Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon terletak di bagian paling barat Pulau Jawa, Indonesia. Taman ini mempunyai luas sekitar 1122.956 Ha; (443 km² diantaranya adalah laut), yang dimulai dari tanjung Ujung Kulon sampai dengan Samudera Hindia.

Taman Nasional ini menjadi Taman Nasional pertama yang diresmikan di Indonesia, dan juga sudah diresmikan sebagai salah satu Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO.

Izin untuk masuk ke Taman Nasional ini dapat diperoleh di Kantor Pusat Taman Nasional di Kota Labuan atau Tamanjaya. Penginapan dapat diperoleh di Pulau Handeuleum dan Peucang.

Taman Nasional Ujung Kulon bersama Cagar Alam Krakatau merupakan asset nasional, dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Alam Dunia oleh UNESCO pada tahun 1991. Sumber: Wikipedia

taman nasional ujung kulon 1

Taman Jaya dan Sumur

Kami berangkat dari Jakarta dengan meeting point di Plaza Semanggi. Berangkat dari jakarta sekitar jam 22:00 WIB dengan minibus berkapasitas 15 – 17 orang. Perjalanan yang kami tempuh saat itu 7 – 9 jam dengan perjalanan darat. Berhenti di Taman Jaya/Sumur untuk menyewa kapal, dan lanjut menyeberang dengan kapal penyeberangan selama 4 jam untuk tiba di Pulau Peucang.

Kami sampai di Sumur jam 07:00, sarapan terlebih dahulu dan membeli cadangan makanan untuk perbekalan selama di Pulau Peucang. Dan disini sudah menunggu ranger yang akan memandu perjalanan kami.

taman nasional ujung kulon 2

 

taman nasional ujung kulon 4

taman nasional ujung kulon 3

Pulau Peucang Taman Nasional Ujung Kulon

Tiba di Pulau Peucang sekitar jam 11:00 – 12:00. Memilih tempat penginapan, di Pulau ini terdapat 3 type penginapan yaitu type Flora, Fauna dan Barak dan akhirnya kami memutuskan untuk tinggal di type Flora.

Penginapan berupa rumah panggung dengan 2 kamar tidur dan ruang tamu yang cukup besar. Ruang tamu dapat diisi beberapa matras/tempat tidur sehingga dapat menampung sekitar 20 orang lebih.

Saya sangat menikmati tinggal di pulau Peucang karena pulau ini masih terjaga dengan baik, dengan pasir putih dan air yang jernih. Di depan penginapan terdapat banyak rusa, babi hutan, monyet dan kadal hidup dengan bebas dan tidak terganggu oleh kedatangan pengunjung yang hilir mudik keluar masuk pulau.

taman nasional ujung kulon 5

taman nasional ujung kulon 7

taman nasional ujung kulon 6

taman nasional ujung kulon 8

Foto keluarga babi yang sangat berbahagia. wkwkwkwkwk..

taman nasional ujung kulon 9

Si Bapak yang satu ini senang bangat bertemu dan memberi makan binatang-binatang yang ada disana. Serasa berada di rumah sendiri, kata beliau. Selain memberi makan binatang-binatang, tidak lupa juga menyediakan dan menyediakan makanan para rombongan kami.

Karena Bapak ini sangat ahli memasak dan menyediakan masakan walaupun berada didalam hutan. Kita dijamin tidak bakalan kelaparan dech kalau si Bapak ikut dalam rombongan.

taman nasional ujung kulon 10

Tanjung Layar dan Karang Copong

Setelah beberes pakaian dan pembagian jatah kamar. Siang hari nya kami menuju Tanjung Layar dan Karang Copong. Dimana hanya menempuh 10 menit perjalanan dengan kapal menuju Tanjung Layar.

Kemudian trekking melewati pemandagan hutan hujan dataran rendah dengan beberapa binatang liar yang sering terlihat di daerah ini. Tanjung Layar adalah tempat bersejarah di mana kita bisa melihat Mercu Suar peniggalan Belanda yang masih kokoh. Berdiri di kawasan ini sejak ratusan tahun yang lalu.

Dari ketinggian disini ita dapat melihat pemandangan yang indah. Bisa terlihat dari ujung pulau Jawa ini dengan hamparan luas samudra Indonesia.

taman nasional ujung kulon 11

taman nasional ujung kulon 12

taman nasional ujung kulon 13

Karang Copong

taman nasional ujung kulon 14

Karang Copong

taman nasional ujung kulon 15

Cidaon

Keesokan pagi nya kami menuju Cidaon. Cidaon merupakan padang penggembalaan, Terdapat padang rumput yang kerap digunakan satwa untuk berkumpul dan mencari makan pada waktu-waktu tertentu. Sampai saat ini padang penggembalaan cidaon merupakan tempat tujuan wisata favorit yang sering dikunjungi baik oleh wisatawan mancanegara maupun nusantara.

Padang penggembalaan dengan luas kurang lebih 4 ha ini menyajikan pemandangan yang indah. Anda dapat melihat atraksi banteng, merak, kera ekor panjang, ayam hutan, babi hutan dan satwa langka lainnya yang menyatu dengan pemandangan alam yang juga sensasional.

Untuk kesana kita harus melewati pulau peucang menggunakan boat kecil dengan waktu tempuh kurang dari 15 menit. Fasilitas yang tersedia ditempat ini antara lain shelter, menara pengintai dermaga dan pos jaga.

taman nasional ujung kulon 16

taman nasional ujung kulon 17

taman nasional ujung kulon 18

Menurut saya, mengunjungi Taman Nasional Ujung Kulon dapat dijadikan tujuan wisata untuk waktu yang singkat. Kita hanya butuh waktu 2 hari saja dan bisa dilakukan disaat weekend. Karena jaraknya yang tidak jauh dari Jakarta.

Author: Adelina

I Love Yoga, Photograph and Travelling around the world (someday)

4 thoughts on “Taman Nasional Ujung Kulon”

Leave a Reply