Indahnya Pemandangan Summer Palace Beijing di Musim Dingin

Musim penghujan seperti ini saya teringat akan perjalanan saya beberapa tahun yang lalu di Summer Palace Beijing. Dimana di hari sebelumnya saya berkunjung ke Ming Tombs dan Mutianyu Great Wall, ceritanya pernah ada di halaman ini. Dan keesokan harinya kami berencana mengunjungi Summer Palace Beijing.

Dimana perjalanan ini adalah hari terakhir kami di Beijing. Rasanya saat itu masih banyak tempat yang ingin kami kunjungi. Tapi karena sudah tidak ada waktu lagi kami hanya fokus ke Summer Palace. Sedangkan yang lainnya optional, tergantung kondisi dan situasi saja.

Perjalanan Menuju Summer Palace Beijing

Menuju Summer Palace Beijing, kami naik subway dengan tujuan Beigongmen. Karena posisi penginapan kami yaitu di Novotel Xin Qiou yang terletak di line 2, oleh karena itu kami mesti transfer ke line 4 terlebih dahulu.

Pemberhentian untuk transfer dari Line 2 ke Line 4 ada di halte Xizhimen. Kemudian pindah ke Line 4 dan berhenti di halte Beigongmen. Line 4 melewati jalur Beijing Zoo, National Library, Renmin University dan Beijing University, sehingga Line ini merupakan line yang sangat sibuk dan penuh dengan para pelajar.

Dari penginapan menuju Summer Palace hanya RMB 2/person. Tiket sekali pergi, rasanya ini tiket subway termurah yang pernah saya kunjungi dengan jarak yang sangat jauh. (RMB 1 = Rp 1.560 jadi Rp 3.120 rate saat itu).

Perjalanan yang kami tempuh dari penginapan menuju Beigongmen sekitar 45 menit. Akhirnya kami sampai juga di Summer Palace. Suhu pada saat ini mencapai -18 derajat. Lebih rendah dari Mutianyu, tempat yang kami kunjungi hari sebelumnya. Angin nya kencang bangat dan rasanya menusuk sampai tulang dan persendian (lebay dech!!).

Harga tiket masuk ke Summer Palace RMB 20/person.

Ternyata Summer Palace itu luas bangat. Kita harus mendaki dan menuruni bebukitan terjal dan mengitari kuil/istana yang ada, tapi untungnya jalanannya rapi dan gampang untuk dilalui.

Dengan nafas tersendat-sendat kami tetap semangat meneruskan perjalanan.. Untung saya sering yoga, jadi stamina nya cukup kuat untuk jalan. wkwkwkwk..

Sejarah Summer Palace.

Terletak di Barat Laut Distrik Haidian Kota Beijing, Summer Palace berada 15 kilometer (9,3 mil) dari pusat Beijing. Merupakan Taman Terindah di China dan lanskap yang terkenal dengan pemandangan alam dan kaya budaya. Summer Palace disebut juga sebagai ‘The Museum of Royal Gardens’.

Pembangunan Summer Palace dimulai pada tahun 1750 sebagai taman kerajaan yang mewah bagi keluarga kerajaan untuk beristirahat di Musim Panas. Ini kemudian menjadi kediaman utama anggota kerajaan di akhir Dinasti Qing.

summer palace beijing 4

Namun, seperti kebanyakan kebun dari Beijing, tidak bisa dihindari dari serangan Pasukan Sekutu Anglo-Perancis dan pernah sempat dihancurkan oleh api.

Menurut dokumen sejarah, dengan nama asli sebagai ‘Qingyi Garden’ (Taman Ripples Clear), Istana Musim Panas (Yiheyuan) diganti namanya setelah rekonstruksi pertama pada tahun 1888. Pada tahun 1924, Summer Palace dibuka untuk umum. Dan diangkat sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1998, serta sebagai salah satu tempat pertama AAAAA wisata nasional di Cina.

Summer Palace memancarkan keindahan alam dan kemegahan kerajaan kebun. Terutama terdiri dari Longevity Hill (Wanshou Shan) dan Kunming Lake, total luas area 300,59 hektar (742,8 hektar).

summer palace beijing 1

summer palace beijing 3

Masuk ke pelataran Summer Palace, terlihat banyak orang yang bermain sky. Karena danau yang seharusnya mengitari istana membeku dan dijadikan ajang bermain oleh penduduk dan turis disana.

summer palace beijing 2

Indah sekali pemandangan di Summer Palace. Dan saya bersyukur mengunjungi istana ini di musim dingin. Dimana tampilan istana nya sangat syahdu dan indah. Menyerupai istana yang pernah saya lihat dan bayangkan di tv atau photo majalah wisata.

Melihat photo ini setidaknya kerinduan saya akan Summer Palace Beijing terobati. Dan berdoa semoga bisa berkunjung ke negeri menarik lainnya secepatnya.

Sehat dan Cantik di Usia 30

Sehat dan cantik di usia 30 adalah dambaan semua perempuan pada umumnya. Dan banyak dari kita pastinya telah mencoba semaksimal mungkin dengan melakukan banyak hal agar terlihat lebih muda dari usia sesungguhnya.

Mungkin banyak sekali tips dan ritual yang kita percayai dan secara langsung maupun tidak langsung kita lakukan. Apakah itu mengkonsumsi makanan kesehatan, produk kecantikan ataupun ritual-ritual yang katanya dapat mencegah penuaan dini.

Rasanya semuanya sah-sah aja koq. Sepanjang tidak merepotkan diri sendiri ataupun orang lain serta tidak menguras kantong. Semuanya wajar saja.

Karena sebagai perempuan kita sudah seharusnya tampil sehat dan cantik setiap saat. Dan menurut saya semua perempuan punya sisi cantik yang unik. Oleh karena itu sudah selayaknya kita menghargai kecantikan alami tubuh kita dengan cara hidup sehat dan bermanfaat.

Cara saya menjalani hidup Sehat dan Cantik di Usia 30

Pada saat saya mulai memasuki usia 30, rasanya saat itu saya cukup tertekan. Karena harapan saya akan sebuah pencapaian, keinginan dan mimpi saat itu cukup tinggi.

Kala itu saya baru memasuki dunia pekerjaan. Dimana jika satu hal tidak berjalan seperti yang saya kehendaki, saya anggap salah. Mungkin saya masih sangat idealis. Dan mengharapkan semuanya berjalan seperti yang saya inginkan.

Sering sekali saya menyerap dan menanggapi penilaian dari orang yang ada disekitar saya. Apakah itu mengenai pilihan karir, pasangan hidup, pandangan orang akan kata sukses dll. Membuat saya menjadi orang yang sangat tertekan dan stress.

Yang ada saya jadi sering mengalami maag, susah tidur dan makan sembarangan. Belum lagi saat itu saya adalah pribadi yang tertutup dan pemalu (sekarang juga masih sich). Hanya kala itu kondisi saya sangat parah dan tidak ada teman yang bisa saya ajak berdiskusi.

Tetapi ketika memasuki usia 32 tahun, saya mulai mengenal dunia Yoga dan Fotografi. Yang mana kemudian merambah ke dunia travelling, diving, ngeblog. Semua saya coba karena saya penasaran. Dan mungkin kedepan akan bertambah dengan hobi-hobi yang lain.

Dan hobi-hobi inilah yang membuat saya mengenal suatu komunitas ke komunitas yang lain. Sehingga saya tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Karena saya menyukai dan menyenanginya yang ada hari-hari saya tidak sepi dengan berbagai aktivitas. Walaupun kadang waktu saya cukup padat, tapi saya tidak lupa untuk tetap terlihat segar sepanjang hari.

Tampil Sehat dan Cantik di Usia 30.

sehat dan cantik di usia 30 1

Ini foto saya ambil bulan Agustus 2016.

Kalau lihat foto diatas, kira-kira bisa nebak nga umur saya berapa? Saya bantu kasih pilihan saja gimana! A. 25, B. 35, C. 45. Kalau lihat judul pasti dong milih B yaitu 35 tahun. Tapi dari semua jawaban nga ada yang benar, wkwkwk. Pertanyaan jebakan. Yang benar usia saya (beberapa minggu lagi) akan menjadi 39 tahun.

Kalau ditanya apa sich yang membuat saya semangat menjalani usia 39 tahun. Jawabannya yach karena nga ada pilihan lain daripada menerima dan menjalaninya dengan cara Berbahagia. Kata berbahagia sampai saya bolt dan stabiloin warna biru biar nyala, hehehe..

Menerima dan menjalani dengan cara berbahagia memang tidaklah semudah yang diomongin. Itupun butuh proses dan perjuangan yang berliku. Dan sampai hari ini pun saya masih belajar mengisi hidup saya dengan kata berbahagia.

 

sehat dan cantik di usia 30 2

Foto bulan Maret 2016.

Tips Sehat dan Cantik di Usia 30.

Walaupun tidak bisa dipungkiri usia yang sebentar lagi memasuki 39 tahun, tidak lepas dari tanda-tanda penuaan. Seperti garis-garis halus yang mulai terlihat diujung mata serta tepi bibir. Kepala yang mulai dihiasi oleh rambut putih semakin terlihat dan rambut kelihatan lebih tipis hikksss.

Tetapi itu semua dapat diperlambat dengan kebiasaan hidup yang sehat dan menggunakan produk kecantikan. Salah satunya adalah menggunakan krim malam produk L’Oreal Revitalift Dermalift.

Selain komposisi nya yang pas untuk kulit wajah saya, tidak lengket dan tidak berminyak. Krim malam ini juga membuat wajah saya lebih kenyal dan semoga dengan rutin memakai setiap malam dapat mengurang kerutan diwajah saya.

sehat dan cantik di usia 30 4

Lomba blog ini diselenggarakan oleh BP Network dan disponsori oleh L’Oreal Revitalift Dermalift.

Buat teman-teman yang ingin berbagi cerita sehat dan cantik di usia 30, bisa juga loh mendaftar dan bergabung disini. Ditunggu cerita #UsiaCantik teman-teman yach!

Menelusuri Kilas Balik Sejarah Kota Bandung

Kota Bandung tidak hanya identik dengan wisata kuliner dan panorama alam yang indah. Di kota ini, kita pun bisa mempelajari sejarah dan budaya yang menjadi latar belakang masyarakat Bandung. Jadi rasanya tidak lengkap jika berkunjung ke kota ini menelusuri kilas balik sejarah kota Bandung.

Siapa yang tidak mengenal lagu yang berjudul “Halo-halo Bandung”, Salah satu lagu wajib nasional yang ditulis oleh Ismail Marzuki. Apa sudah cukup mengingatkan kita tentang seluk beluk Kota Bandung?

Menginap di Hotel Ibis Bandung

Jadi, kapan lagi punya rencana berkunjung ke Bandung? Biasanya kalau kamu berkunjung ke Bandung, kemana saja sich? Kalau menginap, memilih hotel yang seperti apa?

Jika dalam waktu dekat kamu punya rencana mengunjungi kota yang dijuluki Paris van Java ini, cobalah untuk merasakan sensasi menginap di Hotel Ibis Bandung.

Kalau saya sich setiap kali ke Bandung pasti memilih menginap di hotel ini. Karena lokasinya dekat dengan tempat yang hendak saya kunjungi.

Jadi nga ada salahnya kamu pun bisa nyobain pengalaman bermalam di Hotel Ibis Bandung. Dan kalau kamu berminat bisa kunjungi situs online travel agent yang kamu percaya. 

Lokasinya masih berada dalam kawasan terpadu dengan Trans Studio Hotel, Trans Studio Mall, dan Trans Studio Bandung loh. Karena lokasinya masih bersebelahan dengan Trans Studio Hotel dengan segala kemewahannya yang memiliki rating bintang 6 ini, tentu membutuhkan budget yang besar untuk sekadar bermalam di Trans Studio Hotel.

Maka dari itu, bagi kamu yang tetap ingin merasakan kemewahan lain dengan harga terjangkau, Hotel Ibis Bandung adalah pilihan yang tepat.

Trans Studio Mall dan Trans Studio Bandung ialah lokasi wisata yang paling dekat keberadaannya dengan Hotel Ibis Bandung. Lalu, bagaimana jika sudah pernah kesana? Tak perlu khawatir, masih banyak lokasi wisata lainnya yang tersebar di Bandung.

Wisata Sejarah Kota Bandung

Jadi, kamu tinggal pilih, tema wisata apalagi kali ini? Wisata alam, wisata belanja, wisata kuliner, wisata sejarah, atau wisata religi? Mau wisata yang jauh atau dekat pun ada di kota yang terkenal dengan kecantikan mojang Priangannya ini.

Bagi yang ingin tahu lebih banyak seputar perjalanan sejarah di Kota Bandung, berarti pilihan  wisata kali ini yaitu wisata sejarah. Menelusuri kilas balik sejarah kota Bandung, tidak hanya penuh dengan kisah masa lalu.

Wisata sejarah juga akan menambah pengetahuan yang diharapkan bisa meningkatkan jiwa nasionalisme yang telah tertanam pada diri kita. Berikut beberapa museum peninggalan zaman sejarah terdekat dari Hotel Ibis Bandung, lokasinya kurang lebih hanya sekitar 3 kilometer saja kok.

1. Museum Pos Indonesia.

Museum Pos Indonesia terletak di Jalan Cilaki No. 73, kurang lebih sekitar 2.6 kilometer dari Hotel Ibis Bandung. Museum ini berada tepat di sebelah kanan Kantor Pusat PT Pos Indonesia.

Museum ini sudah ada sejak zaman pemerintahan Hindia-Belanda loh. Dalam museum ini, kita bisa melihat berbagai koleksi perangko, mesin cetak perangko, timbangan paket, surat berharga, armada pengantar surat, hingga diorama pengantaran surat yang dilakukan oleh Pak Pos.

menelusuri kilas balik sejarah kota bandung 1

Sumber disini.

2. Museum Mandala Wangsit (3 km)

Museum Mandala Wangsit terletak di Jalan Lembong No. 38, Braga, kurang lebih sekitar 3 kilometer dari Hotel Ibis Bandung. Di dalam museum ini, kita akan melihat berbagai macam koleksi persenjataan yang digunakan oleh masyarakat, khususnya di Jawa Barat untuk berperang merebut kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain koleksi persenjataan, ada juga foto-foto perjuangan serta kendaraan yang digunakan semasa perang.

menelusuri kilas balik sejarah kota bandung 2

Sumber disini.

3. Museum Konferensi Asia-Afrika.

Museum Konferensi Asia-Afrika terletak di Jalan Asia-Afrika No. 65, kurang lebih sekitar 3.1 kilometer dari Hotel Ibis Bandung. Salah satu maksud pendirian museum ini ialah untuk mengenang peristiwa bersejarah bagi Indonesia yang menjadi tuan rumah dalam pertemuan internasional.

Dalam museum ini, kita akan melihat diorama, dokumenter, foto, profil negara anggota KAA, dan koleksi lainnya yang berhubungan dengan Konferensi Asia-Afrika.

menelusuri kilas balik sejarah kota bandung 3

Sumber disini.

4. Museum Geologi (3,5 km).

Museum Geologi terletak di Jalan Diponegoro No. 57, kurang lebih 3.5 kilometer dari Hotel Ibis Bandung. Dalam museum ini, kita akan melihat material geologi yang edukatif dan bersejarah, dibagi dalam 3 ruangan utama yaitu ruang sejarah kehidupan, ruang geologi Indonesia, ruang geologi dan kehidupan manusia.

Selain itu, kita akan mempelajari mengenai mineral, batuan, fosil, meteorit, bencana alam, pemanfaatan sumber daya, hingga cara mengolah energi.

menelusuri kilas balik sejarah kota bandung 4

Sumber disini

5. Museum Sri Baduga

Museum Sri Baduga terletak di Jalan BKR No. 185, Astaanyar, kurang lebih sekitar 3.8 kilometer dari Hotel Ibis Bandung. Museum ini mengoleksi beragam benda peninggalan budaya, khususnya Jawa Barat, mulai dari koleksi zaman pra-sejarah sampai kontemporer.

Di sini, kita juga bisa menyaksikan bagaimana kehidupan masyarakat Jawa Barat sejak ratusan tahun silam, melihat jenis perkakas yang digunakan, hingga model bangunan masyarakat di Tanah Sunda.

menelusuri kilas balik sejarah kota bandung 5

Sumber disini.

Kelima museum yang ada diatas mewakili museum yang ada di kota Bandung. Dimana lokasinya tidak berjauhan dengan tempat saya menginap saat itu yaitu di Hotel Ibis Bandung.

Maka lengkap lah sudah pengalaman saya mempelajari kota ini dengan menelusuri kilas balik sejarah kota Bandung.

 

Gerakan Tibetan Yoga

Rasanya sangat jarang saya ketahui bahwa gerakan Tibetan Yoga diajarkan di studio-studio Yoga. Pertama kali mendengar gerakan ini beberapa tahun yang lalu. Saya sempat bertanya-tanya, ini gerakan apa lagi sich?

Jadi kalau dibilang Tibetan Yoga merupakan salah satu aliran yoga. Sejujur-jujurnya saya pun tidak terlalu faham.

Hanya dari beberapa artikel yang saya baca. Gerakan Tibetan Yoga merupakan gerakan yang dilakukan oleh para biksu didalam kuil di Tibet. Gerakan tersebut mereka lakukan setiap hari. Dan dalam penelitian disebutkan bahwa kemungkinan gerakan inilah yang merupakan salah satu rahasia awet muda para biksu di Tibet sana.

Tibetan Yoga.

Tibetan Yoga adalah gerakan yoga yang amat sangat sederhana. Rasanya semua golongan umur dapat dengan mudah mempraktekannya di rumah. Dimana hanya terdiri hanya 5 gerakan saja. Dan dapat dijadikan gerakan rutin sehari-hari.

Sedangkan manfaat dari gerakan ini sangat banyak. Salah satu yang paling banyak disebut-sebut adalah untuk kecantikan dan awet muda.

Pada saat pertama kali saya melakukan latihan ini. Keluhan yang saya rasakan adalah mual, pusing, perut berasa baal/kencang selama beberapa hari.

Kemudian saya mencoba gerakan ini lagi setelah beberapa bulan. Rasanya mulai terbiasa, walaupun kesan mual, pusing dan perut kencang masih saya alami. Tapi tidak separah latihan pertama.

Dimana beberapa bulan belakangan ini, saya lumayan rutin berlatih Tibetan Yoga. Terutama kalau saya mulai kehilangan ide, gerakan apa yang akan saya lakukan selain Suryanamaskara. Saya pasti berlatih gerakan Tibetan Yoga.

5 Alur dalam Gerakan Tibetan Yoga.

Ada baiknya berlatih Tibetan Yoga sesuai dengan alur yang sudah ditetapkan. Jangan di skip atau diubah-ubah. Walaupun cuma lima gerakan kadang saya sendiri suka ketukar dan yang ada saya mesti buka contekan supaya tidak salah.

Dan agar efektif biasanya setiap gerakan saya lakukan 21 kali repetisi. Ada yang bilang sebaiknya dilakukan bertahap dan tiap minggu meningkat. Tetapi saya sendiri lebih senang jika langsung melakukan 21 kali repetisi sekaligus.

gerakan tibetan yoga

sumber disini.

1. Gerakan Memutar.

Posisi tubuh berdiri tegak, dengan kedua tangan direntangkan. Kemudian lakukan gerakan memutar searah jarum jam sebanyak 21 kali. Ketika merasa mual, kepala pusing dan pijakan kaki bergoyang. Ada baiknya kecepatan diperlambat, jangan terburu-buru.

Setelah menyelesaikan 21 putaran, masih dalam posisi berdiri, taruh kedua telapak tangan mendekati jantung. Tarik nafas yang dalam dan usahan tetap tenang. Sampai goncangan perlahan-lahan hilang dan mulai bisa merasakan kaki menapak di lantai.

Baru kemudian dapat duduk dan istirahat sebentar. Pada gerakan ini, saya diajarkan untuk melepaskan energi negatif dan menyeimbangkan emosi.

2. Gerakan perut.

Gerakan kedua menyerupai gerakan sit up. Dimana posisi badan berbaring dengan telapak tangan menghadap ke matras. Tarik nafas, angkat kepala dan kedua kaki berbarengan. Buang nafas, taruh kepala dan kaki kembali ke posisi awal di matras. Lakukan hal yang sama sebanyak 21 kali.

3. Gerakan Punggung

Gerakan punggung menyerupai camel pose. Dimana posisi badan tegak dengan lutut ditekuk. Tangan ditaruh dibawah pantat, menekan bokong sebagai tumpuan.

Tarik nafas, dagu menempel didada. Buang nafas kepala dongak kebelakang dan badan ditekuk sejauh mungkin kebelakang sampai punggung melengkung. Lakukan hal yang sama sampai 21 kali dengan perlahan-lahan.

4. Backbend dengan posisi seperti meja.

Posisi badan duduk tegak dengan kedua kaki lurus kedepan. Tangan ditaruh disamping badan. Tarik nafas dengan posisi yang awal. Buang nafas angkat badan dengan lutut ditekuk sehingga posisi badan menyerupai meja. Lakukan hal yang sama sampai 21 kali.

Gerakan ini membuat lutut, punggung dan tangan bekerja dengan baik. Sehingga engsel lutut menjadi fleksibel, punggung dan tangan menjadi kuat.

5. Downward Dog Pose – Cobra Pose.

Gerakan terakhir adalah penggabungan 2 gerakan sekaligus yaitu downward dog pose dan cobra pose. Kedua gerakan ini sangat bermanfaat untuk perkuatan bahu, lengan dan tangan. Yang mana jika dipadukan dengan cobra pose menambah manfaat untuk punggung juga.

Untuk mempermudah memahami dan mengikuti gerakan Tibetan Yoga. Dibawah ini saya sertakan video dari Youtube dengan model yaitu Ellen Wood. Di video ini Ellen Wood memperagakan gerakan Tibetan Yoga dengan sangat gemulai dan iramanya pelan. Semoga tulisan ini dapat membantu yach.

 

Menyelam di Tulamben

Setelah setahun mengambil sertifikat menyelam dan cukup lama absen menyelam. Akhirnya dua minggu yang lalu kesampaian menyelam di Tulamben. Senangnyaa…

Tadinya sich mau menyelam di tempat yang rada jauhan, sombongg.. Tapi apa daya lagi-lagi mentok ama cuti. Akhirnya setelah lama mikir, pilihan pun jatuh ke Bali.

Sebenarnya sampai saat ini saya masih belum naik kelas dari level open water. Hiksss. Yang tadinya sudah menargetkan bakalan menyelesaikan tahun ini, apa daya saya masih butuh 4 kali lagi untuk bisa lulus. Kapan lulusnya kalau begini ceritanya yach.

Liburan di Bali

Kebetulan dua sahabat saya, Nik dan Sarah lagi ada rencana ke Bali. Yang tadinya berangkat bulan Juni, tapi karena satu dan lain hal akhirnya kita mundurin ke bulan September.

Itupun sebenarnya saya masih ragu, apakah saya beneran menyelam. Karena kedua sahabat saya tidak begitu tertarik dengan aktivitas menyelam. Yach masa mereka cuma nemanin saya doang. Kan nga asyikkk hehehe.

Justru yang ada mereka yang mendorong saya tetap harus menyelam. Dengan iming-iming kalau lokasi disini adalah salah satu spot menyelam terbaik yang ada di Bali.

menyelam di tulamben 10

Saya dengan peralatan menyelam di Tulamben

Tepatnya pas liburan Idul Adha, kamipun terbang ke Bali. Terakhir ke Bali itu juga sudah setahun yang lalu. Trip ke Komodo, dan ketika kembali ke Jakarta kami extend sehari menginap di Bali. Untuk menjelajahi Nusa Penida dan sekitarnya.

Kalau ngomongin Bali, rasanya kita semua tau wisata yang ada disini kayaknya nga ada habisnya. Berkali-kali ke Bali pun sepertinya masih ada aja dong tempat yang belum saya kunjungi.

Jadilah liburan ke Bali kali ini khusus hanya seputaran Amed dan Tulamben.

Menyelam di Tulamben.

Apa yang kami dapat selama liburan ke Bali? Salah satunya adalah menyelam di Tulamben. Liburan kali ini kami hanya mengkhususkan diri disekitaran Amed dan Tulamben. Dimana snorkling dan diving menjadi salah satu objek tujuan liburan kami di Bali.

Dan harusnya bertepatan dengan libur Idul Adha, operator tempat saya mengambil sertifikat sebenarnya pun mengadakan trip ke Tulamben. Tapi yach gitu, karena kebanyakan mikir, yang ada saya melewatkan tanggal pendaftaran. Sesampainya di Bali baru dech panik, mau nyelam pakai operator mana nich?

Terlalu santai dan lebay. Jadilah malam sebelum menyelam saya mencari info operator. Sempat nanya ama pegawai penginapan kami di Amed mengenai operator menyelam.  Ternyata banyak dong. Sepanjang penginapan tersedia banyak sekali jasa penyelaman dan tinggal milih.

Berhubung ada yang dekat sama penginapan. Dan karena dekat maka ketika mau berangkat menyelam pihak operator bakalan menjemput dan mengantar ke lokasi penyelaman sekalian. Hehehe..

Spot Penyelaman di Tulamben.

Sebenarnya ada beberapa spot penyelaman di Tulamben. Saat itu saya memutuskan untuk memilih 2 spot saja. Yaitu USS Liberty dan Tulamben Wall.

1. USS Liberty.

Di lokasi USS Liberty ini kita dapat menikmati pemandangan bangkai kapal Amerika. Yang mana sekarang menjadi tempat bernaungnya berbagai jenis ikan dan terumbu karang.

Karena posisi bangkai kapal ini terletak hanya beberapa meter dari bibir pantai. Sehingga untuk mencapai spot, penyelam tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa kapal.

Cukup berjalan beberapa meter dengan menggunakan peralatan lengkap menyelam. Kemudian perlahan-lahan menapaki batu-batu pasir disepanjang bibir pantai. Tidak jauh dari sana kita bisa turun dan langsung melihat kondisi bangkai kapal.

Saat itu saya sampai di lokasi jam 10 pagi. Dan menemukan banyak penyelam dari berbagai negara berkumpul disana. Dari beberapa mereka ada juga jurnalis dan peneliti yang pada saat menyelam beberapa kali saya tabrakin. Hehehe.. Karena saking banyaknya penyelam yang ada saling rebutan ngejar objek.

menyelam di tulamben 1

Bongkahan bangkai Kapal USS Libery.

menyelam di tulamben 2

menyelam di tulamben 3

menyelam di tulamben 4

menyelam di tulamben 5

Saya tidak bisa mengambil foto tampilan keseluruhan penampakan bangkai kapal. Karena kami berjalan menyisiri kapal dari samping dan kemudian masuk ke ruang-ruang dalam kapal.

Untuk mengambil foto keseluruhan tampilan bangkai kapal seperti nya harus sampai ke bagian depan kapal. Sedangkan kami, baru setengah badan kapal sudah mesti masuk kebagian dalam untuk melihat ikan-ikan yang ada didalamnya.

Karena saya masih di level open water jadinya saya hanya bisa menyelam dikedalaman maksimal 18 – 20 meter. Tapi karena keasyikan melihat-lihat kondisi disekitar kapal. Yang ada saya nga nyadar dan melihat catatan kedalaman dari DiveCom saya tercatat 23 m.

Cukup dalam untuk ukuran pemula, tapi karena saya menikmati keindahan pemandangan bawah laut yang ada disini. Saya sampai nga begitu ngeh akan kedalaman. Dan sejauh ini saya tidak mengalami permasalahan selama penyelaman.

Keanekaragaman ikan yang ada di USS Libery.

Foto dibawah ini adalah foto yang diambil oleh master dive yang mendampingi kami saat itu. Beberapa jenis ikannya saya tidak tau namanya.

Tapi menurut saya, jenis ikan yang ada disini beragam dan untuk terumbu karangnya bisa dibilang cukup sehat. Sedangkan visibility dan kebersihan air sepanjang penyelaman pun menurut saya cukup jernih. Saya melihat karena kebanyakan penyelam berasal dari luar negeri. Membuat tingkat kesadaran akan kebersihan dan kenyamanan lokasi penyelaman di USS Liberty cukup terjaga.

menyelam di tulamben 22

pink leaf scorpion fish

menyelam di tulamben 21

yellow leaf scorpion fish

menyelam di tulamben 19

frog fish

menyelam di tulamben 18

menyelam di tulamben 15

14

menyelam di tulamben 12

Lion Fish

menyelam di tulamben 11

Penyu

Diawal penyelaman saya dan teman-teman penyelam sempat melihat penampakan beberapa penyu. Dan pemandangan ini membuat kami rebutan mengambil foto dan merekam video. Sampai-sampai saya beberapa kali menyeruduk teman penyelam lainnya yang juga asyik mengambil video penyu dan ikan-ikan sekitarnya.

2. Tulamben Wall.

Di spot penyelaman kedua yaitu Tulamben Wall. Saya merasa tidak terlalu sesemangat penyelaman pertama. Entah karena oksigen yang saya gunakan tidak senyaman penyelaman pertama. Atau karena saya sudah terpaku dengan keindahan USS Liberty. Sehingga saya mulai mengomel dan ngoceh didalam hati.

Hehehe.. terlalu banyak maunya ini. Tapi kalau keseluruhan sich bisa saya bilang bahwa kondisi terumbu karang di Tulamben Wall cukup sehat.

Dikarenakan lokasi wall cukup luas dan tidak terlalu dalam sehingga beberapa kali menemukan ikan dengan ukuran yang besar. Seperti baracuda dan ikan sirip kuning banyak saya temukan disini.

Dibawah ini secuil video penampakan gerombolan ikan sirip kuning yang berseliweran di Tulamben Wall. Selamat menikmati dan semoga pengalaman saya menyelam di Tulamben bisa menjadi inspirasi. Sehingga dapat menjadikan Tulamben menjadikan objek wisata teman-teman bila sewaktu-waktu berkunjung ke Bali.

Lord of Dance atau Natarajasana

lord of dance atau natarajasana 1

Lord of Dance atau Natarajasana dalam bahasa sanskrit. Merupakan perpaduan unsur keseimbangan, fleksibilitas, kekuatan dan backbend.

Dari beberapa tulisan yang pernah saya buat, backbend adalah satu dari sekian banyaknya kekurangan saya. Jadi bisa dibilang pose ini adalah salah satu pose yang menuntut perjuangan.

Semakin menantang suatu gerakan, maka semakin gigih saya berusaha. Dimana selain menuntut perjuangan, Lord of Dance atau Natarajasana adalah pose yang sangat indah. Jadi amat lah disayangkan bagi saya kalau saya tidak berusaha untuk bisa melakukan pose ini.

Oleh karena itu tidak salah kalau asal kata Natarajasana adalah perwujudan dari Siwa dalam bentuk penari kosmis.

lord of dance atau natarajasana 2

Variasi lain dari lord of dance atau natarajasana.

Tahapan Melakukan Gerakan Lord of Dance

1. Latihan Keseimbangan dan Kekuatan Kaki.

Bagi pemula, saya sangat menyarankan untuk terlebih dahulu menguasai gerakan balancing pose atau keseimbangan. Terutama gerakan Warrior Pose III.

Pada awalnya memang sulit dan sering kali diawal latihan kami belajar gerakan ini dengan cara berpegangan ke dinding sebagai penyeimbang. Latihan ini menuntut agar kaki kita kuat terlebih dahulu. Dengan melakukan gerakan satu kaki dan kemudian bergantian.

Setelah itu perlahan-lahan pegangan pada dinding dihilangan. Dan latihan selanjutnya adalah bagaimana menyeimbangkan pantat agar posisinya sama dan seimbang. Jika sudah melewati proses ini, saya rasa ada baiknya untuk naik ke tahap berikutnya yaitu lord of dance atau natarajasana.

warrior pose 3 lord of dance atau natarajasana 3

Sumber disini

2. Open hips.

Gerakan-gerakan open hips pernah saya utarakan disini. Dimana tulisan tersebut adalah latihan untuk mempersiapkan kita dalam melakukan gerakan split.

Dan dari contoh gerakan yang saya tulis dihalaman tersebut, gerakan yang paling cocok untuk lord of paradise khusus untuk open hips menurut saya adalah pigeon pose.

gerakan split yoga 1 lord of dance atau natarajasana

Pigeon Pose.

3. Gerakan Punggung atau Back.

Untuk latihan punggung atau back bend sebagai persiapan dalam gerakan lord of paradise adalah kayang atau wheel pose.

Gerakan kayang sangat efektif untuk melemaskan tulang punggung dan tulang belakang kita. Sehingga memberi kekuatan ketika akan melakukan gerakan lord of dance atau natarajasana.

kayang wheel pose lord of paradise atau natarajasana

Kayang atau wheel pose. Model Kresna.

Untuk dapat melakukan suatu gerakan, adalah lebih baik jika terlebih dahulu kita menguasai gerakan-gerakan dasar pendukung. Karena masing-masing gerakan saling berhubungan satu dengan lainnya. Dan dapat dikombinasi sesuai kemampuan kita masing-masing.

Manfaat gerakan Lord of Dance atau Natarajasana.

Setiap gerakan mempunyai benefit tersendiri, tidak terkecuali gerakan lord of dance atau natarajasana.

Karena gerakan ini adalah perpaduan dari kekuatan, fleksibilitas, keseimbangan dan back bend jadi pastinya manfaatnya berkisar di area punggung, kaki, hips.

  • Memperkuat pergelangan kaki, lutut dan sendi pinggul.
  • Membuka bahu, dada, bisep dan trisep
  • Memperpanjang dan memperkuat paha.
  • Memperkuat backbend dan fleksibilitas tulang belakang.
  • Meningkatkan fokus pikiran dan kemampuan dalam berkonsentrasi.
  • Menstabilkan napas dan otot perut.
  • Meningkatkan kapasitas napas.
  • Meningkatkan kesehatan psikologis dan emosional.

Selain memberi manfaat seperti yang diutarakan diatas, bagi saya gerakan lord of dance atau natarajasana adalah gerakan yang sangat indah. Dan memberikan suatu tantangan tersendiri buat saya. Bahwa untuk kondisi seperti saya saat ini ternyata saya pun bisa melakukannya. Dan dengan catatan bahwa semuanya butuh proses yang cukup lama.

Batik Trusmi dan Pusat oleh-oleh Cirebon

Tidak sah rasanya kalau ke Cirebon jika tidak mampir ke Trusmi. Sebelum kembali ke Jakarta kami pun menyempatkan diri ke batik trusmi dan pusat oleh-oleh Cirebon. Untuk membeli beberapa buah tangan untuk keluarga dan teman-teman terdekat di Jakarta nantinya.

Batik Trusmi

Batik Trusmi adalah area komplek pengrajin dan toko batik terbesar yang ada di Cirebon. Dimana kawasan ini cukup luas, sehingga untuk berkeliling menyinggahi semua toko yang ada di area ini akan dibutuhkan waktu yang cukup lama, bisa seharian dech. Tapi dijamin puas.

Setiap daerah yang ada di Indonesia mempunyai ciri khas batik masing-masing. Tidak terkecuali batik Cirebon dengan corak mega mendung nya. Saya pun berkunjung dari satu toko ke toko lain untuk  melihat-lihat ragam batik yang ada di Trusmi.

Dari segi harga, saya melihat pakaian dan kain batik yang ada disini harganya beragam. Dari kisaran yang murah sampai harga jutaan ada disini. Tinggal milih sesuai dengan kondisi kantong masing-masing.

Dan saya sempat membeli beberapa kain untuk saya berikan kepada mama saya. Semoga beliau suka.

batik trusmi dan oleh-oleh cirebon 1

Pusat Oleh-oleh Cirebon

Dan tidak lupa kami pun membeli oleh-oleh berupa makanan khas Cirebon untuk dibawa ke Jakarta. Antara lain: Terasi, Dodol, Kerupuk Udang, Sirup Tjampolay dan masih banyak jenis makanan lainnya.

Dimana untuk oleh-oleh makanan kami membeli di Toko Daud dan Toko Manisan Sinta.

Toko Daud sendiri berada di dekat Pasar Pagi Cirebon, di Jalan Sukalila Utara No.4D. Disini tersedia berbagai macam makanan dan barang-barang khas Cirebon. Kalau dari luar kelihatan sepi tapi ketika masuk kedalam suasana didalam toko sangat ramai. Kalau sudah masuk didalam toko, dijamin kalap pengen beli ini dan itu.

Sedangkan Toko Manisan Sinta terletak di Jalan Lemahwungkuk No. 37. Dimana Jalan Lemahwungkuk sendiri adalah area Pecinan dan bisa dipastikan disepanjang jalan terdapat banyak sekali jenis makanan.

Hanya karena area ini jalannya kecil dan yang banyak terdapat pedagang yang berjualan disepanjang jalan. Maka bisa dipastikan jalan disekitar lemahwungkuk ramai dan macet. Apalagi dimasa-masa akhir minggu dan liburan.

batik trusmi dan oleh-oleh cirebon 2

Karena waktu untuk kami mencari oleh-oleh sangat pendek yang mana kami harus mengejar kereta api. Sehingga kami hanya sempat menyinggahi  Batik Trusmi dan Pusat oleh-oleh Cirebon di Toko Daud dan Toko Sinta. Itupun rasanya bawaan kami menjadi bertambah berat dan tas pun beranak. Tapi hati senang karena puas menjajaki kota Cirebon.

Latihan untuk Mempermudah Gerakan Split Yoga

Gerakan Split Yoga atau istilah lain Hanumanasana (Monkey Pose). Adalah gerakan dimana kedua kaki bisa kebuka 180 derajat dari depan kebelakang. Untuk membuat kedua paha belakang fleksibel dan lentur dibutuhkan proses latihan yang cukup panjang.

Saya bisa dibilang cukup beruntung karena “khusus” untuk pose ini, badan saya dapat dengan mudah mengikuti. Walaupun belum terlalu sempurna dan harus berlatih cukup lama sehingga dapat lulus di pose ini.

Karena saya bisa melakukan gerakan Split yoga, sehingga pose ini menjadi salah satu gerakan favorite bagi saya. Saya pernah cerita disini gerakan-gerakan apa saja yang masuk kategori favorite.

Berbeda hal nya jika saya diminta melakukan gerakan punggung atau backbend, saya pasti tidak bisa melakukan dengan sempurna. Walaupun sudah berlatih bertahun-tahun.

Jadi kesimpulannya, masing-masing kita punya kelebihan dan kekurangan. Jika kita kesulitan pada area tertentu, berarti kita perlu ekstra latihan dan waktu khusus untuk pose tersebut.

Dan untuk gerakan split yoga, saya akan coba membantu memberikan sedikit tips, sehingga teman-teman dapat fokus berlatih khusus digerakan ini.

gerakan yoga rutin split

4 Gerakan Yang Rutin dilakukan.

Gerakan Split Yoga sendiri akan sempurna bila kedua paha belakang kita fleksibel. Oleh karena itu kita perlu melatih agar kedua paha belakang kita menjadi lentur. Dengan cara rutin melakukan beberapa gerakan yang ada dibawah ini:

1. Pigeon Pose.

gerakan split yoga 1

Pigeon Pose atau Ekapada Rajakapotasana pernah saya ceritakan disini. Memungkinkan pinggul kita terbuka dan memperpanjang kaki belakang.

Organ-organ sekitar paha, pinggul, pantat dan punggung akan terasa ditarik.

2. Lizzard Pose.

memilih matras yoga

Lizzard Pose atau Utthan Pristhasana memungkinkan paha kita terpaksa untuk dibuka. Kedua kaki menjauh dan badan condong kebawah. Membuat area sekitar hip menjadi lentur dan pantat kencang.

 3. Parivrtta Parsvakonasana.

cara memilih matras yoga yang baik dan pose yoga favorite saya gerakan split

Parivrtta Parsvakonasana atau Revolved Side Angle Pose memperkuat area paha dan kaki. Memungkinkan hip terbuka dan punggung ketarik lurus.

4. Upavista Konasana.

gerakan split yoga 2

Upavista Konasana atau Wide-Angle Seated Forward Bend hampir mendekati gerakan split yoga. Hanya saja dipose ini kedua kaki kebuka kesamping, sedangkan split yoga kedua kaki dibuka kearah depan belakang.

Keempat gerakan ini lah yang sering saya lakukan sehingga hip atau paha belakang saya lentur. Sehingga dapat lebih mudah melakukan gerakan split yoga.

Asal-usul Danau Toba: Geologi vs Mitologi

Tulisan ini adalah hasil pengamatan dan penelitian yang dibuat oleh adik saya Ricky Andrian Tampubolon.

Beliau adalah geologis yang pada saat menuliskan tulisan ini sedang menikmati liburan di Sumatera Utara. Ryan sudah pernah menulis di blog saya dan tulisan dia sebelumnya ada disini.

Saking takjubnya dia akan keindahan Danau Toba, akhirnya dia pun tergerak untuk menuliskan asal usul Danau Toba dilihat dari segi Geologi dan Mitologi.

Perayaan HUT RI ke-71 di Danau Toba Sumatera Utara.

Tidak terasa, sebentar lagi Indonesia akan merayakan hari kemerdekaannya ke-71 di Danau Toba. Sepertinya perayaan nanti akan sangat megah.

Demikian kesimpulan yang saya dapat setelah membaca tulisan yang ada di koran. Tapi alangkah sayangnya, ketika saya baru saja berkunjung ke Danau Toba.

Ternyata masih banyak warga sekitar yang belum mengetahui bahwa daerah mereka akan menjadi tempat perayaan hari kemerdekaan.

“Kesedihan” ini juga saya rasakan kalau kita sebagai warga Indonesia, tidak mengenal kekayaan alam luar biasa yang kita punya di tanah air kita sendiri, yaitu Danau Toba.

Danau Toba dan Keindahannya.

Luar biasa sekali sebenarnya pemandangannya, dan begitu pula kisah di baliknya.

Ketika saya berdiri di tepi Danau Toba, saya mencoba meyakinkan diri saya sendiri bahwa hamparan air di depan saya itu bukan laut, melainkan danau.

Sungguh penuh khidmat sekali rasanya memandangnya, berpikir lagi  mengenai keberadaan saya sendiri di bumi ini, siapa manusia.

Dan menyadari betapa kecilnya ternyata saya di antara bukit-bukit yang mengapit danau yang luas ini.

Hari pun senja, saatnya saya kembali ke kamar dan tidur dengan lelap.

danau toba 1

Source : Dokumentasi pribadi

Dari Danau Toba ke Tambora.

Saya kembalikan angan ke masa lalu, saya mengingat betapa pentingnya Indonesia dalam perubahan tatanan kehidupan di bumi.

Contohnya saja, pergerakan tektonik lempeng Australia menghantam Asia sampai bisa ke posisinya sekarang.

Dimana Indonesia, 3 juta tahun yang lalu tertutup sirkulasi air laut (Western Pacific Warm Pool) dan kemudian berubah arah ke utara, daerah Jepang.

Lalu apa yang terjadi? Global climate change dan aridifikasi (pengurangan curah hujan) di Africa, dan mendorong migrasi manusia sebelum kita keluar dari Africa.

Belum lagi, letusan Gunung Tambora tahun 1816, membuat tahun tanpa musim panas, bahkan di Eropa dan Amerika, menyebabkan gagal panen besar-besaran dan kelaparan di mana-mana.

Maria Shelley menulis “Frankenstein”, tokoh horror, di masa-masa suram tersebut.

Danau Toba dari segi geologi.

Diantara dua kisah itu, adalah letusan Toba yang sangat dahsyat, ketika 74.000 tahun yang lalu  28.000 km3 magma keluar menandakan erupsi terbesar di periode Kuarter1 (± 2.5 juta tahun yang lalu).

Populasi manusia mengalami “bottleneck”, diperkirakan hanya sekitar 10.000 orang yang bertahan di Bumi, dan mereka adalah manusia yang tinggal equator Afrika2.

Sulfur dalam jumlah yang besar keluar dan menutupi atmosfer, dan 6 tahun lamanya terjadi “volcanic winter”, dan kemudian diikuti 1000 tahun lamanya “ice age”2.

Semua flora dan fauna di Sumatera Utara mengalami kepunahan  massal karena tertutup ignimbrite (produk vulkanisme), dan begitu pula kepunahan parsial di SE Asia1.

Kalau kita melihat dari kejauhan, terdapat kumpulan gunung-gunung berjejer di tepi barat Pulau Sumatra.

Mereka disebut sebagai Bukit Barisan, membuat bentukan Pulau Sumatra tidak simetris. Ini adalah hasil dari tunjaman lempeng India-Australia di bawah Lempeng Asia.

Itu sebabnya sepanjang zona ini terdapat banyak sesar-sesar aktif dan gempa-gempa sampai sekarang. Di daerah Sumatra, kumpulan bukit ini disebut sebagai “Batak Tumor”.

Bentuknya seperti tumor ini sebenarnya adalah gumpalan magma silika dalam jumlah yang besar berkumpul dalam waktu yang sangat lama.

Sekitar 1.2 juta tahun yang lalu dan kemudian meletus atau dimuntahkan dalam jumlah yang dahsyat dan waktu yang singkat pada 74.000 tahun yang lalu.

Sekarang, Danau Toba adalah danau volkanik terbesar di dunia dengan ukuran 75×30 km.

danau toba 2

Sumber : disini 

Setelah letusan yang dahsyat itu, kaldera yang terisolasi oleh tebing-tebing yang curam.

Terisi oleh air hujan dengan kecepatan 750 mm/tahun, juga adanya lapisan-lapisan akuifer dan surface runoff membuat Danau Toba terisi seperti sekarang1.

danau toba 3

Source : Chesner (2011)

Bagaimana dengan Pulau Samosir?

Bayangkan saja, sekitar 33.000 tahun yang lalu Pulau Samosir tersebut masih di bawah level danau1, artinya tidak ada pulau sama sekali.

Lalu dengan pengangkatan 1.8 cm/tahun, Pulau Samosir yang dulunya di bawah danau, lalu terangkat secara perlahan-lahan ke atas sampai sekarang karena tunjaman lempeng.

Proses yang sama yang membuat Bukit Barisan seperti sekarang.

Kalau dipikir-pikir, 1.8 cm mungkin adalah jumlah yang kecil bagi manusia, tapi kalau angka tersebut dikalikan dengan puluhan ribu tahun.

Maka dia akan bisa menjadi sangat besar, ya seperti Pulau Samosir yang kita lihat sekarang.

danau toba 4

Source : Chesner (2011)

Mitologi Danau Toba

Saya kembali teringat ketika masih kecil, saya sering didongengkan mitologi tentang terbentuknya danau toba.

Ya, tentang seorang petani sederhana bernama Toba yang menangkap ikan, yang ternyata menjelma menjadi wanita cantik.

Singkat cerita, Toba menikahi wanita cantik ini dengan syarat tidak akan membocorkan rahasia bahwa istrinya adalah berasal dari ikan.

Syarat tersebut pun diiyakan oleh Toba dan mereka memiliki anak yang bernama Samosir.

Suatu waktu Toba mendapati Samosir menyantap lauk dengan rakus, dan Toba pun memarahi Samosir dan mengatakan dia adalah anak ikan.

Perkataan tersebut membuat Toba mengingkari janjinya di awal. Dan kemudian datanglah hujan begitu deras menerpa, dan menjadi banjir hingga menjadi Danau Toba.

Samosir, karena menuruti kata ibunya untuk mencari tempat yang tinggi, akhirnya selamat, dan kemudian menjadi Pulau Samosir.

Sekilas ini merupakan suatu cerita singkat yang menarik dan tentu ada pembelajaran yang bisa kita ambil, apalagi bagi anak-anak.

Bukan hanya ini saja, kita sudah begitu banyak mendengar mitologi tentang terjadinya suatu daerah.

Seperti amarah Sangkuriang yang membentuk Tangkuban Perahu, atau legenda Timun Mas di Jawa Timur, dan betapa banyak lagi.

Leluhur yang menulis cerita ini, dan kemudian menceritakannya ke generasi berikutnya, mungkin tidak mengerti rumitnya proses-proses alam yang terjadi.

Tetapi kita, dengan pengetahuan yang lebih maju dapat mengerti lewat ilmuwan-ilmuwan.

Yang telah menghabiskan banyak waktunya untuk dapat sampai ke pemahaman seperti ini, dan semestinya harus dapat diteruskan pula ke generasi berikutnya.

Harapan untuk Danau Toba saat Ini.

Lantas, apakah kita lebih baik dari leluhur kita? Mungkin kita bisa menjawab “iya” kalau kita dapat menjaga Danau Toba bersih .

Supaya lebih banyak orang yang dapat menikmati keindahannya, seperti leluhur kita yang meneruskan cerita dongeng tersebut.

Kalau Danau Toba tidak kita dapati bersih dan nyaman, siapa orang yang tertarik mendengar cerita itu?

Mungkin cerita itu akan tersimpan di rak-rak berdebu dan kemudian terlupakan.

Dan tentu bukan rahasia lagi, betapa Danau Toba mengalami pergumulan untuk mencapai kelestarian alaminya.

Bukan karena kerusakan alam, tetapi karena manusianya!

Padahal, danau tersebut dulu adalah gunung, Pulau Samosir dulu hanya terendam oleh danau. Puluhan ribu tahun lamanya,letusan dahsyat.

Kemudian terisi oleh air dan terangkat sampai akhinya seperti sekarang.

Leluhur kita (mungkin ribuan tahun sebelumnya), menikmatinya, hidup di sekitarnya.

Membuat kerajinan di sekitarnya berpuisi tentangnya, dan kemudian berdongeng dan menceritakan untuk anak-anak mereka.

Lalu kita, merusaknya.

Mari kita introspeksi diri bersama-sama. Semoga tahun ini menjadi suatu harapan baru untuk Danau Toba

Lestari kembali.

Selamat Hari Kemerdekaan.

Semoga dengan penjabaran mengenai Asal Usul Danau Toba Geologi vs Mitologi menambah wawasan dan kecintaan kita akan negeri kita Indonesia.

 

Sumber :

1Chesner, C.A., The Toba Caldera Complex, Quaternary International (2011), doi:10.1016/j.quaint.2011.09.025

2 http://www.bradshawfoundation.com/stanley_ambrose.php

 

The Color Run Indonesia 2016

color run 19

Tahun 2016 adalah tahun ketiga diadakannya ajang lari The Color Run Indonesia di Jakarta. Dimana ajang ini disponsori oleh CIMB Niaga.

Event lari saat ini sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Saya melihat fenomena ini dengan sudut pandang positive. Dimana dengan maraknya acara seperti ini, berarti kepedulian masyarakat Indonesia akan kesehatan sudah sangat baik.

Kesempatan seperti ini banyak dilirik oleh  perusahaan-perusahaan besar dimana mereka berlomba-lomba untuk mengadakan event dengan tema yang unik. Mulai dari berlari sambil beramal, berdonor darah massal, ajang seru-seruan dengan kostum The Walking Dead, serta yang serius model The Jakarta Marathon atau The Bali Marathon.

The Color Run 2016.

Diantara sekian banyaknya ajang lari, saya penasaran untuk ikut The Color Run sejak setahun yang lalu. Hanya karena saya lupa mendaftar yang ada kelewatan dech.

Jadi tahun 2016 saya benar-benar niat untuk ikut dan mendaftarkan diri. Bagi saya ini adalah ajang lari keempat yang saya hadiri, selain Pocari Run, Pertamina Eco Run dan Astra Run.

Kalau saya boleh kasih kesimpulan dari semua event lari yang saya ikuti. Menurut saya The Color Run termasuk ajang lari yang cukup fun. Karena saking fun nya saya melihat peserta yang mengikuti lomba kebanyakan adalah para remaja dan ABG.

Kebanyakan peserta lebih banyak berselfie atau ber-wefie ria ketimbang lari nya. Karena sifatnya fun, jarak tempuhnya juga pendek yaitu 5K. Dan satu hal lagi disini kita tidak ditargetkan waktu. Jadi mau sejam, dua jam terserah.

color run 1

color run 4

Dikarena tidak adanya batas waktu, saya pun menjadikan ajang lari ini selain untuk berolahragat juga sesekali saya mengambil foto situasi yang ada saat itu. Sambil istirahat saya berhenti dan mengambil foto.

Memang di event ini peserta diminta untuk mengupload foto selfie sebanyak-banyaknya. Alhasil saya pun menemukan hampir disetiap spot  yang ada pelari melakukan selfie. Dan yang ada malah menghalangi pelari yang lain, wkwkwk..

Uniknya The Color Run 2016

Dengan mengusung tema The Color Run dipastikan ajang lari penuh dengan warna. Dimana disetiap 1 km terdapat spot tempat disebarkan serbuk warna-warni. Spot pertama berwarna merah, kemudian kuning, hijau, biru dan yang terakhir kembali ke warna merah. Jika berada di area warna merah berarti penanda bahwa kita berada di garis finish.

Keunikan lain yang saya lihat adalah peserta diberi kebebasan untuk berkostum ala hawaian. Dimana berasa berlari sambil menikmati liburan di tepi pantai. Kreativitas para pelari saya lihat beragam, apakah itu menggunakan kostum hula-hula dengan rok dan kalung pantai, wig dan topi warna-warni ataupun mencoret-coret wajah dengan tulisan atau warna yang menarik.

Menurut saya sich lucu dan seru aja mengikuti The Color Run 2016. Dan rasa penasaran saya pun terpuaskan. Selain sebagai ajang olahraga, peserta jadi semangat mengikutinya dikarenakan sifatnya yang fun dan penuh warna. Sampai ketemu diajang The Color Run berikutnya.

color run 18

color run 26

color run 23