sanak keluarga dan teman, mengunjungi tetangga, meminta maaf atau memohon ampun kepada orang tua ataupun orang yang dituakan disertai sajian makanan khas lebaran. Oleh karena itu Pemerintah memfasilitasi dengan menetapkan hari raya sebagai Hari Libur Nasional. Sehingga otomatis seluruh perkantoran, sekolah dan instansi pemerintah tidak beroperasi. Biasanya perayaan ataupun liburan berlangsung selama 1 minggu.

Tradisi Mudik atau Pulang Kampung merupakan kesempatan berlibur dan meluangkan waktu bersama keluarga. Menikmati keindahan kampung halaman dan menjajali wisata kuliner khas yang ada ditempat tersebut. Khususnya di Jakarta yang sebagian besar penduduknya adalah pendatang. Disaat-saat seperti ini, kota Jakarta berubah menjadi kota yang sepi padahal biasanya sangat ramai dan macet, ketika masa-masa liburan lebaran datang sebagian penghuni kota Jakarta pindah dan mudik ke kampung halaman.

Tradisi Mudik bagi penduduk Jakarta menjadi sangat menarik adalah ketika sebagian besar penduduk secara bersamaan pulang ke kampung halaman. Secara bersamaan meninggalkan Jakarta dan menyebar keluar kota baik itu masih di Pulau Jawa maupun diluar Pulau Jawa. Pergerakan penduduk ini dapat kita pantau melalui berita-berita di TV Nasional maupun pantauan arus lalu lintas. Semua jalur transportasi baik itu darat, laut maupun udara bagi saya menjadi sangat menarik untuk diikuti. Disini saya bisa melihat bagaimana perjuangan setiap pemudik melalui semua rintangan untuk menemui sanak saudara dan keluarga yang mereka cintai dan kasihi. Masing-masing pemudik punya cerita dan kisah nya sendiri-sendiri jika ditanya pengalaman mereka sepanjang mudik. Tapi yang pasti semua perjuangan pemudik terbayar lunas ketika mereka sampai dengan selamat menemui keluarga mereka. Melakukan sholat ied dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

2. Kuliner khas Lebaran

Satu hal yang menarik lagi selain mudik adalah menikmati sajian lebaran. Pada saat berkumpul bersama keluarga, selalu diiringi dengan makan bersama. Sajian khas pada perayaan ini adalah ketupat, opor, sambal goreng hati dan berbagai jenis kue (makanan ringan) serta minuman. Mengenai tradisi makanan lebaran kenapa selalu identik dengan ketupat dan opor ayam, sampai hari ini saya juga tidak tau darimana asal usul nya. Yang pasti setiap lebaran semua rumah akan diisi dengan makanan sejenis ini. Walaupun saya tidak merayakan hari raya Idul Fitri, tapi setiap tahun saya selalu menerima hantaran makanan dan tak terkecuali tahun ini saya mendapat undangan makan di hari sebelum lebaran. Berikut ini beberapa foto makanan yang kami nikmati dikesempatan hari raya tahun ini, antara lain:

photo (2)
Lontong Ketupat dan Sambal Goreng Hati

photo
Sayur Gulai Labu Siam

photo (4)
Opor Ayam

photo (5)
Sambal

photo (6)
Lalapan

photo (1)
Nasi Liwet

photo (3)
Kol Nenek (Sejenis Siput Sawah)

* Semua foto diambil oleh Tiara Wilendrata.

 

Adelina Tampubolon – GOD is good all the time

 

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

1 thought on “Perayaan Hari Raya Idul Fitri di Indonesia”

Leave a Reply